jurusan di untar

10 Universitas Swasta Terbaik di Jakarta dan Jurusan di Dalamnya

10 Universitas Swasta Terbaik di Jakarta dan Jurusan di Dalamnya

AFLAH-INDONESIA.COM- Buat kamu yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di ibu kota, tentu kamu ingin kuliah di kampus yang berkualitas, bukan? Nah, kamu sudah tepat mengunjungi halaman ini, karena sebentar lagi kamu akan mengetahui daftar universitas swasta terbaik di Jakarta saat ini (2019).

Mengapa artikel ini hanya menyajikan universitas swasta terbaik di Jakarta, mengapa tidak sekalian membahas kampus negeri juga?

Sebab, kampus negeri rata-rata berkualitas, karena ia didukung secara finansial oleh pemerintah. Lain halnya dengan kampus swasta yang kualitasnya tidak merata: ada yang kualitasnya sudah baik, ada yang belum.

Nah, tidak perlu berpanjang kata, yuk kita langsung saja mengetahui daftar universitas swasta terbaik di Jakarta tahun 2019.

Oh ya, perlu saya sampaikan, bahwa urutan atau peringkat universitas swasta di Jakarta ini mengacu kepada hasil riset yang dikeluarkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang berjudul “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”.

Universitas Swasta Terbaik di Jakarta

1. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya atau disingkat Unika Atma Jaya adalah sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta yang didirikan oleh Yayasan Atma Jaya pada tanggal 1 Juni 1960.

Unika Atma Jaya memiliki tiga lokasi kampus yang berbeda. Kampus pertama terletak di Jl. Jenderal Sudirman no. 5, kampus kedua terletak di Jl, Pluit Raya 2, dan kampus ketiga berlokasi di Jl. Cisauk – Lapan, BSD, Tangerang.

Saat ini, Unika Atma Jaya memiliki 8 fakultas yang terdiri dari 22 program studi. Informasi lengkap mengenai program studi di Unika Atma Jaya dapat dilihat di atmajaya.ac.id.

Satu hal yang hampir terlupa, oleh Kemenristekdikti, Unika Atma Jaya ditempatkan pada urutan ke-30 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”. Hal ini menempatkan Unika Atma Jaya ke dalam urutan pertama dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta 2019.

Secara institusi, Unika Atma Jaya pun juga sudah mendapat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan No SK 3007/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016. SK ini menunjukkan bahwa akreditasi A Unika Atma Jaya sudah berlaku sejak 2016 lalu.

2. Universitas Bina Nusantara

Universitas Bina Nusantara awalnya hanyalah sebuah institusi pelatihan komputer biasa, yang berdiri pada 21 Oktober 1974. Seiring berjalannya waktu, institusi tersebut kemudian menjadi Akademi Teknik Komputer (1991) dan kemudian berubah menjadi AMIK Jakarta (1984). Saat itu, AMIK membuka kursus di bidang komputerisasi akuntansi dan mulai menggunakan nama Bina Nusantara pada 21 September 1985.

Pada tahun 1986, AMIK mendapat penghargaan sebagai akademi komputer terbaik dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahun yang sama, AMIK Bina Nusantara kemudian membentuk STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer) Bina Nusantara. Institusi ini menawarkan program studi sarjana S1 di bidang manajemen informatika dan teknik informatika.

Singkat cerita, Universitas Bina Nusantara berdiri pada 8 Agustus 1996 dan dua tahun berikutnya STMIK Bina Nusantara kemudian bergabung dengan Universitas Bina Nusantara.

Walaupun Universitas Bina Nusantara atau disingkat Binus didirikan pada 8 Agutus 1996, tetapi karena cikal bakalnya adalah sebuah institusi pelatihan komputer yang berdiri pada 21 Oktober 1974, maka tanggal berdirinya Binus mengikuti tanggal berdirinya institusi pelatihan komputer tersebut.

Dengan demikian, Universitas Bina Nusantara atau yang biasa disingkat Binus ini adalah universitas swasta yang telah aktif berusaha memajukan sumber daya manusia di Indonesia selama kurang lebih 44 tahun.

