jurusan kuliah

Cara Menentukan Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Minat dan Kemampuan

Cara Menentukan Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Minat dan Kemampuan

Setelah lulus dari sekolah, sebagian besar dari siswa SMA melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Mereka berlomba-lomba untuk bisa masuk ke kampus idaman dan mendapatkan jurusan yang menurut mereka tepat untuk masa depannya.

Sayangnya tidak semua siswa mampu melakukan itu. Alih-alih memiliki pandangan akan masuk ke jurusan apa, mereka justru kebingungan. Akhirnya banyak yang berhenti setahun atau malah asal masuk saja asal bisa kuliah.

Nah, kalau kamu tidak mau mengalami hal seperti ini pikirkan segalanya dengan matang bahkan sejak mulai masuk SMA. Selain itu simak juga beberapa cara menentukan jurusan kuliah sesuai minat dan kemampuan di bawah ini.

1. Pertimbangkan Minat atau Passion

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk menentukan jurusan kuliah adalah mempertimbangkan passion. Setiap orang memiliki minat sendiri-sendiri entah itu dalam ilmu sosial atau sains. Kalau kamu memiliki minat sosial lalu kuliah di bidang sains, kemungkinan tidak nyambung meski kuliah bisa saja selesai.

Mulai sekarang kenali minat yang paling besar pada diri sendiri. Misal kamu sangat berminat dalam mempelajari anatomi tubuh dan kesehatan. Kalau minat pada bidang ini bisa masuk ke jurusan kedokteran atau keperawatan. Sebaliknya kalau minat kamu ada pada komunikasi, memilih jurusan bahasa atau ilmu komunikasi bisa memberikan keleluasaan.

Setelah menemukan dan mengenali minat, cari jurusan apa saja yang sekiranya masih sejalan. Selanjutnya, daftar jurusan apa saja itu dan analisis peluang setiap jurusannya apakah sesuai dengan kemampuan diri atau tidak.

Baca juga : Profil Pendidikan Kesejahteraan Keluarga UNJ

2. Pahami Kemampuan Diri Sendiri

Passion memang sangat penting untuk menentukan jurusan kuliah mana saja yang sesuai dengan keinginan. Namun, kemampuan diri khususnya dalam bidang akademik juga tidak boleh disepelekan. Dua hal itu harus seimbang dan sejalan agar bisa berjalan dengan lancar.

Misal kamu memiliki minat besar dalam bidang ilmu komputer. Namun, karena dasar-dasar ilmu komputer seperti logika sulit dimengerti, akhirnya tidak bisa masuk ke sana. Kalau pun bisa masuk, kamu akan sulit lulus karena hanya bermodal passion saja dan tidak dibarengi kemampuan.

Hal paling mudah untuk melihat jenis kemampuan apa saja yang dominan pada diri sendiri adalah mengecek hasil ujian atau rapor. Dari sana akan terlihat dengan jelas mata pelajaran apa saja yang mampu kamu selesaikan dengan baik dari awal sekolah sampai sekarang.

3. Pikirkan Saingan yang Ikut Seleksi

Memiliki rasa percaya diri tinggi memang tidak salah. Namun, kalau memiliki rasa percaya diri tidak dibarengi dengan kemampuan, saat seleksi masuk perguruan tinggi kamu bisa saja kalah saing. Apalagi peminatnya ada banyak dan kemampuannya di atas rata-rata.

Setelah menentukan jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dan kemampuan, pertimbangkan seleksi masuknya. Jangan sampai kamu terlalu santai dan lupa untuk belajar. Dampaknya, saat seleksi nilai yang dimiliki kalah jauh dengan teman lainnya. Passion harus dibarengi juga dengan strategi serta belajar.

Pilih jurusan yang sama atau masih satu aliran saat melakukan seleksi. Pilih kampus yang peluang seleksinya bisa kamu kejar. Jangan asal memilih jurusan dan kampus karena strategi yang salah bisa membuat kamu tidak diterima di jurusan idaman meski secara kemampuan tidak ada masalah.

4. Bisakah Menyelesaikan Kuliah?

Setelah menentukan beberapa jurusan kuliah yang nantinya akan dimasuki, tahap selanjutnya adalah menanyakan pada diri sendiri. Kira-kira kalau masuk ke jurusan itu kamu bisa lulus kuliah tepat waktu atau tidak?

