sekolah tinggi teknologi nuklir

Mengenal Jurusan Teknik Nuklir Kerja Apa Nantinya

Mengenal Jurusan Teknik Nuklir, Kerja Apa Nantinya?

Jurusan Teknik Nuklir masih sedikit peminat dibandingkan jurusan teknik lainnya. Ternyata prospek kerjanya luas, lho!

Pernahkah kamu mendengar cerita tentang Chernobyl? Chernobyl merupakan sebuah tempat di Uni Soviet di mana pernah terjadi ledakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Peristiwa tersebut terjadi pada 26 April 1986 dan dikenal sebagai kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah dunia. Akibat ledakan tersebut, ribuan penduduk harus diungsikan dari Chernobyl karena radiasi nuklir sangat berbahaya bagi tubuh, bahkan menyebabkan kematian.

Meski dampaknya bisa sangat berbahaya, nuklir ternyata memiliki manfaat, lho! Salah satunya sebagai pembangkit listrik. Nah, di jurusan Teknik Nuklir lah kamu bisa mempelajari segala hal tentang nuklir, mulai dari bagaimana pembuatannya, pemanfaatannya, dan cara mengatasi apabila ada kerusakan, sehingga tidak ada lagi bencana ledakan nuklir seperti peristiwa Chernobyl 36 tahun lalu.

Mata Kuliah Teknik Nuklir

Jurusan Teknik Nuklir akan mempelajari cabang ilmu rekayasa dalam pemanfaatan energi nuklir dan turunannya. Nah, ketika kuliah di jurusan Teknik Nuklir, ternyata ada banyak hal yang dipelajari, seperti keteknikan secara umum, pengembangan teknologi nuklir, kewirausahaan berbasis teknik, hingga faktor-faktor keamanan dan keselamatan nuklir.

Tetapi secara umum, topik perkuliahan selama empat tahun di jurusan Teknik Nuklir akan mempelajari pendalaman materi fisika, matematika, dan ilmu rekayasa.

Baca juga: Informasi Lengkap Tentang Kuliah Jurusan Manajemen 2022 dan Prospek Kerjanya

Jurusan Teknik Nuklir di Indonesia

Sayangnya, belum banyak perguruan tinggi yang memiliki jurusan ini. Sejauh ini hanya ada dua perguruan tinggi yang memiliki program studi Teknik Nuklir, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) – BATAN. Keduanya, ada di Yogyakarta, teman-teman! Masih tertarik? Bisa juga daftar di Jurusan Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menyediakan program Nuklir dan Biofisika. For your information, ITB juga punya program Magister Ilmu dan Rekayasa Nuklir dan Program Doktor Rekayasa Nuklir, lho.

Walau begitu, masih ada universitas internasional yang menawarkan jurusan ini, seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan University of Michigan. Keduanya menawarkan program studi langka tersebut dan menjadi yang terbaik di kelas internasional. Kalau di MIT, kamu akan mendapatkan keunggulan laboratorium yang lengkap sebagai bahan penelitian dan pengajaran. Sementara itu, kamu bisa juga lho melanjutkan kuliah di jurusan ini hingga program magister (S2) di University of Michigan, Amerika Serikat.

Lalu, Bagaimana sih Prospek Kerja Lulusan Teknik Nuklir?

Setelah dinyatakan lulus dari Jurusan Teknik Nuklir, kamu akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T). Sebagai pertimbangan, simak yuk prospek kerja setelah lulus dari jurusan teknik nuklir berikut ini.

  • Kerja di BATAN

Bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tentu akan sejalan dengan yang kamu pelajari semasa kuliah. Kamu bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan sekaligus bekerja untuk negara.

Bekerja di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bisa menjadi pilihan prospek kerja bagi kamu lulusan Jurusan Teknik Nuklir. BPPT merupakan instansi pemerintah yang berdiri di bawah Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dengan fokus penelitian teknologi.

  • Kementerian ESDM

Bergabung di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bisa membuat kamu lebih mengeksplorasi sumber energi di Indonesia. Untuk bekerja di bawah Kementerian ESDM, kamu bisa ikut seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

  • Perusahaan Swasta

Ada banyak perusahaan swasta yang menyediakan lowongan kerja bagi lulusan Jurusan Teknik Nuklir, baik di dalam atau luar negeri.

  • Peneliti

Menjadi peneliti bisa jadi pilihan bagi kamu yang ingin mempelajari lebih dalam soal nuklir. Lebih lanjut, kamu juga memberikan sumbangsih bagi ilmu pengetahuan ketika jadi peneliti. Hasil penelitian pun akan jadi perkembangan di bidang akademik ilmu pengetahuan.

Dengan masuk ke jurusan teknik nuklir, kamu bisa menjadi salah satu lulusan teknik yang dibutuhkan di Indonesia, mengingat masih sedikit peminatnya.