macam2 jurusan kuliah

12 Rekomendasi Jurusan untuk Kamu yang Menyukai Geografi

12 Rekomendasi Jurusan untuk Kamu yang Menyukai Geografi

12 Rekomendasi Jurusan untuk Kamu yang Menyukai Geografi – Sedang persiapan masuk perguruan tinggi negeri? Pendaftaran akun LTMPT sudah dibuka loh, jangan sampai ketinggalan ya! Selain itu, hal penting lainnya adalah penentuan jurusan dan universitas. 

Kuliah dalam jangka waktu empat tahun cukup lama kamu jalani. Karenanya, jangan sampai salah memilih jurusan dan universitas. Cukup banyak rekomendasi jurusan kuliah yang bisa kamu pilih berdasarkan aspek tertentu, misalnya passion, seperti menyukai gambar, menyukai musik, atau menyukai pelajaran tertentu.

Nah kali ini Minca mau kasih rekomendasi jurusan untuk kamu yang menyukai geografi. Yuk disimak informasinya. 

1. Teknik Geologi 

Teknik geologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bumi, struktur, sifat fisik, sejarah, dan proses terbentuknya. Mahasiswa jurusan teknik geologi akan belajar agar bisa memberi solusi atas permasalahan kebumian. 

Nah prospek kerja jurusan teknik geologi di antaranya bisa bekerja di perusahaan tambang, pertamina, perusahaan perminyakan, instansi pemerintah seperti kementerian lingkungan hidup, LIPI, dan masih banyak lagi. 

2. Teknik Geodesi 

Teknik geodesi adalah program studi yang mempelajari tentang bentuk dan ukuran bumi, darat dan laut. Mahasiswa jurusan ini akan banyak berhubungan dengan gambar rupa bumi dan pemetaan. 

Sebenarnya, jurusan ini adalah turunan matematika terapa yang mempelajari tentang pendeskripsian titik dan posisi Bumi. Namun, jurusan ini kemudian berkembang menjadi teknik geomatika datau geoinformatika. 

Tidak perlu khawatir, lulusan jurusan ini akan selalu dibutuhkan di dunia industri, seperti kontruksi, properti, tambang, infrastruktur, dan sebagainya. 

Baca juga: Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Kamu yang Malas Menghafal

3. Teknik Geomatika 

Teknik geomatika adalah program studi yang memadukan teknik geodesi dengan informatika. Jurusan ini mempelajari bagaimana pengintegrasian, analisis, pemodelan, hingga manajemen data spasial berdasarkan ilmu geodesi. 

Hal ini dilakukan dengan menginterpretasikan data tersebut ke dalam sistem informasi yakni melalui metode ilmu informatika. Oleh karena itu, lulusan jurusan ini diharapkan memiliki kompetensi di bidang survei dan pemetaan yang berguna untuk menunjang teknologi kebumian dan teknologi informasi.  

Prospek kerja lulusan ini bisa menjadi instruktur pembangunan bidang kelautan, energi, dan pemukiman. Tentunya masih banyak peluang kerja lain yang sangat potensial dilakukan oleh lulusan ini. 

4. SAPPK 

SAPPK atau Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pembangunan Kebijakan (SAPPK) adalah salah satu sekolah unggulan di ITB. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB bertujuan membentuk akademisi yang andal di bidang arsitektur dan perencanaan kebijakan.  

Sebagai lulusan SAPPK, nantinya kamu bisa bekerja di banyak sektor, seperti pemetaan ruang, arsitektur, kewilayahan, sampai dengan menjadi peneliti atau tenaga pendidik juga bisa lho! 

5. PWK/ Perencanaan Wilayah 

PWK atau Perencanaan Wilayah dan Kota sering juga disebut sebagai Teknik Planologi. Di sejumlah universitas, program studi ini juga hanya dinamakan perencanaan wilayah saja. Adapun ketika masuk jurusan ini kamu akan belajar tentang perencanaan, perpetaan, struktur tanah, transportasi, dan desain wilayah/kota. 

Berbeda dengan arsitektur yang mengutamakan estetik, jurusan ini lebih berfokus pada pertimbangan aspek sosial, politik, dan ekonomi dalam merencanakan pembangunan kota. Nah prospek kerja jurusan ini  pun cukup beragam, di antaranya di bidang kontruksi dan bangunan, pemetaan, arsitektur, sektor lain seperti bisnis, keuangan, dan sebagainya. 

