Berita

Jurusan Jurnalistik – Mata Kuliah, Prospek Kerja, Universitas

Media massa di beberapa tahun ini memang sedang memuncak popularitasnya. Maka nggak heran dong kalau jurusan jurnalistik menjadi salah satu jurusan yang paling banyak digemari.

Bisa dibilang jurusan yang satu ini adalah satu jurusan yang bertugas untuk mempelajari sebuah ilmu jurnalistik lebih mendalam. Hm, gak usah bertele-tele deh, yuk langsung aja kita simak deskripsi singkat di bawah ini.

Jurusan Jurnalistik - Mata Kuliah, Prospek Kerja, Universitas

Apa Itu Jurusan Jurnalistik?

Jurusan jurnalistik adalah sebuah jurusan yang mempelajari lebih dalam tentang ilmu jurnalistik. Yang mana kamu akan diajarkan tentang bagaimana mengobrol, bertukar pendapat, bahkan menyampaikan berita di depan televisi guys.

Mendalami ilmu jurnalistik memang sangat menyenangkan lho. Banyak banget ilmu yang bisa kamu perdalam dan tentunya informasi yang dapat kamu ambil dari lingkungan sekitar.

Mata Kuliah yang Dipelajari di Jurusan Jurnalistik

Ketika berkuliah di jurusan ini, bakal banyak ilmu yang bisa kamu dapatkan. Berikut adalah beberapa mata kuliah yang akan kamu jumpai ketika kamu kuliah di jurusan jurnalistik.

  • Bahasa jurnalistik
  • Pengantar ilmu komunikasi
  • Dasar-dasar jurnalistik
  • Psikologi komunikasi
  • Penulisan berita
  • Penulisan feature
  • Jurnalistik online
  • Manajemen media massa

Prospek Kerja Lulusan Jurusan Jurnalistik

Makin banyaknya media yang berkembang saat ini, tentunya banyak peluang yang didapatkan apabila kamu lulus dari jurusan ini. Apa saja sih prospek kerja jurusan ini? Simak penjelasan berikut ini.

  • Public relation
  • Jurnalis
  • Fotografer
  • Content writer
  • Editor
  • Blogger
  • Penulis Buku
  • dll

Baca Juga : 12 Rekomendasi Jurusan untuk Kamu yang Menyukai Geografi

Kampus dengan Jurusan Jurnalistik

Kampus mana saja sih yang menyediakan jurusan Manajemen Bisnis? Berikut adalah listnya.

  1. Universitas Indonesia
  2. Universitas Airlangga.
  3. Universitas Diponegoro
  4. Universitas Padjadjaran
  5. Universitas Esa Unggul
  6. Universitas Media Nusantara

7 Cara Menghilangkan Flek Hitam dengan Alami

7 Cara Menghilangkan Flek Hitam dengan Alami

Salah satu masalah kulit yang sering dialami perempuan adalah flek hitam. Umumnya, ia muncul jika kulit terlalu sering terpapar matahari.Hal ini karena sinar matahari meningkatkan produksi sel melanosit yang menghasilkan pigmen melanin atau pigmen pengatur warna kulit.

Dari seluruh bagian tubuh, wajah adalah bagian yang paling rawan mengalami flek hitam. Pasalnya, wajah hampir terpapar matahari sepanjang waktu.Tentunya sangat disayangkan ya, Guys. Bagaimanapun wajah adalah ujung tombak penampilan seorang perempuan.

Tapi tidak perlu khawatir, Guys. Ada banyak cara menghilangkan flek hitam, baik dengan bantuan medis maupun secara alami. Menghilangkan flek hitam secara alami pun sangat mudah. Bahan-bahannya dapat ditemukan di sekitar Kalian.

Berikut, aflah-indonesia.com telah merangkum cara menghilangkan flek hitam secara alami:

1. Menggunakan jus lemon atau air perasan jeruk nipis

Lemon dan jeruk nipis adalah buah yang kaya akan vitamin C. Vitamin ini terkenal memiliki banyak khasiat untuk wajah.Ia mampu melawan penuaan, mencerahkan wajah, menangkal radikal bebas, hingga merawat kerusakan kulit akibat sinar matahari dan menghilangkan flek hitam.

Cara menggunakannya pun mudah. Pertama, buat jus lemon atau peras jeruk nipis. Kedua, ambil airnya dengan bantuan kapas dan kenakan ke bagian wajah yang mengalami flek hitam. Ketiga, bilas dengan air bersih ketika sudah mengering.

Jika Kalian menggunakan jus lemon atau air jeruk nipis secara rutin selama dua minggu, dijamin flek hitam pada wajah akan menghilang.Tapi perhatikan kondisi kulit Kalian ya. Jika Kalian memiliki kulit sensitif, maka berikan tambahan air agar jus lemon atau air jeruk nipis tidak terlalu asam.

2. Menggunakan kentang sebagai masker

Kentang adalah salah satu sayuran yang banyak digunakan perempuan Indonesia untuk memasak. Bahan ini sangat mudah ditemukan di pasar modern maupun pasar swalayan.

Ternyata, kentang tidak hanya bermanfaat sebagai makanan. Kandungan di dalam kentang terbukti mampu menghilangkan flek hitam. Ia juga bisa mengangkat sel kulit mati, melembabkan kulit, dan membantu mencerahkan kulit.

Gunakan kentang sebagai masker agar Kalian mendapatkan manfaat-manfaat ini. Cuci bersih kentang dan iris tipis-tipis. Lalu, letakan irisan kentang pada wajah. Biarkan selama beberapa menit dan cuci bersih dengan air hangat.

3. Mengoleskan bagian dalam lidah buaya

Penggunaan lidah buaya untuk merawat wajah tentunya sudah tidak asing bagi Kalian . Tanaman ini memang dikenal memiliki banyak manfaat.Ia mampu melembabkan dan menghaluskan wajah. Kandungan antioksidan di dalamnya juga mampu menangkal radikal bebas. Tidak heran banyak produsen kecantikan yang menjual lidah buaya di pasaran.

Jika Kalian mempunyai tanaman lidah buaya di rumah, ambil dan belah batang lidah buaya untuk mendapatkan dagingnya.Oleskan daging tersebut di bagian wajah yang mengalami flek hitam. Pijat perlahan dan biarkan 15 hingga 20 menit. Setelah mengering, bilas hingga bersih.

Lakukan perawatan ini satu hingga dua kali sehari dalam beberapa minggu agar hasilnya maksimal ya, Guys!

Baca Juga : Keputihan – Gejala, penyebab dan mengobati

4. Menggunakan masker kunyit

Jika Kalian mengira kunyit hanya bermanfaat sebagai rempah-rempah, Kalian salah besar. Kunyit juga memiliki banyak manfaat bagi kecantikan kulit wajah.Ia mampu mengusir jerawat, menyamarkan bekas jerawat, dan mengangkat sel kulit mati. Kunyit juga memiliki kandungan anti-pigmentasi dan anti-inflamasi.

Untuk mendapatkan manfaat ini, campurkan dua sendok teh kunyit yang sudah dihaluskan dengan susu dan air lemon.

Perbandingan kunyit harus lebih banyak ya, Guys. Jika tidak, campuran akan terlalu cair untuk digunakan. Gunakan campuran sebagai masker dan biarkan selama beberapa menit. Setelahnya, bilas dengan air hangat.

5. Menggunakan pasta almond sebagai masker

Jika Kalian mempunyai kulit wajah yang kering, Kalian bisa menggunakan almond untuk merawat wajah Kalian . Pasalnya, almond adalah pelembab alami. Selain itu, almond juga mengandung vitamin E dan antioksidan. Ia mampu menghilangkan flek hitam dan bekas luka di wajah.

Tapi, Kalian mungkin butuh sedikit waktu dan tenaga untuk menyiapkan masker almond. Sebelum diolah, kacang almond harus direndam dengan susu selama satu malam.Setelahnya, kacang almond dikupas dan digiling lalu dicampurkan dengan bubuk cendana dan madu. Aduk hingga merata sampai masker almond berbentuk pasta dan siap digunakan.

Masker ini akan memberikan efek yang maksimal jika digunakan satu sampai dua minggu sekali. Berikan pijatan ringan agar Kalian mendapatkan efek relaksasi.

6. Menggunakan bubur pepaya sebagai masker

Buah pepaya digemari oleh banyak orang karena dikenal mampu melancarkan pencernaan. Ternyata, kandungan di dalam buah pepaya juga mampu mencerahkan kulit wajah dan menghilangan flek hitam jika digunakan sebagai masker. Pasalnya, kandungan ini mampu mengelupas dan menyingkirkan sel kulit mati.

Masker pepaya pun sangat mudah dibuat. Kalian hanya perlu mengambil daging buah pepaya yang sudah matang, lalu menghancurkannya hingga menjadi bubur. Oleskan pada wajah dan biarkan selama 20 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih.

Lakukan perawatan ini tiga hingga empat kali seminggu agar efeknya maksimal ya, Guys.

7. Menggunakan masker oatmeal yang praktis

Oatmeal adalah menu sarapan yang digemari oleh mereka yang menjalani hidup sehat ataupun sedang diet. Selain sehat, makanan ini sangat mudah dibuat. Hanya perlu diseduh dengan air hangat hingga menjadi bubur.Nyatanya, oatmeal juga sangat mudah diolah menjadi masker untuk menghilangkan flek hitam di wajah lho, Guys. Oatmeal hanya perlu ditumbuk dan dicampur dengan air perasan lemon hingga menjadi pasta.

Selain menghilangkan flek hitam, masker oatmeal mampu melembutkan dan meremajakan kulit. Ia juga bisa digunakan apabila kulit Kalian gosong akibat sinar matahari.Itulah cara menghilangkan flek hitam secara alami. Terbukti tampil menarik tidak selalu berarti mahal ya, Guys. Yuk, praktekan cara di atas agar flek hitam menghilang dan penampilan Kalian semakin maksimal!

Ambil Jurusan Teknik Elektro Belajar Tentang Listrik?

Buat kamu anak-anak SMA kelas 12 khususnya jurusan IPA yang masih bingung mau ambil jurusan kuliah apa… Kamu jangan khawatir karena ada satu jurusan yang termasuk jurusan favorit di kalangan anak-anak SMA loh yaitu jurusan Teknik Elektro! Jurusan teknik elektro adalah salah satu jurusan favorit yang jumlah peminatnya selalu bersaing ketat dengan jurusan-jurusan terkenal lainnya seperti dokter atau teknik informatika.

Ambil Jurusan Teknik Elektro Belajar Tentang Listrik?

Buat kamu yang mungkin sering banget dengar jurusan teknik elektro tapi gak tau jurusan ini belajar tentang apa atau yang biasa suka dianggap belajar semua hal tentang listrik, nah aflah-indonesia akan kasih tau kamu apa aja yang dipelajari di jurusan teknik elektro.

Biasanya jurusan teknik elektro ini selalu identik dengan listrik, nah informasi tentang itu gak salah sih, tapi di jurusan teknik elektro kamu akan membahas pecahan-pecahan lebih dalam tentang listrik, mulai dari pemahaman dasar tentang listrik, elektromagnet, mikroprosesor, sinyal listrik, hingga teknologi baru di dunia perlistrikan seperti biomedika.

Jurusan teknik elektro pada dasarnya adalah mempelajari teknologi perancangan suatu sistem maupun subsistem menggunakan alat elektronik sehingga bisa bermanfaat untuk membantu pekerjaan-pekerjaan yang susah untuk dilakukan oleh manusia. Nah, teknik elektro ini juga merupakan salah satu disiplin ilmu yang paling dinamis dan menantang dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perkembangannya juga sangat besar.

Teknik Elektro mempelajari berbagai pemanfaatan gejala-gejala alam terutama sifat-sifat elektron yang disebut dengan kelistrikan yang kemudian diaplikasikan dalam hubungannya dengan teknologi, termasuk juga hubungannya dengan fungsi listrik itu sendiri.

Dalam teknik elektro, selain mempelajari ilmu-ilmu dasar untuk rekayasa (meliputi Matematika, Fisika, dan Kimia) mahasiswa juga akan diberikan informasi untuk mempelajari landasan pengetahuan teknologi kelistrikan mencakup tentang energi, informasi, dan isyarat. Di beberapa kampus, jurusan teknik elektro dibagi atas 2 bagian yaitu Arus Kuat dan Arus Lemah. Arus kuat mempelajari tentang listrik tegangan tinggi (kelistrikan). Sedangkan Arus Lemah mempelajari listrik tegangan lemah seperti elektro telekomunikasi, elektro komputer dan elektro control.

Buat kamu yang penasaran apa saja yang akan dipelajari di jurusan teknik elektro.. Yuk kita bahas satu-persatu ya!

1. Belajar bidang-bidang listrik

Sebagai mahasiswa di Jurusan Teknik Listrik (Teknik Elektro) kamu akan mempelajari rangkaian listrik (circuit theory), yakni interaksi antara berbagai komponen listrik seperti resistor, kapasitor, diode, transistor dan induktor dalam suatu rangkaian listrik.

Selain itu, kamu juga akan mempelajari mata kuliah inti seperti berbagai bidang Teknik Elektro (atau yang sering disebut sebagai peminatan) seperti Teknik Tenaga Listrik (Power Engineering), Kontrol (Control Engineering), Elektronika (Electronics), Telekomunikasi (Telecommunications) dan lain sebagainya.

2. Belajar hitung-hitungan

Buat kamu anak-anak SMA yang gak keberatan sama dasar hitung-hitungan, di teknik elektro ini kamu juga akan mendapatkan mata kuliah matematika loh.. Hal ini untuk membantu kamu memperkuat kemampuan matematis kamu seperti misalnya matematika teknik, kalkulus, metode numerik dan berbagai konsep seperti kimia, fisika, dan konsep teknologi.

3. Punya kesempatan magang di industri besar

Teknik elektro adalah salah satu jurusan yang banyak membutuhkan praktik di dalam laboratorium maupun di lapangan secara langsung. Demi kebutuhkan praktikum tersebut, banyak universitas yang bekerja sama dengan industri besar untuk memperbolehkan mahasiswanya melakukan kunjungan atau bahkan program magang.

Keuntungan mengambil kuliah teknik elektro adalah peluang kerjanya yang sangat terbuka di berbagai bidang ketika kamu sudah lulus nanti. Teknik elektro berhubungan erat dengan perkembangan teknologi. Jadi, tidak ada namanya sarjana teknik elektro yang tidak memiliki peluang kerja, karena teknologi akan selalu berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia untuk mengelolanya.

Sarjana teknik elektro, bisa bekerja di berbagai bidang industri. Mulai dari sebagai teknisi komunikasi, teknisi sonar dan radar, spesialis sistem jaringan, hingga ahli robotik. Tidak menutup kemungkinan juga untuk bekerja di industri telekomunikasi, manufaktur, pembangkit listrik, IT, hingga pertambangan dan perminyakan. Dari pilihan pekerjaannya saja, sudah bisa diperkirakan berapa gaji yang akan kamu dapat saat lulus nanti.