Sampai saat artikel ini ditulis, Binus telah meluluskan banyak alumni berprestasi. Beberapa di antaranya ialah berikut ini:

William Tanuwijaya (Pendiri dan CEO Tokopedia; lulusan jurusan Teknik Informatika 1999)
Calvin Kizana (Pendiri dan CEO Picmix; lulusan jurusan Ilmu Komputer angkatan 1991)
Kevin Osmond (Co-Founder dan CEO Printerous; lulusan jurusan Ilmu Komputer angkatan 2001)
Tak salah menempatkan Binus di posisi ke-2 dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta, karena Kemenristekdikti sendiri menempatkan Binus di peringkat ke-40 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”.

Secara akreditasi institusi, Binus pun juga sudah mendapat akreditasi A dari BAN-PT dengan No SK 2991/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016. SK ini menunjukkan bahwa akreditasi A yang dimiliki Binus sudah berlaku sejak tahun 2016.

Binus memiliki kampus utama yang berlokasi di Jalan K. H. Syahdan No. 9, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Saat ini Binus memiliki sekitar 11 fakultas untuk program S1, di antaranya Fakultas Ekonomi dan Komunikasi, Fakultas Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Desain. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai jurusan yang ada di Binus, silakan kunjungi Binus.ac.id.

Baca juga: 5 Jurusan yang Cocok untuk Kepribadian Introvert

3. Universitas Tarumanagara

Universitas Tarumanagara (UNTAR) adalah universitas swasta di Jakarta yang beralamat di Jalan Letjen S Parman No 1 Jakarta Barat.

UNTAR sudah mendapat akreditasi A dari BAN-PT dengan No SK 3123/SK/BAN-PT/Akred/PT/IX/2017. SK ini menunjukkan bahwa UNTAR sudah terakreditasi sejak 2017 lalu.

Sejak berdiri pada tahun 1959 hingga sekarang, Untar telah meraih banyak penghargaan. Di antaranya yang terbaru ialah, pengajar sekaligus rektor UNTAR, Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan, menerima sertifikat dan medali ASEAN Engineer dari The ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).

Penghargaan tersebut diberikan di acara 36th Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 36) yang digelar di Singapura pada 12-14 November 2018. Alasan diberikan penghargaan tersebut karena pengajar pada Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UNTAR ini dianggap memenuhi kualifikasi sebagai ASEAN Engineer (ASEAN Eng).

Adapun dimasukkannya UNTAR ke dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta pada posisi ke-3 ialah karena ia, oleh Kemenristekdikti, ditempatkan pada urutan ke-50 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”.

Nah, buat kamu yang ingin kuliah di sini, UNTAR menawarkan 8 fakultas di program S1-nya, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum, Fakultas Seni Rupa dan Desain dan Fakultas Teknik. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang jurusan yang ada di masing-masing fakultas dan juga proses penerimaan mahasiswa baru, silakan kunjungi untar.ac.id.

4. Universitas Gunadarma

Universitas Gunadarma adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang didirikan pada tanggal 7 Agustus 1981.

Walaupun kampus utamanya berada di Kota Depok, Jawa Barat, tetapi karena Gunadarma memiliki beberapa kampus yang berlokasi di Jakarta, seperti kampus A yang berlokasi di Jalan Kenari No. 13 Jakarta Pusat dan kampus B yang berlokasi di Jalan Salemba Bluntas Jakarta Pusat, maka Gunadarma tetap dianggap sebagai salah satu universitas swasta yang berada di Jakarta.

Oleh Kemenristekdikti, Gunadarma ditempatkan pada urutan ke-56 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”. Hal ini menempatkan Gunadarma ke dalam urutan ke-4 dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta 2019.

Adapun oleh BAN-PT, Gunadarma sudah diberikan akreditasi A dengan No SK
244/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2018. SK ini menunjukkan bahwa Gunadarma sudah terakreditasi A sejak tahun 2018.

Oh ya, menurut saya, website Universitas Gunadarma masih belum berkualitas dari segi UI dan UX-nya. Oleh karena itu, saya lebih memilih mengakses situs BAN-PT untuk mengetahui apa saja jurusan untuk program S1 di Gunadarma beserta status akreditasinya.

