jurusan dengan prospek kerja tinggi

Mengenal Jurusan Teknik Arsitektur dan Prospek Kerjanya

Mengenal Jurusan Teknik Arsitektur dan Prospek Kerjanya

Salah satu cabang jurusan teknik adalah teknik arsitektur. Secara sederhana, jurusan ini merupakan jurusan teknik yang berhubungan dengan desain bangunan. Kalau kamu punya pasion di ranah desain, bangunan, dan arsitektur, maka kamu bisa mengambil jurusan kuliah satu ini.

Baca Juga: 9 Jurusan Paling Unik dan Langka di Indonesia, Kamu Tertarik?

Kalau kamu memang tertarik masuk jurusan tersebut, sebaiknya kamu menyimak pembahasan yang ada di bawah ini. Dengan menyimak pembahasan di bawah, kamu akan bisa lebih mengenal seperti apa jurusan teknik arsitektur, serta apa saja prospek kerjanya bila kamu lulus dari jurusan tersebut.

Untuk selengkapnya, kamu bisa simak langsung ulasannya di bawah ini!

Apa Itu Jurusan Teknik Arsitektur

Teknik arsitektur merupakan cabang seni dan ilmu yang mengajarkan tentang cara mendesain sebuah bangunan, sehingga bangunan tersebut mempunyai nilai estetis di dalamnya. Jadi, bisa disimpulkan, bahwa jurusan teknik arsitektur adalah jurusan yang akan mengajarkan kita carra mendesain bangunan secara estetis.

Bila kamu memasuki jurusan satu ini, kamu akan diajarkan sejumlah keilmuan yang dapat menunjangmu membuat bangunan yang estetis. Matematika, sains, seni, dan teknologi adalah ragam keilmuan yang akan kamu pelajari bila memasuki dan mendalami teknik arsitektur.

Jurusan teknik arsitektur sendiri bisa kamu temukan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. ITB dan Itenas adalah dua contoh perguruan tinggi yang menyediakan jurusan tersebut.

Prospek Kerja Jurusan Teknik Arsitektur

Seperti jurusan-jurusan kuliah lainnya, jurusan teknik arsitektur juga punya sejumlah prospek kerja. Jadi, kamu tak perlu ragu mau kerja apa, bila nanti mengambil jurusan ini saat berkuliah. Lalu, apa saja prospek kerja dari jurusan ini? Yuk, simak uraiannya di bawah ini!

Arsitek

Ini merupakan salah satu prospek kerja yang populer dari jurusan teknik arsitektur. Bahkan, profesi ini sangatlah identik dengan jurusan kuliah tersebut. Ini dikarenakan profesi ini sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup pembangunan.

Arsitek sendiri biasanya bekerja dengan cara membuat desain bangunan yang hendak dibanguun. Biasanya, desain dibuat berdasarkan ide murni si arsitek, ataupun dari si pemesan alias klien. Desain yang dibuat arsitek nantinya akan menjadi pedoman terbentuknya suatu bangunan.

Profesi satu ini masih sangat diminati, seiring dengan perkembangan dunia arsitektur dan kebutuhan pembangunan yang akan terus terjadi.

Kontraktor

Selain arsitek, profesi ini juga sangat melekat di jurusan teknik arsitektur. Uniknya, profesi satu ini sering disamakan dengan profesi arsitek. Padahal, keduanya sangatlah berbeda. Arsitek bertugas khusus membuat rancangan suatu bangunan, sedangkan kontraktor adalah pihak yang menerjemahkan desain sang arsitek dalam bentuk bangunan yang sebenarnya.

Dalam praktiknya, kontraktor akan membuat bangunan berdasarkan kontrak yang terjalin antara mereka dan klien.Kontrak tersebut menjadi panduang kontraktor dalam segala proses pembangunan, entah itu dalam merencanakan anggaran dana pembangunan, durasi waktu pembangunan, dan lain sebagainya.

Profesi ini sangat cocok bagi kamu yang lebih suka membuat suatu bangunan, tinimbang membuat desain bangunan itu sendiri. Namun, bila kamu melakoni profesi ini nanti, pastikan untuk selalu menghormati kontrak yang kamu buat dengan klienmu. Pasalnya, kontrak yang terjalin antara kontraktor dan klien otomatis akan membuat kontraktor terikat akan hukum. Dan bila kontrak tersebut kamu langgar, bisa-bisa kamu akan dituntut secara hukum oleh klien.

Developer

Kalau kamu tertarik membangun sebuah perumahan, prospek kerja teknik arsitektur ini bisa menjadi opsi untukmu. Menurut situs Finansialku, developer atau pengembang adalah instansi perorangan atau perusahaan yang bertugas membuat suatu perumahan.