Baca Juga :Mau Ambil Jurusan Desain Interior? Ketahui Dulu Tugas dan Prospek Kerjanya!

Nah, buat kamu yang ingin melanjutkan kuliah di jurusan teknik elektro, kamu bisa langsung aja mendaftar di jurusan teknik elektro di Universitas Pelita Harapan atau yang biasa disebut dengan UPH ya! Program teknik elektro UPH menawarkan kurikulum terpadu yang bisa membekali kamu dengan prinsip-prinsip ilmiah dan rekayasa fundamental, serta penerapan disiplin ilmu yang dikombinasikan dengan keterampilan penelitian dan pengembangan yang integral dalam bidang ini.

Berbagai mahasiswa lulusan dari jurusan teknik elektro UPH memiliki jenjang karir teknik yang luas di semua bidang industri. Di dunia yang berubah cepat karena kemajuan dan inovasi dalam teknologi komputer dan digital, ahli teknik elektro yang kompeten dan giat berusaha selalu dibutuhkan.

Mahasiswa lulusan UPH dari jurusan ini diharapkan mampu memecahkan masalah secara kreatif, mampu bekerja secara produktif dalam tim, mampu mengikuti perkembangan teknologi, mampu mengembangkan metode atau produk baru secara beretika dan strategis, dan terus tumbuh di dalam karakter.

Setelah kamu sudah tau akan belajar apa aja di jurusan teknik elektro, kamu harus tau nih setelah kamu lulus dari jurusan teknik elektro, kamu akan siap berkarir dan bekerja di bidang apa aja.

Lulusan Teknik Elektro dapat bekerja di berbagai bidang industri, misalnya di pembangkitan, transmisi, distribusi tenaga listrik (Perusahaan Listrik Negara atau Perusahaan Listrik Swasta, industri besar), industri perancang/penghasil komponen listrik/elektronika, industri-industri pada umumnya yang sarat dengan mesin-mesin listrik, instrumentasi, pengaturan (control system), pusat komputer dan jaringannya, BUMN, industri jasa telekomunikasi, industri peralatan telekomunikasi, industri elektronika konsumen, perminyakan, dan sebagainya.

Lulusan Teknik Elektro biasanya menempati posisi/ jabatan di perusahaan sebagai; Network Planner/Engineer, Telecommunication Software Engineer, Perancang dan produk-produk perangkat keras dan lunak telekomunikasi/internet, konsultan pada berbagai industri yang menggunakan telekomunikasi dan internet, Manager proyek Sistem Informasi/ Teknologi Informasi, Manajer Pengembangan produk dan layanan telekomunikasi dan informasi, dan lain sebagainya.

10 Beasiswa Kuliah S1 di Luar Negeri untuk Pelajar Indonesia

Aflah Indonesia – Pernah terbayang untuk kuliah di luar negeri? Jauh dari keluarga, bertemu teman baru dari berbagai negara, dan tentunya membiasakan diri menggunakan bahasa asing. Keren ya? Impian ini bisa kamu wujudkan lewat program beasiswa. Jangan khawatir, banyak lembaga beasiswa yang tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga menanggung kebutuhan hidup sampai akomodasi selama di sana. Tertarik untuk mendaftar beasiswa S1 di negara Asia, Eropa, atau Amerika? Yuk, simak informasi berikut!

10 Beasiswa Kuliah S1 di Luar Negeri untuk Pelajar Indonesia

1. MEXT Scholarship

Beasiswa MEXT Scholarship disediakan oleh pemerintah Jepang bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan S1 dan S2 di Jepang. Kamu tidak harus fasih berbahasa Jepang untuk mendaftar beasiswa ini, namun disarankan menguasai bahasa Jepang minimal tingkat dasar. Ada 3 jenis beasiswa MEXT, yaitu Undergraduate (Gakubu), Specialized Training College (Senshu), dan College of Technology (Kosen). Masing-masing program memiliki fokus dan jangka waktu studi yang berbeda.

Syarat Beasiswa MEXT:

  • Lulusan sekolah formal tingkat SMA/SMK/Sederajat.
  • Usia maksimal 24 tahun saat mendaftar
  • Persyaratan khusus setiap program dapat dilihat pada laman www.id.emb-japan.go.jp/sch_kosen2022.html.

Cakupan Beasiswa MEXT:

  • Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya (termasuk biaya sekolah persiapan).
  • Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥117.000 (Rp15.652.560) per bulan.
  • Tiket pesawat pergi pulang Indonesia-Jepang.
  • Bebas biaya pengurusan visa pelajar.
  • Tanpa ikatan dinas.

2. Mitsui Bussan Scholarship

Beasiswa Mitsui Bussan ditujukan bagi pelajar SMA yang ingin melanjutkan kuliah di Jepang. Beasiswa ini berlangsung selama 5 tahun 5 bulan, terdiri dari 1,5 tahun kursus bahasa Jepang dan 4 tahun belajar di perkuliahan. Peserta beasiswa akan mendapatkan pelatihan bahasa di di Tokyo Japanese Language Education Center of Independent Administrative Institution, Japan Student Services Organization, Tokyo, Jepang.

Syarat Beasiswa Mitsui Bussan:

  • Merupakan Warga Negara Indonesia.
  • Pelamar berusia kurang dari 20 tahun
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani masa penerimaan beasiswa.
  • Dibuka untuk lulusan SMA/MAN jurusan IPA atau IPS
  • Bersedia untuk belajar bahasa Jepang dan mendapatkan pendidikan di universitas dalam bahasa Jepang.
  • Sehat jasmani dan rohani dan tidak memiliki penyakit menular.

Cakupan Beasiswa Mitsui Bussan:

  • GRATIS biaya pendaftaran beasiswa,
  • Tunjangan biaya hidup senilai 145.000 yen (± Rp18 juta) setiap bulan,
  • Tiket pesawat kelas ekonomi PP Indonesia – Jepang pada awal dan akhir masa pemberian beasiswa,
  • Tunjangan kedatangan senilai 50.000 yen (± Rp6 juta) yang diberikan pada saat kedatangan di Jepang,
  • GRATIS biaya perkuliahan termasuk biaya pendaftaran dan biaya kursus bahasa Jepang.

Baca juga : Sering Dicuekin, Jurusan Agribisnis Punya Prospek Karier Luas!

3. Orange Tulip Scholarship

Pemerintah Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia membuka beasiswa bagi pelajar yang ingin menempuh S1 dan S2 di Belanda. Beasiswa ini bekerjasama dengan 25 perguruan tinggi terbaik di negara tersebut. Sebelum melamar, pastikan kampus kamu  terdaftar sebagai mitra program beasiswa Orange Tulip Scholarship.

Syarat Beasiswa Orange Tulip:

  • Pendaftar adalah Warga Negara Indonesia.
  • Status saat ini tidak sedang bekerja atau menempuh studi di Belanda
  • Sedang dalam proses pendaftaran, atau telah diterima pada salah satu universitas mitra program Orange Tulip Scholarship.
  • Memenuhi syarat khusus yang ditetapkan oleh masing-masing skema beasiswa Orange Tulip Scholarship

Cakupan Beasiswa Orange Tulip:

  • Bebas biaya pendidikan sebesar 30 – 100 % sampai lulus

4. IFA Paris Scholarship

Bercita-cita menjadi desainer kelas dunia? International Fashion Academy Paris membuka beasiswa kuliah untuk program S1 dan S2. Khusus program S1, kamu bisa memilih 4 program studi, yaitu: Bachelor Fashion Design and Technology, Bachelor Visual Merchandising, Bachelor Fashion Marketing, dan Bachelor Fashion Sustainability.

Cakupan Beasiswa IFA Paris:

  • Full Scholarship (100 persen bebas biaya pendidikan), deadline: 15 Maret 2022.
  • Excellence Scholarship (pengurangan biaya pendidikan sebesar 40 persen), tidak ada deadline pengajuan.
  • Distinction Scholarship (pengurangan biaya pendidikan sebesar 20 persen), tidak ada deadline pengajuan.

Syarat Beasiswa IFA Paris:

  • Telah menyelesaikan SMA/ SMK/ sederajat.
  • Berusia minimal 16 tahun
  • Memiliki skor minimal IELTS 5.5 atau TOEFL 65
  • Memiliki minat di bidang fashion desain atau bisnis dan pemasaran fashion.
  • Pelamar program Bachelor in Fashion Design & Technology dan Bachelor Fashion Sustainability with Design Major, wajib melampirkan portofolio.
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar 150 Euro.
  • Bersedia melakukan seleksi wawancara melalui Skype atau di universitas.
  • Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah berkas dokumen yang telah diterjemahkan ke bahasa Inggris menggunakan jasa penerjemah tersumpah.

5. KAIST Scholarship

Nah, beasiswa ini cocok untuk kamu yang tertarik memperdalam ilmu teknologi di negeri ginseng, Korea. KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology) merupakan salah satu kampus teknologi terbaik yang telah menghasilkan alumni hebat, seperti Rim Ji Hoon pendiri aplikasi Kakao Talk dan Hae Jin Lee pendiri aplikasi LINE. Mau seperti mereka? Bisa kok! KAIST memiliki beasiswa S1 untuk kamu yang punya passion di bidang tech.

Cakupan Beasiswa KAIST:

  • Gratis biaya kuliah selama 8 semester,
  • Dukungan biaya hidup sebesar $300 atau Rp4,3 Juta per bulan,
  • Biaya asuransi kesehatan.

Syarat Beasiswa KAIST:

  • Pelajar internasional (termasuk Indonesia),
  • Sudah/akan lulus dari SMA sebelum 31 Agustus 2022, dan siap menjalani kuliah pada fall season/musim gugur 2022,
  • Memenuhi persyaratan bahasa Inggris dengan skor yang direkomendasikan untuk TOEFL iBT min. skor 83 / TOEFL PBT min. skor 63 / TOEFL CBT min. skor 220 / IELTS min. skor 6,5 / TOEIC Listening & Reading min. skor 720 / TEPS min. skor 326,
  • Khusus bagi pelajar yang lulus dari sekolah dengan bahasa pengantar bahasa inggris, dokumen persyaratan bahasa inggris tidak diperlukan.

6. Turki Burslari Scholarship

Pemerintah Turki memberikan beasiswa full untuk pelajar Indonesia yang berprestasi. Turki Burslari Scholarship dapat diikuti oleh kamu yang mau melanjutkan studi ke jenjang S1, S2, dan S3. Beasiswa ini dibuka setiap tahun, lho! Ada 12 universitas yang bisa kamu pilih saat mendaftar. Selanjutnya, sistem akan menempatkan peserta ke masing-masing universitas sesuai dengan peringkat nilai.

Cakupan Beasiswa Turki Burslari:

  • Penempatan ke universitas dan program studi.
  • Uang bulanan sebesar 800 TL (Rp 1.521.269) per bulan.
  • Uang kuliah.
  • Tiket penerbangan pulang ke negara asal sekali.
  • Asuransi kesehatan.
  • Akomodasi.
  • Kursus bahasa Turki satu tahun.

Syarat Beasiswa Turki Burslari:

  • Kriteria Akademik Minimum:
    Prestasi akademik minimum untuk program S1: 70%.
    Prestasi akademik minimum untuk program S2 & S3: 75%.
    Prestasi akademik minimum untuk program Ilmu Kesehatan (Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi): 90%.
  • Kriteria Umur:
    Berusia di bawah 21 tahun untuk program S1.
    Berusia di bawah 30 tahun untuk program S2.
    Berusia di bawah 35 tahun untuk program S3
  • Dibuka untuk peserta dari seluruh negara.
  • Warga Negara Turki dan peserta yang sudah kehilangan kewarganegaraan Turki tidak diperbolehkan untuk mendaftar.
  • Siswa yang sudah terdaftar di universitas Turki pada tingkat studi yang dilamar tidak diperbolehkan untuk mendaftar.

7. K-ARTS Scholarship

Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara yang menghasilkan seniman-seniman hebat. Mulai dari aktor, aktris, penyanyi, hingga pemain musik. Melalui beasiswa Art Major Asian Plus (AMA+kamu berkesempatan mempelajari seni di Korea National University of ArtsJurusan yang ditawarkan cukup banyak, yaitu Vocal Music, Instrumental Music,   Acting, Directing, Stage Design, Theatre Studies, Film Making, Broadcasting, Multimedia, Animation, Cinema Studies,  Dance Performance, dan lain-lain.

Cakupan Beasiswa K-ARTS:

  • Tiket pesawat kelas ekonomi dari dan ke Korea Selatan untuk keberangkatan dan kelulusan.
  • Tunjangan bulanan sebesar 800.000 KRW (Rp10.134.811) per bulan.
  • Pelatihan bahasa Korea intensif selama 4 bulan sebelum masuk.
  • Bantuan penuh biaya kuliah (hanya semester reguler).
  • Asuransi kesehatan: cakupan terbatas.

Syarat Beasiswa K-ARTS:

  • Warga negara yang termasuk ke dalam low and middle income countries dari OECD DAC (Development Assistance Committee).
  • Telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang SMA/Sederajat atau program sarjana sebelum masuk ke K’ARTS
  • Peserta perlu memenuhi persyaratan keahlian bahasa Korea yang sudah ditetapkan setiap departemen.
  • Peserta harus memenuhi syarat keterampilan dan bakat yang dibutuhkan melalui pengajuan portofolio yang disyaratkan oleh masing-masing jurusan
  • Peserta terakhir yang telah diterima di K’ARTS dijadwalkan untuk tiba di Korea dan mengikuti pelatihan bahasa Korea sebelum bergabung dengan program belajar, kecuali sudah memegang TOPIK level 6.

8. Brunei Darussalam Government Scholarship

Mau kuliah tapi nggak mau terlalu jauh dari keluarga? Brunei Darussalam Government Scholarship mungkin cocok untukmu. Sama seperti Turki Burslari, beasiswa ini diselenggarakan oleh pemerintah Brunei Darussalam setiap tahunnya untuk mahasiswa S1 dan S2. Terdapat 5 pilihan kampus, yaitu: Universiti Brunei Darussalam, Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan, Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Universiti Teknologi Brunei, Politeknik Brunei.

Cakupan Beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship:

  • Gratis biaya kuliah termasuk biaya penerimaan masuk kuliah, biaya ujian, biaya registrasi ulang, dan orientasi selama kuliah
  • Tiket pesawat PP Indonesia – Brunei Darussalam kelas ekonomi saat akan mulai kuliah dan ketika sudah selesai studi
  • Biaya bagasi penerbangan untuk barang-barang pribadi penerima beasiswa, sebesar maksimal BND$250 ( ±Rp2.6 juta)
  • Uang tunjangan pribadi bulanan sebesar BND$500,00 ( ±Rp5.3 juta)
  • Uang tunjangan makan bulanan sebesar BND$150.00 ( ±Rp1.6 Juta)
  • Uang tunjangan buku tahunan sebesar BND$150.00 ( ±Rp6.4 Juta)
  • Akomodasi atau tempat tinggal berupa asrama universitas/ politeknik
  • Asuransi kesehatan komprehensif untuk seluruh durasi Beasiswa.

