jurusan kuliah untuk orang yang tidak terlalu pintar

6 Fakta Jurusan Fisika Gak Harus Jenius Buat Masuk Jurusan Ini!

6 Fakta Jurusan Fisika: Gak Harus Jenius Buat Masuk Jurusan Ini!

Apa yang pertama kali kamu pikirkan saat mendengar istilah fisika? Pelajaran yang sulit? Banyak rumusnya? Atau banyak itung-itungannya?

Buat sebagian orang mungkin fisika menjadi pelajaran yang “angker”, sehingga wajar aja kalau pelajaran tersebut dihindari.

Bahkan, lulus UTBK untuk masuk jurusan fisika rasanya jadi hal spesial, karena beranggapan kalau orang-orang pintar aja yang berani masuk fisika.

Namun, gak banyak yang mengetahui kalau kuliah di jurusan fisika itu sangat menjanjikan! Dari mulai luasnya cakupan ilmu yang bisa didapat, hingga karir yang cerah setelah lulus.

Penasaran sama jurusan fisika? Berikut ini adalah 6 fakta tentang kuliah di jurusan fisika yang jarang diketahui.

1Fisika adalah ilmu yang cakupannya sangat luas

Fisika adalah salah satu disiplin ilmu yang mempelajari tentang alam dan perilakunya dalam cakupan ruang dan waktu. Pada dasarnya, fisika membahas tentang interaksi antara materi dengan materi, energi dengan energi, dan materi dengan energi.

Fisika mempelajari berbagai macam materi, dari yang terkecil, seperti atom, hingga materi yang terbesar, seperti alam semesta.

Saking banyaknya cakupan ilmu fisika, nantinya di jurusan fisika akan dibagi lagi ke dalam kelompok keahlian. Kelompok keahlian ini biasanya beragam di setiap universitas, dari mulai Fisika Material, Fisika Instrumentasi, Fisika Nuklir, Geofisika, hingga Astrofisika.

Banyaknya pilihan kelompok keahlian itu, kuliah di jurusan fisika sangat cocok untuk berbagai karakter belajar seseorang.

Misalnya, kamu lebih suka belajar di laboratorium untuk melakukan penelitian, kamu bisa bisa mengambil Fisika Material atau Fisika Nuklir.

Tapi, kalau kamu lebih suka praktek di lapangan, kamu bisa mengambil kelompok keahlian Geofisika atau Astrofisika.

Baca Juga: Mengenal Jurusan Teknik Nuklir, Kerja Apa Nantinya?

2. Punya Mata Kuliah yang Menantang

Kalau di SMA kamu hanya belajar sekilas tentang materi fisika, di perkuliahan kamu akan mempelajari materi-materi itu lebih dalam.

Di perkuliahan, kamu tidak lagi sekadar mempelajari rumus fisika dan bagaimana cara menggunakannya, tapi kamu juga akan belajar dari mana kamu mendapatkan rumus tersebut.

Di tahun pertama kamu akan mendapat materi-materi dasar sebagai bekal untuk memperdalam fisika, seperti fisika dasar dan kalkulus.

Memasuki tahun kedua dan ketiga, kamu akan mulai merasakan perkuliahan yang menantang, kamu akan bertemu Fisika Matematika, Mekanika, Elektronika, Termodinamika, Fisika Modern, hingga Fisika Kuantum.

Di tahun ketiga juga, biasanya kamu sudah mulai memilih kelompok keahlian apa yang akan kamu tekuni. Lalu, di tahun keempat, kamu akan melakukan penelitian akhir.

Di setiap semester juga biasanya ada mata kuliah praktikum. Jadi, selain kamu paham tentang teorinya, kamu juga akan paham gejala fisika di dunia nyata.

3. Gak Harus Jenius Buat Masuk Jurusan Fisika

Mungkin kamu berpikir, kalau orang-orang yang bisa masuk jurusan fisika hanyalah orang yang jenius. Padahal, itu stereotip yang salah loh!

Untuk masuk jurusan fisika kamu gak harus selalu jenius. Tapi, yang terpenting kamu harus punya karakter yang tekun, teliti, detail, dan terstruktur dalam memecahkan masalah.

Selain itu, kamu juga harus punya jiwa ingin tau yang tinggi. Hal itu karena selama kamu kuliah di jurusan fisika, kamu akan banyak memecahkan rumus-rumus, melakukan praktikum, serta melakukan riset.

Jadi, gak harus jenius ya, yang penting punya semangat pantang menyerah.

