fungsi mahasiswa

Keuntungan Mengikuti Organisasi Bagi Mahasiswa, Auto Cepet Dapat Kerja!

Hallo sobat, kali ini kita akan membahas detail manfaat organisasi bagi mahasiswa. Gak seperti dunia sekolah, di dunia perkuliahan kamu akan disuguhkan dengan berbagai pilihan, misalnya: kebebasan untuk memilih mata kuliah, kebebasan untuk mengatur keuangan pribadi (bagi mahasiswa yang kos, ya!), dan juga kebebasan untuk ikut berbagai organisasi yang ada di kampus.

Keuntungan Mengikuti Organisasi Bagi Mahasiswa, Auto Cepet Dapat Kerja!

Bener banget, di dunia kuliah kamu bisa gabung dengan berbagai macam organisasi-organisasi mahasiswa, misalnya Badan Eksekutif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa, UKM dan lain sebagainya.

Mungkin kamu sekarang masih bingung nih, kira-kira apa sih manfaatnya ikut organisasi di kampus semasa kuliah? Bakal lebih banyak kasih dampak positif atau negatif ya? organisasi bisa bikin nilai jeblok gak ya?

Kalau kamu punya pertanyaan semacam itu, kamu masuk ke artikel yang tepat. Di artikel kali ini kita akan membahas pentingnya ikut organisasi di kampus bagi mahasiswa, baik yang akan kamu rasakan selama masih menjadi mahasiswa atau nanti ketika kamu sudah lulus. Penasaran? Yuk langsung kita cek!

7 Manfaat Organisasi Bagi Mahasiswa

  1. Menambah relasi
  2. Belajar memahami orang lain
  3. Melatih jiwa kepemimpinan
  4. Meningkatkan kemampuan komunikasi
  5. Mempercantik CVmu untuk beasiswa maupun kerja
  6. Belajar manajemen waktu
  7. Ajang berlatih sebelum terjun ke dunia kerja

1. Menambah Relasi

Menambah relasi adalah hal penting pertama yang bisa kamu dapatkan ketika mengikuti organisasi di kampus. Dengan bergabung dengan suatu organisasi, kamu akan bertemu dengan orang-orang baru yang belum pernah kamu kenal sebelumnya. Hal ini ternyata akan bermanfaat banget, loh! Sebagai contoh, kamu bisa berkenalan dengan kakak tingkat yang mungkin bisa kamu mintai bantuan apabila ada kesulitan seputar dunia perkuliahan.

Selain itu, relasi juga sangat penting bagi kamu setelah melewati masa kuliah. Yes, bener banget. Relasi-relasimu itulah yang akan jadi ‘orang dalam’ saat kamu mencari pekerjaan, bisnis, dan lain sebagainya. Jadi semasa kuliah, jangan ragu untuk cari relasi sebanyak-banyaknya ya, gengs!

2. Belajar Memahami Orang Lain

Dalam suatu organisasi, kamu akan bertemu dengan banyak orang dengan berbagai kebiasaan, latar belakang, pola pikir. Kamu mulai akan menyadari bahwa setiap orang benar-benar gak sama antara satu dan lainnya. Oleh karena itu, kamu akan belajar untuk memahami karakter tiap-tiap orang yang ada di organisasi tersebut, kamu juga akan belajar bagaimana seharusnya kamu berkomunikasi dengan si A,B, dan C.

Hal tersebut tentu harus kamu lakukan agar relasimu dengan anggota organisasi yang lain bisa terjaga. Nah ternyata, kemampuan memahami orang lain ini juga akan bermanfaat banget untuk kehidupanmu sehari-hari, loh. Terlebih lagi saat kamu sudah masuk ke dunia profesional, seperti bisnis dan pekerjaan misalnya.

3. Melatih Jiwa Kepemimpinan

Manfaat organisasi bagi mahasiswa yang berikutnya adalah bisa melatih jiwa kepemimpinan kamu lho. Dalam sebuah organisasi, biasanya kamu akan menemui struktur organisasi yang dipimpin oleh ketua atau leader. Tetapi dalam sebuah organisasi kemampuan memimpin harus ada dalam setiap anggota organisasi baik sekretaris, bendahara, maupun divisi-divisi lainnya.

Seperti hubungan masyarakat, evaluasi dan pengembangan juga melatih jiwa kepemimpinan dari masing-masing mahasiswa yang mengikuti organisasi. Dan dalam organisasi banyak mengadakan pelatihan terkait leadership, agar semua divisi bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.

4. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Rapat adalah makanan sehari-hari bagi anak organisasi. Jika kamu bergabung dalam suatu organisasi, kamu juga akan sering mengikuti berbagai rapat. Dalam rapat, kamu akan diminta untuk berdiskusi mengenai suatu hal, memberi pendapat dan kritik, dan mempresentasikan ide gagasanmu tentang sesuatu.

Hal-hal tersebut tentu akan meningkatkan kemampuan komunikasimu. Sekedar informasi, komunikasi adalah soft skill yang wajib kamu miliki untuk bisa bersaing dengan yang lain, loh.

5. Mempercantik CVmu Untuk Beasiswa maupun Kerja

Kamu tahu gak bahwa faktanya ada lebih dari 1 juta mahasiswa lulus setiap tahunnya (Kemendikbud, 2019). 1 juta orang lebih itulah yang akan menjadi pesaingmu nantinya di dunia kerja dan perebutan beasiswa S2. Oleh karena itu, agar bisa bersaing kamu perlu untuk tampil stand-out dari pesaing-pesaingmu.

6. Belajar Manajemen Waktu

Pernah gak sih kalian lihat temen kalian yang produktif abis. Prestasi oke, sering ikut lomba juga, ikut berbagai organisasi pula. Keren gak menurutmu?

Dengan berorganisasi, kamu akan belajar untuk mengatur waktu, memilah-milah antara kegiatan prioritas dan non-prioritas, kegiatan apa yang harus kamu dahulukan dan lain sebagainya. Dengan berorganisasi kamu akan terpacu untuk melakukan hal-hal yang produktif dan mengurangi kegiatan yang kurang produktif.

Kabar baiknya, kemampuanmu membagi waktu ini gak hanya akan memberi dampak baik saat kamu kuliah saja, tapi juga akan bermanfaat untuk kehidupan sehari-harimu hingga jauh di masa mendatang.

Baca juga : Referensi 10 Kampus di Kota Tegal

7. Ajang Berlatih sebelum Terjun Ke Dunia Kerja

Kamu bisa memanfaatkan organisasi di kampus sebagai ajang latihanmu sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja. Kenapa kok bisa begitu? Saat berorganisasi di kampus, apabila kamu melakukan suatu kesalahan, kamu gak akan mendapatkan hukuman yang berarti. Mungkin kamu hanya diminta untuk mengulangi dan memperbaiki pekerjaanmu.

 Sekarang bayangkan ketika kamu sudah memasuki dunia kerja, ketika kamu melakukan kesalahan bukan gak mungkin kamu akan mendapatkan teguran, pemotongan gaji, hingga surat peringatan. Jadi, ikut organisasi di kampus itu penting banget, ya gak?

Salah satu cara yang bisa buat kamu lebih unggul dibandingkan para pesaingmu adalah dengan cara aktif di organisasi kampus. Penyeleksi beasiswa maupun penyeleksi kerja akan merasa bahwa kamu memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa memahami orang lain, dapat bekerja secara tim dan lain sebagainya. Nilai-nilai inilah yang bisa membuat kamu tampil lebih baik dibandingkan para pesaing-pesaingmu.

Tapi perlu dicatat ya, jangan sampai organisasi mengganggu konsentrasimu di bidang lain, misalnya membuat nilaimu jadi menurun. Jika terjadi hal yang demikian, kamu harus bangetuntuk melakukan evaluasi, kira-kira apa yang harus kamu perbaiki agar bisa mendapatkan hasil yang positif, baik di bidang akademik maupun non akademik. Kamu harus berorganisasi secara cerdas dan seimbang, ya gengs!

peranan mahasiswa dalam masyarakat

5 Peran Mahasiswa dalam Masyarakat, Calon Maba Harus Tahu

Menjadi mahasiswa memiliki peran mulia. Mahasiswa bukan hanya bertugas untuk berangkat ke kampus, kuliah, dan pulang ke kos. Peran mahasiswa lebih dari itu.

Tak hanya dalam kampus, peran mahasiswa dalam masyarakat pun begitu besar. Kamu di sini bisa belajar banyak tentang peran mulia mahasiswa. Peran ini bukan saja berefek pada lingkungan, namun juga memiliki dampak besar bagi kemajuan bangs dan negara. Berikut ini peran mahasiswa dalam masyarakat yang begitu penting itu.

