2 berapa

Perjalanan Panjang Menjadi Seorang Dokter, Butuh Berapa Lama Sih?

Perjalanan Panjang Menjadi Seorang Dokter, Butuh Berapa Lama Sih?

Bercita-cita menjadi seorang dokter memang sudah menjadi dambaan setiap anak. Prospek masa depan yang cerah membuat profesi ini digandrungi setiap kalangan.

Meskipun terlihat sangat menggiurkan, ternyata untuk menyandang gelar sebagai dokter tak semudah seperti yang kamu bayangkan, lho. Rangkaian proses pendidikan harus kamu selesaikan dalam waktu yang cukup lama.

Nah, apa saja sih proses pendidikan yang harus kamu lalui?

1.Program sarjana kedokteran

Seperti kuliah pada umumnya, untuk menjadi seorang dokter harus menyelesaikan pendidikan sarjana dalam kurun waktu 3,5 hingga 4 tahun. Selama menjalani perkuliahan, mahasiswa kedokteran akan diasah kemampuannya melalui skill lab, pendalaman materi histologi, mikrobiologi, hingga anatomi.

Dengan demikian, kemampuanmu di bidang ilmu kedokteran akan dipertajam melalui perkuliahan ini. Nah, jika kamu sudah mendapatkan bekal yang matang, pasti kamu bakal siap tuh melalui tahapan selanjutnya.

Baca Juga : Psikologi Pendidikan Pengertian, Contoh & Tujuan, Lengkap!

2. Program Profesi

Untuk mendapatkan gelar dokter, seorang sarjana kedokteran harus melalui program profesi. Program profesi ini sih biasanya disebut sebagai koas. Tahapan sebagai koas dilakukan di rumah sakit dalam kurun waktu 1,5 hingga 2 tahun. Pada program ini kamu akan dihadapkan dengan ilmu kedokteran yang sebenarnya. Di sini kamu akan berhadapan langsung dengan pasien, lho. Jadi kamu harus selalu sigap dan sabar ya!

3. Internship

Eits! Belum berhenti sampai program profesi saja. Setelah menjalani program profesi, seorang dokter muda harus melalui tahap Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI). Pada tahapan ini menentukan dokter muda untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR).

Nah, gak berhenti sampai situ aja ya. Setelah berhasil mengantongi STR, seorang dokter wajib untuk mengikuti program magang atau internship. Seorang dokter internship akan mengikuti rangkaian praktek pada tempat yang sudah mendapatkan Surat Izin Praktek (SIP), seperti Rumah Sakit tipe C (Kabupaten) maapun seluruh puskesmas di Indonesia. Pada program internship ini dilakukan hingga kurun waktu 1 tahun.

4.Program Spesialis

Mungkin gak semua dokter akan mengambil program spesialis. Tapi jika kamu ingin mempertajam ilmu dan skill melalui program spesialis ini.

Untuk menjadi seorang dokter spesialis, kamu harus menghabiskan waktu untuk sekolah spesialis mulai dari empat hingga enam tahun. Di program ini kamu akan ditempa dengan berbagai ilmu dan skill dari program spesialis yang kamu ambil.

Setelah dihitung-hitung, agar menjadi seorang dokter kamu harus melalui enam tahun untuk menyelesaikan pendidikan. Belum lagi kalau ingin melanjutkan ke jenjang program spesialis. Perlu waktu lebih kurang 12 tahun untuk menyelesaikan studi. Wah, ternyata butuh jangka waktu yang sangat lama ya!

So, buat kamu yang ingin menjadi seorang dokter, wajib hukumnya buat menyiapkan mental dan pikiran selama melalui proses tersebut. Yakinlah proses yang kamu lewati pasti akan menuai hasil di kemudian hari. Selamat berproses dan good luck!

Kuliah Berapa Tahun dan Berapa Semester? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Kuliah Berapa Tahun dan Berapa Semester? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Sebelum menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi kamu perlu mengetahui kuliah berapa tahun untuk jenjang S1, S2 dan S3. Terkadang kamu mungkin melihat ada yang sudah kuliah namun tidak lulus-lulus. Jadi, sebenarnya waktu untuk kuliah itu berapa tahun?

