manajemen fakultas apa

Informasi Lengkap tentang Kuliah Jurusan Manajemen 2022 dan prospek kerjanya

Informasi Lengkap Tentang Kuliah Jurusan Manajemen 2022 dan Prospek Kerjanya

Jurusan manajemen merupakan salah satu jurusan kuliah favorit dalam rumpun ilmu pengetahuan sosial.

Hampir semua perguruan tinggi di Indonesia memiliki jurusan ini.

Ada yang tergabung dalam Fakultas Ekonomi, ada pula yang masuk dalam Sekolah Bisnis.

Beberapa sekolah tinggi dan akademi bahkan fokus dalam memberikan pendidikan manajemen.

Manajemen merupakan ilmu yang luas dan dibutuhkan dalam semua aspek kehidupan, terutama dalam penyelenggaraan perusahaan dan organisasi.

Oleh karena itu, jurusan ini banyak menerima mahasiswa karena prospek lapangan kerja yang terbuka lebar dan dibutuhkan.

Jika kamu tertarik dalam mengelola sesuatu mulai dari manusia, organisasi, keuangan, perbankan, pemasaran, dan sebagainya, manajemen merupakan jurusan yang tepat untuk ditekuni saat kuliah di perguruan tinggi.

Berikut informasi lengkap mengenai kuliah manajemen.

Ilmu Manajemen

Ilmu manajemen merupakan ilmu yang mempelajari cara merencanakan, mengatur, dan mengelola perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Selama menempuh program studi manajemen, mahasiswa bakal dituntut untuk memahami cara penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai target sasaran.

Ilmu manajemen yang akan dipelajari mencakup semua aspek mulai dari manajemen sumber daya manusia, manajemen industri, manajemen bisnis, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasional hingga manajemen perbankan.

Tak hanya belajar teori, mahasiswa juga bakal dihadapkan dengan praktik langsung untuk menerapkan apa yang telah dipahami di bawah bimbingan dosen.

Mata kuliah jurusan manajemen di antaranya adalah ekonomi manajerial, komunikasi bisnis, manajemen strategi, manajemen risiko, kepemimpinan, rencana bisnis, hingga perilaku konsumen.

Baca juga: Jurusan Desain Komunikasi Visual, Gabungan Antara Seni dan Komunikasi

Peminatan atau konsentrasi

Jurusan manajemen terbagi lagi dalam beberapa peminatan atau konsentrasi.

Setiap perguruan tinggi memiliki kebijakan tersendiri dalam menentukan peminatan, ada yang dimulai dari awal perkuliahan, semester 4, semester 6, atau saat penulisan tugas akhir.

Peminatan ini bertujuan agar mahasiswa dapat lebih fokus mendalami ilmu manajemen yang diminati.

Secara umum, terdapat beberapa peminatan di jurusan manajemen.

  • Manajemen sumber daya manusia. Konsentrasi ini fokus memahami perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia dalam menjalankan perusahaan atau organisasi. Ilmu manajemen ini diperkuat dengan teknik analisis dan psikologis agar sumber daya manusia dapat produktif untuk mencapai tujuan.
  • Manajemen operasi. Ilmu ini mempelajari sistem operasional atau produksi di dalam perusahaan secara efektif.
  • Manajemen pemasaran. Peminatan ini fokus mendalami ilmu strategi dan analisis untuk memasarkan produk dalam persaingan bisnis yang ketat.
  • Manajemen keuangan. Ilmu ini bakal mempelajari cara mengatur dan mengelola keuangan dengan baik dalam perusahaan.
  • Manajemen bisnis. Konsentrasi ini bakal mendalami strategi dan analisis bisnis. Pengelolaan bisnis mulai dari awal berdiri hingga menjaga kesinambungan perusahaan bakal dipelajari di konsentrasi ini.
  • Manajemen perbankan. Ilmu ini mempelajari manajerial khusus pada dunia perbankan mulai dari pengumpulan dana, hingga penyaluran kredit.

