bingung pilih jurusan kuliah

✓ 10 Jurusan Kuliah Terbaik di Indonesia yang Menjadi Favorit Mahasiswa Baru

✓ 10 Jurusan Kuliah Terbaik di Indonesia yang Menjadi Favorit Mahasiswa Baru

Memilih jurusan menjadi salah satu dilema yang dihadapi oleh calon mahasiswa baru yang akan masuk ke universitas. Menentukan jurusan yang sesuai dengan diri kamu bukanlah hal yang mudah. Kamu dapat mempersiapkan diri dengan mengetahui bakat yang diimiliki agar lebih mudah dalam menentukan jurusan. Bahkan, kamu dapat mengikuti test minat bakat untuk mengetahui minat dan bakat yang dimiliki.

Selain dengan mengetahui minat dan bakat, kamu juga dapat menemukan referensi kampus terbaik untuk menempuh pendidikan. Selain itu, kamu dapat mengetahui beberapa referensi jurusan terbaik yang ada di Indonesia yang diminati oleh mahasiswa baru.

Teknik Informatika

Di era digital seperti saat ini, jurusan Teknik Informatika menjadi salah satu jurusan yang paling diminati. Pasalnya, jurusan ini sangat selaras dengan perkembangan teknologi yang sangat penting untuk menunjang kehidupan. Pada jurusan ini, kamu juga akan mempelajari tentang komponen penting dalam teknologi seperti hardware, jaringan dan software.

Peran teknologi memang tidak dapat dipisahkan dari berbagai aspek kehidupan dari segi ekonomi, sosial hingga politik. Mengambil jurusan teknologi informatika akan membantu kamu untuk dapat berkontribusi di bidang teknologi agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan.

Teknik Elektro

Jurusan Teknik Elektro akan membuat mahasiswanya mempelajari sifat-sifat listrik. Peminat di jurusan ini selalu tinggi sehingga membuat teknik elektro menjadi salah satu jurusan terbaik. Tingginya peminat teknik elektro didukung dengan lulusannya yang mampu mendominasi perusahaan besar di tanah air. Cakupan dari teknik elektro juga sangat luas dari system jaringan distribusi, sumber pembangkit tenaga listrik, hingga pemanfaatan listri dikehidupan sehari-hari.

Teknik Industri

Selain Teknik Elektro, jurusan Teknik Industri juga memiliki banyak sekali peminat. Walaupun Namanya Teknik, namun jurusan ini dapat dikatakan tidak terlalu Teknik karena mempelajari tentang manajemen juga. Jurusan ini merupakan turunan dari Teknik Mesin sehingga kamu juga akan mempelajari tentang fisika dan matematika.

Teknik Industri juga berfokus pada perancangan, peningkatan, dan pemasangan dari suatu sistem yang terintegrasi. Teknik industri biasanya terbagi menjadi tiga bidang yaitu sistem manufaktur, manajemen industri, dan sistem industri dan ekonomi.

Baca Juga : 5 Jurusan Kuliah Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

Teknik Sipil

Pada program studi ini, kamu akan mempelajari tentang proses merancang, membangun, dan merenovasi infrastruktur. Selain itu, kamu juga akan mempelajari tentang berbagai ragamInfrastruktur seperti jembatan, atau gedung, tapi jalan hingga bendungan juga termasuk.

Saat kamu belajar tentang teknik sipil, kamu akan menemui dasar-dasar rancangan arsitektur. Kamu akan mengtahui dengan baik cara perancangan struktur bangunan yang kuat, layak, dan efisien. Ilmu teknik sipil ini selalu berkembang sejalan dengan kebutuhan dalam kehidupan manusia.

Kedokteran

Program studi kedokteran menjadi salah satu program studi yang tidak asing lagi bukan? Siapa yang tidak mengetahui program studi ini. Peminat di jurusan kedokteran selalu meningkat setiap tahunnya. Pada jurusan ini, kamu akan belajar tentang berbagai ilmu medis seperti pemeliharaan kesehatna, pengobatan penyakit, dan pencegahan. Kamu juga dapat memahami tentang anatomi, fungsi, dan interaksi yang terjadi pada tubuh manusia.

Untuk masuk di jurusan kedokteran, kamu harus mengambil jurusan IPA di SMA karena pada IPA, kamu sudah mempelajari dasar-dasarnya. Hal itu membuat kamu lebih mudah untuk melanjutkan pengetahuan saat mengambil program studi kedokteran.