Pertanyaan ini sangat penting karena tidak sedikit dari mahasiswa yang akhirnya mandek di tengah jalan. Padahal mereka sudah masuk ke jurusan yang sangat disukainya. Namun, karena beberapa masalah entah karena mata kuliah atau hal lain akhirnya tidak diselesaikan dengan sempurna atau molor.

Sebelum kamu masuk kuliah dan akhirnya merasa salah jurusan, ada baiknya menanyakan pada diri sendiri: kira-kira aku mampu menyelesaikan kuliah ini atau tidak, ya? Kalau memang mampu menyelesaikannya, pilih dan perjuangkan saat seleksi masuk agar bisa tembus.

5. Kemungkinan Bisa Berkembang

Kemampuan yang kamu miliki memang penting saat kuliah. Namun, apakah kemampuan itu bisa berkembang dengan baik atau tidak. Kalau sekiranya sulit berkembang dengan baik dan tidak ada peluang dalam dunia kerja, lebih baik memilih yang lain, selama kamu masih bisa.

Selain kemampuan yang bisa berkembang, kamu juga harus memikirkan kemampuan yang bisa dipelajari dan akhirnya kamu menguasainya. Kalau kamu tipe orang yang mudah belajar hal baru, memilih jurusan kuliah akan lebih mudah lagi.

Lakukan prediksi kira-kira dalam beberapa tahun ke depan, jurusan apa yang sekiranya bisa menguasai lapangan pekerjaan. Kembangkan kemampuan itu agar kelak di masa depan kamu lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

6. Bertanya pada Kakak Tingkat

Terkadang memiliki kemampuan saja tidak menjamin kamu bisa kuliah dengan baik dari awal sampai akhir. Oleh karena itu lakukan riset terkait dengan jurusan yang kamu pilih. Cari kakak tingkat yang masuk ke sana untuk bertanya apa saja materi kuliah yang akan didapatkan.

Kalau tidak ada akses ke kakak tingkat, kamu bisa juga melakukan riset secara online. Perhatikan materi apa saja yang dipelajari dan bagaimana komentar mahasiswanya. Kalau kamu merasa materi itu bisa dilibas habis, masuklah ke sana. Namun, kalau merasa berat, pilih jurusan lain.

Memahami secara sekilas apa yang akan dipelajari sangat penting saat menentukan jurusan kuliah. Dengan begitu kamu tidak akan salah masuk dan akhirnya harus keluar untuk mencari jurusan yang lebih sesuai.

7. Melakukan Diskusi dengan Orang Tua

Cara menentukan jurusan kuliah yang terakhir adalah melakukan diskusi dengan orang tua. Lakukan sesi sharing terkait dengan jurusan kuliah, minat, dan peluang kerja. Cara ini akan memudahkan kamu dalam menentukan jurusan yang sesuai dan mendapatkan dukungan dari orang tua.

Diskusi dengan orang tua juga membantu kamu dalam menentukan pandangan baru yang selama ini tidak terpikirkan sebelumnya. Diskusi dengan orang tua memang tidak selamanya memberikan hasil akhir yang sesuai dengan keinginan. Namun, tidak ada salahnya untuk dicoba, toh mereka juga yang akan membiayai dari awal sampai akhir.

Terpenting dari semua, anak dan orang tua sudah mengeluarkan pendapatnya. Dengan begitu tidak akan ada unek-unek yang memicu masalah di kemudian hari.

Setelah kamu tahu jurusan apa saja yang sekiranya mampu dijalani dan memiliki peluang kerja, pilih kampus yang tepat. Kampus untuk menimba ilmu ada banyak, tapi kampus yang memberikan jaminan kerja setelah lulus tidak banyak.

Semoga cara menentukan jurusan kuliah di atas bisa kamu manfaatkan sebagai referensi.

Nama-Nama Jurusan Kuliah yang wajib kamu ketahui

✓ Nama-Nama Jurusan Kuliah yang wajib kamu ketahui

Sebagai calon mahasiswa yang baru lulus SMA/SMK/MA dan sederajat, mungkin kamu masih bingung dengan banyaknya nama-nama jurusan kuliah yang ada di perguruan tinggi. Apakah kamu sudah kebayang setelah lulus bakal mengambil jurusan apa? pasti diantara kalian masih bingung dalam memilih jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat kalian. Tentunya memilih jurusan merupakn hal yang sangat penting dalam menentukan masa depan. Sebelum memilih jurusan kamu juga harus tau jurusan tersebut mempelajari tentang apa? sesui dengan bakat diri atau tidak? Serta  prospek kerja  setelah lulus nanti apa agar setelah lulus nanti punya gambaran harus mengarah kemana.

