mata kuliah manajemen bisnis

Ingin Kuliah di Jurusan Manajemen Bisnis? Ketahui Ini!

Ingin Kuliah di Jurusan Manajemen Bisnis? Ketahui Ini!

Kali ini Aflah Indonesia akan mengupas tuntas mengenai jurusan manajemen bisnis mulai dari pengertian, apa saja yang dipelajari, hingga prospek karir setelah lulus.

Jurusan Manajemen Bisnis

Jurusan manajemen bisnis adalah jurusan yang mempelajari bagaimana cara mengimplementasikan ilmu manajemen dalam sebuah bisnis. Sederhananya, jurusan ini mempersiapkan kamu untuk dapat mengelola sebuah bisnis, baik yang akan dibentuk maupun yang sudah berjalan. Baik dalam skala kecil dan menengah, maupun dalam skala besar seperti pada sebuah perusahaan.

Jurusan ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki keinginan untuk berwirausaha atau mengembangkan bisnis sendiri di kemudian hari. Meski demikian, kamu yang tertarik dengan bisnis di level perusahaan yang lebih besar juga dapat mengambil jurusan ini. Intinya, siapa pun yang tertarik dengan pengelolaan bisnis dapat mengambil jurusan bisnis manajemen di bangku kuliah.

Hal-hal yang Dipelajari di Jurusan Manajemen Bisnis

Karena berkaitan dengan bisnis dan pengelolaannya, hal-hal yang akan kamu pelajari akan berfokus bisnis dan manajemen secara umum. Kamu juga akan mempelajari hal-hal dalam bidang ilmu terkait seperti keuangan, ekonomi, akuntansi, statistika, komunikasi bisnis, hingga analisa pasar modal dan lain-lain. Semua hal yang dipelajari ini akan membantumu untuk bisa menerapkan dan memanfaatkannya di bidang pengelolaan bisnis.

Karakter yang Cocok untuk Siswa Manajemen Bisnis

Selain ketertarikan dalam bidang bisnis dan manajemen, ada beberapa karakter siswa yang cocok untuk mengambil jurusan ini.

Tekun dan teliti

Jurusan ini berkaitan dengan pengelolaan bisnis yang juga berkaitan dengan ekonomi dan keuangan. Oleh karena itu ketelitian dan ketekunan sangat dibutuhkan dalam bidang ini.

Rasional dan kritis

Karakter selanjutnya yang juga harus dimiliki oleh orang yang terlibat dalam bidang manajemen dan bisnis adalah rasional dan kritis. Karakter tersebut tidak hanya akan membantu dalam perkuliahan, namun juga berguna saat sudah memasuki dunia kerja di bidang bisnis.

Menyukai riset dan analisa

Dunia bisnis tidak lepas dari riset dan analisa, sehingga sebagai mahasiswa manajemen bisnis, kamu akan dilatih untuk selalu mampu untuk melakukannya untuk berbagai kepentingan.

Memiliki keterampilan interpersonal

Keterampilan interpersonal adalah kemampuan berkomunikasi dan menjalin relasi dengan orang lain dengan baik. Hal ini akan sangat berguna bagi orang yang akan berkarir dalam bidang bisnis.

Prospek Kerja Manajemen Bisnis

Lulusan manajemen bisnis memiliki prospek kerja yang luas dan berkemungkinan dapat berkarir di berbagai bidang industri. Selain itu, mereka juga dapat bekerja di berbagai macam posisi yang terkait dengan bisnis, ekonomi, serta manajemen.

Analis Bisnis

Salah satu prospek karir jurusan ini adalah menjadi bisnis analis. Dengan bekal berbagai ilmu di bidang bisnis, manajemen, ekonomi dan akuntansi, lulusan manajemen bisnis akan mampu untuk berkarir sebagai analis bisnis.

Baca Juga : 7 Alasan Kenapa Harus Kuliah D3 atau Vokasi

Bidang pengembangan bisnis (Business Development)

Salah satu hal yang kamu kuasai setelah menyelesaikan studi  manajemen bisnis adalah terkait pengembangan bisnis. Banyak perusahaan yang membutuhkan tim khusus untuk melakukan riset, analisa serta dan inovasi untuk mengembangkan bisnis mereka.

Manajer perusahaan

Lulusan manajemen bisnis dibekali kemampuan manajerial yang baik dengan pendekatan bisnis sehingga akan sangat cocok untuk menempati berbagai posisi manajer di perusahaan.

Menjadi wirausahawan

Tidak jarang anak-anak yang mengambil jurusan ini sebenarnya memang sejak awal ingin membangun bisnisnya secara mandiri. Bagi kamu yang tidak tertarik untuk berkarir di perusahaan atau bergabung dengan badan bisnis tertentu, tentu bisa memulai bisnismu sendiri. Kamu akan memiliki banyak bekal untuk merancang bisnis sejak awal dan mengembangkannya sesuai dengan apa yang telah kamu pelajari.

Siap untuk Melanjutkan Studi di Jurusan Manajemen Bisnis?

Nah, setelah mengetahui berbagai fakta mengenai jurusan manajemen bisnis di atas, apakah kamu terpikir untuk melanjutkan studi di jurusan ini? Jika iya, maka kamu dapat maju pada tahap selanjutnya yaitu mencari pilihan program terkait yang disediakan oleh berbagai universitas yang disediakan di dalam dan luar negeri. Selamat mencari!