1. Agen Perubahan

Peran mahasiswa dalam masyarakat dikenal sebagai agent of change (agen perubahan). Mahasiswa merupakan penggerak perubahan ke arah yang lebih baik. Melalui pengetahuan, ide, dan keterampilan yang dimilikinya, mahasiswa bisa menjadi lokomotif kemajuan.

Banyak contoh peran mahasiswa sebagai agent of change. Ketika orde baru tumbang di tahun 1998 lalu, gerakan tersebut dimotori mahasiswa. Mahasiswa sadar ada hal yang tidak beres dalam kehidupan berngsa dan bengeara sehingga kemudaian melakukan gerakan yang menuntut perubahan. Dengan dukungan masyarakat, gerakan tersebut akhirnya berhasil dan melahirkan orde reformasi.

Peran sebagai agen perubahan itu tak hanya dalam sosial politik. banyak juga mahasiswa yang bergerak sebagai penggerak ekonomi sekitar misalnya dengan memproduksi sebuah produk dan akhirnya bisa menyerap banyak tenaga kerja.

Kata kunci dari agent of change adalah adanya tekad untuk bergerak menjadi lebih baik. Hal inilah yang seharusnya selalu ditanamkan para mahasiswa baru ketika mulai berkuliah. Percayalah, yang abadi hanyalah perubahan, dan mahasiswa merupakan penggeraknya.

Baca Juga : Keuntungan Memilih Jurusan Hukum dan Prospek Kerjanya

2. Penjaga Nilai

Nilai luhur dan mulia perlu selalu dilindungi. Mahasiswa berada di garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai baik seperti kejujuran, gotong-royong, empati, dan keadilan. Saat nilai-nilai luhur itu diguncang, mahasiswa akan bergerak untuk melindunginya.

Masih ingat bagaimana upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu? Ya, mahasiswa hadir memberikan dukungan terhadap KPK agar bisa terus bekerja secara maksimal.

Sebagai penjaga nilai, mahasiswa sadar betul bahwa tidak akan ada bangsa yang sejahtera jika nilai-nilai luhur seperti keadilan itu tidak ditegakkan. ketika ada yang coba-coba untuk menggoyang nilai-nilai tersebut, maka mahasiswa akan berdiri untuk melindunginya.

3. Penerus Bangsa

Mahasiswa adalah generasi harapan bangsa. Di pundak mahasiswa masa depan banga Indonesia ditentukan. Dengan memiliki mahasiswa yang berkualitas baik, maka masa depan bangsa pun akan lebih cerah.

Dengan peran yang begitu penting ini, sudah seharusnya mahasiswa baru tahu dan sadar untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Setiap hari adalah waktu terbaik untuk selalu berusaha menjadikan diri sebagai pribadi yang lebih baik. Tidak ada kata menunggu, mahasiswa harus selalu siap menempa diri agar menjadi pribadi unggul.

Di pundak mahasiswa, masa depan bangsa ini ditentukan. Ya, kamu para mahasiswa baru, ikut serta mengemban misi mulai untuk kejayaan bangsa Indonesia di masa depan.

4. Kekuatan Moral

Mahasiswa juga dikenal sebagai kekuatan penjaga moral (moral force). Peran mahasiswa dalam masyarakat ini begitu penting untuk menjaga nilai-nilai baik dalam masyarakat.

Di dunia global seperti sekarang, banyak nilai-nilai luar yang mudah masuk ke dalam negeri. Moral yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa ini harus ditangkal. Mahasiswa merupakan kekuatan untuk menjaga nilai-nilai baik dalam masyarakat.

Dengan terjaganya moral masyarakat maka diharapkan kekuatan bangsa pun akan lebih kuat. Lebih dari itu, bangsa Indonesia memiliki kepribadian khas yang berakar dari sejarah dan tradisi bangsa. Nilai itu yang perlu dijaga bersama, termasuk oleh mahasiswa.

5. Pengontrol Sosial

Mahasiswa juga dikenal memiliki peran social control. Maksudnya adalah mahasiswa memiliki kontrol sosial terhadap kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Ketika ada kejadian yang tidak sesuai dengan cita-cita bangsa dan nilai luhur bangsa, maka mahasiswa akan memberikan saran, kritikan, dan solusi. Dengan begitu diharapkan arah kebijakan para pemimpin tidak sampai melenceng.

Mengetahui peran mahasiswa dalam masyarakat seperti dijabarkan di atas sangat penting bagi kamu yang baru mau kuliah. Harapannya, kamu bisa menancapkan dalam prinsip hidupmu dan menjadikannya sebagai pedoman ketika beraktiitas di kampus nantinya.