Ulasan kali ini akan membahas mengenai nama-nama jurusan kuliah yang wajib kamu ketahui supaya tidak salah dalam memilih jurusan.

Jurusan Ilmu Pendidikan

Jurusan Ilmu pendidikan dan pelatihan tentunya cocok banget buat kamu yang mempunyai cita-cita untuk mengajar atau mendidik generasi penerus bangsa. Jurusan yang berada dalam fakultas pendidikan dan keguruan adalah jawabanya. Kamu bisa memilih bidang tertentu untuk didalami diantaranya:

  1. MIPA : Pada jurusan ini fokus bidangnya seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi,dll
  2. Bahasa : Pada jurusan ini fokus bidangnya seperti bahasa indonesai, bahasa inggris, bahasa jepang, bahasa arab, bahasa mandarin,dll
  3. Sosial : Pada jurusan ini fokus bidangnya pada ilmu pengetahuan sosial seperti, Akuntansi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, dll
  4. Teknik : Pada jurusan ini fokus bidangnya seperti Teknik otomotif, Teknik industri, Teknik sipil, Teknik listrik, Teknik komputer dll.
  5. Kecantikan : Pada jurusan ini fokus bidangnya seperti Tata Busana, Tata Boga, Tata Rias dll.

Pada jurusan pendidikan juga terdapat beberapa cabang jurusan yang lebih fokus yakni:

  1. PGPAUD : Untuk kamu yang ingin mempersiapkan diri menjadi guru PAUD
  2. PGSD : Untuk kamu yang ingin mempersiapkan menjadi guru SD
  3. Pendidikan Luas Biasa : Untuk kamu yang ingin mempersiapkan menajdi pendidikan atau pendamping bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika (MIPA)

Bidang ilmu pengetahuan alam dan matematika merupakan sebuah bidang ilmu yang mempelajari tanda-tanda dan fenomena di alam semesta. Kamu akan belajar ilmu Matematika dan Sains di jurusan ini. Berikut beberapa jurusan kuliah yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahaun alam dan Matematika (MIA dan MIPA):

  1. Biologi
  2. Fisika
  3. Geofisika
  4. Kimia
  5. Statistika
  6. Matematika
  7. Astronomi

Jurusan Soshum/IPS

Sosial humaniora atau Soshum merupakan  jurusan yang cukup banyak peminatnya. Banyak juga anak-anak yang mengambil jurusan IPA/MIPA saat di SMA kemudian beralih kejurusan Kuliah IPS. Berikut merupakan beberapa jurusan Soshum yang menjanjikan masa depan

  1. Sastra Inggris
  2. Hubungan Internasional
  3. Ilmu Komunikasi
  4. Ilmu Politik
  5. Psikologi
  6. Hukum
  7. Bisnis dan Manajemen
  8. Akuntansi
  9. Ekonomi
  10. Desain Komunikasi Visual

Jurusan Komputer atau Informatika

Bagi kamu yang tertarik dengan komputer cocok banget masuk jurusan ini, kamu akan belajar berbagai hal tentang komputer dan hasil terkait lainnya. Dalam jurusan informatika ini hal yang biasa di pelajari biasanya seputar dengan pembuatan aplikasi, pengembangan aplikasi, jaringan komputer, database, penerapan sistem komputer,dll. Berikut nama-nama jurusan komputer yang telah di adaptasi oleh negara Indonesia.