4. Jurusan Fisika Terbaik di Indonesia

Sudah banyak universitas yang menyediakan jurusan Fisika di kampusnya. Bahkan, sudah banyak juga jurusan fisika yang mendapatkan akreditasi A dari  BAN-PT atau Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Di antara kampus yang jurusan fisikanya terakreditasi A, yaitu Intitut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

5. Perbedaan Jurusan Fisika Murni, Teknik Fisika, dan Pendidikan Fisika

Selain jurusan Fisika, sebenarnya masih ada jurusan lain yang ada nama fisikanya, di antaranya Teknik Fisika dan Pendidikan Fisika.

Lalu apakah kedua jurusan yang ada fisikanya itu sama dengan jurusan fisika yang dibahas di atas?

Pada dasarnya, mata kuliah kefisikaan yang dipelajari sama, hanya aja berbeda di pendalaman materinya.

Di jurusan fisika murni akan sangat mendalami setiap teori fisika, karena memang diharapkan lahir ilmuwan fisika dari jurusan fisika murni untuk mengembangkan keilmuwan fisika.

Berbeda dengan teknik fisika, di jurusan ini kamu gak terlalu fokus pada pendalaman teori fisikanya, tapi kamu akan lebih banyak mempelajari penerapan ilmu fisika dalam kehidupan sehari-hari.

Di teknik fisika, kamu akan ditempa menjadi seorang engineer yang mampu menyelesaikan permasalahan industri dengan teori fisika yang dipelajari.

Sedangkan di jurusan pendidikan fisika, kamu akan lebih berfokus pada bagaimana ilmu fisika bisa diajarkan di jenjang persekolahan.

Kamu gak akan terlalu mendalam tentang teori fisikanya, tapi kamu akan lebih banyak berinovasi untuk pengajaran, seperti membuat media pembelajaran fisika. Tujuannya agar ilmu fisika mudah dipahami oleh anak usia sekolah.

Ketiga jurusan yang ada fisikanya ini akan mempengaruhi jenjang karirmu di masa mendatang. Jadi, pertimbangkan baik-baik sebelum kamu memilih ya!

6. Prospek Kerja Jurusan Fisika

Luasnya cakupan ilmu fisika, membuat prospek kerjanya juga sangat luas. Seorang lulusan jurusan fisika bisa menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian negara, seperti LIPI, BATAN, LAPAN, dan BMKG.

Selain itu, seorang lulusan jurusan fisika juga berkesempatan menjadi peneliti atau teknisi di berbagai perusahaan industri dan BUMN loh! Seperti perusahaan yang bergerak di sektor perminyakan, pertambangan, pengadaan listrik, dan manufaktur.

Kalau kamu berminat di bidang komputasi, tenang aja! Prospek kerja kamu sangat terbuka untuk menjadi engineer di industri teknologi dan informasi. Kamu bisa jadi seorang data scientistdata analyst, atau software developer.

Nah, itulah berbagai fakta menarik tentang jurusan fisika. Kalau kamu tertarik dengan jurusan ini, yuk segera siapkan diri untuk menghadapi UTBK, agar kamu bisa lolos ke kampus impianmu.

Tak Suka Matematika, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada Matematika

Jurusan kuliah yang tidak ada matematika. Siapa yang kurang suka dengan pelajaran matematika, angkat tangan! yap kita sama. Bukan tidak suka matematika tapi kurang suka saja gitu, kenapa harus dipaksakan suka kalau tidak cocok, kan lebih baik cari jurusan yang kita suka benar gak sobat aflah?

Tak Suka Matematika, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada Matematika

Ada kabar baik nih, memang ada beberapa jurursan kuliah atau program studi yang tidak ada hubunganya sama sekali dengan matemematika. Yey, ini cocok banget untuk kamu yang memang tidak menaruh perhatian lebih pada satu pelajaran ini.

Agar kamu lebih yakin dengan ini saya ada satu argumen lagi biar tidak dianggap anti matematika. Yang perlu kita kuasai dan miliki adalah kemampuan untuk menganalisa, tentu saja skill ini sangat dibutuhkan saat kuliah dan bekerja nantinya. Lalu apa saja sih jurusan kuliah yang gak ada hubunganya sama sekali dengan matematika. Yuk kita bahas yuk, buat referensi kamu untuk masuk jurusan kuliah.

