sekolah penerbangan curug

Daftar 7 Sekolah Penerbangan Terbaik dan Biayanya

Jika anak Anda ingin terjun ke dunia penerbangan, maka harus memilih lembaga pendidikan yang khusus mengajarkan hal tersebut. Saat ini, ada banyak sekolah penerbangan yang tersebar di Indonesia.

Terdapat beberapa opsi sekolah penerbangan di Indonesia yang bisa dipilih. Namun, masing-masing sekolah tersebut memiliki kelebihan dan biaya pendidikan yang berbeda-beda. Dengan begitu, Kalian bisa menyesuaikan dengan anggaran pendidikan yang dimiliki.

Saat memilih jurusan di sekolah penerbangan, tentunya ada banyak pertimbangan yang harus Anda lakukan. Berikut ini adalah daftar sekolah penerbangan terbaik yang bisa menjadi pertimbangan Anda:

1. Bali International Flight Academy (BIFA)

Sekolah penerbangan BIFA menjadi pilihan paling favorit di Indonesia. Sebab, sekolah ini mencetak para lulusan terbaik, seperti kru maskapai Citilink, Lion Air, Garuda Indonesia, Air Asia, dan Batik Air.

Bandara Buleleng Bali merupakan tempat pelatihan penerbangan BIFA, karena lalu lintas udara di sana tergolong sepi. Jadi, cadet pilot (co-pilot) bisa lebih leluasa saat menerbangkan pesawat di udara.

Biaya pendidikan di BIFA adalah sekitar Rp700 juta dengan durasi pelatihan 1,5 tahun. Nantinya, anak Anda akan mendapatkan program pelatihan Commercial Pilot License (CPL), lisensi pilot pribadi (PPL), dan izin terbang tambahan CPL (IR).

Berikut ini adalah syarat pendaftaran di BIFA:

  • Minimal berusia 17 tahun (lulus SMA/SMK).
  • Tinggi badan minimal 165 cm.
  • Mengikuti tes psikotes, tes kesehatan, TOEIC (minimal skor 400), tes auri, dan tes Aerodemex.

Selain itu, BIFA juga menawarkan program untuk empat lisensi, termasuk MER dengan durasi pelatihan dua tahun. Namun, biaya pendidikannya lebih tinggi.

2. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug

Sekolah penerbangan Curug ini sudah berdiri sejak 1952 silam. STPI Curug juga dikelola langsung oleh Pemerintah. Lokasinya sendiri berada di Legok Kewedanaan Curug, Tangerang, Banten.

STPI Curug menawarkan empat program pendidikan, yaitu jurusan teknik penerbangan, keselamatan penerbangan, penerbangan, dan manajemen penerbangan. Proses seleksi yang diadakan oleh STPI Curug cukup ketat, karena hanya meluluskan sekitar 20 siswa berkualitas setiap tahunnya.

Biaya pendidikan di STPI Curug adalah Rp65.150.000 – Rp88.350.000 untuk delapan semester bagi D4 dan enam semester bagi D3. Biaya tersebut juga sudah termasuk dengan perlengkapan, akademik, makan, asrama, dan wisuda.

STPI Curug banyak diminati karena biayanya tergolong murah dibanding sekolah lainnya. Hal itu dikarenakan STPI Curug memperoleh subsidi dari Pemerintah.

3. Aero Flyer Institute Tangerang

Sekolah penerbangan Aero Flyer sudah berdiri sejak 2006 dan menjadi salah satu sekolah pilot swasta paling tua kedua di Indonesia. Sekolah penerbangan ini bermarkas di Bandara Budiarto Tangerang.

Namun, pelatihan penerbangannya dilakukan di tiga lokasi, yaitu Bandara Budiarto Tangerang, Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu, dan Bandara Cakrabhuwana Cirebon.

Aero Flyer Institute menawarkan empat program pelatihan, seperti Commercial Pilot License (CPL), lisensi pilot pribadi (PPL), Instrumen Rating (IR), dan izin terbang pesawat multi-engine (MER).

Biaya pendidikan di Aero Flyer Institute adalah sekitar Rp850 juta dengan durasi pelatihan selama dua tahun.

4. Genesa Flight Academy Cilacap

Sekolah penerbangan aviasi ini memiliki markas dan tempat latihan di Tulung Wulung. Sekolah ini sudah berdiri sejak 2012 lalu.

Genesa Flight Academy menawarkan empat program pelatihan, seperti lisensi pilot pesawat komersial (CPL), izin terbang pesawat multi-engine (MER), Private Pilot License (PPL), dan Instrument Rating (IR).

Selain itu, Genesa juga memberikan durasi pelatihan yang lebih singkat. Jika umumnya membutuhkan waktu dua tahun untuk mendapatkan lisensi, maka Genesa menyediakan program tersebut hanya dalam 14 bulan.

Biaya pendidikan di Genesa Flight Academy adalah USD66.500 atau sekitar Rp913 juta.

Baca Juga : Kuliah Berapa Tahun dan Berapa Semester? Simak Penjelasannya Berikut Ini

5. Nusa Flying International Bekasi

Nusa Flying International Bekasi telah berdiri sejak 2008 silam. Saat ini, markas sekolah Nusa Flying berada di Kalimalang, Bekasi. Sementara itu, tempat pelatihannya dilakukan di Bandara Raden Inten II, Ahmad Yani Airport, dan Bandar Lampung.

Biaya pendidikan di NFI adalah sekitar Rp830 juta dengan waktu pelatihan sekitar 1,5 tahun. Biaya tersebut sudah termasuk pelatihan Commercial Pilot License (CPL), Private Pilot License (PPL), dan Instrument Rating (IR). NFI sendiri belum menyediakan program pelatihan untuk lisensi MER.

6. Bandung Pilot Academy

Sekolah penerbangan Bandung yang satu ini didirikan pada 2008. Bandung Pilot Academy (BPA) menggunakan teknologi canggih dan pusat latihannya berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

BPA menawarkan program pelatihan dengan durasi yang cukup singkat, yaitu hanya 12 bulan. Biaya pendidikan di BPA adalah sekitar Rp850 juta yang sudah termasuk Commercial Pilot License (CPL), lisensi pilot pribadi (PPL), izin terbang tambahan CPL (IR), dan Multi-Engine Rating (MER).

7. Deraya Flying School

Sekolah penerbangan Halim ini menjadi yang tertua di Indonesia, karena sudah berdiri sejak 1972 silam. Tempat pelatihan Deraya Flying School berada di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Deraya menawarkan dua paket program pendidikan, yaitu tiga lisensi dan empat lisensi. Untuk pendidikan tiga lisensi, biayanya adalah sekitar Rp855 juta untuk durasi 1,5 tahun.

Sementara untuk pendidikan empat lisensi, biayanya adalah Rp1 miliar dengan durasi pelatihan dua tahun.

Setelah membaca referensi di atas, Anda tak perlu lagi dalam memilih sekolah penerbangan yang berkualitas. Setiap sekolah pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan dana yang dimiliki.