Manajemen

Program studi manajemen menjadi jurusan terbaik yang banyak diminati oleh calon mahasiswa. Jurusan ini mempelajari tentang cara pengelolaan suatu perusahaan ataupun organisasi. Manajemen menjadi bidang bisnis dan ekonomi, namun kamu akan berfokus pada pengelolaan, perencanaan, dan pengaturan terhadap seluruh proses yang ada pada perusahaan untuk mencapai suatu tujuan.

Akuntansi

Program studi ini akan mempersiapkan mahasiswanya untuk dapat mempraktekan dan menjalankan fungsi bisnis berdasarkan prinsip akuntansi. Beberapa hal yang akan dipelajari diantaranya akuntansi keuangan, akuntansi biaya, akuntansi manajerial, akuntansi pajak dan pengendalian anggaran.

Ilmu akuntansi biasanya diaplikasikan pada berbagai instansi bisnis baik yang bersifat non-profit, profit, ataupun pemerintahan. Akuntansi menjadi salah satu bidang ilmu yang selalu dibutuhkan di setiap persuahaan sehingga peluang berkarir terbuka lebar. Peminat dari jurusan ini juga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Ilmu Komunikasi

Program studi ini mencakup jurnalistik, public relation, komunikasi, penyiaran dan hal lainnya yang termasuk dalam ranah ilmu komunikasi. Jurusan ini menjadi salah satu jurusan favorit untuk calon mahasiswa baru. Program studi ini juga akan membuat kamu belajar tentang cara menyampaikan pesan agar efektif dan tepat sasaran.

Ilmu Hukum

Jurusan ini akan mempelajari tentang berbagai hal yang terkait dengan hukum dari teori hingga prakteknya. Kamu juga akan mempelajari tentang konsep dan teori hukum yang ada pada perundang-undangan baik didalam negeri maupun diluar negeri.

Hubungan Internasional

Hubungan Internasional (HI) merupakan jurusan yang menekankan pada komunikasi, interaksi dan relasi dalam skala internasional. Jurusan ini termasuk salah satu jurusan favorit untuk mahasiswa baru. Pada jurusan ini kamu akan mengkaji tentang diplomasi dan negosisasi, perdagangan luar negeri, politik luar negeri, hukum internasional, politik internasional, hubungan komunikasi hingga Kerjasama internasional.

Nah, sekarang kamu tidak perlu bingung lagi untuk menentukan jurusan kuliah. Kamu dapat memilh salah satu jurusan favorit sebagai salah satu bidang ilmu yang akan kamu pelajari. Tentunya, dengan ilmu yang dimilki akan membantu kamu untuk berkarir sesuai dengan impian kamu.

Cara Menentukan Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Minat dan Kemampuan

Cara Menentukan Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Minat dan Kemampuan

Setelah lulus dari sekolah, sebagian besar dari siswa SMA melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Mereka berlomba-lomba untuk bisa masuk ke kampus idaman dan mendapatkan jurusan yang menurut mereka tepat untuk masa depannya.

Sayangnya tidak semua siswa mampu melakukan itu. Alih-alih memiliki pandangan akan masuk ke jurusan apa, mereka justru kebingungan. Akhirnya banyak yang berhenti setahun atau malah asal masuk saja asal bisa kuliah.

Nah, kalau kamu tidak mau mengalami hal seperti ini pikirkan segalanya dengan matang bahkan sejak mulai masuk SMA. Selain itu simak juga beberapa cara menentukan jurusan kuliah sesuai minat dan kemampuan di bawah ini.

1. Pertimbangkan Minat atau Passion

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk menentukan jurusan kuliah adalah mempertimbangkan passion. Setiap orang memiliki minat sendiri-sendiri entah itu dalam ilmu sosial atau sains. Kalau kamu memiliki minat sosial lalu kuliah di bidang sains, kemungkinan tidak nyambung meski kuliah bisa saja selesai.

Mulai sekarang kenali minat yang paling besar pada diri sendiri. Misal kamu sangat berminat dalam mempelajari anatomi tubuh dan kesehatan. Kalau minat pada bidang ini bisa masuk ke jurusan kedokteran atau keperawatan. Sebaliknya kalau minat kamu ada pada komunikasi, memilih jurusan bahasa atau ilmu komunikasi bisa memberikan keleluasaan.