10 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada Matematika

1. Jurusan Sastra

Sastra, yap dijurusan sastra kamu akan bergulat dengan sastra dan bahasa yang meliputi dari drama, puisi, kisah, dan lain sebagainya. Pada beberapa perguruan tinggi, Jurusan Sastra dan Bahasa merupakan satu kesatuan. Pada bagian bahasanya sendiri, kamu akan belajar tentang tata bahasa, ejaan, gaya bahasa, penulisan, dan lain-lain.

2. Jurusan Ilmu Komunikasi

Di jurusan Ilmu komunikasi kamu akan belajar tentang menulis berita, public speaking, animasi, membuat film, membuat iklan, desain, fotografi, dan masih banyak pelajaran seru yang lain. Tidak hanya belajar tentang ilmu komunikasinya saja, kamu juga belajar tentang seni berkomunikasi. Dada Matematika.

3. Jurusan Ilmu Hukum

Kalau kamu belajar ilmu hukum mungkin tak berjumpa dengan matemetika namun jurusan ini membutuhkan pendalaman konsep dan teori yang tak tanggung-tanggung. Selepas pembelajaran teori selama kuliah, mahasiswa Ilmu Hukum biasanya mendapat kesempatan untuk praktek di beberapa lembaga hukum, pengadilan, atau kejaksaan. Siap membela kebenaran! asek

4. Jurusan Pendidikan Bahasa

Tak berbeda jauh dengan Jurusan Sastra, Jurusan Pendidikan Bahasa juga masih terkait dengan tata bahasa, gaya bahasa, bahkan sedikit sastra. Mungkin bedanya pada Jurusan Pendidikan Bahasa, kamu juga belajar tentang teori dan cara-cara dalam pendidikan dan pengajaran. Siap jadi guru dah!

5. Jurusan Sosiologi

Jurusan ini cocok banget untuk yang suka jurusan IPS, nanti kamu di jurusan Sosiologi akan belajar tentang struktur sosial masyarakat dan interaksi antar individu didalamnya. Karena cakupannya yang cukup luas, biasanya Sosiologi terbagi lagi menjadi beberapa program studi, diantaranya yaitu Sosiologi Gender, Sosiologi Ekonomi, Sosiologi Pembangunan, Sosiologi Lingkungan, dan Sosiologi Industri.

6. Jurusan Desain/ Animasi

Jurusan Desain, baik grafis maupun komunikasi visual, dan animasi akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menggambar dibanding menghitung. Jika kamu ingin belajar grafis dengan cakupan yang lebih luas, termasuk animasi didalamnya, pilihlah Desain Komunikasi Visual. Jurusan Animasi lebih terfokus pada film atau game 3D. Siap-siap jadi animator hebat.

7. Jurusan Ilmu Filsafat

Tidak suka berhitung atau matematika bukab berarti tidak suka berpikir, bukan begitu? Di jurusan Ilmu Filsafat kamu akan diajak memikirkan hakikat kehidupan manusia di dunia, penciptaan alam semesta, dan berbagai topik menarik lainnya. Sipa jadi pemikir dan kritis.

8. Jurusan Ilmu Sejarah

Dalam jurusan Ilmu Sejarah kamu akan lebih banyak mempelajari peristiwa masa lampau, kita bisa belajar hikmah, fenomena, karakter, dan banyak hal lain yang dapat kita bandingkan dengan keadaan kita masa kini. Jadi sejarawan dan budayawan lah ya.

Baca juga: Kuliah Farmasi di Indonesia

9. Jurusan Hubungan Internasional

Jurusan Hubungan Internasional atau HI ini yang dibutuhkan adalah minat pada diplomasi dan politik internasional, dan juga dibutuhkan kecakapan berkomunikasi serta kemampuan menggunakan bahasa asing. Menariknya, keduanya terkait dengan kebudayaan asing. Siap-siap bahasa inggris ya.

10. Jurusan Kriminologi

Jurusan ini sangat mengedepankan analisa mendalam karena jurusan ini lebih menekankan pada evaluasi bukti, pemikiran kritis, analisis data, penilaian etis dll. Dalam perkuliahannya biasanya akan diajarkan teori ilmu hukum dan sosial, mahasiswa Kriminologi dilatih untuk mengolah perilaku masyarakat dalam menelusuri setiap kasus hingga menemukan solusi.

Itulah 10 jurusan yang cocok untuk kamu yang kurang suka dengan Matematika. Oh iya ada bocoran sedikit, kamu akan menjumpai matematika ketika dalam melakukan penelitian mengambil metode kuantitatif. Untuk itu, perlu dipahami walaupun tidak bertumpu pada Metematika tapi tetap saja kegiatan hitung-menghitung tak dapat dihindari sepenuhnya. Jadi, pilihlah jurusan kuliah kamu dengan bijak, semoga bermanfaat.

