jurusan di itb

Daftar Jurusan Kuliah yang Ada di ITB Bandung, Terlengkap 2022!

Daftar Jurusan Kuliah yang Ada di ITB Bandung, Terlengkap 2022!

Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri, Institut Teknologi Bandung (ITB) tentu memiliki banyak pilihan jurusan atau program studi.

Sesuai namanya, kampus ITB sebagian besar mengelola jurusan yang berkaitan dengan teknik.

Namun, tenang saja, ternyata jurusan di ITB ada juga yang menaungi seni, bisnis, hingga farmasi.

Jurusan di ITB

Nah, buat kamu yang sedang mencari apa saja jurusan di ITB, sekarang kamu tak perlu khawatir.

Karena Aflah-Indonesia sudah merangkum jurusan kuliah yang ada di ITB Bandung secara lengkap, terbaru 2022. Simak, ya!

1. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) semula adalah bagian dari Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM).

FITB pada akhirnya berdiri sendiri dengan empat jurusan atau program studi, yakni sebagai berikut:

  • Meteorologi (ME)
  • Oseanografi (OS)
  • Teknik Geodesi dan Geomatika (GD)
  • Teknik Geologi (GL)

2. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) adalah fakultas tertua karena didirikan jauh sebelum ITB diresmikan.

FMIPA sudah ada sejak 2 Maret 1959 meski namanya kerap berubah-ubah. Sekarang, jurusan di ITB Bandung FMIPA terdiri atas lima program studi, yaitu:

  • Aktuaria (AK)
  • Astronomi (AS)
  • Fisika (FI)
  • Kimia (KI)
  • Matematika (MA)

3. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Mulanya, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) disebut Jurusan Seni Rupa dengan Bagian Seni Rupa dan Bagian Desain.

Setelah mengalami beberapa perubahan, kini FSRD menaungi lima program studi sarjana, mencakup:

  • Desain Interior (DI)
  • Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • Desain Produk (DP)
  • Kriya (KR)
  • Seni Rupa (SR)

Baca Juga: Informasi Lengkap Mengenai Kuliah Jurusan Teknik Sipil 2022 dan prospek kerjanya

4. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) sebenarnya merupakan fakultas baru, hasil pemekaran dari Fakultas Teknologi Industri (FTI).

FTMD dibentuk mulai Januari 2008, sebagaimana ditetapkan dalam surat keputusan Rektor ITB No. 245/SK/OT/2007, dengan tiga program akademik, meliputi:

  • Teknik Dirgantara (AE)
  • Teknik Material (MT)
  • Teknik Mesin (MS)

5. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) dari awal berdiri sampai sekarang, telah mengalami lima periode restrukturisasi.

FTTM sempat dinamakan Fakultas Teknologi Mineral (FTM) dan berubah menjadi Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM).

FIKTM akhirnya dipisahkan menjadi Fakultas Ilmu Kebumian (FITB) dan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) dengan empat jurusan kuliah di ITB:

  • Teknik Geofisika (TG)
  • Teknik Metalurgi (MG)
  • Teknik Perminyakan (TM)
  • Teknik Pertambangan (TA)

6. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) dahulunya adalah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP).

Setelah diubah menjadi FTSL, kini terdapat total 13 program studi untuk tingkat sarjana (S1) dan pasca sarjana (S2 dan S3), lima di antaranya merupakan jurusan untuk S1, yakni:

  • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (IL)
  • Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air (SA)
  • Teknik Kelautan (KL)
  • Teknik Lingkungan (TL)
  • Teknik Sipil (SI)

7. Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB) telah diresmikan sejak tahun 1973.

Saat ini, program studi sarjana yang berada dibawah tanggung jawab FTI ITB berjumlah enam jurusan, yaitu:

  • Manajemen Rekayasa Industri (MR)
  • Teknik Bioenergi dan Kemurgi (TB)
  • Teknik Fisika (TF)
  • Teknik Industri (TI)
  • Teknik Kimia (TK)
  • Teknik Pangan (PG)

8. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Berdasarkan SK Rektor ITB No. 222/2005, pada tanggal 29 Agustus 2005 berdiri Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB.

Jurusan yang ada di ITB SAPPK ini, memiliki dua program studi sarjana antara lain:

  • Arsitektur (AR)
  • Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK)

9. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) didirikan pada tanggal 31 Desember 2003.

SBM ITB terletak di Kampus Utama ITB, dengan dua program studi sarjananya yaitu sebagai berikut:

  • Kewirausahaan (MK)
  • Manajemen (MB)

10. Sekolah Farmasi (SF)

Sekolah Farmasi ITB pada mulanya bernama Departemen Farmasi. Namun, diubah berdasarkan SK Rektor ITB No. 222/SK/1001/OT/2005 yang ditandatangani 29 Agustus 2005.