Setelah menemukan dan mengenali minat, cari jurusan apa saja yang sekiranya masih sejalan. Selanjutnya, daftar jurusan apa saja itu dan analisis peluang setiap jurusannya apakah sesuai dengan kemampuan diri atau tidak.

Baca juga : Profil Pendidikan Kesejahteraan Keluarga UNJ

2. Pahami Kemampuan Diri Sendiri

Passion memang sangat penting untuk menentukan jurusan kuliah mana saja yang sesuai dengan keinginan. Namun, kemampuan diri khususnya dalam bidang akademik juga tidak boleh disepelekan. Dua hal itu harus seimbang dan sejalan agar bisa berjalan dengan lancar.

Misal kamu memiliki minat besar dalam bidang ilmu komputer. Namun, karena dasar-dasar ilmu komputer seperti logika sulit dimengerti, akhirnya tidak bisa masuk ke sana. Kalau pun bisa masuk, kamu akan sulit lulus karena hanya bermodal passion saja dan tidak dibarengi kemampuan.

Hal paling mudah untuk melihat jenis kemampuan apa saja yang dominan pada diri sendiri adalah mengecek hasil ujian atau rapor. Dari sana akan terlihat dengan jelas mata pelajaran apa saja yang mampu kamu selesaikan dengan baik dari awal sekolah sampai sekarang.

3. Pikirkan Saingan yang Ikut Seleksi

Memiliki rasa percaya diri tinggi memang tidak salah. Namun, kalau memiliki rasa percaya diri tidak dibarengi dengan kemampuan, saat seleksi masuk perguruan tinggi kamu bisa saja kalah saing. Apalagi peminatnya ada banyak dan kemampuannya di atas rata-rata.

Setelah menentukan jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dan kemampuan, pertimbangkan seleksi masuknya. Jangan sampai kamu terlalu santai dan lupa untuk belajar. Dampaknya, saat seleksi nilai yang dimiliki kalah jauh dengan teman lainnya. Passion harus dibarengi juga dengan strategi serta belajar.

Pilih jurusan yang sama atau masih satu aliran saat melakukan seleksi. Pilih kampus yang peluang seleksinya bisa kamu kejar. Jangan asal memilih jurusan dan kampus karena strategi yang salah bisa membuat kamu tidak diterima di jurusan idaman meski secara kemampuan tidak ada masalah.

4. Bisakah Menyelesaikan Kuliah?

Setelah menentukan beberapa jurusan kuliah yang nantinya akan dimasuki, tahap selanjutnya adalah menanyakan pada diri sendiri. Kira-kira kalau masuk ke jurusan itu kamu bisa lulus kuliah tepat waktu atau tidak?

Pertanyaan ini sangat penting karena tidak sedikit dari mahasiswa yang akhirnya mandek di tengah jalan. Padahal mereka sudah masuk ke jurusan yang sangat disukainya. Namun, karena beberapa masalah entah karena mata kuliah atau hal lain akhirnya tidak diselesaikan dengan sempurna atau molor.

Sebelum kamu masuk kuliah dan akhirnya merasa salah jurusan, ada baiknya menanyakan pada diri sendiri: kira-kira aku mampu menyelesaikan kuliah ini atau tidak, ya? Kalau memang mampu menyelesaikannya, pilih dan perjuangkan saat seleksi masuk agar bisa tembus.

5. Kemungkinan Bisa Berkembang

Kemampuan yang kamu miliki memang penting saat kuliah. Namun, apakah kemampuan itu bisa berkembang dengan baik atau tidak. Kalau sekiranya sulit berkembang dengan baik dan tidak ada peluang dalam dunia kerja, lebih baik memilih yang lain, selama kamu masih bisa.

Selain kemampuan yang bisa berkembang, kamu juga harus memikirkan kemampuan yang bisa dipelajari dan akhirnya kamu menguasainya. Kalau kamu tipe orang yang mudah belajar hal baru, memilih jurusan kuliah akan lebih mudah lagi.

Lakukan prediksi kira-kira dalam beberapa tahun ke depan, jurusan apa yang sekiranya bisa menguasai lapangan pekerjaan. Kembangkan kemampuan itu agar kelak di masa depan kamu lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

6. Bertanya pada Kakak Tingkat

Terkadang memiliki kemampuan saja tidak menjamin kamu bisa kuliah dengan baik dari awal sampai akhir. Oleh karena itu lakukan riset terkait dengan jurusan yang kamu pilih. Cari kakak tingkat yang masuk ke sana untuk bertanya apa saja materi kuliah yang akan didapatkan.