6. Meteorologi 

Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang Bumi, gejala dan komponen yang terkandung di dalamnya. Mahasiswa jurusan ini belajar mengenai perubahan iklim dan segala hal yang membawa pengaruh signifikan terhadap Bumi dan kelangsungan hidup manusia. 

Melalui program stidu ini, kamu bisa bekerja di BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), dan lembaga sains lainnya. Selain itu, kamu juga bisa menjadi pengajar di bidang meteorologi ataupun klimatologi. 

7. Kartografi dan Penginderaan Jauh 

Rekomendasi jurusan kuliah untuk kamu yang menyukai geografi selanjutnya ada jurusan kartografi dan penginderaan jauh. Kartografi sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang pemetaan. Sementara itu, penginderaan jauh adalah cara mendapatkan informasi tentang objek dan fenomena Bumi dengan memanfaatkan citra sehingga tidak melakukan kontak langsung. 

Jadi, pada program studi ini, kamu akan belajar tentang mencari dan mendapatkan informasi geografi kemudian menyajikannya dalam bentuk peta, gambar, tabel, dan sebagainya. Lulusan jurusan ini berpeluang kerja di berbagai instansi perusahaan yang bergerak di bidang survei, industri, dan konsultasi. 

Selain itu, kamu juga bisa bekerja di badan pemerintah, seperti kementerian ESDM (Enegeri dan Sumber Daya Mineral), Badan Informasi Geospasial, BPS (Badan Pusat Statistik), dan sebagainya. 

8. Geografi Lingkungan 

Geografi lingkungan adalah program studi yang mempelajari tentang ilmu geografi dan ilmu lingkungan. Dalam prodi ini nantinya kamu akan banyak terjun langsung, baik mempelajari isu geografi maupun isu lingkungan yang berpengaruh terhadap kondisi geografis. 

Nah untuk prospek kerja lulusan, sarjana geografi lingkungan dapat bekerja di instansi pemerintah, seperti BPN (Badan Pertanahan Nasional), kementerian pendidikan nasional, dan sebagainya. Selain itu, kesempatan bekerja di swasta, seperti perusahaan surveyor, konsultan, dan pemetaan juga terbuka lebar. 

9. Geografi Murni 

Geografi murni atau yang lebih dikenal sebagai program studi geografi mempelajari tentang tata ruang dan penggunaan serta penempatan tanah di muka Bumi. Dalam jurusan ini terdapat fokus studi pada geografi fisik. Nantinya kamu akan belajar tentang iklim, tanah, dan air. 

Lulusan jurusan ini diharapkan terampil dalam penerapan dan pengembangan wilayah, penguasaan teknologi SIG (Sistem Informasi geografi), dan dapat memberikan solusi pada penelitian. Setelah lulus, kamu biasanya terlibat dalam penelitian lapangan, riset, dan menulis laporan. Selain itu, lulusan ini juga berkesempatan menjadi konsultan lingkungan dan industri. 

10. Pariwisata 

Rekomendasi jurusan untuk kamu yang menyukai geografi berikutnya adalah prodi pariwisata. Hayo siapa yang suka jalan-jalan? Sepertinya kamu cocok masuk jurusan ini. Sebab, jurusan pariwisata mempejalari segala sesuatu tentang pariwisata, seperti tour and travel, destinasi, dana perhotelan. 

Jadi di jurusan ini kamu akan banyak berhubungan dengan tempat wisata dan studinya. Selain itu, mahasiswa jurusan ini juga dituntut belajar kebudayaan karena destinasi wisata erat kaitannya dengan kebudayaan. 

Sektor pariwisata yang bergairah membuka peluang bagi lulusan jurusan ini untuk bekerja di industri kepariwisataan, misalnya sebagai pemandu wisata, pengusaha akomodasi pariwisata, hotel, manajer pusat rekreasi, event organizer, dan sebagainya. 

11. Pendidikan Geografi 

Dari sekian rekomendasi jurusan untuk kamu yang menyukai geografi, masih belum menemukan jurusan yang sesuai? Coba telisik dahulu mungkin kamu cocok masuk jurusan yang satu ini. Kalau kamu menyukai dunia pendidikan dan ingin menjadi pengajar, prodi pendidikan geografi menjadi pilihan yang tepat. 

Prodi ini mempelajari tentang ilmu bumi beserta kehidupan yang ada di dalamnya. Selama perkuliahan kamu akan banyak belajar tentang materi pendidikan yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan menurut tingkatannya. 