Mengetahui informasi tentang lama waktu kuliah akan membantu kamu untuk melakukan estimasi terkait pembiayaan. Selain itu, kamu juga akan lebih mudah untuk mempersiapkan diri dalam meniti karir. Tidak sedikit pula mahasiswa yang ingin mengejar target untuk segera lulus.

Lama Kuliah Jenjang Sarjana (S1)

Perkuliahan jenjang Sarjana (S1) biasanya dapat ditempuh dalam kurun waktu 4 tahun atau 8 semester. Jika dalam waktu 8 semester kamu belum menyelesaikan pendidikan, biasanya pihak kampus akan memberikan kesempatan hingga 14 semester atau 7 tahun.

Baca Juga: Masih Galau Pilih Jurusan Kuliah? 7 Cara Ini Bisa Membantu Kamu

Jika dalam kurun waktau 7 tahun belum berhasil menyelesaikan pendidikan, maka akan diberlakukan kebijakan Drop Out (DO). Namun, beberapa kampus mungkin memiliki kebijakan tersendiri. Ada juga kampus yang membuat kamu dapat menyelesaikan kuliah dengan 7 semester atau 3,5 tahun.

Lama Kuliah Jenjang Magister (S2)

Setelah menmpuh pendidikan S1, tidak jarang yang ingin langsung lanjut ke jenjang S2. Banyak juga yang bertanya kuliah berapa tahun untuk dapat gelar S2? Nah, untuk dapat menyelesaikan pendidikan di jenjang S2, biasanya waktu idealnya adalah 4 semester atau 2 tahun. Namun, ada waktu tambahan hingga 8 semester untuk menyelesaikan masa studi. Jika dalam waktu 8 semester belum selesai, maka biasanya akan berlaku kebijakan DO.

Lama Kuliah Jenjang Doktoral (S3)

Dengan tingkat kerumitan yang lebih tinggi, jenjang doktoral biasanya memiliki tenggang waktu yang lebih fleksibel. Idealnya waktu yang ditempuh untuk jenjang pendidikan S3 sebanyak 3 tahun atau 6 semester walaupun ada juga yang lebih cepat dari itu.

Tidak sedikit orang yang menyelesaikan pendidikan dengan jangka waktu yang lebih lama. Pada dasarnya tidak ada batasan untuk jangka waktu kuliah S3. Ada yang dapat menyelesaikan pendidikannya hingga 10 tahun.

Lama Kuliah Jenjang Diploma

Selain jenjang sarjana, beberapa orang juga memilih jenjang diploma dengan berbagai pertimbangan. Untuk jenjang D2 waktu yang diperlukan adalah 4 semester atau dua tahun. Sedangkan untuk D3, waktu maksimal untuk menempuh pendidikan adalah 6 semester atau 3 tahun. Untuk jenjang D4 waktu yang ditempuh sama seperti S1 yaitu 4 tahun atau 8 semester.

Jika kamu memilih untuk kuliah, maka kamu dapat mengupayakan agar lulus tepat waktu. Lulus dalam waktu yang lebih lama akan merugikan kamu dari segi biaya dan waktu. Oleh karena itu, kamu harus berkomitmen untuk lulus tepat waktu.

Tips Agar Kuliah dapat Lulus Tepat Waktu

Tidak sedikit mahasiswa yang membutuhkan jatah semester karena tidak berhasil menyelesaikan masa pendidikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Bahkan banyak juga yang menyerah hingga DO. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Beberapa tips berikut akan membantu kamu untuk lulus kuliah tepat waktu.

  • Buat target setiap semesternya agar kamu dapat lulus tepat waktu.
  • Pelajari seluruh mata kuliah dengan keseriusan agar tidak mengulang mata kuliah yang sama di semester selanjutnya.
  • Pilihlah untuk mengikuti organisasi kampus yang bermanfaat untuk masa depan namun jangan lupa dengan target lulus tepat waktu.
  • Selalu ingat bahwa biaya yang dikeluarkan akan semakin banyak ketika kamu membutuhkan semester tambahan.
  • Banyak berdoa agar dimudahkan segala urusan yang terkait dengan perkuliahan.

Kini kamu harus lebih semangat lagi dalam menempuh perkuliahan. Ingat bahwa kesempatan untuk kuliah tidak diperoleh semua orang. Komitmen sejak awal masuk kuliah juga perlu agar kamu dapat lulus tepat waktu