Syarat Beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship

  • Pelamar beasiswa merupakan warga negara dari negara ASEAN termasuk Indonesia)
  • Pelamar beasiswa harus berusia minimal 18-25 tahun (S1) dan maksimal 35 tahun (S2) per tanggal 31 Juli 2022
  • Mendapatkan rekomendasi berupa nominasi dari Kemendikbud / Dinas Pendidikan di wilayah asal pendaftar. Format berkas nominasi bisa di lihat pada formulir pendaftaran beasiswa
  • Bila ditetapkan sebagai penerima beasiswa, pelajar tidak diperbolehkan mendapatkan beasiswa, atau bentuk bantuan lainnya dari pihak lain tanpa persetujuan dari Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam
  • Penerima beasiswa sebaiknya tidak membawa anggota keluarga selama masa penerimaan beasiswa. Tidak ada tunjangan suami/istri/anak yang diberikan serta tidak ada akomodasi yang disediakan kepada pasangan maupun anak yang ikut menemani.
  • Penerima beasiswa selama masa studi tidak diizinkan untuk melakukan pekerjaan yang dibayar atau bekerja pada perwakilan negara manapun di Brunei Darussalam.
  • Penerima beasiswa dianjurkan segera kembali ke negara asal setelah menyelesaikan masa studi.
  • Memenuhi persyaratan lainnya yang diminta oleh pihak universitas dan program studi yang menjadi tujuan kuliah.
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris, dan mampu memenuhi syarat minimal dalam penerimaan di universitas.

9. Beasiswa Stipendium Hungaricum

Hongaria menjadi salah satu negara di Eropa dengan biaya hidup yang terjangkau. Jika kamu memilih Hongaria sebagai tempat melanjutkan studi, pemerintah setempat menyediakan beasiswa full untuk pelajar Indonesia. Setelah lulus, kamu diperbolehkan kembali ke negara masing-masing untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang diperoleh. Hongaria juga dikenal sebagai negara yang aman, sehingga kamu tak perlu khawatir untuk tinggal di sana.

Cakupan Beasiswa Stipendium Hungaricum:

  • Bebas biaya kuliah dan penelitian hingga lulus studi,
  • Tunjangan kebutuhan hidup sebesar HUF 43,700 (±Rp2 juta) untuk biaya hidup setiap bulannya,
  • Asrama mahasiswa gratis atau tunjangan akomodasi tempat tinggal sebesar HUF 40,000 (±Rp1,7 juta) setiap bulan,
  • Jaminan kesehatan dalam bentuk asuransi gratis.
  • Kelas gratis bahasa Hungaria wajib sebagai bahasa asing.

Syarat Beasiswa Stipendium Hungaricum:

  • Pelajar internasional dari luar negeri dan direkomendasikan oleh lembaga pendidikan di masing-masing negara (untuk Indonesia akan direkomendasikan oleh Kemendikbud Ristek),
  • Bagi peserta yang telah menempuh/selesai pendidikan program sarjana (S1) tidak diperkenankan mendaftar pada program S1 di Stipendium Hungaricum tapi diperkenankan untuk mendaftar di program S2,
  • Berusia lebih dari 18 tahun per 31 Agustus 2022,
  • Memenuhi syarat untuk diterima sebagai mahasiswa di salah satu universitas di Hongaria.

10. Beasiswa University of Toronto Kanada

University of Toronto menempati posisi 1 sebagai kampus terbaik di Kanada dan peringkat 25 kampus terbaik di dunia. Wow! Mau kuliah di sini tapi terkendala akomodasi? Tenang, kamu dapat mendaftar melalui beasiswa beasiswa Lester B. Person International Scholarship. Ada 700 program studi S1 yang ditawarkan, mulai dari Komunikasi, Ilmu Komputer, Jurnalistik, Sastra, Ilmu Lingkungan, Paramedis, Forensik, dan masih banyak lagi.

Cakupan Beasiswa Toronto Kanada

  • Biaya kuliah full hingga menyelesaikan studi
  • Tunjangan buku kuliah
  • Dana tak terduga
  • Tunjangan tempat tinggal selama 4 tahun di Kanada

Syarat Beasiswa Toronto Kanada

  • Pelajar internasional dari seluruh dunia (termasuk Indonesia) dan memenuhi syarat untuk mengajukan visa belajar di Kanada.
  • Duduk di semester akhir sekolah menengah atas, atau bagi yang lulus sekolah setelah Juni 2021.
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang disyaratkan oleh University of Toronto bagi pelajar internasional: Skor IELTS min. 6.5 (dengan masing-masing nilai min. 6.0); TOEFL iBT minimal total skor 100 (serta minimal skor 22 untuk bagian Writing); atau sertifikat bahasa yang setara.
  • Bersedia untuk mulai kuliah di University of Toronto Kanada pada bulan September 2022.
  • Bagi pelajar yang sudah terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas lainnya tidak diperkenankan mendaftar.
  • Telah direkomendasikan oleh pihak yang berwenang dalam menilai prestasi akademik (kepala sekolah, atau kesiswaan)

Macam-Macam Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi & Radiasi | Fisika Kelas 11

Macam-Macam Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi & Radiasi | Fisika Kelas 11

Kamu pernah mencelupkan sendok ke dalam air panas nggak? Lama-kelamaan, sendok tersebut akan jadi panas juga kan? Atau pernah nggak kamu duduk di dekat api unggun? Lama-kelamaan, badan kamu akan terasa hangat juga kan?

Nah, kedua peristiwa itu bisa terjadi karena adanya perpindahan kalor. Kamu masih ingat nggak, apa itu kalor?

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Kalor (dilambangkan dengan Q) memiliki satuan internasional J (Joule). Kalor juga bisa dinyatakan dengan satuan kal (kalori), tapi satuan kal bukan satuan internasional (SI), ya! 1 kalori sendiri setara dengan 4.2 Joule, sedangkan 1 Joule setara dengan 0.24 kalori.

Eits, meskipun kalor bisa berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, tapi nggak semua benda baik dalam menghantarkan panas, lho! Benda-benda di sekitar kita digolongkan menjadi dua macam, yakni benda konduktor dan benda isolator.

Benda yang bersifat konduktor bisa menghantarkan panas dengan baik. Contohnya seperti tembaga, besi, air, timah, dan alumunium. Sementara itu, benda yang menghantarkan panas dengan buruk disebut isolator. Contoh benda isolator antara lain plastik, kain, kayu, karet, kertas, dan ban.

Baca juga: Belajar Prinsip dan Hukum Termodinamika dari Termos

Sekarang, coba deh kamu perhatikan panci di dapur! Biasanya, badan panci terbuat dari alumunium yang merupakan benda konduktor, sedangkan pegangan pancinya terbuat dari plastik atau kayu yang merupakan benda isolator.

Kenapa dibuat begitu? Supaya ketika kamu memasak menggunakan panci tersebut, panas dari api kompor bisa merambat dengan baik ke badan panci, sehingga masakan bisa cepat matang. Sebaliknya, panas dari api kompor akan merambat dengan buruk ke pegangan panci, sehingga tangan kamu nggak akan kepanasan saat memasak.

Nah, sudah paham kan, tentang benda konduktor dan isolator? Sekarang kita bahas tentang perpindahan kalor, yuk!

Perpindahan kalor terbagi menjadi tiga nih, guys! Ada konduksi, konveksi, dan radiasi. Yuk, kita bahas satu per satu!

Konduksi

Konduksi adalah proses perpindahan kalor yang terjadi pada suatu zat tanpa disertai perpindahan partikel-partikel dari zat tersebut. Konduksi umumnya terjadi pada zat padat terutama yang bersifat konduktor.

Persamaan Laju Kalor Konduksi

Persamaan laju kalor konduksi bisa dihitung menggunakan rumus seperti tertera pada gambar di bawah ini.

Baca juga: Kenali 3 Bagian Telinga dan Fungsinya, Simak Ulasannya

Contoh Konduksi

Beberapa contoh perpindahan kalor secara konduksi antara lain:

a. Benda yang terbuat dari logam akan terasa hangat atau panas jika ujung benda tersebut dipanaskan. Misalnya, ketika kita memegang kembang api yang sedang dibakar, atau memegang penggaris besi yang ujungnya dipanaskan dengan lilin.

b. Knalpot motor menjadi panas saat mesin dihidupkan.

c. Tutup panci menjadi panas saat dipakai untuk menutup rebusan air.

Konveksi

Konveksi adalah proses perpindahan kalor yang terjadi pada suatu zat dengan disertai perpindahan partikel-partikel dari zat tersebut. Konveksi umumnya terjadi pada fluida (zat cair dan gas).

Persamaan Laju Kalor Konveksi

Persamaan laju kalor konveksi bisa dihitung menggunakan rumus seperti tertera pada gambar di bawah ini.

Contoh Konveksi

Beberapa contoh perpindahan kalor secara konveksi antara lain:

a. Gerakan naik dan turun air ketika dipanaskan.

b. Gerakan naik dan turun kacang hijau, kedelai, dan sebagainya ketika dipanaskan.

c. Terjadinya angin darat dan angin laut.

d. Gerakan balon udara.

e. Asap cerobong pabrik yang membumbung tinggi.

Baca juga: Elastisitas Zat Padat dan Hukum Hooke

Radiasi

Radiasi adalah proses perpindahan kalor yang terjadi dalam bentuk perambatan gelombang elektromagnetik tanpa memerlukan adanya zat perantara (medium).

Persamaan Laju Kalor Radiasi

Persamaan laju kalor radiasi bisa dihitung menggunakan rumus seperti tertera pada gambar di bawah ini

Contoh Radiasi

Beberapa contoh perpindahan kalor secara radiasi antara lain:

a. Panas matahari bisa sampai ke bumi walaupun melalui ruang hampa di luar angkasa.

b. Tubuh terasa hangat ketika berada di dekat sumber api, misalnya api unggun.

c. Panas dari lampu ketika menghangatkan telur unggas.

d. Pakaian menjadi kering ketika dijemur akibat panas dari matahari.

Nah, itu tadi pembahasan macam-macam perpindahan kalor mulai dari konduksi, konveksi, hingga radiasi. Ternyata banyak banget ya, contoh perpindahan kalor yang biasa kita lakukan di kehidupan sehari-hari.

Terkenal pahit, ini manfaat madu hitam untuk kesehatan

Aflah Indonesia – Madu hitam dikenal juga sebagai madu pahit. Ini manfaat madu hitam untuk kesehatan tubuh.  Madu tidak selalu manis. Ada loh madu yang memiliki citarasa yang pahit.

Madu pahit dikenal dengan nama madu hitam. Walaupun pahit, madu hitam tidak kalah populer dengan madu biasa.  Alasannya, madu hitam kaya akan manfaat untuk kesehatan. Hal ini disebabkan madu hitam diambil dari sari pohon mahogani yang mengandung substansi alkaloid tinggi.

madu hitam

Manfaat madu hitam 

Kandungan madu hitam membuat rasanya lebih pahit ketimbang madu biasa.  Namun di sisi lain, kandungan ini membuat manfaat madu pahit untuk kesehatan sangat baik. Apa saja manfaat madu hitam untuk kesehatan tubuh? Simak uraiannya berikut ini.

1. Menjaga kekebalan tubuh 

Manfaat madu pahit yang utama adalah menjaga kekebalan tubuh. Dengan mengonsumsi madu hitam secara berkala, maka seseorang bisa terjaga imunitasnya dari kemungkinan terkena berbagai penyakit.

Tak hanya itu, saponin pada madu juga menjaga stabilnya gula darah dan mengurangi lemak tubuh.

Artinya, madu hitam juga bisa digunakan sebagai pilihan saat sedang menjalani diet untuk mendapatkan berat badan ideal.

2. Lancarkan sirkulasi darah 

Senyawa flavonoid pada madu juga merupakan benteng pertahanan tubuh dari beragam penyakit.

Selain itu, flavonoid juga bermanfaat dalam melancarkan sirkulasi darah, mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah, mengurangi lemak, dan juga sebagai sumber antioksidan.

3. Memaksimalkan fungsi pankreas 

Kandungan substansi kromium dalam madu hitam membantu fungsi pankreas dalam memproduksi insulin.

Dengan demikian, metabolisme gula darah dalam tubuh bisa bersirkulasi dengan lancar. Hal ini juga menghindari penumpukan gula atau lemak di pembuluh darah.

4. Atasi peradangan 

Substansi alkaloid madu berkontribusi dalam manfaat madu pahit, terutama dalam mengatasi peradangan atau inflamasi. Ketika inflamasi teratasi, maka sel-sel tubuh bisa berfungsi dengan maksimal.

5. Menjaga stamina 

Hemoglobin juga penting untuk mengikat oksigen dalam tubuh sehingga stamina dan vitalitas tubuh tetap terjaga

6. Bisa dikonsumsi penderita diabetes 

Madu hitam bisa dikonsumsi penderita diabetes karena kandungan glukosanya rendah, sementara kandungan alkaloidnya tinggi. Alkaloid ini lagi-lagi membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Bahkan pada penderita diabetes yang mengalami gangguan penglihatan, manfaat madu pahit salah satunya adalah membantu menormalkan mata buram.

Tak hanya itu, hal yang membuat penderita diabetes tidak nyaman seperti frekuensi buang air kecil berlebih saat malam hari bisa sedikit dikurangi dengan mengonsumsi madu hitam.

Baca juga : Lebih Dalam Mengenal Pengertian Instansi, Jenis, dan juga Contohnya

7. Mengatasi nyeri sendi 

Salah satu pemicu nyeri sendi adalah asam urat, dan ini bisa diatasi dengan madu hitam.

Kandungan penetralisir toksin dalam madu hitam dapat menetralisir substansi purin penyebab asam urat sehingga bisa dibuang dengan mudah lewat ginjal.

8. Mengobati maag 

Siapa sangka, manfaat madu pahit lainnya adalah mengobati maag terutama saat gejala yang mengganggu seperti nyeri dan mual muncul.

Mengonsumsi madu hitam secara berkala dapat mengurangi rasa tidak nyaman penderita maag. Bahkan, bisa membantu menyehatkan sistem pencernaan seseorang.

9. Menghilangkan black spot di wajah 

Selain untuk kesehatan, manfaat madu pahit bisa juga untuk menyamarkan bahkan menghilangkan black spot atau bintik hitam di wajah.

Caranya adalah dengan mengaplikasikan madu hitam seminggu dua kali di wajah. Perlahan, bintik hitam akan memudar.

10. Meredakan asma 

Mengonsumsi madu hitam juga dapat mengatasi asma dan masalah paru-paru lainnya. Memang hasilnya tidak instan, tapi madu hitam bisa menjadi pilihan bagi penderita asma.