Pada saat artikel ini ditulis, jurusan kuliah untuk program S1 dan yang sudah terakreditasi berjumlah 16 jurusan: 13 di antaranya sudah mendapat akreditasi A, 3 sisanya sudah terakreditasi B.

Ke-13 jurusan yang sudah terakreditasi A tersebut ialah sebagai berikut:

  • Akuntansi
  • Arsitektur
  • Ilmu Komunikasi
  • Manajemen
  • Psikologi
  • Sastra Inggris
  • Sistem Informasi
  • Sistem Komputer
  • Teknik Elektro
  • Teknik Industri
  • Teknik Informatika
  • Teknik Mesin
  • Teknik Sipil

Adapun ke-3 jurusan yang sudah terakreditasi B ialah sebagai berikut:

  • Agroteknologi
  • Ekonomi Syariah
  • Pariwisata

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai program dan jurusan kuliah yang ada di Gunadarma, silakan kunjungi www.gunadarma.ac.id.

5. Universitas Pancasila

Universitas Pancasila didirikan pada 28 Oktober 1966 dan merupakan gabungan dari Universitas Pancasila (lama) dan Universitas Bung Karno.

Universitas ini memiliki dua kampus yang berada di lokasi yang berbeda. Kampus 1 berlokasi di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640 dan Kampus 2 berlokasi di Jalan Borobudur No. 7 Jakarta Pusat.

Nama Universitas Pancasila semakin melejit ketika kampusnya pernah digunakan syuting sinetron legendaris “Si Doel Anak Sekolahan” pada tahun 90 an. Dalam sinetron tersebut digambarkan Doel yang diperankan Rano Karno menjadi mahasiswa jurusan teknik Universitas Pancasila.

Universitas yang berada di peringkat ke-59 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018” sehingga menempatkannya pada urutan ke-5 dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta 2019 ini, memiliki enam fakultas untuk program S1-nya, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Pariwisata. Untuk informasi lebih lengkap tentang fakultas dan jurusan yang ada di Universitas Pancasila, silakan kunjungi www.univpancasila.ac.id.

Oh ya, hampir terlupa, Universitas Pancasila sudah mendapat akreditasi A oleh BAN-PT pada tahun 2018 dengan No SK 410/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2018. SK ini menunjukkan bahwa Universitas Pancasila sudah terakreditasi A sejak tahun 2018.

6. Universitas Trisakti

Universitas Trisakti atau biasa disingkat Usakti adalah universitas swasta terbesar yang berlokasi di Jakarta. Mengutip dari Wikipedia, universitas ini didirikan pada 29 November 1965, dan universitas ini memiliki lebih dari 20.000 mahasiswa aktif serta telah meluluskan lebih dari 100.000 alumni.

Dilihat dari letaknya, posisi kampus Universitas Trisakti sangatlah strategis, karena berada tepat di tengah-tengah jantung ibu kota Jakarta. Karena itu, saat pertama kali didirikan, Universitas Trisakti diharapkan dapat menjadi barometer perubahan beserta penggerak pembangunan daerah dan pembangunan di tingkat nasional.

Oleh Kemenristekdikti, Usakti ditempatkan pada urutan ke-60 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”. Hal ini menempatkan Usakti ke dalam posisi ke-6 dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta 2019.

Oleh BAN-PT, Usakti diberikan akreditasi A pada 2017 lalu dengan No SK 4341/SK/BAN-PT/Akred/PT/XI/2017.

Nah, buat kamu yang ingin melanjutkan ke jenjang S1, Usakti memiliki sembilan fakultas yang bisa kamu pilih, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan, dan Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Baca juga: SMM PTN-Barat 2022: Jadwal, Syarat, Biaya, dan Pilihan Prodi

7. Universitas Nasional

Universitas Nasional atau biasa disingkat UNAS adalah universitas swasta yang beralamat di Jalan Sawo Manila, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Universitas yang didirikan pada 15 Oktober 1949 ini, oleh Kemenristekdikti, UNAS ditempatkan pada urutan ke-68 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”. Hal ini menempatkan UNAS ke dalam posisi ke-7 dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta 2019.

Saat ini, UNAS memiliki telah memiliki sembilan Fakultas dengan 22 program studi untuk tingkat S1.

