materi kemahasiswaan

10 Cara Belajar Yang Baik Untuk Mahasiswa

Perpindahan status dari pelajar SMA menjadi mahasiswa pasti akan menjadi hal yang ditunggu-tunggu dan selalu menjadi kebanggaan tersendiri untuk yang menjalankannya. Meskipun saat ini pandemi covid-19 telah mengubah sistem pembelajaran sepenuhnya menjadi beralih ke online. Sebagai mahasiswa baru, tentunya kamu harus memiliki cara belajar yang baik agar bisa mengikuti program pembelajaran di dunia perkuliahan nanti karena proses belajar saat di SMA dan perkuliahan akan berbeda.

10 Cara Belajar Yang Baik Untuk Mahasiswa

Kesuksesan belajar mahasiswa di kampus tentunya dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari sistem perkuliahan perguruan tinggi, dosen, lingkungan, keluarga, pergaulan dan diri sendiri. Banyak juga mahasiswa yang mengejar prestasi di bidang akademik, tapi, gak hanya fokus di bidang akademik aja, mahasiswa juga harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri dan melatih pola pikir serta aktif di bidang non-akademik. Untuk bisa mendapatkan banyak prestasi, Kami memiliki tips cara belajar yang baik khusus untuk mahasiswa. Intip artikel ini yuk!

1. Aktif mempersiapkan materi sebelum masuk kelas

Cara belajar yang baik yang pertama adalah kamu harus jauh lebih aktif mempersiapkan materi sebelum masuk kelas. Biasanya dosen akan memberikan rencana materi-materi kuliah pada awal semester, jadinya kamu juga bisa memperkirakan apa aja yang harus kamu pelajari saat masuk kelas.

Selain aktif mempersiapkan materi di perkuliahan, kamu juga jangan lupa untuk melakukan review pada mata kuliah tersebut saat kelas berakhir, jadi kamu gak hanya menghafal materi kuliah tapi bisa memahami dengan lebih baik.

2. Belajar dengan cerdas, bukan belajar keras!

Cara kedua adalah kamu harus belajar dengan cerdas bukan dengan keras! Jadi, pastikan gaya kamu belajar adalah belajar yang efektif dan efisien, jangan biasakan untuk mengejar materi perkuliahan dengan sistem kebut semalam.

3. Memanfaatkan jam kosong dengan produktif

Cara belajar yang selanjutnya adalah kamu harus bisa memanfaatkan jam kosong dengan kegiatan yang produktif. Kegiatan belajar mengajar di perkuliahan biasanya memiliki jam yang berbeda-beda, misalnya aja kamu akan mengikuti kelas pertama pada jam 8 pagi sampai 11 pagi, dan melanjutkan kelas kedua pada jam 3 sore hingga 5 sore.

Sehingga, kamu memiliki beberapa jam kosong yang bisa kamu manfaatkan untuk melakukan berbagai kegiatan yang produktif, misalnya seperti membaca buku di perpustakaan atau mengikuti kegiatan organisasi.

4. Perhatikan program pembelajaran di perkuliahan

Program pembelajaran saat kuliah merupakan hal yang harus kamu perhatikan karena ini bisa membantu kamu untuk mendapatkan gaya belajar yang cocok. Biasanya saat awal perkuliahan, para dosen mata pelajaran tersebut sudah memberikan uraian mengenai rencana perkuliahan seperti sub bahasan apa saja yang nanti akan dipelajari dan difokuskan untuk ujian.

Hal ini akan membantu kamu melihat sistem belajar mengajar menjadi lebih terarah dan bisa menjadi acuan menghadapi ujian.

5. Gunakan teknik Pomodoro

Cara selanjutnya adalah menggunakan teknik pomodoro. Mungkin sebagian dari kamu udah mengenal teknik pomodoro ini untuk menjaga aktivitasmu biar semakin produktif. Buat kamu yang belum mengenal teknik pomodoro ini gampang banget. Atur timer kamu selama 25 menit dan gunakan waktu tersebut untuk belajar. Namun, ketika timer berbunyi, gunakan waktu 5 menit untuk istirahat agar pikiranmu jauh lebih tenang dan rileks. Dan kalau 5 menit sudah berlalu, set timer 25 menit kembali dan mulai belajar lagi.