Sebagai catatan,  apabila Anda memang punya penyakit tertentu, jangan menggantikan pengobatan dokter dengan madu hitam ini semata, karena pengobatan dokter juga penting.

Jika ingin mulai mengonsumsi madu hitam, pilihlah yang benar-benar alami dan terbukti asli.

Madu hitam aman dikonsumsi setiap hari baik dicampur dengan minuman lain atau langsung diminum.

Madu hitam banyak dan mudah ditemukan di Indonesia, jadi semakin besar kemungkinan bisa mengonsumsi madu hitam dan mendapatkan khasiatnya.

Mau Masuk UNY Tahun Ini Cek 7 Jalur Seleksi Mandiri UNY 2022 Ini

Mau Masuk UNY Tahun Ini Cek 7 Jalur Seleksi Mandiri UNY 2022 Ini

Dikenal dengan istilah SM S1 atau Seleksi Mandiri S1 bagi calon mahasiswa baru Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SM S1 UNY tahun ini membuka 7 jalur masuk seleksi mandiri 2021! Dimulai dari jalur prestasi sampai jalur kemitraan, peluang masukmu ke UNY akan makin besar jika kamu memilih jalur mandiri yang tepat sasaran! Mau tahu apa saja sih 7 jenis jalur mandiri yang dibuka oleh UNY dan apa saja persyaratannya tiap jenis seleksi mandiri? Artikel ini akan cocok untukmu!

SM S1 Prestasi Akademik

  • Seleksi calon mahasiswa baru S1 berbasis nilai rapor dan prestasi akademik.
  • Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK Tahun 2019, 2020, atau 2021.
  • Bukti prestasi akademik wajib diunggah melalui laman http://pmb.uny.ac.id
  • Memilih 1 (satu) prodi S1 yang diminati.
  • Peserta yang memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio keterampilan sesuai pilihan prodi.
  • Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00 dibayar melalui Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BPD DIY, atau Tokopedia.
  • Prosedur pendaftaran dan pembayaran dapat dilihat di laman http://pmb.uny.ac.id

SM S1 Prestasi Unggul

  • Seleksi calon mahasiswa baru S1 yang berprestasi unggul dalam bidang akademik dan nonakademik (a.l. bidang seni, olahraga, LKS, Olimpiade, Hafidz Al-Qur’an dan penghafal kitab suci lain).
  • Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK Tahun 2019, 2020, atau 2021.
  • Bukti prestasi unggul dalam bidang akademik dan nonakademik (misal: piagam penghargaan, sertifikat) minimal tingkat kabupaten/kota yang diperoleh saat SMA/MA/SMK wajib diunggah melalui laman http://pmb.uny.ac.id.
  • Memilih 1 (satu) prodi S1 yang diminati.
  • Peserta yg memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio keterampilan sesuai pilihan prodi.
  • Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00 dibayar melalui Bank Mandiri, Bank BTN, atau Bank BPD DIY.
  • Prosedur pendaftaran dan pembayaran dapat dilihat di laman http://pmb.uny.ac.id.

SM S1 Talent Scouting

  • Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2019, 2020, atau 2021
  • Siswa SMA/MA/SMK yang memiliki Prestasi Non Akademik peringkat atau juara 1, 2 dan 3 serendah-rendahnya tingkat Kabupaten/Kota dalam lomba atau kejuaraan bidang olahraga, bidang MTQ, bidang penalaran, bidang Seni dan bidang minat khusus (dibuktikan dengan sertifikat kejuaraan dan divalidasi Lembaga yang kredibel).
  • Pendaftaran secara online di http://pmb.uny.ac.id
  • Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00 dibayar melalui Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BPD DIY, atau Tokopedia.
  • Piagam kejuaraan harus mencantumkan Nama yang bersangkutan;
  • Jumlah sertifikat yang dapat dimasukkan 5 buah/Kategori;
  • Membawa surat rekomendasi dari KONI atau Induk Organisasi Cabang Olah Raga untuk prestasi dalam bidang olahraga
  • Mengikuti ujian wawancara

SM S1 Prestasi Olahraga Unggul

  • Pendaftaran Secara Online di http://pmb.uny.ac.id.
  • Uang Pendaftaran Rp350.000,00 dibayarkan melalui Bank Mandiri.
  • Mengunggah Hasil Tes Kesehatan dan Piagam Prestasi.
  • Mengikuti Ujian Tulis (CBT) dan Uji Kecabangan Olahraga.
  • Tinggi badan minimal: putra 160 cm, putri 155 cm dan tidak buta warna
  • Bersedia Membela Tim UNY
  • Bersedia tinggal di asrama FIK

SM S1 CBT (Kampus & Domisili)

  • SM S1 CBT di Kampus adalah tes CBT yang dilaksanakan di kampus UNY
  • SM S1 CBT di Domisili adalah tes CBT dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing peserta.
  • Seleksi calon mahasiswa baru S1 berdasar hasil tes akademik
  • Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2019, 2020, atau 2021.
  • Memilih maksimal 2 (dua) prodi S1 untuk Kelompok SAINTEK atau SOSHUM.
  • Peserta yg memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio sesuai pilihan prodi.
  • Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00 dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BPD DIY, atau Tokopedia.
  • Prosedur pendaftaran dan pembayaran dapat dilihat di laman http://pmb.uny.ac.id.
  • Mengikuti Computer Based Test (CBT) sesuai dengan kelompok ujian SAINTEK atau SOSHUM (materi: TPA, Bhs. Inggris, Bhs. Indonesia, IPA atau IPS), dan sesuai jadwal.

SM S1 Skor UTBK

  • Seleksi calon mahasiswa baru S1 berdasar skor hasil UTBK.
  • Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK/Paket C Tahun 2019, 2020, atau 2021 yang mengikuti UTBK tahun 2021.
  • Pilihan prodi harus sesuai dengan kelompok UTBK yang diikuti pada tahun 2021.
  • Memilih maksimum 2 (dua) prodi S1 untuk Saintek atau Soshum.
  • Peserta yang memilih prodi olahraga atau seni harus memiliki nilai portofolio keterampilan di UTBK 2021.
  • Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00 dibayar melalui Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BPD DIY, atau Tokopedia.
  • Prosedur pendaftaran dan pembayaran dapat dilihat di laman http://pmb.uny.ac.id.

SM S1 Kerja Sama

  • Diselenggarakan atas kerja sama kemitraan antara UNY dengan instansi pemerintah/swasta.
  • Kuota diatur tersendiri.
  • Waktu pelaksanaan diatur tersendiri sesuai dengan kesepakatan kerja sama.
  • Peserta mengikuti CBT sesuai kelompok prodi yang dipilih.
  • Peserta yg memilih prodi olahraga atau seni harus mengunggah portofolio sesuai pilihan prodi.
  • Tes dapat diselenggarakan di lokasi mitra kerja sama
  • Biaya penyelenggaraan seleksi ditanggung oleh mitra kerja sama

apa itu gap year?

Gap Year , Seperti Apa sih ?

Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Gap Year

Hi Sobat Maukuliah! Hari ini ada pembahasan yang gak kalah seru dari biasanya lho. Jadi, hari ini kita mau membahas seputar Gap Year. Ada yang tahu gak sih Gap Year itu apa? Coba sini bisikin aku? Hihi.

Istilah Gap Year memang sudah banyak beredar di kalangan siswa SMA. Di Indonesia sendiri ternyata juga ada lho yang memilih untuk Gap Year. Meskipun Gap Year masih dianggap belum wajar di kalangan dunia pendidikan di Indonesia.

Apa sih Gap Year itu?

Nah, jadi sobat, gap year itu merupakan istilah kekinian yang disematkan kepada siswa yang mengambil waktu kosong sebelum masuk ke perguruan tinggi. Dengan kata lain, siswa ini menunda untuk mengambil kesempatan untuk studi di jenjang perguruan tinggi. Biasanya mereka mengambil kesempatan di tahun berikutnya atau sampai mendapatkan kesempatan masuk kuliah.

Ketika kamu memilih untuk gap year, tentunya harus kamu pikirkan secara matang ya. Jangan sampai kamu memilih gap year tapi gak punya persiapan sama sekali. Duh, kan sama aja bohong ya.

Mengapa memilih gap year?

Keputusan memilih gap year memang sangat bervariatif. Banyak hal yang mengharuskan siswa mengambil jalan gap year , antara lain:

1. Belum menggapai kampus dan jurusan impian

Karena belum siap dan belum mampu menggapai kampus dan jurusan impian, banyak siswa yang memutuskan untuk gap year. Dari sini mereka akan menyiapkan fisik, mental, dan materi untuk menggapai itu semua.

2. Memilih sekolah di luar negeri

Untuk studi di luar negeri, biasanya tidak langsung masuk begitu saja guys. Kamu harus menyiapkannya jauh-jauh hari. Terlebih bila kampus impianmu berada di Eropa, kamu gak bisa asal masuk.

Biasanya selama masa gap year ini dimanfaatkan oleh siswa untuk belajar bahasa asing. Jadi, ketika masuk pendaftaran mereka sudah siap untuk menghadapinya.

3. Finansial keluarga belum stabil

Salah satu alasan ketika memilih gap year adalah masalah finansial. Lulusan siswa SMA memilih untuk tidak melanjutkan studi untuk beberapa waktu. Mereka memilih untuk menyiapkan finansial dengan baik lalu baru melanjutkan studinya.

4. Beristirahat sejenak dan menjernihkan pikiran dari rutinitas pendidikan

Mungkin masih dipandang sebelah mata, jika seorang siswa memilih untuk break sejenak dalam studi. Namun, seperti ini dibutuhkan agar siswa lebih siap dalam menghadapi dunia kampus. So, bisa dipastikan kalau siswa akan lebih serius mengikuti perkuliahan.

Apa sih sisi positif dan negatif dari gap year?

Yah namanya juga suatu keputusan, pasti ada sisi positif dan negatif guys. Jadi tinggal kita aja gimana mengilhaminya. Nah, berikut adalah sisi positif dan negatif saat kamu memilih gap year. 

Sisi positif 

1. Lebih siap menghadapi tes 

Memiliki waktu luang lebih lama, bisa membuatmu siap dalam menghadapi tes. Kamu bisa menyiapkan seluruh materi yang ada di dalam ujian masuk perguruan tinggi nanti.

2. Lebih fokus untuk kuliah

Pernah mengalami masa gap year, pasti membuat kamu yang mengalaminya lebih fokus dalam menjalani masa kuliah. Di sini mereka akan lebih serius dalam menjalani hari-hari menjadi seorang mahasiswa. Yang pasti gak bakal deh menyia-nyiakan waktu untuk kuliah.

3. Kesempatan untuk introspeksi diri

Masa gap year  gak hanya menjadi masa dimana kamu butuh untuk persiapan mengambil jurusan dan kampus impian. Namun, masa ini bisa kamu jadikan sebagai waktu untuk berintrospeksi dengan dirimu sendiri.

4. Mempertimbangkan masa depan dengan baik

Memilih jurusan atau kampus yang tepat sama artinya dengan memilih masa depan yang lebih baik. Dengan artian, kamu yang berada pada fase gap year ini akan mengajarkan kamu lebih berkaca dengan kemampuan. Selain itu kamu juga lebih bisa menghargai waktu untuk masa depan lebih baik.

Sisi Negatif 

1. Dipandang negatif di lingkungan

Dipandang tak wajar terjadi, gap year kerap kali dinilai sebagai suatu hal negatif di lingkungan sekitar. Maka, jika kamu memilih ini setidaknya kamu harus siap mental dalam menghadapinya. Berusaha bodo amat  aja deh!

2. Banyak biaya yang dikeluarkan jika mengambil kursus

Banyak yang belum tahu, kemungkinan besar siswa akan lebih banyak mengeluarkan uang selama masa gap year. Terlebih jika mereka lebih banyak yang mengikuti kursus atau kegiatan lainnya. But, it’s not a big deal guys! Jika kamu tidak memiliki finansial yang cukup, kamu bisa belajar secara otodidak atau memanfaatkan sosial media yang ada.

Apa yang bisa dilakukan selama Gap Year?

Selama menjalani masa gap year, siswa bisa melakukan introspeksi diri atas potensi dan usaha yang sudah dilakukan. Beberapa yang bisa dilakukan selama gap year, antara lain:

1. Meningkatkan skill baru

Meskipun menjalani masa gap year, bukan berarti kamu hanya berpangku tangan saja ya. Justru di masa ini kamu memiliki waktu yang sangat banyak. Ini bisa dimaksimalkan dengan mencari skill baru. Untuk itu, kamu bisa mengembangkannya dengan sangat baik dan pastinya akan berguna di dunia perkuliahan nanti.

2. Menentukan passion dengan tepat

Mau masuk ke jurusan impian tidak hanya dilalui dengan belajar setiap hari saja. Kamu juga perlu berdiskusi dengan diri sendiri untuk menentukan passion yang tepat. Passion ini akan sangat berkembang bila kamu juga menemukan kegiatan yang sangat relevan. Sehingga, ketika masuk dunia perkuliahan kamu akan lebih siap dan berkembang sesuai dengan potensi yang sudah kamu miliki.

3. Punya banyak waktu untuk belajar

Sembari menunggu jadwal pendaftaran perkuliahan, kamu bisa memanfaatkan waktu dengan banyak belajar. Salah satu persiapan yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengikuti kegiatan Try Out UTBK dari berbagai platform. Nah, kamu harus memanfaatkan kegiatan kayak gini nih.

4. Magang

Selama masa gap year nih, bisa banget kamu coba untuk magang di suatu perusahaan tertentu sobat. Selain bisa belajar bekerja, kamu juga akan lebih siap menyiapkan mental untuk terjun di lingkungan masyarakat.

5. Bekerja paruh waktu

Sembari menunggu masa pendaftaran, gak ada salahnya kan kamu bekerja paruh waktu. Selain bisa mendapatkan penghasilan, kamu juga bisa belajar lebih mandiri dan kompeten di lingkungan kerja.

Apakah gap year bisa ikut KIP kuliah?

Oh iya, mungkin banyak pertanyaan dari kamu. Apakah gap year bisa mendapatkan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)? Yups, jawabannya adalah bisa.

Pemerintah memberikan wadah bagi para gap year untuk mendapatkan KIP Kuliah. Sesuai dengan persyaratannya, yang berhak mendapatkan KIP Kuliah adalah siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 (dua) tahun sebelumnya. Dengan syarat berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik baik.

Jadi, sobat maukuliah masih bisa nih mengikuti KIP Kuliah. Tapi dengan catatan jika kamu lulus maksimal dua tahun sebelum tahun ini. Selain itu, penerima KIP Kuliah ini harus dinyatakan lulus seleksi peneriman mahasiswa baru di PTN atau PTS dengan prodi akreditasi A atau B.

Itulah sobat, pembahasan seputar gap year. Sebenarnya, gap year sendiri kurang disarankan dari berbagai pihak. Namun, bisa kamu ambil jika kondisi dan keadaan di sekitarmu tidak mendukung.