Nah untuk prospek kerjanya sendiri cukup beragam, tidak hanya menjadi guru atau dosen saja ya 

Baca juga: 8 Kampus Terbaik Kuliah Tata Boga untuk Jadi Koki Handal

12. Kehutanan 

Pembahasan terakhir ada rekomendasi program studi kehutanan. Program studi ini mempelajari tentang segala sesuatu mengenai hutan, seperti ekologi, fisiologi, ilmu tanah, sampai dengan manajemen sumber daya hutan.

Selain itu, dalam jurusan ini nantinya kamu juga akan belajar tentang cara pelestarian hutan. Alhasil banyak sekali lowongan kerja yang berpeluang menjadi pekerjaan masa depanmu. Misalnya seperti di kementerian kehutanan, kementerian pertanian, kementerian pendidikan, PNS, peneliti, guru, dosen, dan masih banyak lagi.  

Nah dari 12 rekomendasi jurusan untuk kamu yang menyukai geografi, kamu tertarik yang mana? Jangan lupa untuk mencari info lengkap prodi yang kamu minati dengan mengunjungi website resmi kampus yang kamu tuju ya.

Cara Menentukan Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Minat dan Kemampuan

Cara Menentukan Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Minat dan Kemampuan

Setelah lulus dari sekolah, sebagian besar dari siswa SMA melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Mereka berlomba-lomba untuk bisa masuk ke kampus idaman dan mendapatkan jurusan yang menurut mereka tepat untuk masa depannya.

Sayangnya tidak semua siswa mampu melakukan itu. Alih-alih memiliki pandangan akan masuk ke jurusan apa, mereka justru kebingungan. Akhirnya banyak yang berhenti setahun atau malah asal masuk saja asal bisa kuliah.

Nah, kalau kamu tidak mau mengalami hal seperti ini pikirkan segalanya dengan matang bahkan sejak mulai masuk SMA. Selain itu simak juga beberapa cara menentukan jurusan kuliah sesuai minat dan kemampuan di bawah ini.

1. Pertimbangkan Minat atau Passion

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk menentukan jurusan kuliah adalah mempertimbangkan passion. Setiap orang memiliki minat sendiri-sendiri entah itu dalam ilmu sosial atau sains. Kalau kamu memiliki minat sosial lalu kuliah di bidang sains, kemungkinan tidak nyambung meski kuliah bisa saja selesai.

Mulai sekarang kenali minat yang paling besar pada diri sendiri. Misal kamu sangat berminat dalam mempelajari anatomi tubuh dan kesehatan. Kalau minat pada bidang ini bisa masuk ke jurusan kedokteran atau keperawatan. Sebaliknya kalau minat kamu ada pada komunikasi, memilih jurusan bahasa atau ilmu komunikasi bisa memberikan keleluasaan.

Setelah menemukan dan mengenali minat, cari jurusan apa saja yang sekiranya masih sejalan. Selanjutnya, daftar jurusan apa saja itu dan analisis peluang setiap jurusannya apakah sesuai dengan kemampuan diri atau tidak.

Baca juga : Profil Pendidikan Kesejahteraan Keluarga UNJ

2. Pahami Kemampuan Diri Sendiri

Passion memang sangat penting untuk menentukan jurusan kuliah mana saja yang sesuai dengan keinginan. Namun, kemampuan diri khususnya dalam bidang akademik juga tidak boleh disepelekan. Dua hal itu harus seimbang dan sejalan agar bisa berjalan dengan lancar.

Misal kamu memiliki minat besar dalam bidang ilmu komputer. Namun, karena dasar-dasar ilmu komputer seperti logika sulit dimengerti, akhirnya tidak bisa masuk ke sana. Kalau pun bisa masuk, kamu akan sulit lulus karena hanya bermodal passion saja dan tidak dibarengi kemampuan.

Hal paling mudah untuk melihat jenis kemampuan apa saja yang dominan pada diri sendiri adalah mengecek hasil ujian atau rapor. Dari sana akan terlihat dengan jelas mata pelajaran apa saja yang mampu kamu selesaikan dengan baik dari awal sekolah sampai sekarang.

3. Pikirkan Saingan yang Ikut Seleksi

Memiliki rasa percaya diri tinggi memang tidak salah. Namun, kalau memiliki rasa percaya diri tidak dibarengi dengan kemampuan, saat seleksi masuk perguruan tinggi kamu bisa saja kalah saing. Apalagi peminatnya ada banyak dan kemampuannya di atas rata-rata.

Setelah menentukan jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dan kemampuan, pertimbangkan seleksi masuknya. Jangan sampai kamu terlalu santai dan lupa untuk belajar. Dampaknya, saat seleksi nilai yang dimiliki kalah jauh dengan teman lainnya. Passion harus dibarengi juga dengan strategi serta belajar.