Akreditasi UNAS cukup baik. Secara institusi, Unas sudah terakreditasi A dengan No SK 3891/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2017. Adapun secara program studi, dari total 23 program studi untuk tingkat S1, enam di antaranya sudah terakreditasi A, 15 di antaranyaterakreditasi B, satu sisanya terakreditasi C, dan satunya lagi belum terakreditasi.

Berikut ini adalah daftar lengkap fakultas dan jurusan di UNAS beserta akreditasinya.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Ilmu Politik – A
Hubungan Internasional – B
Ilmu Administrasi Negara – A
Sosiologi – A
Ilmu Komunikasi – A
Fakultas Hukum

Ilmu Hukum – B
Fakultas Bahasa dan Sastra

Sastra Inggris – B
Sastra Indonesia – B
Sastra Jepang – B
Bahasa Korea – C
Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen – A
Akuntansi – B
Pariwisata – B
Fakultas Teknik dan Sains

Fisika – B
Teknik Elektro – B
Teknik Mesin – B
Teknik Fisika – B
Fakultas Biologi

Biologi – A
Fakultas Pertanian

Agroteknologi – B
Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika

Sistem Informasi – B
Teknik Informatika – B
Fakultas Ilmu Kesehatan

Keperawatan – B
Kebidanan – Tidak ada keterangan
Demikian profil singkat Unas. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang universitas ini, silakan kunjungi www.unas.ac.id.

8. Universitas Mercu Buana

Universitas Mercu Buana Jakarta (selanjutnya disebut Mercu Buana) adalah sebuah universitas swasta di ibu kota yang memiliki tiga kampus, yaitu Kampus Meruya, Kampus Menteng, dan Kampus Cibubur.

Kampus Meruya beralamat di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat; Kampus Menteng berlokasi di Jalan Menteng Raya No. 29, Jakarta Pusat; dan Kampus Cibubur berada di Jalan Keranggan No. 6, Jatisampurna Bekasi.

Oleh Kemenristekdikti, Mercu Buana ditempatkan pada urutan ke-73 dalam “Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018”. Hal ini menempatkan Mercu Buana ke dalam posisi ke-8 dalam daftar universitas swasta terbaik di Jakarta 2019.

Universitas yang berdiri sejak 1985 ini telah menorehkan banyak prestasi. Yang paling baru di antaranya, tim dari Universitas Mercu Buana (UMB) berhasil meraih gelar juara 1 dalam ajang Tokyo International Choir Competition 2018 di Jepang untuk kategori folklore (lagu daerah).

Prestasi lainnya, tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Arsitektur UMB berhasil meraih peringkat dua sayembara tingkat nasional mendesain Pulau Kodingareng Keke yang diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan di Trans Studio Makassar pada Sabtu, 24 November 2018.

Pada saat artikel ini ditulis, Mercu Buana telah memiliki enam fakultas dengan 14 program studi untuk tingkat S1.

Akreditasi Mercu Buana cukup baik. Secara institusi, Mercu Buana mendapat akreditasi A sejak 2016 dengan No SK 3001/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016. Secara program studi, dari total 14 program studi untuk tingkat S1, enam di antaranya terakreditasi A, dan delapan sisanya terakreditasi B.

Informasi tentang jurusan di Universitas Mercu Buana dan akreditasinya sudah kami tulis di artikel tersendiri, buat kamu yang ingin membacanya, silakan kunjungi Jurusan Universitas Mercu Buana Jakarta – Yogyakarta dan Akreditasinya.

Demikian profil singkat Universitas Mercu Buana Jakarta. Untuk informasi selengkapnya tentang cara pendaftaran mahasiswa baru di Mercu Buana, silakan kunjungi website resminya di www.mercubuana.ac.id/id.

Diantara beberapa kampus swasta terbaik di Jakarta yang sudah terakreditasi A:

9. Universitas Al-Azhar Indonesia
10. Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
11.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
12. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta
13. Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

beasiswa kedokteran, berikut syarat dan pilihan program beasiswa ini!

beasiswa kedokteran, berikut syarat dan pilihan program beasiswa ini!