Jungkook Menerima Sebuah Cincin dari V BTS, Ternyata Inilah Kebenarannya

Pada 12 Maret 2022, ARMY di seluruh dunia dengan gembira menyaksikan penampilan BTS dalam konser PERMISSION TO DANCE ON STAGE – SEOUL untuk hari kedua mereka di Olympic Stadium. Meskipun cukup sedikit ARMY yang beruntung dan bisa menontonnya secara langsung, ribuan ARMY lainnya juga dapat menontonnya secara online di beberapa bioskop yang menayangkan konser tersebut di beberapa negara.

Tentu saja, selama konser berlangsung, ARMY membagikan momen mereka selama menonton ke media sosial mereka, sehingga banyak orang yang juga bisa melihat dan ikut menikmati konser tersebut.

Koreaboo melansir, secara khusus, dalam sebuah klip yang diunggah oleh seorang  ARMY ke akun Twitter-nya @eewatiris yang menjadi viral, dan telah ditonton hingga 750.000 kali.

Dalam video itu, ketujuh member BTS sedang berada di atas panggung, dan dalam klip video berdurasi tiga detik itu menunjukkan V menyerahkan sebuah cincin kepada Jungkook.

Seperti yang diperkirakan, banyak penggemar, khususnya para penggemar TAEKOOK (julukan yang disematkan penggemar kepada V  dan Jungkook berdasarkan nama asli mereka) berbondong-bondong mengisi kolom komentar.

Sementara banyak yang menganggap hal ini sebagai tanda persahabatan antara kedua member BTS tersebut, namun yang lain mengartikannya lebih jauh, dan mulai menggunakan momen itu sebagai bukti atas hubungan keduanya yang lebih spesial daripada sesama member boygroup atau persahabatan mereka yang telah lama berlangsung.

Tidak mengherankan, jika dalam dunia K-Pop, di setiap fandom biasanya memiliki shipper (julukan jika memasangkan idola mereka dalam suatu hubungan yang romantis, baik dari grup lain atau sesama grup).

Klip yang berdurasi hanya tiga detik itu menyebabkan banyak kesalahpahaman bagi banyak ARMY dan banyak juga yang menyanggahnya. Potongan klip lainnya yang berdurasi lebih panjang juga dibagikan oleh seorang ARMY dalam Twitternya @keeponloving.

Dalam video itu, V terlihat menemukan cincin di lantai, seketika ia mengambilnya dan menatap ke arah Jimin dan Jungkook yang peling dekat dengannya, mungkin untuk memastikan apakah itu milik mereka berdua sebelum akhirnya menyerahkan cincin yang dipegangnya kepada Jungkook.

Saat Jungkook mengambil cincin itu, anggota termuda BTS tersebut secara tidak sengaja menjatuhkannya, kemudian menatap V sambil tertawa. Keduanya langsung melanjutkan konsentrasi mereka pada lagu yang sedang dibawakan saat itu.

Setelah melihat klipnya secara lengkap, ARMY menyimpulkan bahwa Jungkook pasti menjatuhkan cincinnya, dan V baru saja mengembalikannya. Hal itu juga menunjukkan persahabatan mereka yang begitu erat, sehingga V memastikan Jungkook mendapatkan cincin miliknya kembali.

JHT BPJS Ketenagakerjaan kembali ke aturan lama, boleh diambil sebelum umur 56 tahun setelah kalangan buruh menolak aturan baru

Pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dikembalikan ke Permenaker Nomor 19 Tahun 2015, kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Artinya, JHT bisa cair tanpa menunggu usia 56 tahun.

Aflah Indonesia – Pekerja yang ter-PHK maupun mengundurkan diri tetap dapat klaim JHT sebelum usia pensiun.

Ida mengatakan sedang memproses revisi Permenaker Nomor 2 Tahun 2022. Keputusan ini muncul setelah Ida menerima instruksi dari Presiden Jokowi untuk mengubah Permenaker baru itu setelah mengundang gelombang penolakan dan protes dari kalangan pekerja.

“Kami terus melakukan serap aspirasi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta secara intens berkomunikasi dengan Kementerian/Lembaga” tegas Ida seperti dikutip Detik.com.

Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 menyebutkan bahwa manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan baru bisa diambil saat pekerja memasuki pensiun atau di usia 56 tahun. Ini yang mengundang penolakan kalangan pekerja.

Permenaker 2/2022 itu baru akan diberlakukan bulan Mei. Maka pekerja yang ingin melakukan klaim JHT dapat menggunakan acuan aturan lama, Permenaker 19/2015, termasuk bagi yang terkena-PHK atau mengundurkan diri.

Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 dipandang ‘otoriter’ dan ‘seharusnya diubah’

JHT BPJS Ketenagakerjaan kembali ke aturan lama

Tak hanya ditolak kalangan pekerja, sebelumnya kalangan pengamat menilai Permenaker Nomor 2 itu sebagai “kebijakan yang otoriter” dan “seharusnya diubah”.

“Menurut perspektif saya dan dari kajian hukum perburuhan, ini adalah kebijakan yang otoriter. Karena [JHT] ini terkait dengan kepentingan pekerja dan tidak terkait langsung dengan pemerintah. Tapi kemudian pemerintah melakukan kebijakan tersebut,” kata Hadi Subhan, pengamat ketenagakerjaan dari Universitas Airlangga kepada BBC News Indonesia (13/2).

“Itu kan uangnya para pekerja sendiri. Memang ada uang perusahaan, tetapi kan tidak ada uang pemerintah sama sekali. Kenapa kemudian harus ditahan lebih lama? Ada kepentingan apa?” lanjutnya.

Pada aturan sebelumnya, JHT bisa dicairkan peserta dengan masa tunggu 1 bulan sejak mengundurkan diri dari tempat pekerjaannya.

Subhan lalu menyarankan sebaiknya Permenaker Nomor 2 tahun 2022 itu diubah.

“Jadi yang perlu diubah adalah ketika dia belum berusia 56 tahun tetapi dia terkena PHK bukan karena meninggal dunia atau karena cacat maka JHT sebaiknya tetap harus bisa diambil oleh pekerja,” ujar Hadi.

Pengubahan aturan itu, menurutnya tidak akan merugikan pemerintah.

“Kalau tidak ada hidden agenda atau vested interest, tentu tidak ada masalah sama sekali kalau peraturan ini diubah. Tidak ada kerugian sama sekali dari pemerintah, tidak ada beban sama sekali dari pemerintah ketika permenaker ini diubah seperti permenaker sebelumnya,”

Hadi mengingatkan bahwa JHT ini pada hakikatnya tabungan milik pekerja. Ini sangat berguna bagi pekerja yang selama ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan saat belum berusia 56 tahun tetapi terkena PHK, baik karena perusahaan tutup atau karena pekerja itu melakukan kesalahan.

“Kan bisa jadi orang mengundurkan diri dari pekerjaannya sebelum usia 56 tahun tapi beralih menjadi wirausaha. Bagaimana mungkin JHT-nya tidak bisa dicairkan? Saya kira ini kebijakan yang otoriter,” ujarnya.

Masih harus menunggu lama untuk cairkan JHT

Usulan pengubahan aturan itu pun didukung oleh Herry M (50) seorang pekerja di suatu pabrik di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Menurutnya, aturan itu harus dicabut karena dipandang merugikan.

Herry mengaku sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama 21 tahun dan enam tahun lagi memasuki masa pensiun.

Namun dia mengaku khawatir dengan kebijakan bahwa JHT di BPJS Ketenagakerjaan baru bisa dicairkan seluruhnya saat usia pensiun. Apalagi di tengah kondisi tidak menentu selama pandemi ini.

“Kalau saya bekerja sampai full umur 56 tahun, no problem bisa saya langsung cairkan. Yang jadi masalah, kalau tiba-tiba di tengah jalan kita kena rasionalisasi, entah pensiun dini atau PHK atau pensiun dini. Kalau itu terjadi, berarti saya harus menunggu selama enam tahun.”

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja di Kemenaker, Indah Anggoro Putri, sebelumnya menyatakan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2022, manfaat JHT akan dibayarkan pada saat peserta mencapai usia 56 tahun.

Manfaat JHT tetap dapat dinikmati peserta yang kena PHK, asalkan masa iurannya sudah mencapai 10 tahun. Adapun manfaat yang diberikan mencakup 30% dari JHT untuk kepemilikan rumah atau 10% untuk keperluan lain dalam bentuk tunai. Sisa manfaatnya diambil pada usia 56 tahun.

“Skema ini memberikan perlindungan agar hari tua nanti pekerja masih mempunyai dana untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kalau diambil semuanya kan, maka tujuan dari perlindungan JHT itu tidak tercapai, karena sebenarnya ini untuk hari tua pekerja atau buruh,” ujar Indah dalam pernyataan berupa rekaman video.

Herry awalnya sempat berangan-angan bisa menarik semua dana JHT-nya untuk modal beternak di kampung halaman kalau dirinya terkena skema pensiun dini. Namun peraturan baru Menaker itu membuat dia kini hanya berharap bisa bekerja sampai pensiun.

“Enam tahun itu jarak yang lama menurut saya, kan butuh modal besar [untuk beternak],” ujar Herry.

Kekhawatiran juga dilontarkan Dewi (45), seorang pekerja kantor suatu perusahaan swasta di Jakarta Pusat.

“JHT ini manfaatnya kalau ada untuk keadaan mendesak. Jadi kalau kita kehilangan pekerjaan, itu sebenarnya kita bisa pakai. Tidak harus menunggu usia 56 tahun kita baru cairkan. Karena ini kan tabungan masa depan juga sebenarnya.

Tidak semua orang kalau kehilangan pekerjaan itu punya tabungan yang cukup. Apalagi kita tahu dengan situasi pandemi begini kan kita tidak tahu ya apakah pekerjaan kita akan masih stabil atau tidak,” ujarnya.

Klik juga : Rumah Proklamasi, kisah di balik pembongkaran, dan impian membangun ‘rumah tiruannya’

Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) disiapkan, tapi belum ada sosialisasi

Indah Anggoro Putri, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja di Kemenaker, juga menyatakan bahwa pemerintah menyiapkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan kepada pekerja yang mengalami PHK berupa manfaat uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja.

“Manfaat JKP ini dapat diperoleh oleh mereka yang terkena PHK selama enam bulan dan peserta juga mendapatkan peluang selama usia produktifnya untuk mendapat kesempatan klaim manfaat JKP sebanyak tiga kali,” ujarnya.

Namun, baik Herry maupun Dewi sebagai pekerja mengaku masih belum mengetahui apapun mengenai JKP ini.

“JKP itu pelaksanaannya seperti apa dulu. Kita tidak pernah dapat sosialisasi ada JKP seperti ini, atau seperti itu. Nanti kalau kita kehilangan pekerjaan mengurusnya seperti apa,” ujar Dewi.

Pengamat ketenagakerjaan dari Universitas Airlangga, Hadi Subhan, mengritik program JKP ini. Menurutnya JKP yang diberikan pemerintah tentu sangat terbatas sekali.

“Jadi kalau ada buruh di-PHK itu hanya ditanggung (dicover) enam bulan ke depan. Yang ditanggung pun tidak penuh upah yang biasa diterima. Bisa kurang dari separuh, malah ketentuannya maksimal 40 persen. Jadi betapa minimnya JKP tersebut.”

Menurutnya JKP, yang diregulasikan satu tahun yang lalu setelah UU Cipta Kerja diberlakukan, lebih dilihat semacam pengaman sosial ketika waktu itu pemerintah mengeluarkan kebijakan mengurangi jumlah pesangon. “Tapi sekarang dikaitkan dengan JHT. Itu sangat tidak tepat,” ujar Hadi.

Akumulasi kekecewaan pekerja

Sementara itu Emelia Yanti Siahaan selaku Sekjen Gabungan Serikat Buruh Indonesia, memahami suara-suara penolakan dari kalangan pekerja dan juga masyarakat.

Dalam pantauan BBC Indonesia dalam dua hari terakhir sudah lebih dari 300.000 warganet yang mendukung petisi online “bersama-sama untuk tolak dan #BatalkanPermenakerNomor 2/2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.”

“Ini akumulasi dari situasi yang terjadi belakangan ini. Pandemi telah memerosotkan penghidupan kawan-kawan buruh. Lalu dalam dua tahun terakhir juga, untuk kenaikan upah mereka juga merasakan betul bagaimana dampak dari UU Cipta Kerja terhadap nilai kenaikan upah buruh,” ujar Emelia.

Bagi dia, sangat wajar kalangan buruh berharap tabungan atau Jaminan Hari Tua yang sudah mereka bayarkan semasa bekerja selama belasan atau puluhan tahun dapat diakses dan dicairkan sewaktu-waktu, baik ketika kena PHK maupun ketika dihadapkan pada kebutuhan mendesak, Sebab, bagaimanapun itu adalah uang mereka.

“Lalu saat muncul Permenaker No.2 Tahun 2002 yang mengubah masa waktu pengambilan JHT, muncul respons dari kawan-kawan buruh: ‘mengapa kami dibatasi untuk mengambil uang kami sendiri?’.

“Ini menunjukkan bahwa Permenaker ini atau pemerintah dalam membuat peraturan turunan dari UU Sistem Jaminan Sosial Nasional ini tidak memahami situasi yang dihadapi oleh kawan-kawan buruh,” tutupnya.

Rumah Proklamasi, kisah di balik pembongkaran, dan impian membangun ‘rumah tiruannya’

Keinginan membangun kembali rumah Bung Karno — lokasi pembacaan teks Proklamasi 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, yang dirobohkan pada awal 1960an — sudah ditandai penggalian fondasinya, namun mengapa hingga kini sulit merealisasikannya?

Aflah Indonesia – Tahukah Anda di mana Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945?

Jawabannya: Di teras depan rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56, Jakarta.

Namun bangunan rumah bersejarah itu sudah lama rata dengan tanah, setelah Sukarno sendiri memerintahkan agar rumahnya dirobohkan — keputusan yang ditangisi para saksi sejarah dan sebagian sejarawan.

Mengapa Bung Karno membongkar rumah yang dia tempati selama empat tahun sejak pendudukan Jepang di tahun 1942?

Dan kenapa keinginan untuk membangun kembali rumah yang disebut sebagai ‘titik nol Republik Indonesia’ — simbol peralihan dari negara terjajah menjadi merdeka — itu tak juga terealisasi sampai sekarang, meski sempat digali fondasinya?

Rumah Proklamasi di mata seorang bocah…

Rumah Proklamasi

Suatu hari di awal 1950an, ketika usianya sekitar delapan atau sembilan tahun, Rushdy Hoesein diajak ayahnya masuk ke rumah Bung Karno.

Rumah itu dahulu terletak di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56, Jakarta — kini Jalan Proklamasi.

Di teras rumah itulah, saat Rushdy berusia dua bulan, Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Lebih dari 65 tahun kemudian, Rusdhy — kini dikenal sebagai sejarawan — masih ingat seperti apa suasana di dalam bangunan bersejarah itu.