Baca juga: 8 Fakultas Pertambangan dan Perminyakan Terbaik di Indonesia

Prospek Kerja

Mahasiswa lulusan manajemen diharapkan dapat menjadi manajer atau pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi.

Lulusan manajemen juga harus bisa membagi tugas dan tanggung jawab setiap anggotanya.

Tamatan manajemen dapat bekerja di seluruh perusahaan seperti swasta, pemerintah, maupun yayasan atau organisasi non-profit. Semua bidang industri seperti perbankan, retail, perminyakan dan sebagainya membutuhkan lulusan manajemen.

Lulusan manajemen dapat bekerja menjadi analis bisnis, HRD, recruiter, penasihat keuangan, analis investasi, dan konsultan bisnis, sales, analis kredit atau perbankan.

Selain bekerja pada perusahaan, tamatan manajemen bisnis juga bisa membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja untuk banyak orang.

Nah, gimana menurut kamu? Tertarik untuk melanjutkan ke Manajemen?

PERSYARATAN MASUK KULIAH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS

Tips dan trik untuk kamu yang ingin mengambil jurusan Manajemen Bisnis (Business Management)!

Manajemen bisnis adalah bidang yang fleksibel dengan tawaran yang menarik untuk kalian yang memiliki minat dan skill bermacam-macam. Manajer bisnis yang berbakat banyak dicari orang dan trend ini akan terus berlanjut dengan semakin kompleksnya lingkungan bisnis di era globalisasi ini.

Kalau kamu memang tipe orang yang pandai bergaul dengan orang lain, memiliki minat di bidang bisnis dan teknologi, pintar berbicara, mungkin kamu perlu mempertimbangkan jalur karir di bidang ini. Kemampuan berpikir kritis dan kemauan untuk bekerja secara independen merupakan dua faktor penting yang akan menentukan kesuksesanmu di area manajemen bisnis. Ditambah lagi, kalau kamu memang hobi menangani dan mencari solusi dari masalah yang sulit, serta mempelajari data finansial yang rumit, dua skill ini akan sangatlah berguna.

Panduan ini akan memberikanmu kisi-kisi mendalam mengenai karir dan gelar di bidang manajemen bisnis, termasuk diantaranya hal-hal yang akan kamu pelajari, ekspektasi dan persyaratan untuk menekuni karir di bidang ini, dan apa yang diperlukan agar kamu bisa sukses di bidang ini.

Apa Itu Manajemen Bisnis?

Manajemen bisnis merupakan ilmu pengembangan strategi, rencana, prosedur, dan peraturan bisnis dalam konteks baik sehari-hari maupun jangka panjang. Ia memerlukan adanya sumber daya manusia, finansial, dan materi untuk mencapai tujuan organisasinya.

Apapun tujuanmu—baik menjadi wirausaha yang akan membangun bisnismu sendiri ataupun eksekutif di Fortune 500 dan meniti karir korporat, kamu perlu memiliki fondasi pendidikan yang kokoh untuk memulai.

Baca Juga : Perjalanan Panjang Menjadi Seorang Dokter, Butuh Berapa Lama Sih?

Apa yang akan aku pelajari dengan gelar di bidang Manajemen Bisnis?

Jurusan manajemen bisnis menawarkan dasar-dasar ilmu bisnis yang kokoh melalui ilmu-ilmu semacam ilmu pembukuan, marketing, perencanaan, perekrutan, dan kepemimpinan. Dan saat kamu melakukan studi lanjut nanti, kamu dapat memilih spesialisasi di bidang manapun, termasuk diantaranya sumber daya manusia, manajemen kesehatan, ataupun sistem informasi komputer.

Bekerja dengan tim adalah keunggulan yang selalu dikedepankan dalam pendidikan manajemen bisnis manapun, dan juga merupakan metode yang berguna sekali untuk kehidupan kerja nantinya. Kurikulum-mu nanti dapat mencakup akuntansi, finansial, hukum bisnis, ekonomi, statistik, prinsip manajemen, pengembangan terstruktur dan hubungan antarmanusia. Melalui kelas-kelas yang kamu ambil nanti, kemampuanmu untuk memecahkan permasalahan, berpikir kritis, memprediksi, mengatur manajemen dan kewirausahaan, akan semakin terasah.