Menjadi dokter, siapa sih yang bisa menolak? Jika ada kesempatan dari segi biaya, kesempatan, atau bahkan program beasiswa untuk kuliah kedokteran, siapapun ingin mendapatkan kesempatan tersebut untuk berkarir menjadi seorang dokter.

Maklum, faktor anggaran dan biaya kuliah kedokteran yang relatif tinggi, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang ingin melanjutkan studi di kedokteran. Selain itu, alat dan perlengkapan kuliah nya pun relatif mahal karena harus memenuhi kualitas standar kesehatan yang ditentukan.

Nah, jika kamu termasuk yang ingin melanjutkan karir sebagai dokter dan sedang mencari program beasiswa kedokteran, simak terus artikel berikut ini, ya!

Syarat Mendapatkan Program Beasiswa Kedokteran

Pada dasarnya, ada 2 cara untuk mengajukan dan mendapatkan program beasiswa kedokteran. Pertama, melalui pendaftaran sebelum perkuliahan berlangsung, dan kedua pendaftaran ketika mahasiswa sedang aktif menjalani perkuliahan.

Artinya, bagi kamu yang masih duduk di bangku sekolah sudah bisa mempersiapkan untuk mendapatkan program beasiswa S1 kedokteran di universitas yang menyediakan program tersebut.

Berikut sejumlah hal dasar yang harus kamu siapkan untuk mendapatkan program beasiswa kedokteran jika masih berada di bangku sekolah:

  • Sedang berada di kelas XII jurusan IPA dan atau lulusan SMA setahun sebelumnya.
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki prestasi akademik (wajib) berupa standar nilai akademik dan prestasi non akademik
  • Lulus psikotes dan tes buta warna
  • Lulus seleksi ke perguruan tinggi bersangkutan.

Nantinya, setelah kamu lulus sekolah dan sudah sah menjadi mahasiswa di universitas tersebut, terdapat sejumlah syarat lanjutan agar dapat melanjutkan program beasiswa kedokteran yang sesuai dengan aturan yang berlaku di kampus kamu. Sejumlah syarat tersebut di antaranya:

  • Menjalankan kontrak beasiswa dengan universitas terkait
  • Menjaga standar nilai akademik selama di perkuliahan
  • Tidak menikah dan hamil selama perkuliahan
  • Aktif dalam pengembangan diri yang berkaitan dengan akademis maupun organisasi
  • Menjalani ikatan dinas dan magang sesuai ketentuan kampus terkait.

Lalu, bagaimana jika kamu sudah masuk dan sedang aktif menjalani proses perkuliahan di jurusan kedokteran? Tenang, kamu tetap masih bisa mengajukan program beasiswa tersebut, kok!

Berikut sejumlah persiapan dasar untuk mendapatkan program beasiswa kedokteran jika sudah aktif menjadi mahasiswa:

  • Sudah resmi terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran
  • Menjaga kualitas nilai akademik dengan minimum nilai IPK 3.00 dari skala 4.00
  • Tidak sedang menerima beasiswa dari program beasiswa lainnya
  • Membuat essay dengan tema tertentu berdasarkan kebijakan universitas
  • Mendapatkan rekomendasi dari Dekan
  • Telah lulus ujian wawancara dengan tim penilai yang berkaitan dengan program beasiswa

Pilihan Beasiswa Dokter Spesialis di Indonesia

Lantas, bagaimana jika kita sudah selesai menempuh perkuliahan di kedokteran umum dan ingin melanjutkan ke program spesialis? Tenang, terdapat program beasiswa kedokteran yang fokus untuk bidang spesialis. Program tersebut ada dalam Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis (BPIDS) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memang memberikan penawaran bagi para lulusan dokter yang ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya.

Baca Juga : PERSYARATAN MASUK KULIAH JURUSAN MANAJEMEN BISNIS

Di dalam program tersebut, ada sejumlah bidang spesialisasi yang sengaja menjadi fokus dan prioritas dari pihak lembaga, demi mendukung ketersediaan sumber daya manusia dalam bidang dokter spesialis di Indonesia.