Mulai tahun 2006, Sekolah Farmasi ITB memiliki dua program studi untuk strata sarjana (S1) yaitu:

  • Farmasi Klinik dan Komunitas (FKK)
  • Sains dan Teknologi Farmasi (FA)

11. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB telah berdiri sejak bulan Januari tahun 2006.

SITH ITB kini mengelola enam program studi pada tingkat S1, S2, dan S3 yakni sebagai berikut:

  • Biologi (BI)
  • Mikrobiologi (BM)
  • Rekayasa Hayati (BE)
  • Rekayasa Pertanian (BA)
  • Rekayasa Kehutanan (BW)
  • Teknologi Pascapanen (BP)

12. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB merupakan gabungan dua departemen di ITB, yaitu Departemen Teknik Elektro dan Teknik Informatika.

Kedua departemen tersebut digabungkan sejak 1 Januari 2006 berdasarkan SK Rektor No. 012/SK/01/OT/2005 hingga memiliki enam jurusan di ITB, seperti berikut:

  • Sistem dan Teknologi Informasi (II)
  • Teknik Biomedis (EB)
  • Teknik Elektro (EL)
  • Informatika (IF)
  • Teknik Telekomunikasi (ET)
  • Teknik Tenaga Listrik (EP)

Itulah penjelasan mengenai jurusan yang ada di Institut Teknologi Bandung (ITB) secara lengkap. Semoga bermanfaat!

Mengenal SBM ITB: Sejarah, Jurusan, Akreditasi, dan Prospek Kerja

Saukprairiehd – Suka bisnis dan manajemen? Mau jadi entrepreneur dan pebisnis handal? Nggak hanya bekerja di perusahaan sebagai karyawan, saat ini dibutuhkan lulusan yang memiliki skill dan ide bisnis yang kreatif untuk membuka lapangan pekerjaan. Nah, SBM ITB (Sekolah Bisnis dan Manajemen) merupakan salah satu fakultas di ITB yang bertujuan untuk mencetak profesional muda di bidang bisnis yang dapat memperkuat perkenomoian bangsa.

Terlepas dari berbagai konflik yang sedang berkembang tentang SBM ITB. Yuk, kita cari tahu lebih dalam mengenai SBM ITB. Check these out!

Mengenal SBM ITB

Mengenal SBM ITB: Sejarah, Jurusan, Akreditasi, dan Prospek Kerja

Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) didirikan pada tahun 2003. Penamaan “Sekolah” dipilih untuk menandakan otonominya. SBM ITB memiliki wewenang penuh untuk mengambil keputusan di tingkat strategis dan operasional.

“Maksudnya otonomi tuh gimana?”

Jadi, SBM ITB berhak untuk menentukan berbagai keputusannya sendiri tanpa campur tangan pihak kampus. Kewenangan ini dapat berupa wewenang untuk mendirikan program studi baru atau menginisiasi hubungan internasional.

Otonomi ini juga termasuk untuk bidang keuangan, gengs. Contohnya, SBM ITB memiliki kewenangan untuk mengelola 70% penghasilan yang didapatkan dan 30% sisanya barulah dipegang oleh ITB. Ketersediaan sumber daya keuangan ini memungkinkan SBM ITB untuk merekrut profesional dan mempertahankan anggota fakultas yang luar biasa demi menjaga layanan kualitas yang terbaik bagi mahasiswanya.

SBM ITB juga berwenang untuk mengembangkan kurikulumnya sendiri, mengelola semua program akademik, serta melaksanakan agenda penelitian di lingkungan kampus. Menarik ya?

Sejarah SBM ITB

As it said before, SBM ITB dibentuk pada tahun 2003 lalu. Namun, SBM ITB baru menerima mahasiswa pada tahun 2004 dengan program sarjana Manajemen. Ada 115 mahasiswa pada saat itu yang menjadi angkatan pertama SBM ITB. Untuk memulai perkuliahan, SBM ITB menyiapkan beberapa kuliah inovatif seperti Integrated Business Experience, Management Practice, dan Community Service.

Setelah program S1 berjalan dengan baik, di tahun 2006 SBM ITB mulai mendirikan program Magister Ilmu Manajemen. Disusul dengan program Doktor Sains Manajemen yang berdiri pada tahun 2008. Tak cukup dengan satu program studi, di tahun 2012 SBM ITB mendirikan satu program studi baru untuk jenjang Sarjana yaitu prodi Kewirausahaan.

Akreditasi Internasional SBM ITB

Ada dua akreditasi tingkat internasional di bidang bisnis dan manajemen yang berhasil diraih oleh SBM ITB.

