pelajaran akuntansi kuliah

Akuntansi Belajar Apa?Cek Mata Kuliah Akuntansi Ini!

Akuntansi Belajar Apa?Cek Mata Kuliah Akuntansi Ini!

Wah gak berasa nih kalau sebentar lagi kita akan mulai masuk ke tahun ajaran baru! Itu tandanya buat kamu yang baru saja lulus SMA, ini bakal jadi pengalaman pertama masuk ke dunia perkuliahan! Tentunya memasuki dunia perkuliahan bakal jadi sesuatu yang selalu ditunggu-tunggu nih. Buat kamu calon mahasiswa yang ingin masuk ke jurusan akuntansi, kamu udah cek mata kuliah akuntansi belum?

Selain menentukan jurusan kuliah, kamu juga bisa mencari jurusan yang sesuai dengan minat dan keahlian kamu. Kalau kamu suka dengan dunia keuangan, pembukuan, jurusanĀ  akuntansi, dan segala jenis tentang perpajakan, kamu bisa mencari informasi tentang mata kuliah akuntansi di kampus impianmu nih.

Kira-kira mata kuliah akuntansi belajar apa aja ya saat di kelas? Untuk mata kuliah akuntansi di semester pertama, kamu akan banyak mempelajari hal-hal yang berkaitan tentang laporan keuangan. Nah, selama 4 tahun kamu akan belajar dasar-dasar membuat laporan keuangan seperti dari bagaimana caranya membuat laporan keuangan yang sesuai sama standar masing-masing perusahaan, melakukan analisis laporan keuangan, menilai standar kelayakan usaha melalui laporan keuangan, bahkan kamu bisa menerawang dan menilai prospek kedepannya.

Gak cuman itu guys, kamu juga secara sederhana akan belajar bagaimana cara melihat dan mempelajari apakah laporan keuangan itu dapat dikatakan layak atau gak.

Beberapa mata kuliah akuntansi yang akan kamu dapatkan di jurusan Akuntansi antara lain adalah akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi biaya, analisis laporan keuangan, perpajakan, pengauditan, sistem informasi akuntansi, akuntansi sektor publik, akuntansi pemerintahan,dan masih banyak lagi nih.

Gimana kelihatannya sulit ya? Sebenarnya gak juga loh, bahkan bisa dikatakan peminat jurusan akuntansi ini sangat banyak dan selalu bertambah dari pelajar-pelajar di Indonesia. Bahkan banyak banget yang menganggap bahwa jurusan ini adalah jurusan primadona bagi para pelajar di Indonesia.

Selain kamu mencari tau tentang apa aja mata kuliah akuntansi yang akan kamu pelajari, kamu juga harus tau nih kira-kira sebagai calon mahasiswa jurusan akuntansi, apa aja sih pengetahuan dan keterampilan yang harus kita miliki?

1. Kemampuan mengelola keuangan

Keterampilan pertama yang harus kamu miliki adalah kemampuan untuk mengelola keuangan nih, karena saat kamu menjadi mahasiswa akuntansi kamu harus aktif dan terbiasa dengan masalah keuangan yang ada, dan kamu harus mencari tau gimana cara mengatasinya. Skill problem solving atau memecahkan masalah juga sangat penting untuk kamu tekuni dan pelajari nih jika kamu merupakan bagian dari mahasiswa akuntansi.

2. Kemampuan menyajikan laporan keuangan

Kemampuan kedua adalah kamu harus bisa menyajikan laporan keuangan secara akurat dan bisa mempresentasikannya dengan baik. Kemampuan ini bisa kamu pelajari semenjak dini loh. Contohnya kamu bisa mempraktekkan dan membuat laporan pengeluaranmu selama sebulan saat sekolah, dan kamu bisa berpura-pura mempresentasikannya di depan keluargamu atau sekedar untuk konsumsi pribadimu.

3. Kemampuan melakukan analisis laporan keuangan

Kemampuan melakukan analisis laporan keuangan ini juga perlu kamu pelajari loh. Kemampuan analisis ini biasanya sangat dibutuhkan kalo kamu harus melakukan presentasi tentang laporan keuangan sebuah perusahaan.