Developer sendiri rerbagi atas dua jenis, yaitu: developer bersubsidi dan developer perumahan biasa. Developer bersubsidi merupakan developer yang diberi subsidi oleh pihak tertentu untuk membuat perumahan yang terjangkau dan diperuntukan bagi kalangan menengah ke bawah. Sementara itu, developer perumahan biasa adalah kebalikan dari jenis developer sebelumnya.

Kamu bisa melakoni profesi ini nantinya, entah itu secara individu, maupun tim. Pastikan untuk selalu tahu apa saja hak dan kewajiban pelaku developer serta konsumen, bila kamu akan melakoni profesi ini setelah jadi sarjana teknik arsitektur nanti.

Pegawai Negeri Sipil di Instansi yang Mengandalkan Jasa Teknik Arsitektur

Bagi kamu yang ingin menjadi abdi negara di ranah arsitektur, kamu bisa melakoni prospek kerja ini setelah jadi sarjana teknik arsitektur nanti. Ada beberapa kementerian yang menampung PNS lulusan teknik arsitektur. Kementerian Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Kota adalah beberapa instansi pemerintahan tersebut. Agar bisa bekerja di lembaga-lembaga tersebut, tentunya kamu harus mengikuti CPNS dan bersaing dengan sejumlah calon PNS lainnya yang berasal dari berbagai daerah, dan bahkan dari berbagai lulusan jurusan lain selain teknik arsitektur.

Konsultan Arsitektur

Prospek kerja teknik arsitektur ini biasanya jarang direkomendasikan, terutama bagi fresh graduate atau yang baru saja menjadi sarjana teknik arsitektur. Kalaupun ingin melakoni prospek kerja ini, mereka biasanya disarankan untuk menjadi kontraktor atau arsitek dulu, baru kemudian melakoni prospek kerja ini.

Hal itu dikarenakan profesi kontraktor atau arsitek dapat memberikan pengalaman di lapangan dan pengalaman menghadapi permintaan klien. Kedua pengalaman tersebut sangatlah penting bila nanti seorang lulusan teknik arsitektur ingin menjadi konsultan arsitektur. Meski begitu, sebetulnya kamu boleh-boleh saja melakoni profesi ini. Asal, saat magang atau lulus nanti, kamu harus magang atau bekerja terlebih dahulu di sebuah tim konsultan arsitektur.

Secara umum, ruang lingkup pekerjaan seorang konsultan arsitektur adalah menganalisis sebuah desain dan perencanaan suatu bangunan, serta membuatkan draft desain dan perencanaan pembangunan. Tempat kerjanya sendiri relatif fleksibel, di mana seorang konsultan arsitektur bisa bekerja di kantor maupun di lapangan langsung. Prospek kerja ini tentu sangat cocok untukmu, yang menginginkan prospek kerja teknik arsitektur yang memiliki fleksibilitas tempat kerja.

Guru atau Dosen Teknik Arsitektur

Bagi kamu yang tertarik di ranah akademis, prospek kerja ini sangat cocok untuk kamu lakoni. Prospek kerja ini cukup menjanjikan, mengingat banyaknya sekolah dan kampus yang membutuhkan tenaga pengajar di ranah teknik arsitektur.

Jika kamu ingin menjadi guru arsitektur, kamu bisa mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan pembangunan atau jurusan lain yang sejenis. Hal itu juga berlaku bila kamu akan menjadi dosen arsitektur.

Pemahaman dan kemampuan akademis tentu harus kamu miliki, bila ingin melakoni prospek kerja ini. Sebagai saran, kamu juga harus punya pengalaman di bidang arsitektur (entah itu pengalaman magang atau kerja); dan mengetahui perkembangan terbaru arsitektur sebagai modal lain yang harus kamu punya.

Dari sejumlah prospek kerja di atas, kita bisa simpulkan kalau jurusan teknik arsitektur sangatlah menjanjikan. Dengan demikian, kamu tak perlu sangsi bila nanti berkuliah di jurusan ini.

6 Jurusan Sedikit Peminat tapi Peluang Kerja Besar

6 Jurusan Sedikit Peminat tapi Peluang Kerja Besar

Biasanya jurusan-jurusan yang populer akan muncul paling awal di pikiran kebanyakan siswa yang baru lulus SMA. Pertimbangannya selain karena prestise, juga karena saat lulus prospek kerjanya dinilai akan lebih bagus daripada jurusan yang kurang populer. Padahal justru dengan adanya pemikiran serupa di banyak kepala, maka persaingan yang terjadi saat melamar kerja ke depannya akan lebih ketat.