Kamu bisa mengatur waktu kamu sesuai target yang kamu inginkan, yang penting adalah kamu harus bisa mencoba on time dan produktif selama timer belum berbunyi.

Baca Juga: 9 Pilihan Jurusan Kuliah Desain dan Seni Untuk Sang Kreatif

6. Kerjakan hal yang sulit terlebih dulu

Cara belajar baik yang selanjutnya adalah kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu yang sulit lebih dulu setiap harinya. Jadi ketika kamu telah menyelesaikan hal yang lebih susah, kamu akan memiliki perasaan dan percaya diri yang jauh lebih tinggi di hari tersebut. Kamu juga akan termotivasi untuk menyelesaikan hal-hal lain yang relatif jauh lebih mudah dan lebih gampang untuk diselesaikan secara cepat.

7. Jangan lupa untuk olahraga dan bersosialisasi

Tips selanjutnya adalah meskipun kerjaanmu dan jadwal belajarmu sangat sibuk, jangan sampai lupa untuk meluangkan waktu untuk olahraga dan bersosialisasi, karena dengan olahraga dan bersosialisasi itu akan bisa membantu otakmu menjadi sangat fokus dan kuat untuk bisa mengerjakan tugasmu.

Kamu juga bisa loh untuk bisa mengambil waktu untuk bersosialisasi bersama dengan teman-temanmu karena itu bisa membantu kamu untuk mendapatkan banyak ide yang siapa tau bisa berguna untuk proses pembelajaran mu.

8. Belajar di lingkungan yang kaya visual

Tips selanjutnya adalah kamu bisa belajar di lingkungan yang penuh dengan visual dan gambar. Hal ini bisa membantu kamu untuk bisa menghafal jauh lebih cepat dan menjadi lebih fokus karena suasananya yang mendukung. Tempat yang memiliki banyak visual bisa membantu kamu untuk menghindari belajar di suatu tempat yang monoton, sehingga kamu gak bosan dan selalu tetap fokus.

9. Belajar dengan situasi yang “fun”, namun serius!

Cara selanjutnya adalah kamu harus bisa menerapkan gaya belajar yang fun namun serius. Gaya belajar yang fun bisa membantu kamu untuk bisa lebih aktif mengingat dan memahami suatu hal. Misalnya aja kamu ingin belajar bahasa inggris, kamu bisa belajar dengan banyak video-video lucu yang berbahasa inggris dibandingkan kamu harus menonton video-video bahasa inggris namun yang tidak menarik perhatian.

10. Sering-sering belajar menggunakan sistem interval!

Cara belajar efektif yang selanjutnya adalah menggunakan gaya belajar interval. Agar kamu bisa mengingat sesuatu dalam jangka waktu yang sangat lama, kamu bisa mengulangi belajarmu dengan berkala. Misalnya aja nih ketika kamu menghafalkan sebuah kosakata di dalam sebuah kamus, kamu bisa mengulanginya dua hari sekali namun rutin selama sebulan.Hal ini bisa membantu kamu untuk jauh lebih baik dan efektif. Tentunya ini juga akan bergantung pada kebutuhanmu mempelajari materi tersebut.

peranan mahasiswa dalam masyarakat

5 Peran Mahasiswa dalam Masyarakat, Calon Maba Harus Tahu

Menjadi mahasiswa memiliki peran mulia. Mahasiswa bukan hanya bertugas untuk berangkat ke kampus, kuliah, dan pulang ke kos. Peran mahasiswa lebih dari itu.

Tak hanya dalam kampus, peran mahasiswa dalam masyarakat pun begitu besar. Kamu di sini bisa belajar banyak tentang peran mulia mahasiswa. Peran ini bukan saja berefek pada lingkungan, namun juga memiliki dampak besar bagi kemajuan bangs dan negara. Berikut ini peran mahasiswa dalam masyarakat yang begitu penting itu.

1. Agen Perubahan

Peran mahasiswa dalam masyarakat dikenal sebagai agent of change (agen perubahan). Mahasiswa merupakan penggerak perubahan ke arah yang lebih baik. Melalui pengetahuan, ide, dan keterampilan yang dimilikinya, mahasiswa bisa menjadi lokomotif kemajuan.

