farmasi termasuk fakultas apa

5 Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Kuliah Jurusan Farmasi Dan Prospek Kerjanya 2022

5 Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Kuliah Jurusan Farmasi Dan Prospek Kerjanya 2022

Jurusan farmasi merupakan salah satu jurusan kuliah dalam rumpun Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau saintek di bidang kesehatan.

Jurusan farmasi fokus dalam mempelajari obat-obatan. Jurusan ini merupakan gabungan dari ilmu biologi, kimia, dan kesehatan.

Di banyak perguruan tinggi, jurusan farmasi terdapat dalam Fakultas Farmasi.

Di sebagian lainnya, jurusan ini masih tergabung dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Lulusan farmasi akan mendapatkan gelar Sarjana Farmasi atau S. Farm.

Bagi kamu yang tertarik dengan dunia kesehatan dan obat-obatan, jurusan farmasi merupakan jurusan yang tepat.

Berikut informasi lengkap mengenai jurusan farmasi.

Baca juga: 6 Fakta Jurusan Fisika: Gak Harus Jenius Buat Masuk Jurusan Ini!

Ilmu Farmasi

Bukan sekadar mempelajari cara dan teknologi pembuatan obat-obatan, ilmu farmasi juga mempelajari cara penyimpanan, penyediaan, dan penyalurannya.

Mahasiswa farmasi akan mempelajari senyawa dan sintesis obat, lalu meraciknya menjadi obat yang layak dan aman dikonsumsi.

Farmasi juga berhubungan erat dengan penyebab penyakit, serta obat yang pas untuk menanganinya.

Oleh karena itu, cara kerja obat di dalam tubuh akan dipelajari dengan detail.

Tak cukup dengan teori, mahasiswa farmasi akan banyak melakukan kegiatan praktik atau praktikum di laboratorium untuk meracik obat.

Materi kuliah yang akan dipelajari di jurusan farmasi di antaranya adalah farmasetika dasar, farmasi fisika, biokimia, farmakologi dasar dan toksikologi, farmakognosi, farmakologi sistem organ, farmasi forensik, interaksi obat, hingga farmasi klinik.

Peminatan

Jurusan farmasi juga memiliki konsentrasi atau peminatan yang memungkinkan mahasiswa untuk lebih fokus mendalami turunan bidang ilmu farmasi.

Setiap universitas memiliki kebijakan tersendiri dalam menentukan peminatan ini.

Secara umum, terdapat empat peminatan dalam jurusan farmasi, yakni:

  • Farmasi Sains dan Teknologi. Peminatan ini fokus pada pengembangan obat yang ada atau obat baru.
  • Farmasi Industri. Konsentrasi ini mendalami industri pengolahan obat dalam skala besar.
  • Farmasi Klinik. Ilmu ini akan mempelajari farmasi untuk klinik, rumah sakit, dan apotek.
  • Farmasi Bahan Alam. Peminatan ini memfokuskan pada pembuatan oban yang berasal dari bahan organik atau bahan alam seperti obat herbal.

Baca Juga: Mengenal Jurusan Teknik Nuklir, Kerja Apa Nantinya?

Lama Dan Tahapan Kuliah

Kuliah farmasi dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3,5 hingga 4 tahun untuk mendapatkan gelar Sarjana Farmasi.

Setelah itu, lulusan S1 dapat mengambil pendidikan profesi apoteker selama satu tahun untuk menjadi apoteker dan mendapatkan gelar Apt.

Prospek kerja bakal terbuka lebih lebar dengan mendapatkan gelar profesi apoteker ini.

Prospek Kerja

Ilmu farmasi bakal terus berkembang seiring berkembangnya manusia, penyakit, dan obat-obatan. Oleh karena itu, lulusan farmasi sangat dibutuhkan.

Tamatan farmasi diharapkan dapat memahami cara kerja dan meracik obat-obatan sehingga bermanfaat bagi banyak orang.

Secara umum, lulusan farmasi dapat menjadi apoteker dengan mengambil program profesi.

Seorang apoteker diharapkan dapat memberikan obat yang tepat untuk pasien sesuai dengan diagnosis dokter.

Lulusan farmasi juga dapat bekerja di rumah sakit, laboratorium, klinik, dan perusahaan.

Perusahaan dan instansi pemerintah banyak membuka lowongan untuk lulusan farmasi seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, perusahaan makanan, kosmetik, dan obat-obatan.

Nah, gimana menurut kamu? Tertarik untuk melanjutkan ke Farmasi?