  1. Teknik Informatika
  2. Ilmu Komputer
  3. Teknik Komputer
  4. Sistem Informasi
  5. Sistem Informasi
  6. Manajemen Informasi

Untuk penyebaran jurusanya bisa ke berbagai fakultas dan untuk fokus pembelajaranya akan menyesuaikan di fakultas mana jurusan tersebut berada.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Klise Waktu Interview Organisasi

Jurusan Kedokteran dan Kesehatan

Jurusana Ilmu Kedokteran dan Kesehatan ini sangat cocok bagi kalian yang suka dalam bidang kesehatan. Biasanya orang yang belajar  ilmu kedokteran adalah orang-orang yang pekerja keras dan teliti. Mengapa demikian? Karena pekerjaan yang akan dilakukan akan berkaitan dengan nyawa sesorang. Jurusan Kedokteran dan Kesehatan ini cukup banyak di minati oleh banyak orang. Kebanyakan orang yang pernah belajar dalam bidang keilmuan ini menyatakan bahwa ketika berkuliah membutuhkan kemampuan menghafal dan mengingat  yang baik, serta tidak memiliki rasa takut dan jiji.

Berikut merupakan nama-nama jurusan ilmu kedokteran dan kesehatan

  1. Pendidikan Dokter
  2. Pendidikan Dokter Gigi
  3. Farmasi
  4. Kesehatan Masyarakat
  5. Keperawatan
  6. Kebidanan
  7. Ilmu gizi
  8. Kedokteran Hewan

Jurusan Hukum

Jurusan Hukum merupakan jurusan yang termasuk fakultas yang di gemari nyaris setiap kampus di Indonesia sama halnya dengan Jurusan Kedokteran dan Kesehatan. Untuk jurusan hukum mengapa banyak di minati oleh banyak orang di setiap fakultas di Indonesia? Karena kebanyakan perusahaan maupun organisasi membuthkan sebagaian besar lulusan fakultas ini.

Lulusan Jurusan Hukum tidak hanya jadi pengacara, hakim, Jaksa,  maupun notaris namu lulusan jurusan ini juga bisa menjadi HRD maupun profesi lainya. Berikut nama-nama jurusan dari Fakultas Hukum

  1. Hukum Publik
  2. Hukum Perdata
  3. Hukum Internasioanal
  4. Ilmu Hukum
  5. Hukum Pidana

Jurusan Seni dan Desain

Untuk kamu yang hobi dengan seni cocok banget memilih jurusan seni dan desain. Hidup kamu akan benar-benar berwarna jika kamu bergabung dalam fakultas kesenian. Mengapa demikian? Karena ketika kalian memilih jurusan seni dan desain setiap aktifitas perkuliahan seni dan desain kamu akan dipaksi untuk mengeluarkan segala daya kreatifitas kamu. Diawali dengan berimajinasi, berkreasi dan mengaktualisasikan dengan bentuk berbagai aktifitas seperti drama, menari, melukis dan sebagainya. Berikut nama-nama jurusan Seni dan Desain yang wajib kamu ketahui

  1. Seni Tari
  2. Seni Rupa
  3. Seni Musik
  4. Seni Rupa Kreatif dan Desain
  5. Kerajinan Tangan
  6. Administrasi Seni

Demikian artikel mengenai nama-nama jurusan kuliah yang perlu kamu ketahui, Semoga bisa menjadi referensi kamu dalam memilih jurusan. Perlu di perhatikan juga ketika kalian memilih jurusan kuliah yang menjadi pertimbangan pertama adalah passion atau minat yang di miliki dari dalam diri anda. Setelah mengetahui minat, kamu dapat mempertimbangkan juga mengenai prospek kerja jurusan yang kalian ambil setelah lulus nanti.

bingung memilih jurusan kuliah

Masih Galau Pilih Jurusan Kuliah? 7 Cara Ini Bisa Membantu Kamu

Menentukan jurusan kuliah ibarat membeli makanan di kantin sekolah. Ada mie ayam, nasi goreng, dimsum, seblak, sosis bakar, lumpia basah, telur gulung, dan lain-lain. Tapi, kebanyakan menu justru bikin kita bingung. Pilih yang mana ya? Semuanya kelihatan enak sih. Jurusan kuliah juga begitu, semuanya terlihat menyenangkan untuk dijalani.

Ngaku deh, siapa yang pernah beranggapan kalau Jurusan Komunikasi itu nggak perlu mikir karena isinya cuma ngomong di depan umum? Atau jurusan PG-PAUD yang nggak serius dan terkesan main-main. Ada juga yang mendaftar ke jurusan Psikologi agar terhindar dari Matematika. Padahal, kehidupan kampus nggak melulu menyenangkan, setiap jurusan punya tantangan tersendiri. Makanya, banyak orang yang merasa “salah pilih jurusan” di pertengahan semester.