Apa persyaratan untuk mendapat gelar di bidang Manajemen Bisnis?

Karena kefleksibilitasan-nya, kamu dapat memilih tingkat pendidikan manapun yang paling cocok dengan gol karirmu di masa depan:

  • Associate’s Degree

Associate’s Degree adalah jalur pendidikan yang ditempuh dalam waktu 2 tahun—bisa dikatakan menyerupai pendidikan tingkat D2 kalau di Indonesia. Gelar Associate di bidang manajemen bisnis dapat menjadi batu loncatan kamu di dunia bisnis. Kenaikan pangkat atau jabatan seringkali mensyaratkan adanya gelar S1, namun kamu selalu dapat kuliah sambil bekerja.

  • Bachelor’s Degree—S1

Gelar S1 yang ditempuh dalam waktu 4 tahun di bidang Manajemen Bisnis dapat memberikanmu lebih banyak pilihan jenjang karir, karena perusahaan dan manajer seringkali mensyaratkan kualifikasi pendidikan tingkat S1. Namun ada kalanya kamu sesekal perlu mengambil kursus atau sertifikasi tambahan, atau bahkan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kalian yang tertarik di ranah sumber daya manusia atau human resources mungkin bisa juga mengambil mata kuliah minor di bidang Human Resources Administration, yang akan menambah kualifikasimu di bidang HRD.

  • Master’s Degree—S2

Untuk jabatan dengan posisi yang lebih tinggi, perusahaan mungkin akan mensyaratkan gelar S2. Dengan spesialisasi di tingkat S2 di bidang Manajemen, Marketing, atau Manajemen Kesehatan—Healthcare Management, kamu bisa ditempatkan atau dipekerjakan dalam posisi senior secara langsung. Mengejar kualifikasi S2 atau S3 biasanya memakan waktu satu sampai dua tahun setelah kamu menyelesaikan pendidikan S1-mu.

Beberapa perusahaan terkadang mau memberikan bantuan finansial saat kamu melakukan studi lanjut dan di saat yang bersamaan tetap lanjut bekerja.

Kesempatan Berkarir di bidang Manajemen Bisnis

Lowongan pekerjaan di bidang manajemen bisnis cukup bervariasi dari segi tanggung jawab, ekspektasi gaji, serta persiapan dan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan.

Dengan gelar Associate atau setara dengan Diploma, kamu dapat bekerja sebagai spesialis tenaga kerja, manajer perkantoran atau di bidang administrasi.

Jabatan semacam business analyst, account executive, HRD dan konsultan manajemen biasanya mensyaratkan kualifikasi S1.

Kamu dapat meraih jabatan dengan level yang lebih senior, seperti misalnya chief executive officer, senior management consultant, director of operations/brand manager dengan kualifikasi yang lebih tinggi, setidaknya setara dengan S2, seperti MBA Management atau Marketing.

Prospek karir lainnya mencakup juga management analyst, manajer retail store, hospitality manager, human resources administrator dan manajer bisnis kecil-kecilan.

Ilmu manajemen bisnis dapat juga diaplikasikan dalam organizational behaviour, sumber daya manusia, operations & strategic planning. Kamu dapat bekerja di berbagai macam perusahaan, termasuk diantaranya manufacturing—pabrik, kesehatan, badan amal, hotel, pemerintahan, kimia, sistem informasi dan komputer, mode, toko kelontong, periklanan & promosi, konstruksi dan alat-alat berat.

Prospek dan tawaran di sektor publik, swasta, dan non-profit

Dengan bidang yang bervariasi dan manajemen bisnis yang fleksibel, kamu perlu mempertimbangkan kelebihanmu atau skill-mu saat memilih spesialisasi nantinya. Kalau kamu suka berinteraksi dan bertatap muka secara langsung, mungkin kamu cocok di human resources—sumber daya manusia. Kewirausahaan mungkin cocok kalau kamu ingin membangun bisnismu sendiri. Kamu perlu sekali melakukan riset mengenai peranan manajemen yang lebih spesifik untuk mengenali jalur dan spesialisasi yang paling pas untukmu.