“Ada piano tua, ada meja makan di depan kamar Bung Karno,” ungkap pria kelahiran 4 Juni 1945 ini kepada BBC News Indonesia. “Rumahnya bersih.”

Halaman depannya luas dihampari rumput dan berdiri pula tugu berukuran kecil di salah-satu sudutnya.

Saat itu Presiden Sukarno dan keluarganya sudah tinggal di Istana Merdeka, Jakarta. Namun masyarakat dibolehkan untuk mengunjungi rumah yang dahulunya milik orang Belanda itu.

Dalam kunjungan itu, sang ayah — “dia ikut berjuang dalam revolusi”, katanya — mengekalkan sebuah narasi penting pada benak sang bocah.

“Inilah, nak,” Rushdy menirukan suara ayahnya,” saksi mati dari proklamasi.”

Kata-kata itu, rupanya, menetap dan mengendap pada bocah itu.

Kelak pengalaman emosional bersama ayahnya ini ikut mendongkrak kesadaran Rushdy terhadap nilai penting keberadaan bangunan rumah yang nantinya disebut sebagai ‘titik nol Republik Indonesia’ ini.

Ketika dia tumbuh dewasa, dan tertarik dunia sejarah dan menggelutinya secara total, Rushdy disebut yang berdiri paling depan untuk meneruskan impian agar rumah Bung Karno itu dibangun kembali, setelah dibongkar pada awal 1960an — atas perintah pemiliknya sendiri, Sukarno.

Baca juga : ‘Dukun mencabuli saya’, kisah perempuan-perempuan yang mengalami pelecehan seksual di pusat pengobatan tradisional

Mengapa Sukarno membongkar rumahnya sendiri?

Di suatu siang, awal Februari lalu, saya mendatangi bekas rumah milik Bung Karno di lokasi yang kini disebut Taman Proklamasi, Jakarta, tidak jauh dari bioskop Megaria dan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Seraya melangkah, saya membayangkan bagaimana bentuk bangunan bersejarah itu — dalam ingatan kita, gambaran yang selalu terlintas adalah foto buram karya jurnalis IPPHOS (Indonesia Press Photo Service) pada buku-buku sejarah ketika dua orang proklamator berdiri di teras rumah dan membacakan naskah penting tersebut.

Di dalam areal itu, sekitar 15 meter di sebelah kiri saya, berdiri monumen patung Sukarno-Hatta — dibangun pada awal 1980an oleh Presiden Suharto — setinggi sekitar tiga meter.

Tidak jauh dari sana, masih di dalam kompleks Taman Proklamasi, berdiri tugu peringatan satu tahun Proklamasi yang berukuran kecil.

Adapun Gedung Pola — dibangun awal 1960an, sebuah bangunan yang awalnya disiapkan Presiden Sukarno sebagai tempat menggodok perencanaan pembangunan Indonesia ke depan — masih berdiri tegak di bagian belakang taman.

Informasi di mana letak persis teras tempat teks Proklamasi dibacakan, terbaca pada tulisan pada lempengan logam yang ditempel di tugu ‘petir’ — di atas tugu itu ada logo petir.

“Di sinilah dibatjakan proklamasi kemerdekaan Indonesia…” begitulah tulisan pada lempengan yang ditempel di bagian bawah tiang tersebut.

Sampai di sini sepertinya sudah terang-benderang, yaitu rumah Bung Karno itu sudah tidak berbentuk alias rata dengan tanah. Tapi ada pertanyaan penting lainnya: mengapa Sukarno memerintahkan rumah itu dibongkar? Apa alasannya?

“Semuanya masih tanda tanya besar, misteri, kenapa Bung Karno membongkarnya,” ungkap Rushdy Hoesein, sejarawan, yang semenjak awal 1990 terus meneliti keberadaan rumah Proklamasi.

“Sudah saya cari dari ujung ke ujung, sampai akhirnya kami tidak mendapatkan gambaran yang jelas,” tambah Rushdy, yang dikenal pula sebagai pengurus Yayasan Bung Karno.

Dihubungi secara terpisah, Candrian Attahiyat, arkeolog dan salah-seorang tim ahli cagar budaya DKI Jakarta, mengaku juga pernah menanyakan hal itu kepada beberapa “saksi sejarah”.

Tapi, “mereka juga tidak bisa menjelaskan [alasan pembongkaran], mereka tidak bisa memberikan komentar,” ungkap Candrian kepada BBC News Indonesia, akhir Januari silam.

Pada tahun 2000, Candrian menjabat kepala seksi penelitian di Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta. Ketika itu Candrian dan instansinya melakukan pengkajian rumah Proklamasi apakah perlu dibangun ulang atau tidak.

“Yang muncul kemudian, interpretasi orang-orang yang liar, sehingga tidak bisa dipegang, karena mereka tidak memiliki buktinya [mengapa dibongkar],” jelasnya.

Dia pernah mencoba menanyakan hal yang sama pada anak bungsu Presiden Sukarno, Guruh, namun jawabannya sama. “Saya nggak tahu, saya masih kecil,” kata Guruh, seperti ditirukan Candrian.

Rumah Proklamasi dibongkar karena dibangun Gedung Pola?

Tidak ada keterangan tunggal di balik alasan pembongkaran rumah Proklamasi, namun diperkirakan hal itu terjadi karena Sukarno memutuskan untuk membangun Gedung Pola di bagian belakang situs bersejarah itu di awal 1960an.

Arsitek yang peduli sejarah, Bambang Eryudhawan, memperkirakan Sukarno “mengorbankan” rumahnya sendiri untuk membangun Gedung Pola yang disiapkan sebagai lokasi pameran rencana pembangunan yang digagasnya.

“Di pikiran saya, kalau berusaha memahami Bung Karno, itu istilahnya kayak tumbal [untuk dijadikan Gedung Pola],” kata Bambang Eryudhawan, yang bersama Yayasan Bung Karno, pernah terlibat dalam proses perencanaan penataan ulang Taman Proklamasi, sekitar 2011.

Senada dengan Eryudhawan, sejarawan Rusdhy Hoesein juga memiliki perkiraan yang sama bahwa Bung Karno membongkar rumahnya karena berada di muka Gedung Pola.

“Karena menganggu pandangan dari depan, maka [rumahnya] dibongkar,” ujarnya, menganalisa.

Semangat Proklamasi dipindahkan ke Monas

Pada akhir 1950an, demikian analisa Eryudhawan, Presiden Sukarno baru saja melakukan perjalanan ke mancanegara, dan dia melihat langsung berbagai bangunan megah di negara AS, India, Eropa dan Filipina.

“Di India, dia dibawa (Perdana Menteri India saat itu) Nehru ke gedung parlemen di Delhi… Terus dia melihat peninggalan Mugal, mulai Agra hingga Tajmahal… Di Filipina, melihat Istana Malacanang yang bagus,” ujar Eryudhawan. Hal serupa juga dia saksikan di AS dan negara-negara Eropa.

Saat kembali ke Indonesia, Sukarno dianggapnya berpikir “kok Jakarta nggak OK?”

Jadi, “ada perspektif baru Bung Karno, bahwa inilah saatnya membangun Jakarta, termasuk rumahnya sendiri,” kata Eryudhawan. Perlu diketahui Sukarno adalah berlatar arsitek, katanya.

Dari pijakan inilah, menurutnya, Sukarno kemudian memindahkan semangat Proklamasi Kemerdekaan ke Monumen Nasional (Monas).

“Simbol itu dipindahkan, mirip yang dilakukan AS. Walaupun kemerdekaannya di Philadelpia, tapi pusat [simbol] kemerdekaannya dipindahkan ke Washington,” paparnya.

Menurutnya, pikiran Bung Karno berkembang, karena dia bukanlah tipe statis atau konvensional.

“Bahkan dia pragmatis, juga progresif, dan dia pernah bilang ‘kita itu bangsa membongkar dan membangun'”, ujar Eryudhawan, menganalisa.

Tentang pertanyaan kenapa Gedung Pola — dirancang oleh Friedrich Silaban (1912-1984) — harus dibangun di areal tanah rumahnya, Eryudhawan memperkirakan saat itu tidak gampang bagi pemerintah Indonesia untuk membebaskan tanah.

“Pembebasan tanah saat itu tidak gampang, bahkan untuk keperluan Asian Games 1962, negara [saat itu] menggunakan UU Darurat Perang,” jelasnya.

‘Apakah kamu ingin memamerkan celana kolorku?’

Di suatu seminar di Jakarta pada 2008 tentang wacana pembangunan kembali rumah proklamasi, yang saya hadiri, bermunculan berbagai asumsi di balik pembongkarannya — selain ‘teori’ dikorbankan untuk pembangunan Gedung Pola, itu tadi.

Pada awal 1960an, ketika Sukarno memutuskan akan membongkar rumahnya, masyarakat kemudian berpolemik ketika beritanya muncul di media massa.

“Berita itu,” demikian menurut makalah yang dibuat oleh Komite Pembangunan Rumah Proklamasi dalam seminar itu, “muncul secara ekstrem di berbagai koran ibu kota.”

Henk Ngantung, pejabat Gubernur DKI Jakarta saat itu, dilaporkan merasa prihatin terhadap rencana itu. Dia lantas menemui Presiden Sukarno dan membujuk agar membatalkan rencana itu.

Namun bujukan itu tak kuasa meluruhkan hati Sukarno. “Apakah kamu juga termasuk mereka yang ingin memamerkan celana kolorku?” tanya Bung Karno di hadapan Henk Ngantung, seperti dikutip Alwi Shahab (almarhum), wartawan senior, saat itu.

Rusdhy Hoesein mengaku pernah membaca kutipan pernyataan Bung Karno itu. “[Kutipan] ini belum tentu benar, tapi Bung Karno dikatakan agak tersinggung.” Belum jelas maksud dari pernyataan Sukarno tersebut.

‘Teori’ lainnya menyebutkan bahwa rumah Proklamasi — yang mulai ditempati pada 1942 hingga awal 1946 — dibongkar, karena rumah itu pernah dijadikan kantor oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir.

Sutan Sjahrir, seperti diketahui, nantinya menjadi salah-satu lawan politik Sukarno. Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang dipimpin Sjahrir dibubarkan karena salah-seorang pimpinannya dianggap terlibat pemberontakan PRRI di Sumatera.

Asumsi ini kemudian dikaitkan dengan keberadaan Tugu peringatan satu tahun Proklamasi Kemerdekaan — berbentuk pensil — yang diresmikan oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir pada 17 Agustus 1946.

Belakangan tugu ini dibongkar, dan beberapa laporan menyebutkan hal itu dilakukan karena tugu itu identik dengan Sjahrir dan Perjanjian Linggarjati. Para saksi sejarah membantah asumsi tersebut.

Sejarawan Rushdy Hoesein termasuk yang meragukan ‘teori’ pembongkaran rumah Proklamasi dengan dikaitkan perseteruan politik Sukarno-Sjahrir. “Tidak begitu,” katanya.

Setelah Sukarno tergusur dari kekuasaan, tugu itu dibangun tiruannya pada 1972, tetapi bukan di lokasi awalnya.

‘Rumah Proklamasi perlu dibangun kembali’

Rumah Proklamasi

Sejarah mencatat, upaya membujuk Sukarno agar membatalkan pembongkaran rumahnya, gagal total. Rumah bersejarah itu, akhirnya, rata dengan tanah — berganti wujud berupa Monumen Proklamasi dan Gedung Pola.

Namun demikian, seperti yang terungkap dalam seminar pada Agustus 2008 di Jakarta, yang disponsori Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta, Bung Karno dilaporkan tidak keberatan jika suatu saat rumah itu dibangun lagi.

“Untuk keperluan itu, Gubernur (DKI Jakarta) Henk Ngantung menugaskan sejumlah stafnya untuk membuat maket, foto-foto, dan menyimpan sejumlah perabot rumah tangga agar dikemudian hari dapat dipergunakan secara semestinya,” kata Rushdy Hoesein kepada saya di sela-sela seminar itu.

Rushdy, yang pernah dilibatkan dalam upaya merekonstruksi rumah Bung Karno, kemudian menunjukkan kepada saya sebuah salinan buku yang isinya berupa disain dua dimensi rumah itu, berikut foto-fotonya.

Dengan bersemangat, Rusdhy bercerita betapa rumah itu bersejarah. “(Rumah itu) tempat tinggal Bung Karno; tempat pembacaan naskah proklamasi; (tempat) perundingan dengan Belanda zaman (Perdana Menteri) Sutan Sjahrir sampai perundingan Linggarjati (1947).

“Dan tahun 1949, tempat persiapan pengakuan kedaulatan rakyat (oleh Belanda). Kemudian tahun 1957, ada musyawarah besar, di mana Bung Hatta tak lagi menjadi wapres, dan masyarakat meminta agar dwi tunggal terbentuk lagi,” papar Rushdy kala itu.

Pak Harto: ‘Yang bongkar saja [Sukarno] enggak setuju…’

Rupanya ide seperti ini pernah diupayakan sekian tahun silam, tetapi juga gagal.

Di masa Presiden Soeharto berkuasa, kira-kira awal 1980, pernah ada ide untuk membangun kembali rumah itu. Saat itu, kata Rushdy, ahli sejarah, toko masyarakat, serta saksi sejarah meminta agar Presiden Soeharto membangun kembali rumah tersebut.

“Pak Harto mengatakan, ‘Yang mbongkar saja [Sukarno] nggak setuju… Sudahlah kita akan mengenang beliau… Saya akan bangun patung proklamator yang gede‘,” ungkap Rushdy menirukan pernyataan Presiden Soeharto.

Monumen Proklamasi memang akhirnya berdiri (tidak persis di lokasi Sukarno membacakan teks proklamasi), tapi keinginan membangun rumah proklamasi tetap terus menyala.

Menggali fondasi Rumah Proklamasi

Lalu setelah Soeharto turun dari kekuasaannya, sejumlah sejarawan, pemerhati sejarah dan disokong pihak permuseuman Jakarta, kembali mengkampanyekan agar proyek rekonstruksi rumah proklamasi dihidupkan kembali.

Pada tahun 2000, Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta menindaklanjuti keinginan masyarakat itu dengan melakukan pengkajian Rumah Bung Karno di Pegangsaan Timur, Jakarta.

“Dikaji apakah bisa dibangun ulang atau tidak,” ungkap Candrian Attahiyat, arkeolog dan anggota tim ahli cagar budaya DKI Jakarta, kepada BBC News Indonesia, akhir Januari lalu. Candrian saat itu berposisi sebagai kepala seksi penelitian di instansi tersebut.

Salah-satu bagian dari pengkajian itu adalah melakukan penggalian di salah-satu sudut fondasi bekas rumah proklamasi. “Secara fisik saya melihat fondasi itu,” katanya.