Bidang ilmu yang menjadi fokus dan prioritas LPDP adalah:

  • Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri dan Ginekologi)
  • Dokter Spesialis Anak
  • Spesialis Bedah
  • Dokter Spesialis Penyakit Dalam
  • Spesialis Anastesiologi (Ilmu Anestesi) / Anestesiologi dan Reanimasi / Anestesiologi dan Terapi Intensif
  • Spesialis Radiologi
  • Patologi Klinik
  • Rehabilitasi Medik / Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi Medik.

Jika kamu tertarik untuk mendaftar program beasiswa untuk menjadi dokter spesialis, terdapat beberapa syarat utama yang sudah ditentukan dari pihak LPDP. sejumlah syarat dan persiapan tersebut di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter dan sudah menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dibuktikan dengan memiliki Surat Tanda Selesai Internsip (STSI)
  • Telah menyelesaikan studi program Sarjana Kedokteran atau Profesi Kedokteran
  • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku
  • Bersedia mengikuti program pendayagunaan lulusan program dokter spesialis oleh Kementerian Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku;
  • Surat Keterangan sehat jasmani
  • Surat Keterangan bebas dari narkoba
  • Memiliki dan memilih bidang keilmuan bidang dokter spesialis yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP
  • Memilih program studi bidang dokter spesialis dan Perguruan Tinggi Tujuan BPIDS
  • Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain
  • Pendaftar wajib memiliki rata-rata IPK 3,25 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi dokter yang dibuktikan dengan transkrip nilai
  • Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, atau TOEIC® 63

Pilihan Program Beasiswa Kuliah Kedokteran di Indonesia 

Hampir setiap universitas di Indonesia selalu menawarkan program beasiswa untuk para mahasiswanya. Termasuk untuk fakultas kedokteran. Nah, berikut ini beberapa pilihan program beasiswa kedokteran yang ditawarkan oleh sejumlah universitas ternama di Indonesia.

Beasiswa Prestasi Universitas Pelita Harapan (UPH)

Sebagai salah satu kampus paling prestisius ini memiliki fakultas kedokteran bertaraf internasional, lho! Selain itu, para mahasiswanya juga memiliki jaringan dengan RS Siloam sebagai rumah sakit pendidikan. Makanya, UPH membuka peluang untuk program beasiswa kedokteran untuk kamu yang sedang duduk di kelas 12 dengan berbagai pilihan program beasiswa dengan persentase pembiayaannya berdasarkan prestasi.

Beasiswa Paripurna untuk Bangsa Universitas Indonesia (UI)

Nama FK UI tentu sudah terkenal seantero negeri dengan kualitas terbaik. Kampus ini menawarkan program beasiswa yang cukup eksklusif dan prestisius karena hanya memiliki maksimal 5 kuota mahasiswa setiap tahun. Program beasiswa ini menawarkan berupa tunjangan biaya hidup sekitar 12 juta rupiah per semester.

Beasiswa Kedokteran Atma Jaya

Ternyata, tidak hanya universitas negeri saja yang menawarkan program beasiswa kedokteran. Unika Atma Jaya juga menawarkan program beasiswa bagi kamu yang masih kelas 12 SMA dengan menawarkan potongan biaya kuliah antara 50% hingga 100% untuk biaya SPP, Biaya SKS dan Biaya Kuliah Pokok. Salah satu syaratnya adalah dengan menjaga kualitas nilai akademik sesuai ketentuan dan memiliki catatan kelakuan baik selama berada di sekolah, serta rekomendasi dari Kepala Sekolah.

Beasiswa Kedokteran Militer Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan pun menawarkan program beasiswa kedokteran bagi siswa kelas 12 SMA dengan gaya pendidikan semi militer. Juga dikenal sebagai Indonesian Defense University, program beasiswa ini terbuka untuk kuota dengan total sekitar 100 hingga 150 siswa setiap tahunnya. Program beasiswa tersebut berupa tunjangan kuliah dan biaya hidup per bulan dengan nominal yang sesuai ketentuan.

Itu dia sejumlah info seputar syarat, proses, program pendanaan, hingga sejumlah universitas yang menawarkan program beasiswa kedokteran. Semoga dapat menambah informasi kamu yang ingin melanjutkan studi dan berkarir sebagai dokter. Terus semangat, ya!