5 Jurusan Kuliah yang Paling Mudah dan Santai

✓ 5 Jurusan Kuliah yang Paling Mudah dan Santai

Setelah menempuh pendidikan dibangku sekolah selama bertahun-tahun dari SD/ Sederajat sampai dengan SMA/Sederajat pasti kalian merasakan jenuh dalam hal pendidikan. Tidak sedikit pelajar yang menginginkan untuk kuliah di jurusan yang paling Mudan dan Santai. Salah satu tips sederhana yang bisa di jadikan sebagai acuan kesuksesan di masa depan adalah memilih jurusan kuliah yang Paling Mudan dan Santai. Memilih jurusan kuliah yang paling gampang pelajaranya bukan hal yang mudah, Kamu harus paham betul mengenai jenis jurusan, prospek jurusan tersebut dimasa depan dan kamu juga harus memahami karakter diri sendiri. Kamu perlu selektif dalam memilih jurusan kuliah yang mudan dan menjanjikan serta sesuai dengan kamampuanmu.

Tips Mudah Menentukan Jurusan Kuliah

Sebelum membahas mengenai 5 Jurusan Kuliah yang Paling Mudah dan Santai, Perhatikan tips berikut untuk menentukan jurusan yang akan kamu tentukan sebagai  penentu masa depan.

1. Sesuaikan dengan kemampuan diri dan minat

Faktor yang paling penting saat memilih jurusan kuliah yang mudah di pelajari dan bisa kuliah dengan santai adalah sesui dengan kemampuan diri sendiri dan minat dari dalam diri. Percuma jika kamu memilih jurusan yang tidak sesui dengan kemampuan diri bisa jadi selama proses perkuliahan tidak berjalan dengan lancar dan kamu akan merasa kesulitan dalam mempelajari setiap materi di perkuliahan. Usahakan juga dalam memilih jurusan sesui dengan minat kalian sehingga tidak terjadi malas belajar, jarang masuk kelas karena jurusan itu menurut kamu tidak menarik.

Baca Juga: 10 Universitas Paling Murah di Indonesia

2. Perhatikan akreditasi jurusan dan akreditasi Universitas

Faktor lain yang harus kalian perhatikan ketika memilih jurusan yang mudah adalah mengetahui akreditasi jurusan dan akreditasi Universitas. Hal tersebut mungkin terlihat sepele untuk menentukan jurusan kuliah yang mudah dan santai, namun hal ini terkadang sering di abaikan oleh calon mahasiswa baru. Tentunya akreditasi program studi / jurusan dan akreditasi universitas itu sangat di butuhkan ketika kalian lulus nanti. Banyak perusahaan besar yang mensyaratkan penerimaan karyawan hanya menerima lulusan dengan akreditasi tertentu. Karena itu kamu harus jeli dan jangan tergesa-gesa dalam memilih jurusan kuliah.

3. Perhatikan Jurusan yang dipilih

Perhatikan matakuliah yang akan di tempuh dalam jurusan yang kalian ambil itu juga harus di perhatikan. Setiap universitas memiliki bidang matakuliah yang berbeda. Contohnya matakuliah A diajarkan di kampus A tetapi tidak tersedia di kampus B. Inilah alasan yang harus kamu pertimbangkan. Karena hal ini sangat penting untuk bekal ketika masuk didunia kerja nantinya.

Ciri-ciri Jurusan yang Mudah Dipelajari

Setiap jurusan kuliah tentunya memiliki beberapa ciri khusus, kamu harus melakukan riset kecil terhadap jurusan yang akan kamu pilih, tentunya hal tersebut akan membantu dalam mengkategorikan mana jurusan yang susah dan mana jurusan yang mudah materinya. Yuk mari simak beberapa ciri-ciri dibawah ini.

1. Cocok dengan karaktermu

Kesuksesan belajar sering kali tergantung dari karakter mahasiswanya. Misal dalam studi psikologi klinis dalam bidang ini kalian harus punya skill komunikasi yang sangat baik. Jadi dalam memilih jurusan harus di sesuikan dengan karaktermu.