“Jadi, nanti sudut [fondasi] itu bisa direkayasa sebagai bagian dari bentuk denah secara menyeluruh,” paparnya.

Salah-satu sudut fondasi yang digali adalah di belakang tugu petir yang diyakini sebagai lokasi persis teks proklamasi dibacakan.

Kemudian Candrian dan timnya memberi penanda berupa patok di atas fondasi yang kemudian ditutup kembali.

“Agar kelak apabila memang ada kemungkinan dibangun ulang atau memang diperlihatkan fondasinya, itu bisa dibuka kembali,” jelas Candrian.

Penggalian beberapa sudut fondasi bangunan rumah Bung Karno juga disaksikan sejarawan Rushdy Hoesein.

“Kalau tidak salah, masih ada septitanknya,” akunya — Rushdy lalu setengah berkelakar menambahkan jika ada penelitian di sana, mungkin saja ditemukan “sisa biologis” Sukarno.”

Mengapa ada perbedaan pendapat sejarawan dan ahli arkeologi?

Setelah penggalian fondasi itu, menurut Rusdhy, ide pembangunam rumah itu kembali mengemuka, dan tampaknya berlangsung serius — dilihat dari kaca mata saat itu, tentu saja.

Melalui pembicaraan panjang, sampai kira-kira tahun 2005, mereka sudah sampai pada satu titik, yaitu membangun kembali rumah itu semirip mungkin dengan aslinya — dan akan dijadikan musium proklamasi.

Bahkan saat itu sudah dibentuk Komite Pembangunan Rumah Proklamasi, yang disebutkan melibatkan kalangan profesional — mulai arsitek yang berpengalaman dalam konservasi gedung bersejarah, serta sejarawan.

Rushdy Hoesein, salah-seorang anggota komite tersebut, mengatakan saat itu kerja panitia sangat serius, tetapi proyek impian ini tidak berjalan.

Menurutnya, selain kendala dana dan masalah politik, penyebab lainnya adalah polemik tajam antara kalangan sejarawan dan arkeolog tentang cara merekonstruksi rumah itu.

Rusdhy kemudian menyebut nama seorang arkeolog senior, Profesor Mundardjito, yang disebutnya paling kritis mempertanyakan proyek itu.

“Pak Mundardjito bilang, etikanya kalau rumah itu sudah menjadi sisa bangunan, enggak boleh dibangun lagi,” kata Rusdhy akhir Januari lalu.

‘Jika menuruti saran arkeolog, nilai perjuangannya tidak ada’

Sebagai sejarawan, Rushdy memilih untuk membangun kembali rumah tersebut di lokasi aslinya.

“Yang kami inginkan rumah itu betul-betul sebagai monumen yang bersejarah, seperti sebelum dibongkar.

“Jadi, kalau di muka rumah proklamasi [yang dibangun ulang], ada kesan ‘wah, itu rumah yang dulu dipakai untuk proklamasi’,” paparnya.

Apabila menuruti saran arkeolog, Rushdy khawatir “nilai perjuangannya tidak ada”.

Perbedaan cara pandang ini, demikian Rushdy, menyebabkan beberapa pertemuan di antara mereka diwarnai “bersitegang leher”.

Dihubungi secara terpisah, arkeolog yang juga anggota tim ahli cagar budaya DKI Jakarta, Candrian Attahiyat mengakui ada perbedaan antara arkeolog dan sejarawan.

Candrian sependapat dengan sang arkeolog senior, Mundardjito. “Alasannya keaslian,” akunya.

“Kalau dibangun ulang, berarti itu sebuah data yang tidak asli lagi,” ujarnya saat dihubungi BBC News Indonesia. Dia sependapat dengan Mundardjito agar “memperlihatkan saja fondasinya.”

Arkeolog: ‘Jika mau dibangun, jangan di atas fondasi aslinya’

Pada pertengahan September 2008 silam, saya menemui Profesor Mundardjito di kediamannya, dan ternyata sikapnya tak berubah.

“Biarkan sisa fondasi bangunan yang ada, jangan didirikan bangunan di atasnya!” kata Mundardjito, yang dulu pernah berperan dalam pembangunan kembali Candi Borobudur.

Dia mengusulkan, agar fondasi bekas bangunan itu digali dan diungkap, dan dikonservasi sedemikian rupa.

“Jadi, nanti biarlah orang mengerti seperti inilah denah bangunan yang tersisa apa-adanya. Namun masyarakat juga harus diberitahu, bahwa rumah ini dulu dibongkar, yang mungkin atas inisiatif Bung Karno sendiri,” jelasnya saat itu.

Kalau ingin membangun rumah seperti aslinya, Mundardjito menyarankan, “warga harus tetap diberitahu, bahwa ini bukan gedung aslinya, tapi kira-kira seperti inilah bentuknya,” tandasnya.

Dan, menurutnya, bangunan tiruan ini jangan dibangun di atas fondasi aslinya.

“Jangan dibangun di situ (fondasi yang lama), tapi di luar itu,” kata Mundardjito, serius. Dia menambahkan, “Buat saja model (rumah)dalam bentuk miniatur, atau sebesar aslinya, itu silakan. Tapi tolong jangan di atas lokasi yang lama. Itu sangat ditentang arkoelog, karena itu tidak asli.”

Keinginan Mundardjito ini bertentangan dengan niat orang-orang yang ingin mendirikan rumah baru di atas fondasi asli tersebut, seperti yang terekam dalam diskusi pada 2008 silam.

Tetap belum ada titik temu

Seorang pemerhati sejarah mengatakan, pembangunan rumah Sukarno adalah untuk kepentingan lebih luas.

Para pendukung ide pembangunan kembali rumah Proklamasi menganggap, yang penting rumah itu dibangun semirip mungkin dengan aslinya. Apalagi, mereka mengaku telah menemukan foto-foto, disain rumah itu sebelum dibongkar, serta saksi sejarah.

Tapi Mundardjito menganggap, syarat-syarat itu tidaklah cukup. Menurutnya, apabila ingin dibangun di atas fondasi yang lama, harus ada tembok yang tersisa, sehingga bisa diketahui bahan asli bangunan itu. “Namun semua ini tidak terpenuhi,” katanya.

Lebih dari itu, menurut Mundardjito, jika proyek ini dipaksakan, bisa merusak keaslian situs asli fondasi itu. Dan cara berfikir seperti ini, tegas Mundardjito, bisa membahayakan kebenaran akademis yang relatif dan terus berkembang.

Dia kemudian mengusulkan, agar dibangun maket berukuran kecil yang bisa ditinjau ulang. Maket ini menurutnya dapat diletakkan di dekat fondasi asli, berikut memberi latar belakang sejarah bangunan tersebut.

Lay out itu bisa direkonstruksi, agar nanti ada sejarawan lain bisa menilai ulang, ‘oh bukan begitu, tugunya bukan di situ’. Nah, ganti lagi, taruh di sini.

“Jadi, ini sebagai rekonstruksi yang akademik sifatnya, yang boleh diganti sesuai pemikiran orang-orang yang punya data baru. Ini namanya perkembangan pemikiran orang-orang, yang tidak terus jadi berhenti,” jelas Mundardjito.

Dia khawatir apabila gedung baru dibangun di fondasi yang lama, orang-orang dipaksa untuk berhenti berfikir.

Rencana membangun museum Proklamasi…

Dalam perkembangannya, persisnya pada 2011, Rushdy Hoesein, Bambang Eryudhawan, Candrian Attahiyat — dan orang-orang yang peduli lainnya — sangat menaruh harapan, ketika Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berencana membuat Museum Proklamasi.

“Kami serius sekali menggarap ini. Tahun ini kami kaji dari segi museum, sejarah, dan lain-lain. Kami mulai bikin tahun 2012,” kata Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakala Aurora Tambunan, awal Februari 2011.

Museum Proklamasi itu rencananya akan bertempat di Gedung Pola, kata Aurora.

Arsitek yang peduli sejarah, Bambang Eryudhawan, mengaku Yayasan Bung Karno kemudian dilibatkan dalam proses perencanaan master plan Taman Proklamasi — termasuk museumnya. Saat itu, pihaknya bekerjasama dengan pemenang lelang penataan ulang taman itu.

“Menarik sekali, ada goodwill dari pemerintah saat itu,” kata Eryudhawan. Pada saat itu, pemerintah pusat menyetujui pendekatan para arkeolog agar “cukup dibuka fondasinya” dan “tidak membangun rumahnya kembali.”

Keputusan tidak membangun ‘rumah tiruannya’ juga didasarkan pengalaman Amerika Serikat yang “tidak membangun rumah Benjamin Franklin, salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan AS”.

“Cuma membuat kerangkanya saja, karena antara sejarawan dan arkeolog ragu-ragu,” ungkap Eryudhawan.

Seperti apa konsep penataan Eryudhawan dkk?

Bekerja sama dengan pemenang lelang dan kementerian terkait, Eryudhawan dkk kemudian ikut menelorkan konsep penataan museumnya.

Salah-satunya, “bagian teras depan [rumah Bung Karno, tempat pembacaan teks proklamasi] yang bersejarah, bisa direkonstruksi di dalam Gedung Pola.”

Di sana, rencananya mereka akan merekonstruksi ruangan-ruangan penting di dalam rumah itu. “Kita rekonstruksi sebagaimana aslinya, terutama bagian depannya, ” Eryudhawan menjelaskan.

“Syukur, syukur, kita bisa merekonstruksi orang-orang yang hadir saat pembacaan teks Proklamasi,” ujarnya.

Rencana pendirian museum ini sangat didukung Yayasan Bung Karno, karena selama ini tidak ada museum Proklamasi di Indonesia.

“Tidak ada satu pun museum Proklamasi di republik ini,” kata Eryudhawan dengan nada getir.

Yang lebih penting lagi, saat itu mereka sudah menyiapkan narasi yang didukung artefak dan hasil ekskavasi fondasi yang tersisa, ungkapnya.

Adapun fondasinya, mereka akan menggali dan memunculkan salah-satu sudutnya, sehingga pengunjung museum bisa melongoknya.

Rencana yang disiapkan Eryudhawan dkk, pengunjung museum masuk dulu ke Tugu Proklamasi, melihat fondasi eks rumah Bung Karno, dan diajak masuk museum di Gedung Pola untuk melihat segala hal terkait artefak Proklamasi.

Jika rencana ini terealisasi, Eryudhawan yakin lanskap baru itu akan mampu mendudukkan posisi ‘Titik Nol Republik Indonesia’ pada hakikatnya.

“Sehingga semuanya terbaca dengan mudah dan baik, dan taman itu berklas… Karena pengunjung datang, pertama-tama bukan karena kesejarahan, namun karena ruangan itu memanggil.

Yang ada saat ini di Taman Proklamasi, menurutnya, “tidak mengundang, tidak ada daya tariknya, apalagi terbelenggu oleh pagar, yang kesannya seperti taman biasa.”

Anggota tim ahli Cagar Budaya DKI Jakarta, Candrian Attahiyat, sependapat bahwa keberadaan Taman Proklamasi tidak menyuguhkan narasi Proklamasi yang menarik.

“Seharusnya ada acara yang mengaitkan acara 17 Agustus di Istana dengan taman itu. Selama ini, setelah dari istana, yang dikaitkan adalah Taman makam pahlawan Kalibata,” kata Candrian.

Mengapa rencana membangun Museum Proklamasi batal?

Rencana membangun museum itu, yang sudah melalui diskusi mendalam, akhirnya kembali menguap begitu saja ketika terjadi pergantian pemerintahan.

Pada titik ini, Eryudhawan lantas bertanya-tanya, kenapa tidak ada pemimpin nasional yang berani untuk menata ulang Taman Proklamasi dan membangun museumnya.

“Kenapa kita yang harus mengupayakannya? Harusnya dengan sendirinya diurus negara. Tapi tidak pernah terjadi,” katanya masygul.

Dari kenyataan ini, dia menilai bahwa rumah Proklamasi “tidak dapat mendapat tempat yang pantas” di sini.

“Kecuali dirayakan setiap tanggal 17 Agustus, tapi justru tempat titik awalnya, dianggap biasa-biasa saja.”

Rushdy Hoesein pun ikut bersuara. Dia mengaku bersama Yayasan Bung Karno, keluarga Bung Karno dan Bung Hatta, sudah mengusulkan konsep penataan Taman Proklamasi kepada para pemimpin nasional di hampir setiap periode kepemimpinan.

“Tapi tidak pernah diperhatikan, tidak pernah disetujui,” akunya.

‘Buku Putih’ Rumah Proklamasi

Di hadapkan berbagai kendala seperti itu, Eryudhawan, Rusdhy dan dkk berencana mengeluarkan ‘buku putih’ Rumah Proklamasi.

Tujuannya memberi semacam panduan atau pedoman bagi masyarakat tentang rumah bersejarah itu. Hal ini ditekankan karena di media sosial terjadi apa yang disebutnya “informasi yang tidak terkendali”.

“Kita mau memberikan sumbangan pemikiran terhadap data yang bisa menguatkan posisi dari Titik Nol Republik Indonesia sebagaimana seharusnya,” jelasnya.

Dia mengharapkan sebelum 17 Agustus 2021 nanti, buku itu bisa terbit.

Adapun Rusdhy Hoesein sempat menarik napas panjang ketika ditanya perihal penerbitan buku putih ini.

“Ini bukan persoalan terbit atau tidak. Seyogyanya ini diprakarsai secara resmi oleh pemerintah,” kata Rusdhy yang terus mengupayakan penataan situs bersejarah itu sejak 1990an.

“Kalau kami mencetak, rasanya kurang pantas. Meski kami memiliki datanya, kami dengan berat hati, lebih baik disimpan sebagai arsip saja, jika pemerintah tidak turun tangan,” nada suara Rusdhy Hoesein terdengar pelan dan makin pelan.

‘Dukun mencabuli saya’, kisah perempuan-perempuan yang mengalami pelecehan seksual di pusat pengobatan tradisional

Pusat pengobatan tradisional dengan menggunakan tumbuhan asli Amazon, yang dikenal dengan nama ayahuasca menarik banyak pasien dan juga turis.

Aflah Indonesia – Pusat pengobatan ini disebutkan memberikan bantuan untuk mereka yang mengalami kecanduan, depresi dan trauma. Namun sejumlah perempuan melontarkan tuduhan para dukun mencabuli mereka, satu sisi gelap dari pusat pengobatan itu.

Peringatan: Artikel ini berisi rincian serangan seksual

Saat Rebekah pertama kali mencoba pergi ke ayahuasca di Peru pada 2015, ia mengatakan hanya karena sekedar ingin tahu.

“Saat itu saya pikir menarik dan saya ingin mencoba saja,” kata Rebekah, seorang warga Selandia Baru yang berumur 20-an tahun. Ia meminta BBC untuk tidak mengunkap namanya.

“Saya berkunjung ke pusat pengobatan dan saya merasa nyaman,” ceritanya.

Pusat pengobatan tradisional Ayahuasca yang menggunakan berbagai tanaman ini dapat membawa memori lama yang hilang.