Kalau tidak ada akses ke kakak tingkat, kamu bisa juga melakukan riset secara online. Perhatikan materi apa saja yang dipelajari dan bagaimana komentar mahasiswanya. Kalau kamu merasa materi itu bisa dilibas habis, masuklah ke sana. Namun, kalau merasa berat, pilih jurusan lain.

Memahami secara sekilas apa yang akan dipelajari sangat penting saat menentukan jurusan kuliah. Dengan begitu kamu tidak akan salah masuk dan akhirnya harus keluar untuk mencari jurusan yang lebih sesuai.

7. Melakukan Diskusi dengan Orang Tua

Cara menentukan jurusan kuliah yang terakhir adalah melakukan diskusi dengan orang tua. Lakukan sesi sharing terkait dengan jurusan kuliah, minat, dan peluang kerja. Cara ini akan memudahkan kamu dalam menentukan jurusan yang sesuai dan mendapatkan dukungan dari orang tua.

Diskusi dengan orang tua juga membantu kamu dalam menentukan pandangan baru yang selama ini tidak terpikirkan sebelumnya. Diskusi dengan orang tua memang tidak selamanya memberikan hasil akhir yang sesuai dengan keinginan. Namun, tidak ada salahnya untuk dicoba, toh mereka juga yang akan membiayai dari awal sampai akhir.

Terpenting dari semua, anak dan orang tua sudah mengeluarkan pendapatnya. Dengan begitu tidak akan ada unek-unek yang memicu masalah di kemudian hari.

Setelah kamu tahu jurusan apa saja yang sekiranya mampu dijalani dan memiliki peluang kerja, pilih kampus yang tepat. Kampus untuk menimba ilmu ada banyak, tapi kampus yang memberikan jaminan kerja setelah lulus tidak banyak.

Semoga cara menentukan jurusan kuliah di atas bisa kamu manfaatkan sebagai referensi.

bingung memilih jurusan kuliah

Masih Galau Pilih Jurusan Kuliah? 7 Cara Ini Bisa Membantu Kamu

Menentukan jurusan kuliah ibarat membeli makanan di kantin sekolah. Ada mie ayam, nasi goreng, dimsum, seblak, sosis bakar, lumpia basah, telur gulung, dan lain-lain. Tapi, kebanyakan menu justru bikin kita bingung. Pilih yang mana ya? Semuanya kelihatan enak sih. Jurusan kuliah juga begitu, semuanya terlihat menyenangkan untuk dijalani.

Ngaku deh, siapa yang pernah beranggapan kalau Jurusan Komunikasi itu nggak perlu mikir karena isinya cuma ngomong di depan umum? Atau jurusan PG-PAUD yang nggak serius dan terkesan main-main. Ada juga yang mendaftar ke jurusan Psikologi agar terhindar dari Matematika. Padahal, kehidupan kampus nggak melulu menyenangkan, setiap jurusan punya tantangan tersendiri. Makanya, banyak orang yang merasa “salah pilih jurusan” di pertengahan semester.

Sayang banget ‘kan kalau tiba-tiba ngerasa bosen dan pengen ambil jurusan lain? Kuncinya, jangan asal mendaftar, apalagi ikut-ikutan teman. Ada 7 cara menemukan jurusan kuliah yang tepat, yuk cari tahu sebelum terlambat!

1. Apa yang Kamu Suka?

Sampai sekarang, aku nggak tahu aku sukanya apa,”

Sebenarnya, potensi yang ada di dalam diri kamu dapat diketahui dengan mudah lho. Contohnya nih, apa yang kamu lakukan di saat senggang? Memasak, menonton anime, atau menulis? Jika kegiatan ini sering dilakukan dan membuatmu bersemangat, pilih jurusan yang berkaitan dengan aktivitas tadi. Misalnya, jurusan Broadcasting untuk yang hobi menonton dan punya cita-cita membuat film sendiri.