2. Mengarah ke bidang praktis

Sebenarnya jurusan yang mudah dan santai itu tidak tergantung dari jurusannya. Ibarat jika ada pilihan studi ilmu mana antar matematika dan bahasa yang gampang? Jawabanya pasti beragam setiap studi itu mempunyai konsep dasar logika yang wajib dimengerti dan mampu diterapkan oleh kamu. Jadi carilah jurusan yang mengarah kedalam bidang praktis, contohnya sarjana ilmu komputer saat ini sedang banyak diburu oleh banyak perusaan di berbagai industri. Saat ini belajar IT kamu juga harus paham konsep dari sistem komputasi digital dan user experiencenya.

3. Bidang Studi Luas

Salah satu ciri yang mencolok dari jurusan kuliah yang gampang adalah bidang studinya luas. Dalam disiplin imu jenis ini kamu bakal mempunyai bekal lebih banyak kesempatan bekerja dan belajar dari berbagai sumber. Salah satu faktor yang bisa bikin kamu susah belajar di kampus adalah kurangnya infrastruktur dan sumber informasi.

Rekomendasi 5 Jurusan Kuliah yang Paling Mudah dan Santai

1. Ilmu Komunikasi

Jurusan Ilmu komunikasi merupakan program studi yang mudah dan banyak di cari oleh dunia kerja di masa depan. Ilmu komunikasi memiliki lebih dari 30 prospek kerja . Secara umum pada jurusan ilmu komunikasi kamu bisa belajar public relation, edvertising dan seni dalam studi ilmu komunikasi. Jurusan Ilmu komunikasi juga banyak di temui di semua universitas, institusi dan akademik. Jadi kamu ga perlu susah-susah cari jurusan ini.

Banyak orang beranggapan bahwa jurusan Ilmu komunikasi adalah jurusan yang mudah dan santai saat kuliah. Kemampuanmu dalam berkomunikasi sangat di butuhkan dalam jurusan ini.

2. Jurusan Ilmu Sejarah

Kuliah jurusan ilmu sejarah akan membawa kamu pada pengalaman belajar yang seimbang dengan teori dan studi di lapangan. Kamu akan sering jalan-jalan mengunjungi tempat-tempat bersejarah untuk melakukan studi. Bisa di bilang jurusan ini memang sangat mudah jika kamu menyukai hal-hal yang berhubungan dengan sejarah secara umum.

3. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan

Jurusan kuliah yang satu ini juga lebih berfokus pada praktik karena berkaitan dengan olahraga. Mengapa jurusan ini dianggap mudah? Karena pada saat perkuliahan jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan tidak membutuhkan banyak teori yang membuat pusing. Semua teori yang di pelajari akan langsung dipraktikan sehingga kamu tidak perlu banyak menghafal teori.

4. Jurusan Bahasa dan Sastra

Jurusan Bahasa dan Sastra merupakan jurusan yang sangat mudah dan santai. Biasanya jurusan ini dijadikan sebagai jurusan pelarian bagi yang tidak ingin mengambi jurusan yang sulit ketika kuliah.  Meski demikian jurusan Basa dan Sastra pada saat pembelajaran membutuhkan pemahaman linguistik yang mendalam lebih jauh tentang bagaimana memahami suatu bahasa. Baik itu bahasa indonesia, bahas asing atau bahasa daerah.

5. Jurusan Perhotelan dan Pariwisata

Jurusan Perhotelan dan Pariwisata ini banyak yang beranggapan bahwa jurusan ini paling mudah dan paling santai untuk di ambil. Kedua bidang Perhotelan dan Pariwisata akan menuntut kamu untuk memiliki ketrampilan komunikasi dan pelayanan yang baik untuk pelanggan. Pada jurusan ini juga tidak memerlukan banyak teori dan hafalan materi apalagi sampai hitung-hitungan. Pada jurusan ini kamu lebih banyak belajar praktik dan pasti akan banyak keseruan yang kamu dapatkan karena bidang ini menarik untuk di gali lebih dalam.

Setiap jurusan kuliah pada dasarnya memiliki tantangan dan kesulitan masing-masing, semua itu hanya akan terasa mudah bagi yang memang memlih jurusan sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki sehingga akan lebih menyenangkan dalam kuliah. Jadi pastikan sebelum memilih jurusan kuliah kamu harus mengenal bakat dan minatmu. Sehingga sudah mengetahui dengan pasti kamu akan mengambil jurusan apa saat kuliah yang juga akan mengarah pada peluang karir kamu di masa depan. Semoga 5 Jurusan Kuliah yang paling mudah dan Santai di atas dapat menjadi referensi kalian dalam mencari  jurusan.