Lagipula ternyata tak melulu jurusan kuliah yang populer yang prospek pekerjaannya bagus lo. Jika lebih jeli melihat peluang, maka akan ada beberapa jurusan yang sepi peminat sehingga saat lulus persaingan di dunia kerja tak begitu ketat. Plusnya lagi, gaji yang didapat juga terhitung tinggi lo. Simak yuk jurusan apa saja yang sedikit peminat tapi peluang kerja besar !

1. Jurusan studi oseanografi

Selain menjadi seorang penyair, ternyata pecinta laut juga bisa menjadi seorang ahli kelautan lo. Jurusan oseanografi akan mempelajari fenomena kelautan yang nantinya akan diaplikasikan ke bidang lain seperti rekayasa lingkungan, bencana laut, perikanan, hingga mitigasi bencana.

Tapi sebaiknya kamu memiliki ketertarikan di bidang kalkulus, kimia, matematika, geografi dasar hingga hidro dinamika ya agar bisa mengikuti program studi ini.

2. Jurusan Aktuaria

Dilansir dari Jurusanku, aktuaria adalah ilmu tentang pengelolaan keuangan di masa yang akan datang dan salah satu jurusan yang sedikit peminat tapi peluang kerja besar . Hal-hal yang terkait dengan masalah tersebut akan terus terjadi makanya prodi ini memiliki peluang yang terbuka lebar, bahkan di luar negeri gajinya sangat tinggi dan termasuk bidang pekerjaan elit.

Lulusan prodi aktuaria biasanya akan memiliki proyek garapan seperti asuransi jiwa, kesehatan, tunjangan karyawan, manajemen risiko kebakaran, bencana dan lain-lain. Yang akan dipelajari di prodi ini adalah peluang matematika, statistika, keuangan dan pemrograman komputer.

3. Jurusan teknik biomedis

Ilmu yang dipelajari pada bidang ini adalah ilmu yang juga dipelajari di bidang medis atau kedokteran, namun biasanya digadang-gadang sedikit lebih sulit. Lulusan prodi ini akan memiliki peluang di bidang layanan kesehatan, bidang industri, serta bidang pendidikan dengan gaji yang terhitung besar.

Dilansir dari laman Passing Grade, kisaran gaji bidang biomedis di negara maju adalah sekitar US$62.700 atau 846.450.000,00 sampai US$104.000 atau sekitar Rp1.404.000.000,00 lo. Fantastis, kan?

4. Jurusan pengobatan tradisional

Di program studi yang satu ini, kamu akan belajar tentang metode pembuatan obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan yang didapat dari alam. Tak hanya itu, metode pengobatan seperti cara memijat, akupuntur, dan sejenisnya juga akan dipelajari, begitu juga mengenai gizi.

Jangan dikira pendapatannya kecil ya, jika kamu menemukan racikan ramuan herbal dan ada produsen yang tertarik membelinya maka kamu akan mendapatkan royalti ratusan juta.

Baca Juga : Intip 4 Jurusan Kuliah yang Peluang Kerja Bagus

5. Jurusan sosiologi

Prospek jurusan yang satu ini terbilang luas karena memiliki berbagai sub program studi seperti Sosiologi Industri, Sosiologi Lingkungan, Sosiologi Pembangunan, dan Sosiologi Ekonomi, dsb.

Selain itu, ada pula banyak hal yang dipelajari mulai dari intetraksi antar manusia yang memengaruhi struktur sosial. Mereka juga mencari penyebab perubahan situasi masyarakat, akibatnya, dan solusi yang dihasilkan. Gaji yang bisa didapatkan lumayan tinggi.

6. Jurusan Sendratasik (Seni Drama, Tari, dan Musik)

Salah besar jika ada yang bilang bahwa jurusan ini jauh dari gaji yang besar, justru jika terus berinovasi dan dengan branding yang bagus, lulusan ini akan sangat potensial dengan gaji yang besar lo. Pun, tak hanya praktik saja tapi di jurusan ini kamu akan mempelajari berbagai teori di bidang sosial dan humaniora bahkan hingga teknologi. Jika memiliki bakat di bidang ini, kamu tak perlu ragu mengembangkannya.

Itulah daftar jurusan yang sedikit peminat tapi peluang kerja besar. Nah, semoga kini kamu sudah mendapatkan gambaran ya bahwa program studi kuliah yang kurang populer tak melulu karena program studi tersebut buruk, justru sebaliknya. Dengan melihat peluang ini, kemungkinan suksesmu juga bisa bertambah tinggi. Semangat!