Ekspektasi dari Berkarir di bidang Manajemen Bisnis

Mereka yang berkuliah di bidang ini dapat merasa tenang dengan adanya pertumbuhan lapangan kerja di berbagai bidang industri yang berbeda-beda di masa depan. Kisaran gaji akan berbeda-beda tergantung dari beberapa faktor, termasuk juga tipe industri, kondisi pasar lokal, dan kualifikasi serta pengalaman kerja.

Pelatihan, Kualifikasi dan Prospek Lainnya di bidang Manajemen Bisnis

Para eksekutif yang bekerja di bidang manajemen bisnis memerlukan banyak variasi keahlian bisnis yang beraneka ragam dan up-to-date agar bisa sukses dan terus naik di jenjang karir mereka. Set keterampilan tambahan lainnya bisa berbeda-beda tergantung daripada jabatan dan pekerjaan yang dilakukan, namun biasanya perusahaan mencari kemampuan pengambilan keputusan yang dominan dan juga berorganisasi. Mereka juga harus mengembangkan keahlian interpersonal dan komunikasi, termasuk juga kemampuan problem-solving

Setelah mendapatkan pengalaman kerja, gelar S2 seperti MBA dapat meningkatkan prospek karir ke jabatan dengan tanggung jawab yang lebih banyak dan juga gaji yang lebih besar. Beberapa lulusan bisa mendalami studi di bidang keuangan, human resources, marketing, international business atau pun computing untuk menambah keahlian mereka di bidang bisnis. Misalnya, spesialis di bidang HR bisa naik pangkat menjadi HRD; manajer departmen dapat menjadi manajer pengoperasian; konsultan manajemen bisa naik pangkat menjadi kepala petugas keuangan. Dengan gelar di bidang manajemen bisnis, kamu dapat mencari pekerjaan yang beragam untuk meniti karirmu, termasuk dengan akomodasi yang beragam, tentunya.

KULIAH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS – JURUSAN DENGAN PROSPEK PALING AMAN SEPANJANG MASA

KULIAH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS – JURUSAN DENGAN PROSPEK PALING AMAN SEPANJANG MASA

Mungkin banyak yang mengalami hal seperti ini. Sewaktu berdiskusi mengenai jurusan apa yang sebaiknya diambil sewaktu kuliah nanti, seringkali orang tua berkata seperti ini: “Ambil jurusan bisnis dan manajemen aja, biar aman. Biar nanti setelah lulus gampang nyari kerja”. Ya, memang ada benarnya. Usaha mana yang tidak perlu tenaga kerja lulusan bisnis dan manajemen?

APA ITU MANAJEMEN?

Ilmu Manajemen bisa dikatakan sebagai ilmu paling tua di dunia. Kenapa? Karena sejak manusia mulai hidup berkelompok, mereka telah memulai manajemen, yaitu merencanakan, mengatur dan mengelola semua proses untuk mencapai tujuan. Hal ini termasuk membagi peran dan tanggung jawab, misalnya wanita memasak, pria berburu, dan lain-lain. Jadi memang tidak heran banyak yang berpikir jurusan bisnis dan manajemen adalah jurusan paling aman, pasti ilmu ini akan terpakai dan lebih gampang mencari kerja.

KULIAH MANAJEMEN

Mengapa harus kuliah manajemen kalau itu sudah menjadi naluri manusia? Buktinya manusia purba yang tidak kuliah saja bisa mengatur dan mengorganisir kelompoknya dengan baik.