Sayang banget ‘kan kalau tiba-tiba ngerasa bosen dan pengen ambil jurusan lain? Kuncinya, jangan asal mendaftar, apalagi ikut-ikutan teman. Ada 7 cara menemukan jurusan kuliah yang tepat, yuk cari tahu sebelum terlambat!

1. Apa yang Kamu Suka?

Sampai sekarang, aku nggak tahu aku sukanya apa,”

Sebenarnya, potensi yang ada di dalam diri kamu dapat diketahui dengan mudah lho. Contohnya nih, apa yang kamu lakukan di saat senggang? Memasak, menonton anime, atau menulis? Jika kegiatan ini sering dilakukan dan membuatmu bersemangat, pilih jurusan yang berkaitan dengan aktivitas tadi. Misalnya, jurusan Broadcasting untuk yang hobi menonton dan punya cita-cita membuat film sendiri.

2. Minat dan Bakat Setiap Orang Berbeda

Bagaimana kalau kamu nggak suka menonton, memasak, menulis, dan semacamnya? Gimana kalau ternyata hari-hari kamu diisi dengan rebahan sambil baca AU? (aku juga sering baca AU kok hehe). Tenang, minat dan bakat nggak melulu tentang menghasilkan karya. Setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing, mungkin kamu aja yang belum sadar. Who knows jika kamu ternyata adalah pendengar yang baik dan sering dimintai saran ketika temanmu sedang dalam masalah? Gotcha! Kamu cocok masuk jurusan Psikologi atau Pendidikan Guru BK.

3. Riset Jurusan

Malu bertanya berujung pada penyesalan. Mumpung waktunya masih ada, gali informasi sebanyak-banyaknya seputar program studi yang ingin diambil. Luangkan waktu untuk mengobrol dengan guru BK, kakak alumni, tutor di tempat kamu bimbel. Jangan termakan mitos yang beredar, kayak “Ngapain masuk Farmasi? Emangnya mau jual obat?” Penting untuk mengetahui mata kuliah, tantangan, serta prospek kerja di masa depan. Hal ini membantu kamu untuk mempunyai gambaran tentang perkuliahan dan nggak khawatir mau jadi apa setelah lulus nanti.

Baca Juga : 10 UNIVERSITAS TERBAIK DI KOREA SELATAN DAN JURUSANNYA

4. Riset Perguruan Tinggi

Selain itu, cari perguruan tinggi yang terakreditasi, memiliki fasilitas lengkap serta pengajar profesional. Ada sebagian kampus yang identik dengan jurusan tertentu, seperti Universitas  Negeri Jakarta (UNJ) sebagai pelopor jurusan pendidikan di Indonesia atau London School Public Relation (LSPR) sebagai kampus swasta jurusan komunikasi terbaik.  Menjelang tahun ajaran baru, beberapa universitas menyelenggarakan campus tour untuk mengajak calon mahasiswa mengenal lingkungan kampus. Di acara itu, kamu bisa bertanya seputar biaya kuliah, beasiswa, dan sebagainya.

5. Jangan Terpaku dengan Satu Jurusan

Pokoknya, harus Manajemen, titik.”

Sah-sah aja sih kalau mau ambis, tapi jangan lupakan plan B ya. Apalagi, jika program studi yang kamu pilih punya passing grade yang lumayan tinggi. Sudah tahu jurusan Saintek dan Soshum terketat di UTBK? Pikirkan jurusan cadangan dengan mata kuliah yang mirip dengan pilihan pertama. Misalnya, kalau nggak diterima di Manajemen, kamu bisa mendaftar ke jurusan Ilmu Ekonomi, Administrasi Bisnis atau Bisnis Digital. Biar nggak sakit hati banget gitu lho kalau ditolak di pilihan pertama 🙁

6. Perhatikan Biaya Kuliah

Hal yang nggak kalah penting yaitu memperhatikan biaya kuliah. UKT Jurusan Kedokteran pastinya berbeda dengan Jurusan Agribisnis. Pastikan kamu berdiskusi dengan orang tua agar tidak memberatkan mereka di kemudian hari. Buat yang mau daftar lewat jalur mandiri, siapkan dana sekitar belasan sampai puluhan juta rupiah. Seleksi mandiri umumnya meminta sumbangan awal di tahun pertama perkuliahan. Terus, di beberapa jurusan kayak Kedokteran, Teknik, atau Desain sering mengadakan praktik yang mengharuskan kamu membeli peralatan dengan harga yang ehm lumayan. So, rajinlah mencari informasi seputar beasiswa untuk meringankan biaya kuliah.