1. ABEST21

Di tahun 2013, SBM ITB berhasil meraih akreditasi ini untuk seluruh program studinya. ABEST21 (The Allliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow) adalah sebuah lembaga akreditasi yang bertujuan untuk menjamin kualitas pendidikan dan penelitian pada sekolah bisnis, termasuk Administrasi Bisnis, Manajemen Teknologi, Pengelolaan Sistem Informasi, Keuangan, dan sebagainya.

2. AACSB

SBM ITB menjadi salah satu dari sedikit sekolah di dunia (kurang dari 6%) yang berhasil memperoleh akreditasi dari AACSB (The Association to Advance Collegiate Schools of Business) di tahun 2021. AACSB adalah lembaga akreditasi sekolah bisnis tertua di dunia yang berbasis di Amerika Serikat. AACSB merupakan organisasi keanggotaan nirlaba yang bertujuan untuk memajukan dan mempromosikan manajemen mutu pendidikan di seluruh dunia.

Dilansir dari laman resmi ITB, AACSB menerapkan standar yang tinggi dalam memberikan akreditas pada sekolah bisnis, sehingga hanya sedikit sekolah yang bisa mendapatkannya. AACSB hanya memberikan akreditasi bagi sekolah bisnis yang terbukti unggul di semua hal, termasuk pengajaran, pengembangan kurikulum, penelitian, hingga proses belajar mahasiswa.

Program Studi di SBM ITB

Program Sarjana (Bachelor)

  • Sarjana Manajemen
  • Sarjana Kewirausahaan

Program Magister (Master)

  • Magister Administrasi Bisnis
  • Magister Sains Manajemen

Program Doktoral (Doctor)

  • Doktor Sains Manajemen

Baca juga : 10 Universitas Swasta Terbaik di Jakarta dan Jurusan di Dalamnya

Dunia Perkuliahan di SBM ITB

1. Pendidikan yang berorientasi pada kerja tim dan kemampuan intra serta interpersonal

Pengusaha yang sukes harus bisa membangun jaringan yang luas. Bener nggak? So, nggak hanya business skill aja yang penting, kamu juga harus punya kemampuan intra dan interpersonal skill untuk membangun reputasi dan kesuksesan bisnis. That’s why, di tingkat satu hingga tingkat tiga kuliah SBM ITB kamu akan dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerjasama dengan orang lain.

2. Field trip

SBM ITB selalu mengemas pendidikan bisnis dan manajemen ke dalam bentuk yang seru supaya mudah untuk dipahami. Nah, salah satu caranya adalah dengan field trip.

“Jadi jalan-jalan gitu ya?”

Yap. Selama kegiatan ini, kamu akan melakukan kunjungan selama tiga hari di suatu daerah. Di sana, kamu akan melakukan berbagai kegiatan survey seperti melihat kehidupan di daerah tersebut, mencari solusi atas masalah lingkungan yang ada, dan sebagainya.

3. Mata kuliah IBE (Integrated Business Experience)

Sesuai tujuan SBM ITB yang ingin melahirkan pemimpian dan entrepreneur baru, maka dirancanglah mata kuliah IBE ini. Apa sih itu IBE? Basically, di mata kuliah ini kamu akan mencoba untuk menjalankan bisnis sendiri dengan menggunakan modal peminjaman dari bank.

Kamu akan ditugaskan untuk membuat proposal peminjaman dan menyiapkan jaminan ke bank. Bank akan menyetujui pinjaman apabila usaha yang kamu rancang dianggap memungkinkan untuk dijalankan.

Untuk menjalankan ide bisnis kamu dengan mulus, tentu kamu harus mengimplementasikan berbagai ilmu yang sudah kamu pelajari seperti manajemen operasional, hukum bisnis, informasi teknologi, dan sebagainya. Apabila bisnismu berjalan lancar dan sukses, keuntungan akan digunakan untuk kegiatan sosial.

Prospek Kerja Lulusan dari SBM ITB

Alumni SBM ITB memiliki prospek kerja yang sangat luas. Apa saja sih?

1. Entrepreneur

Tak hanya bekerja di perusahaan, kamu juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan menjadi entrepreneur. Dari mata kuliah IBE kamu juga telah dipersiapkan untuk siap memulai bisnis baru dari awal.

2. Bidang Keuangan

Kamu juga bisa bekerja di bidang keuangan yang dimiliki oleh setiap perusahaan, auditor publik, atau bank.

3. Konsultan

Berbekal pengetahuan yang sudah kamu dapatkan selama kuliah, kamu juga bisa berkarier sebagai konsultan bisnis dan manajemen. Bidang pekerjaannya pun luas, lho. Kamu bisa bekerja sebagai konsultan keuangan, marketing, manajemen bisnis, hingga human resource.

4. Ahli manajemen di berbagai industri

Kebutuhan manajemen sangat dibutuhkan hampir di setiap bidang industri. That’s why keahlian kamu akan dibutuhkan di berbagai bidang industri.