2. Minat dan Bakat Setiap Orang Berbeda

Bagaimana kalau kamu nggak suka menonton, memasak, menulis, dan semacamnya? Gimana kalau ternyata hari-hari kamu diisi dengan rebahan sambil baca AU? (aku juga sering baca AU kok hehe). Tenang, minat dan bakat nggak melulu tentang menghasilkan karya. Setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing, mungkin kamu aja yang belum sadar. Who knows jika kamu ternyata adalah pendengar yang baik dan sering dimintai saran ketika temanmu sedang dalam masalah? Gotcha! Kamu cocok masuk jurusan Psikologi atau Pendidikan Guru BK.

3. Riset Jurusan

Malu bertanya berujung pada penyesalan. Mumpung waktunya masih ada, gali informasi sebanyak-banyaknya seputar program studi yang ingin diambil. Luangkan waktu untuk mengobrol dengan guru BK, kakak alumni, tutor di tempat kamu bimbel. Jangan termakan mitos yang beredar, kayak “Ngapain masuk Farmasi? Emangnya mau jual obat?” Penting untuk mengetahui mata kuliah, tantangan, serta prospek kerja di masa depan. Hal ini membantu kamu untuk mempunyai gambaran tentang perkuliahan dan nggak khawatir mau jadi apa setelah lulus nanti.

Baca Juga : 10 UNIVERSITAS TERBAIK DI KOREA SELATAN DAN JURUSANNYA

4. Riset Perguruan Tinggi

Selain itu, cari perguruan tinggi yang terakreditasi, memiliki fasilitas lengkap serta pengajar profesional. Ada sebagian kampus yang identik dengan jurusan tertentu, seperti Universitas  Negeri Jakarta (UNJ) sebagai pelopor jurusan pendidikan di Indonesia atau London School Public Relation (LSPR) sebagai kampus swasta jurusan komunikasi terbaik.  Menjelang tahun ajaran baru, beberapa universitas menyelenggarakan campus tour untuk mengajak calon mahasiswa mengenal lingkungan kampus. Di acara itu, kamu bisa bertanya seputar biaya kuliah, beasiswa, dan sebagainya.

5. Jangan Terpaku dengan Satu Jurusan

Pokoknya, harus Manajemen, titik.”

Sah-sah aja sih kalau mau ambis, tapi jangan lupakan plan B ya. Apalagi, jika program studi yang kamu pilih punya passing grade yang lumayan tinggi. Sudah tahu jurusan Saintek dan Soshum terketat di UTBK? Pikirkan jurusan cadangan dengan mata kuliah yang mirip dengan pilihan pertama. Misalnya, kalau nggak diterima di Manajemen, kamu bisa mendaftar ke jurusan Ilmu Ekonomi, Administrasi Bisnis atau Bisnis Digital. Biar nggak sakit hati banget gitu lho kalau ditolak di pilihan pertama 🙁

6. Perhatikan Biaya Kuliah

Hal yang nggak kalah penting yaitu memperhatikan biaya kuliah. UKT Jurusan Kedokteran pastinya berbeda dengan Jurusan Agribisnis. Pastikan kamu berdiskusi dengan orang tua agar tidak memberatkan mereka di kemudian hari. Buat yang mau daftar lewat jalur mandiri, siapkan dana sekitar belasan sampai puluhan juta rupiah. Seleksi mandiri umumnya meminta sumbangan awal di tahun pertama perkuliahan. Terus, di beberapa jurusan kayak Kedokteran, Teknik, atau Desain sering mengadakan praktik yang mengharuskan kamu membeli peralatan dengan harga yang ehm lumayan. So, rajinlah mencari informasi seputar beasiswa untuk meringankan biaya kuliah.

7. Jangan Ikut-Ikutan Teman

Masih ingat dengan perumpamaan memilih jurusan seperti membeli makanan di kantin? Kita terlanjur menyamakan pilihan dengan orang terdekat karena bingung dan dikejar waktu. Temen kita jajan seblak, kita ikut-ikutan. Padahal, lambung kita nggak kuat makan makanan pedas 🙁

Perkara masa depan, terkadang kita takut mengambil keputusan sendiri. Menyamakan pilihan dengan teman dengan alasan “biar kuliahnya nggak sendirian.” Belum tentu kamu dan mereka punya bakat yang sama. Kalau ternyata pas dijalani nggak sesuai, siapa yang mau tanggung jawab? Kenali minat dan bakat kamu, jangan mudah terbawa arus dengan lingkungan sekitar.