Nah, jika kamu bercita-cita ingin menjadi akuntan profesional, kamu bisa melanjutkan pendidikan profesi akuntan setelah kamu lulus S1 nih, kamu juga bisa banget mengambil program sertifikasi untuk meningkatkan berbagai kemampuan dan keahlianmu. Misalnya aja dengan mengambil Certified Public Accountant (CPA) atau Certified Management Accountant (CMA).

4. Kemampuan menilai laporan keuangan

Nah, gak semua orang nih bisa paham dan mengerti bagaimana caranya menilai laporan keuangan sih? Yang pasti adalah kamu harus mengerti dan memahami dulu nih bagian-bagian dari laporan keuangan yang ada di perusahaan, misalnya aja dari laporan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan laporan-laporan keuangan lainnya, karena nantinya kemampuan menilai laporan keuanganmu ini bisa membantumu untuk melihat apakah perusahaan yang kamu pegang sedang berada dalam kondisi stabil atau gak.

5. Kemampuan membuat rekomendasi

Nah, biasanya kamu akan diminta untuk membuat rekomendasi tentang suatu hal berdasarkan analisis yang kamu kerjakan. Kalo misalnya kita main catur, pasti akan ada strategi yang paling oke kan untuk memenangkan pertandingan, nah biasanya kamu akan diminta rekomendasi strategi nih tentang hal-hal yang biasanya jadi prioritas perusahaan di bagian keuangan.

Bisa jadi kamu adalah salah satu bagian tim yang dipercaya oleh perusahaan untuk memegang kendali penting tentang strategi perusahaan nih.

Baca Juga: Jalur Mandiri D III dan Alih Jenjang Untirta, Ini Persyaratan dan Besaran Uang Kuliah

1. Akuntansi Publik

Pekerjaan akuntansi yang pertama adalah kamu bisa berkarir sebagai akuntan publik. Profesi akuntan publik adalah akuntan yang mendapat izin dari Menteri Keuangan untuk membuka jasa akuntan kepada publik.

Kamu akan mendapat izin untuk membuka kantor akuntan publik dan memberikan jasa akuntan kepada klien. Seorang akuntan publik bisa mendapat gaji antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Semakin berpengalaman, maka gaji yang didapat akan semakin besar.

2. Akuntansi Privat

Pekerjaan akuntansi yang kedua adalah kamu bisa berkarir sebagai seorang akuntan privat. Akuntan privat disebut juga dengan nama akuntan intern. Akuntan ini bertugas menyusun semua keperluan akuntansi di perusahaan atau organisasi tertentu.

Jika akuntan publik bisa membuka kantor akuntan publik dan menerima klien dari berbagai latar belakang, akuntan privat hanya bekerja pada satu perusahaan.

Dengan kata lain, kamu yang bekerja sebagai akuntan di suatu perusahaan disebut juga dengan akuntan privat. Profesi ini mendapat peluang gaji sebesar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per bulan untuk akuntan yang masih pemula.

3. Financial Analyst

Pekerjaan akuntansi yang ketiga adalah bekerja menjadi financial analyst atau analis keuangan. Financial analyst adalah profesi yang bertugas untuk menyusun informasi keuangan yang kemudian akan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sebuah bisnis. Seorang financial analyst yang masih pemula bisa mendapat gaji hingga Rp 10 juta tiap bulan.

4. Auditor internal

Pekerjaan akuntansi yang selanjutnya adalah menjadi seorang auditor internal. Profesi yang satu ini memiliki tugas memeriksa laporan keuangan internal sebuah perusahaan dan memberikan masukan untuk pihak manajemen. Gaji yang diperoleh seorang auditor internal berkisar Rp 10 juta dan bisa terus meningkat.

5. Konsultan Pajak

Pekerjaan akuntansi yang selanjutnya adalah kamu bisa berkarir menjadi konsultan pajak. Peluang atau prospek kerja akuntansi yang satu ini bertugas memberikan konsultasi perpajakan untuk mereka yang wajib pajak. Besarnya gaji yang didapat oleh seorang konsultan pajak sangat bervariasi. Semakin kompleks kasusnya maka akan semakin tinggi bisa mencapai puluhan juta rupiah. Konsultan pajak di Indonesia menerima gaji di kisaran angka mulai Rp2.000.000 hingga mencapai Rp15.000.000 per bulan.