7. Jangan Ikut-Ikutan Teman

Masih ingat dengan perumpamaan memilih jurusan seperti membeli makanan di kantin? Kita terlanjur menyamakan pilihan dengan orang terdekat karena bingung dan dikejar waktu. Temen kita jajan seblak, kita ikut-ikutan. Padahal, lambung kita nggak kuat makan makanan pedas 🙁

Perkara masa depan, terkadang kita takut mengambil keputusan sendiri. Menyamakan pilihan dengan teman dengan alasan “biar kuliahnya nggak sendirian.” Belum tentu kamu dan mereka punya bakat yang sama. Kalau ternyata pas dijalani nggak sesuai, siapa yang mau tanggung jawab? Kenali minat dan bakat kamu, jangan mudah terbawa arus dengan lingkungan sekitar.

istilah fakultas jurusan dan mahasiswa

Mengenal Istilah Fakultas, Jurusan, dan Prodi, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

Halo sobat aflah-Indonesia.com , sekarang kita bahas pengertian Fakultas, Jurusan, dan Prodi (program studi), yuk! Saat calon mahasiswa melakukan pendaftaran kuliah, kamu terkadang akan menemui berbagai istilah yang asing di telinga dan belum kamu dengar. Istilah-istilah khas dunia perkuliahan akan muncul dan sebagai orang yang belum masuk ke dunia tersebut, calon mahasiswa tidak jarang merasa kebingungan.

Beberapa istilah penting yang harus kamu ketahui sebagai seorang calon mahasiswa atau mahasiswa baru yaitu Fakultas, Jurusan, dan Program Studi. Ketiganya memiliki pengertian yang berbeda dan calon mahasiswa perlu mengerti perbedaannya sebelum bisa melakukan pendaftaran supaya tidak salah pilih.

Bagaimana, apakah kamu sudah tidak asing dengan istilah tersebut atau mala tidak tahu sama sekali? Kalau kamu masih belum mengerti perbedaan dari tiga istilah tersebut, yuk ikuti artikel ini sampai selesai, ya!

Apa Itu Fakultas, Jurusan, dan Prodi

Sebelum kita membahas penjelasan tentang fakultas, jurusan dan prodi, alangkah baiknya kita mengetahui arti universitas terlebih dahulu. Universitas adalah adalah lembaga pendidikan tingkat perguruan tinggi yang mengakomodir berbagai fakultas, jurusan, dan program studi.

Universitas merupakan jenis perguruan tinggi yang terdiri dari sejumlah fakultas yang menyelenggarakan pendidikan akademik (fokus pada pengembangan ilmu), pendidikan vokasi (fokus pada keahlian bidang terapan), dan pendidikan profesi (gelar keahlian khusus) dalam berbagai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Universitas menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai rumpun ilmu tanpa batas. Misalnya, rumpun ilmu humaniora, rumpun ilmu sosial, rumpun ilmu alam, rumpun ilmu agama, dan sebagainya. Jadi, bisa dibilang universitas merupakan jenis perguruan tinggi dengan rumpun ilmu yang paling luas.

Untuk Jenis-jenis Perguruan Tinggi sendiri di Indonesia ada; Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Politeknik dan Akademi. Untuk mengetahui lebih detail dan jelas pembahasan tentang beberapa jenis perguruan tinggi, kamu bisa baca di artikel Jenis-jenis Perguruan Tinggi sendiri di Indonesia.

Baca juga: Daftar Universitas Negeri di Indonesia Beserta Alamatnya

1. Pengertian Fakultas

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Fakultas adalah bagian dari perguruan tinggi tempat mempelajari suatu bidang ilmu yang terdiri atas beberapa jurusan.

Jiak kita melihat pengertiannya, Fakultas berada di bawah suatu perguruan tinggi dan merupakan kumpulan dari berbagai jurusan dengan bidang studi ilmu yang sama.