KULIAH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS – JURUSAN DENGAN PROSPEK PALING AMAN SEPANJANG MASA

KULIAH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS – JURUSAN DENGAN PROSPEK PALING AMAN SEPANJANG MASA

Mungkin banyak yang mengalami hal seperti ini. Sewaktu berdiskusi mengenai jurusan apa yang sebaiknya diambil sewaktu kuliah nanti, seringkali orang tua berkata seperti ini: “Ambil jurusan bisnis dan manajemen aja, biar aman. Biar nanti setelah lulus gampang nyari kerja”. Ya, memang ada benarnya. Usaha mana yang tidak perlu tenaga kerja lulusan bisnis dan manajemen?

APA ITU MANAJEMEN?

Ilmu Manajemen bisa dikatakan sebagai ilmu paling tua di dunia. Kenapa? Karena sejak manusia mulai hidup berkelompok, mereka telah memulai manajemen, yaitu merencanakan, mengatur dan mengelola semua proses untuk mencapai tujuan. Hal ini termasuk membagi peran dan tanggung jawab, misalnya wanita memasak, pria berburu, dan lain-lain. Jadi memang tidak heran banyak yang berpikir jurusan bisnis dan manajemen adalah jurusan paling aman, pasti ilmu ini akan terpakai dan lebih gampang mencari kerja.

KULIAH MANAJEMEN

Mengapa harus kuliah manajemen kalau itu sudah menjadi naluri manusia? Buktinya manusia purba yang tidak kuliah saja bisa mengatur dan mengorganisir kelompoknya dengan baik.

Nah, walau terdengar sederhana, manajemen dalam dunia bisnis itu sangat kompleks dan tentu saja perlu dipelajari teori dan prakteknya. Ditambah lagi, berbeda dengan jaman dulu,  kurikulum di luar negeri sangat mementingkan keahlian praktikal, kamu akan diikutkan dalam program magang (internships) atau penempatan kerja (work placement) yang diwajibkan oleh kurikulum. Dengan demikian, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi berkesempatan untuk mempraktekkan apa yang kamu pelajari di tempat kerja. Jadi begitu lulus, sudah ada gambaran dunia kerja itu seperti apa, sudah punya pengalaman kerja, dan bahkan jika kamu cukup cemerlang dan menghasilkan ide yang inovatif, punya koneksi dan bisa memanfaatkan fasilitas universitas, kamu bahkan bisa memulai usaha kamu sendiri.

Baca Juga : Pengertian, Contoh Proposal PKL TKJ & Prospek Kerjanya

Dukungan bagi mahasiswa

Mengapa harus kuliah bisnis dan manajemen di luar negeri? Alasan utama adalah karena program kuliah di sana mencakup magang dalam kurikulumnya, sehingga tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berkesempatan mempraktekkannya di dunia kerja sebelum lulus. Dengan demikian para mahasiswa akan menjadi lulusan yang lebih siap kerja nantinya.

Selain itu, universitas, terutama di Inggris, juga banyak menyediakan kegiatan ekstra kurikuler bagi mahasiswanya, untuk menunjang pembelajaran mereka. Bahkan sebagian universitas menyediakan dukungan wirausaha, untuk membantu mahasiswa memulai usaha sendiri, dan persiapan karir bagi mahasiswa seperti CareerAhead dari University of Sussex.

Jadi universitas tidak langsung lepas tangan setelah mahasiswa lulus, tetapi juga membantu mereka dalam menemukan karir yang cocok.

Apa yang dipelajari dalam kuliah Bisnis dan Manajemen?

Banyak sekali yang dipelajari. Di tahun-tahun pertama kamu akan kenyang menghafal teori. Tetapi itu tidak susah jika kamu mulai dari memahami garis besar pelajaran:

  • Memahami tujuan yang harus dicapai
  • Mengumpulkan dan menganalisa data, informasi
  • Menyusun rencana dan/atau strategi berdasarkan prinsip: ‘Efisien dan Efektif’
  • Mengimplementasikan rencana
  • Mengevaluasi

Jurusan Bisnis dan Manajemen

Bisnis dan Manajemen adalah bidang yang sangat luas. Beberapa jurusan yang ditawarkan adalah seperti: Akuntansi, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan lain-lain.

KULIAH BISNIS DAN MANAJEMEN DI LUAR NEGERI

PROSPEK KERJA BISNIS DAN MANAJEMEN

Memiliki kualifikasi bisnis dan manajemen, peluang karir menjadi lebih luas dan fleksibel. Pada umumnya, lulusan keuangan dan akuntansi bisa melanjutkan dengan mengambil kualifikasi profesional saat bekerja di lapangan. Kualifikasi untuk akuntansi bersertifikat, misalnya, diberikan oleh asosiasi seperti ACCA dan CIMA. Selain itu, lulusan keuangan dan akuntansi juga dapat menjadi analis investasi, penasihat keuangan, manajer pajak, penjamin asuransi, pialang saham, konsultan bisnis atau manajer risiko.

Dengan gelar bisnis atau manajemen yang lebih umum, banyak lulusan melanjutkan karir di bidang-bidang seperti pengembangan bisnis, pemasaran, SDM, rekrutmen, perbankan dan hubungan industrial. Peran-peran ini ada di berbagai industri juga – makanan, fashion, retail, manufaktur, utilitas, kesehatan, pariwisata, dan banyak lagi – dan di sektor swasta, publik dan sukarela.

Perlu diingat – bagi banyak profesi yang tercantum di atas, kualifikasi bisnis tidak penting. Namun, belajar bisnis akan memberikan landasan yang baik dalam bidang-bidang seperti komunikasi, keuangan, strategi pasar, dan kebijakan bisnis – yang dapat bermanfaat dalam karir masa depan, apalagi bagi yang ingin memulai usaaha sendiri, mendalami bidang bisnis dan manajemen, ditambah dengan pengalaman magang yang menjadi kurikulum kuliah akan sangat membantu untuk memulai usaha sendiri.