Nah, walau terdengar sederhana, manajemen dalam dunia bisnis itu sangat kompleks dan tentu saja perlu dipelajari teori dan prakteknya. Ditambah lagi, berbeda dengan jaman dulu,  kurikulum di luar negeri sangat mementingkan keahlian praktikal, kamu akan diikutkan dalam program magang (internships) atau penempatan kerja (work placement) yang diwajibkan oleh kurikulum. Dengan demikian, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi berkesempatan untuk mempraktekkan apa yang kamu pelajari di tempat kerja. Jadi begitu lulus, sudah ada gambaran dunia kerja itu seperti apa, sudah punya pengalaman kerja, dan bahkan jika kamu cukup cemerlang dan menghasilkan ide yang inovatif, punya koneksi dan bisa memanfaatkan fasilitas universitas, kamu bahkan bisa memulai usaha kamu sendiri.

Baca Juga : Pengertian, Contoh Proposal PKL TKJ & Prospek Kerjanya

Dukungan bagi mahasiswa

Mengapa harus kuliah bisnis dan manajemen di luar negeri? Alasan utama adalah karena program kuliah di sana mencakup magang dalam kurikulumnya, sehingga tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berkesempatan mempraktekkannya di dunia kerja sebelum lulus. Dengan demikian para mahasiswa akan menjadi lulusan yang lebih siap kerja nantinya.

Selain itu, universitas, terutama di Inggris, juga banyak menyediakan kegiatan ekstra kurikuler bagi mahasiswanya, untuk menunjang pembelajaran mereka. Bahkan sebagian universitas menyediakan dukungan wirausaha, untuk membantu mahasiswa memulai usaha sendiri, dan persiapan karir bagi mahasiswa seperti CareerAhead dari University of Sussex.

Jadi universitas tidak langsung lepas tangan setelah mahasiswa lulus, tetapi juga membantu mereka dalam menemukan karir yang cocok.

Apa yang dipelajari dalam kuliah Bisnis dan Manajemen?

Banyak sekali yang dipelajari. Di tahun-tahun pertama kamu akan kenyang menghafal teori. Tetapi itu tidak susah jika kamu mulai dari memahami garis besar pelajaran:

  • Memahami tujuan yang harus dicapai
  • Mengumpulkan dan menganalisa data, informasi
  • Menyusun rencana dan/atau strategi berdasarkan prinsip: ‘Efisien dan Efektif’
  • Mengimplementasikan rencana
  • Mengevaluasi

Jurusan Bisnis dan Manajemen

Bisnis dan Manajemen adalah bidang yang sangat luas. Beberapa jurusan yang ditawarkan adalah seperti: Akuntansi, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan lain-lain.

KULIAH BISNIS DAN MANAJEMEN DI LUAR NEGERI

PROSPEK KERJA BISNIS DAN MANAJEMEN

Memiliki kualifikasi bisnis dan manajemen, peluang karir menjadi lebih luas dan fleksibel. Pada umumnya, lulusan keuangan dan akuntansi bisa melanjutkan dengan mengambil kualifikasi profesional saat bekerja di lapangan. Kualifikasi untuk akuntansi bersertifikat, misalnya, diberikan oleh asosiasi seperti ACCA dan CIMA. Selain itu, lulusan keuangan dan akuntansi juga dapat menjadi analis investasi, penasihat keuangan, manajer pajak, penjamin asuransi, pialang saham, konsultan bisnis atau manajer risiko.

Dengan gelar bisnis atau manajemen yang lebih umum, banyak lulusan melanjutkan karir di bidang-bidang seperti pengembangan bisnis, pemasaran, SDM, rekrutmen, perbankan dan hubungan industrial. Peran-peran ini ada di berbagai industri juga – makanan, fashion, retail, manufaktur, utilitas, kesehatan, pariwisata, dan banyak lagi – dan di sektor swasta, publik dan sukarela.

Perlu diingat – bagi banyak profesi yang tercantum di atas, kualifikasi bisnis tidak penting. Namun, belajar bisnis akan memberikan landasan yang baik dalam bidang-bidang seperti komunikasi, keuangan, strategi pasar, dan kebijakan bisnis – yang dapat bermanfaat dalam karir masa depan, apalagi bagi yang ingin memulai usaaha sendiri, mendalami bidang bisnis dan manajemen, ditambah dengan pengalaman magang yang menjadi kurikulum kuliah akan sangat membantu untuk memulai usaha sendiri.