Banyak contoh peran mahasiswa sebagai agent of change. Ketika orde baru tumbang di tahun 1998 lalu, gerakan tersebut dimotori mahasiswa. Mahasiswa sadar ada hal yang tidak beres dalam kehidupan berngsa dan bengeara sehingga kemudaian melakukan gerakan yang menuntut perubahan. Dengan dukungan masyarakat, gerakan tersebut akhirnya berhasil dan melahirkan orde reformasi.

Peran sebagai agen perubahan itu tak hanya dalam sosial politik. banyak juga mahasiswa yang bergerak sebagai penggerak ekonomi sekitar misalnya dengan memproduksi sebuah produk dan akhirnya bisa menyerap banyak tenaga kerja.

Kata kunci dari agent of change adalah adanya tekad untuk bergerak menjadi lebih baik. Hal inilah yang seharusnya selalu ditanamkan para mahasiswa baru ketika mulai berkuliah. Percayalah, yang abadi hanyalah perubahan, dan mahasiswa merupakan penggeraknya.

Baca Juga : Keuntungan Memilih Jurusan Hukum dan Prospek Kerjanya

2. Penjaga Nilai

Nilai luhur dan mulia perlu selalu dilindungi. Mahasiswa berada di garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai baik seperti kejujuran, gotong-royong, empati, dan keadilan. Saat nilai-nilai luhur itu diguncang, mahasiswa akan bergerak untuk melindunginya.

Masih ingat bagaimana upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu? Ya, mahasiswa hadir memberikan dukungan terhadap KPK agar bisa terus bekerja secara maksimal.

Sebagai penjaga nilai, mahasiswa sadar betul bahwa tidak akan ada bangsa yang sejahtera jika nilai-nilai luhur seperti keadilan itu tidak ditegakkan. ketika ada yang coba-coba untuk menggoyang nilai-nilai tersebut, maka mahasiswa akan berdiri untuk melindunginya.

3. Penerus Bangsa

Mahasiswa adalah generasi harapan bangsa. Di pundak mahasiswa masa depan banga Indonesia ditentukan. Dengan memiliki mahasiswa yang berkualitas baik, maka masa depan bangsa pun akan lebih cerah.

Dengan peran yang begitu penting ini, sudah seharusnya mahasiswa baru tahu dan sadar untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Setiap hari adalah waktu terbaik untuk selalu berusaha menjadikan diri sebagai pribadi yang lebih baik. Tidak ada kata menunggu, mahasiswa harus selalu siap menempa diri agar menjadi pribadi unggul.

Di pundak mahasiswa, masa depan bangsa ini ditentukan. Ya, kamu para mahasiswa baru, ikut serta mengemban misi mulai untuk kejayaan bangsa Indonesia di masa depan.

4. Kekuatan Moral

Mahasiswa juga dikenal sebagai kekuatan penjaga moral (moral force). Peran mahasiswa dalam masyarakat ini begitu penting untuk menjaga nilai-nilai baik dalam masyarakat.

Di dunia global seperti sekarang, banyak nilai-nilai luar yang mudah masuk ke dalam negeri. Moral yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa ini harus ditangkal. Mahasiswa merupakan kekuatan untuk menjaga nilai-nilai baik dalam masyarakat.

Dengan terjaganya moral masyarakat maka diharapkan kekuatan bangsa pun akan lebih kuat. Lebih dari itu, bangsa Indonesia memiliki kepribadian khas yang berakar dari sejarah dan tradisi bangsa. Nilai itu yang perlu dijaga bersama, termasuk oleh mahasiswa.

5. Pengontrol Sosial

Mahasiswa juga dikenal memiliki peran social control. Maksudnya adalah mahasiswa memiliki kontrol sosial terhadap kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Ketika ada kejadian yang tidak sesuai dengan cita-cita bangsa dan nilai luhur bangsa, maka mahasiswa akan memberikan saran, kritikan, dan solusi. Dengan begitu diharapkan arah kebijakan para pemimpin tidak sampai melenceng.

Mengetahui peran mahasiswa dalam masyarakat seperti dijabarkan di atas sangat penting bagi kamu yang baru mau kuliah. Harapannya, kamu bisa menancapkan dalam prinsip hidupmu dan menjadikannya sebagai pedoman ketika beraktiitas di kampus nantinya.