Sebagai contoh yaitu di Universitas Indonesia (UI), terdapat beberapa fakultas, salah satunya yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Hal ini berarti, jurusan yang terkait dengan studi ekonomi dan bisnis di UI terkumpul menjadi satu di FEB. Artinya, jika kamu merupakan mahasiswa Manajemen UI, maka otomatis menjadi bagian dari FEB.

Baca juga : Perbedaan dan Daftar jurusan Saintek dan Soshum, Apa saja sih?

Contoh Fakultas di Berbagai Kampus

Terdapat banyak disiplin ilmu yang ada di sebuah perguruan tinggi. Supaya struktur sebuah kampus lebih terorganisir, maka dibuatlah Fakultas yang mewadahi berbagai jurusan dalam rumpun ilmu sejenis. Berikut ini contoh beberapa Fakultas yang ada di Indonesia.

Universitas Gadjah Mada

Fakultas Biologi
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Fakultas Farmasi
Fakultas Filsafat
Fakultas Geografi
Fakultas Hukum
Fakultas Ilmu Budaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Hewan
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Fakultas Kehutanan
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Fakultas Pertanian
Fakultas Peternakan
Fakultas Psikologi
Fakultas Teknik
Fakultas Teknologi Pertanian

Baca juga: Maba, Yuk Kenali Jabatan-jabatan di Kampus

2. Pengertian Jurusan Kuliah

Setelah kita mengetahui fakultas, Istilah berikutnya yang perlu untuk dipahami oleh calon mahasiswa baru yaitu jurusan kuliah. Pengertian yang didapat dari KBBI, jurusan adalah bagian dari suatu fakultas atau sekolah tinggi yang bertanggung jawab untuk mengelola dan mengembangkan suatu bidang studi.

Jurusan berada di bawah Fakultas dan berfokus pada suatu disiplin ilmu tertentu seperti Sejarah, Akuntansi, Manajemen, dan lain-lain. Perlu diketahui bahwa meskipun masih dalam rumpun ilmu yang sama (satu Fakultas), mahasiswa dari jurusan berbeda akan mempelajari hal yang berbeda juga.

Misalnya, Akuntansi dan Manajemen merupakan bagian dari FEB. Mahasiswa dari kedua jurusan tersebut akan mempelajari dua hal yang berbeda. Mata kuliahnya pun juga disesuaikan dengan jurusan masing-masing.

3. Pengertian Program Studi

Program studi atau prodi adalah bagian dari sebuah jurusan. Sebuah jurusan bisa terdiri dari beberapa prodi yang memiliki fokus ilmu yang sama. Sebagai contoh yaitu Jurusan Sejarah memiliki dua program studi yaitu Ilmu Sejarah dan Pendidikan Sejarah. Keduanya akan mendalami hal yang sama, namun dibedakan dari tujuan perkuliahannya.

Saat melakukan pendaftaran, biasanya program studi inilah yang dipilih oleh calon mahasiswa baru. Perguruan tinggi akan langsung memberikan pilihan yang spesifik bagi pendaftar sesuai dengan minat masing-masing.

Apa Bedanya Prodi dan Jurusan?

Dulu, kalau kamu di sekolah, mungkin mengenal istilah “jurusan” yaitu yang identik dengan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa. Nah, kalau di universitas kamu mungkin banyak mendengar kata Prodi dan Jurusan sehingga kadang membuat kamu bingung, sebenarnya apa bedanya sih prodi dan jurusan itu?

Sebenarnya, yang perlu kamu ketahui adalah di beberapa perguruan tinggi atau universitas pemakaian istilah program studi dan jurusan ini banyak perbedaan. Ada beberapa perguruan tinggi, biasanya kampus yang belum memiliki program studi banyak memakai istilah prodi dan jurusan itu sama.

Namun, di beberapa perguruan tinggi besar dan sudah mempunyai banyak jurusan dan program studi, kebanyakan memakai urutan yaitu program studi adalah bagian dari sebuah jurusan.

Nah, agar lebih mudah kamu pahami, kita langsung saja urutkan, maka bentuk hierarki dari sebuah perguruan tinggi yaitu sebagai berikut.

Perguruan Tinggi UGM
Fakultas Ilmu Budaya (FIB)
Jurusan Sejarah
Program studi Geografi Lingkungan
Program studi Pembangunan Wilayah