Pilih jurusan yang sama atau masih satu aliran saat melakukan seleksi. Pilih kampus yang peluang seleksinya bisa kamu kejar. Jangan asal memilih jurusan dan kampus karena strategi yang salah bisa membuat kamu tidak diterima di jurusan idaman meski secara kemampuan tidak ada masalah.

4. Bisakah Menyelesaikan Kuliah?

Setelah menentukan beberapa jurusan kuliah yang nantinya akan dimasuki, tahap selanjutnya adalah menanyakan pada diri sendiri. Kira-kira kalau masuk ke jurusan itu kamu bisa lulus kuliah tepat waktu atau tidak?

Pertanyaan ini sangat penting karena tidak sedikit dari mahasiswa yang akhirnya mandek di tengah jalan. Padahal mereka sudah masuk ke jurusan yang sangat disukainya. Namun, karena beberapa masalah entah karena mata kuliah atau hal lain akhirnya tidak diselesaikan dengan sempurna atau molor.

Sebelum kamu masuk kuliah dan akhirnya merasa salah jurusan, ada baiknya menanyakan pada diri sendiri: kira-kira aku mampu menyelesaikan kuliah ini atau tidak, ya? Kalau memang mampu menyelesaikannya, pilih dan perjuangkan saat seleksi masuk agar bisa tembus.

5. Kemungkinan Bisa Berkembang

Kemampuan yang kamu miliki memang penting saat kuliah. Namun, apakah kemampuan itu bisa berkembang dengan baik atau tidak. Kalau sekiranya sulit berkembang dengan baik dan tidak ada peluang dalam dunia kerja, lebih baik memilih yang lain, selama kamu masih bisa.

Selain kemampuan yang bisa berkembang, kamu juga harus memikirkan kemampuan yang bisa dipelajari dan akhirnya kamu menguasainya. Kalau kamu tipe orang yang mudah belajar hal baru, memilih jurusan kuliah akan lebih mudah lagi.

Lakukan prediksi kira-kira dalam beberapa tahun ke depan, jurusan apa yang sekiranya bisa menguasai lapangan pekerjaan. Kembangkan kemampuan itu agar kelak di masa depan kamu lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

6. Bertanya pada Kakak Tingkat

Terkadang memiliki kemampuan saja tidak menjamin kamu bisa kuliah dengan baik dari awal sampai akhir. Oleh karena itu lakukan riset terkait dengan jurusan yang kamu pilih. Cari kakak tingkat yang masuk ke sana untuk bertanya apa saja materi kuliah yang akan didapatkan.

Kalau tidak ada akses ke kakak tingkat, kamu bisa juga melakukan riset secara online. Perhatikan materi apa saja yang dipelajari dan bagaimana komentar mahasiswanya. Kalau kamu merasa materi itu bisa dilibas habis, masuklah ke sana. Namun, kalau merasa berat, pilih jurusan lain.

Memahami secara sekilas apa yang akan dipelajari sangat penting saat menentukan jurusan kuliah. Dengan begitu kamu tidak akan salah masuk dan akhirnya harus keluar untuk mencari jurusan yang lebih sesuai.

7. Melakukan Diskusi dengan Orang Tua

Cara menentukan jurusan kuliah yang terakhir adalah melakukan diskusi dengan orang tua. Lakukan sesi sharing terkait dengan jurusan kuliah, minat, dan peluang kerja. Cara ini akan memudahkan kamu dalam menentukan jurusan yang sesuai dan mendapatkan dukungan dari orang tua.

Diskusi dengan orang tua juga membantu kamu dalam menentukan pandangan baru yang selama ini tidak terpikirkan sebelumnya. Diskusi dengan orang tua memang tidak selamanya memberikan hasil akhir yang sesuai dengan keinginan. Namun, tidak ada salahnya untuk dicoba, toh mereka juga yang akan membiayai dari awal sampai akhir.

Terpenting dari semua, anak dan orang tua sudah mengeluarkan pendapatnya. Dengan begitu tidak akan ada unek-unek yang memicu masalah di kemudian hari.

Setelah kamu tahu jurusan apa saja yang sekiranya mampu dijalani dan memiliki peluang kerja, pilih kampus yang tepat. Kampus untuk menimba ilmu ada banyak, tapi kampus yang memberikan jaminan kerja setelah lulus tidak banyak.

Semoga cara menentukan jurusan kuliah di atas bisa kamu manfaatkan sebagai referensi.