“Seperti dibawa dengan sangat pelan melalui pengalaman-pengalaman masa lalu yang gelap,” kata Rebekah.

“Setelah kembali ke rumah, saya merasa hubungan dengan keluarga jadi jauh lebih kuat. Saya merasa lebih mudah untuk bercerita apapun,” tambahnya.

“Orang-orang mengatakan ayahuasca seperti mengalami 20 tahun psikoterapi. Dan saya sangat percaya dengan itu.”

kisah perempuan-perempuan yang mengalami pelecehan seksual di pusat pengobatan tradisional

Pengobatan di Ayahuasca didahului dengan upacara pada malam hari, dipimpin oleh dukun. Dukun perempuan atau laki akan minum cairan coklat pekat, campuran dua tanaman Amazon, baru kemudian membantu terapi orang-orang yang datang.

Tanaman ini digunakan oleh berbagai suku di kawasan Amazon selama berabad-abad dan belakangan ini terjadi peningkatan tinggi dan dikenal dengan tren “wisata ayahuasca”.

Sejumlah pengobatan tradisional dibuka. Orang-orang yang datang bertujuan untuk membantu masalah kesehatan mental. Ada sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa ayahuasca dapat menjadi pengobatan efektif.

Sekitar setengah jam setelah upacara dimulai, campuran cairan ini mulai terasa pengaruhnya dan sang dukun akan mulai melantunkan mantra atau yang dikenal dengan icaros, yang membantu para peserta merasakan berbagai pengalaman masa lalu.

Yang menenggak campuran ini ada yang muntah dan terkadang ada yang mengalami diare.

Saat Rebekah berkunjung, dia adalah satu-satunya perempuan yang datang tanpa pasangan. Ia merasa sang dukun memberikan perhatian khusus padanya.

“Cara dia merawat saya sangat berbeda, dan saat itu saya tidak curiga. Namun kalau saya coba ingat lagi, harusnya saya sudah mulai curiga,” kata Rebekah.

Setahun kemudian, Rebekah kembali ke pengobatan tradisional yang sama di Peru. Dukun yang sama memimpin upacara.

Sekali lagi, kata Rebekah, ia diperlakukan berbeda dengan yang lain. Ada semacam rayuan. Dukun itu juga mulai mencurahkan cerita ke Rebekah.

“Ia terus cerita bahwa ia banyak masalah termasuk dengan istrinya dan bahwa hasrat seksualnya tidak tersalurkan. Dan saya adalah orang yang dapat mengobatinya.”

Rebekah saat itu berusia 20 tahun dan sang dukun berusia 50 tahun.

“Ia juga berjanji akan memberikan kekuatan spiritual bila kami berhubungan.”

Rebekah mengatakan dukun mencabulinya dan membujuknya melakukan tindak seksual.

“Menjijikkan,” katanya. “Dia kan dukun, seharusnya dia punya moral tinggi dan saya percaya padanya.

Setelah dicabuli, Rebekah meninggalkan pusat pengobatan itu dan Perlu.

“Saya memesan tiket pesawat dan keluar dari semua itu,” tambahnya.

Ia merasa dikhianati dan terus bertanya mengapa seseorang yang seharusnya memandu dan melatihnya “justru mengeksploitasi kekuatan yang dimilikinya.”

Dukun yang dituding Rebekah masih menjadi ketua di pusat pengobatan tradisional yang mendapatkan lima bintang terkait tingkat pelayanan.

“Dia masih di situ,” kata Rebekah, yang masih merasa marah atas pengalamannya.

Tangannya bergetar. “Ada pusat-pusat pengobatan lain yang masih beroperasi. Ada sejumlah perempuan yang mengalami pencabulan di sana.”

Pelecehan seksual menjadi salah satu topik dalam dunia pengobatan tradisional Amazon ini.

Para dukun dituduh melakukan pencabulan dan banyak kesaksian pelecehan seksual ini di forum internet.

Satu nama yang banyak muncul adalah Guillermo Arévalo, dukun terkenal yang mendapat penghargaan dari Kongres Peru atas upayanya dalam pembangunan yang berkelanjutan.

“Dia sering berkunjung ke Canada,” kata satu perempuan berusia 40an yang kami panggil Anna.

“Bisnis ini cukup menguntungkan dengan upacara besar. Banyak yang datang dan harus membayar sekitar US$228 (Rp3 juta) untuk datang dan bertemu dengan Guillermo. Dia memiliki status khusus dan untuk duduk dengannya di satu upacara seperti satu penghargaan,” kata Anna.

Anna, yang sangat tertarik dengan pengobatan alternatif, berharap ayahusca dapat membantunya mengatasi kecanduan heroin.

Pada mulanya ia sangat terkesan pada Arévalo.

“Seperti banyak orang lain, saya terkesan dengan kehadiran dan kemampuan dukun yang memimpin upacara,” katanya.

“Mantranya (mengesankan). Ia adalah dukun yang bagus.”

Namun upacara yang ia ikuti tujuh tahun lalu secara dramatis mengubah pendapat Anna soal pengobatan tradisional Amazon itu.

“Kondisi saat itu gelap gulita, ruangan tak ada jendela. Banyak orang saat itu.

“Saya masih merasakan efek obat. Terdengar berbagai suara, ada yang menangis, ada yang mendesah atau mengucapkan berbagai hal yang tak masuk akal.”

“Kalaupun saya mengucapkan sesuatu, tak akan ada orang yang menanggapi,” kata Anna.

Anna saat itu dalam keadaan terlentang.

“Guillermo datang dan duduk di samping saya, ada perasaan lega karena saya merasa akan mendapatkan bantuan,” ceritanya.

“Ia mulai melantunkan mantra dan meletakkan tangan di atas perut saya, hal yang normal. Namun kemudian tangannya meraba celana saya. Saya merasa membeku tak bisa bergerak. Saya terlentang ketakutan. Dia kemudian meraba seputar payudara saya,” tambahnya lagi.

Yang Anna ingat adalah “tidak percaya (apa yang dilakukan dukun) dan bingung.”

Anna perlu waktu enam tahun untuk bisa menyuarakan apa yang terjadi padanya.

“Perempuan disyaratkan untuk menerima perlakukan seperti ini. Bagi saya, yang mengalami kecanduan dan mengalami hubungan tak baik dengan pria, serta sejarah pelecehan seksual pada masa kecil, merasa ada kesamaan dengan pengalaman saya.”

Risiko dan manfaat?

kisah perempuan-perempuan yang mengalami pelecehan seksual di pusat pengobatan tradisional

Studi ilmiah awal menunjukkan ayahuasca memiliki manfaat pengobatan dan mengandung DMT, bahan yang ilegal di Inggris serta memiliki risiko.

Laporan 2015 menemukan enam sukarelawan yang mengalami depresi menunjukkan gejala yang semakin buruk setelah menenggak cairan tradisional ini.

Studi terpisah dua tahun kemudian menunjukkan, obat tradisional dapat membantu orang yang mengalami gangguan makan. Psikolog juga menyebutkan obat tradisional ini mungkin dapat membantu orang yang mengalami gangguan trauma.

Kementerian Luar Negeri Inggris memperingatkan bahwa sejumlah orang mengalami “sakit parah dan kematian dalam sejumlah kasus” setelah terlibat dalam upacara ayahuasca. Kemenlu menyatakan sebagian pusat pengobatan ini jauh dari perumahan penduduk dan sebagian tidak memiliki fasilitas medis.

Satu kelompok yang menyebut diri komunitas kesadaran akan Ayahuasca di Kanada, Ayahuasca Community Awareness Canada – dengan anggota termasuk akademisi – menandatangani surat tentang tingkah laku Arévalo’s behaviour dan diedarkan di pusat-pusat pengobatan.

Surat ini menyebutkan mereka mengambil langkah ini karena banyak yang mengeluh tentang perilaku sang dukun serta menyebut laporan pelecehan seksual dan hubungan seks yang dilakukan bukan atas dasar suka sama suka.

Ketika orang yang menandatangani semakin banyak dan surat itu dikeluarkan untuk umum, Arévalo menghentikan kunjungan ke Kanada untuk memimpin upacara.

Saat BBC melacak keberadaannya, Arévalo masih aktif di penjuru dunia dan saat ini tinggal di Peru.

Pusat pengobatan itu dulu bernama Anaconda dan saat kami berada di sana namanya berubah m enjadi Bena Shinan.

Ada sejumlah turis asing yang duduk berkeliling di satu ruang makan di belakang kami.

Kami tanyakan tuduhan pelecehan seksual kepada Arévalo, pria berusia 71 tahun dengan gigi perak dan emas.

“Saya tidak menerima tuduhan itu karena itu tidak benar,” katanya tegas. “Terkadang orang membayangkan yang tidak-tidak.”

Ia mengatakan ia mendengar surat dari anggota komunitas ayahuasca namun tak pernah membacanya.

“Tuduhan itu tidak benar. Tidak mengganggu saya dant tuduhan itu tidak akan membunuh saya,” katanya.

Tuduhan itu, katanya lagi adalah “imajinasi orang yang lagi tak sehat.”

“Bila kamu menyentuh orang yang pernah dilecehkan atau diperkosa, mereka merasakan seolah pengalaman yang sama. Itu yang saya kira terjadi.”

Kami menyebut tuduhan dari Anna dan ia mengatakan tidak ingat menyentuh pasien dalam upacara di Kanada.

Namun Anna menyatakan,”Apalagi yang bisa dia lakukan selain menyanggah.

Bagaimana dengan klaimnya bahwa Anna membayangkan serangan seksual?

Baca juga : Kisah perempuan Muslim di Inggris yang tidur dengan pria lain agar bisa rujuk

“Sangat mengejutkan,” kata Anna.

Walaupun Arévalo menyanggah mencabuli siapapun, ia mengakui bahwa dukun-dukun yang menjadi anak buahnya berhubungan seks dengan “orang-orang yang tak sehat.”

Ia mengatakan ia tak lagi bekerja dengan dukun-dukun itu dan pada sejumlah kasus para pasien lah yang menginginkan hubungan seks.

“Perempuan barat yang datang juga mencari para dukun,” katanya.

Pengalaman Anna dicabuli tidak berakhir dengan Guillermo Arévalo.

Walaupun ada pengalaman pahit, ia masih mencari ramuan itu melalui dukun-dukun lain.

Ia mengatakan pada 2014 diperkosa dalam upacara ayahuasca di Peru oleh dukun yang merupakan saudara Arévalo.

“Dia perkosa saya mungkin empat atau lima kali dan saya perhatikan dia melakukannya juga ke orang lain.”

“Bila dia banyak meraba, dia akan memberitahu bahwa istrinya tidak keberatan dia berhubungan seks dengan perempuan lain, dan dia mendesak untuk menjaga rahasia.”

“Ia mengatakan ia ingin mengajarkan ‘cinta magis’. Dan berhubungan seks dengan dia akan meningkatkan kekuatan dan energi. Ini semua yang telah dilaporkan kepada kami seperti yang dijelaskan kepada perempuan-perempuan itu.”

Namun Rebekah dan Anna mengatakan mereka berani berbicara karena mereka berharap bahwa langkah itu akan mencegah perempuan lain mengalami pelecehan serupa.

“Saya rasa satu-satunya hal yang dapat kami lakukan adalah tetap berbicara dan mengangkat kasus ini,” kata Rebekah.

Rebekah mengatakan setelah ia dilecehkan, ia menjalani “banyak terapi” dan “sangat sedih”.

Ia tidak percaya lagi dengan para dukun namun ia tetap kembali ke Peru, untuk mencari data ayahuasca tentang riset untuk gelar masternya.

“Dengan apapun yang terjadi, ayahuasca tetap bagus,” kata Rebekah sambil tertawa, “saya tetap kembali ke pusat pengobatan itu.”

Kisah perempuan Muslim di Inggris yang tidur dengan pria lain agar bisa rujuk

Aflah Indonesia – Kaum perempuan ini mengeluarkan uang untuk menikah dan berhubungan seks dengan orang tak dikenal, lalu menceraikannya, agar mereka bisa kembali pada suami pertamanya.

Farah – bukan nama sebenarnya – bertemu dengan suaminya setelah diperkenalkan oleh seorang sahabat keluarganya saat ia berusia 20-an tahun. Tak lama setelah menikah, mereka pun dikaruniai anak, tapi kemudian Farah mulai mengalami kekerasan dalam rumah tangga yang dijalaninya.

“Pertama kali ia bersikap kasar dalam percekcokan soal uang,” ujar Farah kepada BBC Asian Network dan Victoria Derbyshire Program.

“Ia menyeret saya dengan menjambak rambut saya menyusuri dua kamar dan mencoba melemparkan saya keluar rumah. Ada saat-saat ia bisa jadi seperti gila,” tutur Farah.

Kisah perempuan Muslim di Inggris yang tidur dengan pria lain agar bisa rujuk

Meski mendapat perlakuan kejam, Farah tetap berharap akan terjadinya perubahan. Namun, perilaku suaminya semakin menjadi, bahkan ia ‘menceraikan’ Farah lewat pesan pendek SMS.

“Saat itu saya sedang berada di rumah bersama anak-anak dan ia tengah bekerja. Kami bertengkar hebat, hingga akhirnya ia mengirimkan pesan yang berisi, ‘talak, talak, talak’.”

Talak tiga – yakni seorang pria menceraikan istrinya dengan ucapan lisan sebanyak tiga kali berturut-turut – adalah sebuah praktik di kalangan umat Islam untuk mengakhiri pernikahan secara seketika.

Praktik ini masih terjadi, walaupun sudah dilarang di sebagian besar negara-negara Muslim, dan meski mustahil untuk mengetahui persis berapa banyak perempuan yang ‘bercerai’ dengan cara seperti ini di Inggris.

“Saya menelepon ayah saya, untuk menceritakan yang terjadi,” jelas Farah. “Ayah saya seperti mengatakan, ‘pernikahanmu sudah berakhir, kamu sudah tidak bisa kembali padanya.'”

Farah mengatakan ia “benar-benar bingung,” namun ia rela untuk kembali kepada mantan suaminya karena baginya ia adalah “cinta dalam hidupnya”.

Ia mengatakan bahwa mantan suaminya juga menyesal telah menceraikannya.

AKhirnya Farah mencari praktik kontroversial yang dikenal sebagai halala, yang diterima oleh sebagian kalangan Islam yang menganut konsep talak tiga.

Mereka meyakini bahwa halala adalah satu-satunya cara bagi pasangan yang telah bercerai dan ingin rujuk agar bisa menikah kembali dengan pasangan sebelumnya.

Praktik halala mengharuskan perempuan menikah dengan orang lain, melakukan hubungan seksual dan kemudian bercerai – setelah itu ia bisa menikah lagi dengan suami pertamanya.

Namun para perempuan yang menggunakan layanan halala ini beresiko dieksploitasi secara finansial, diperas dan bahkan mengalami pelecehan seksual.

Ini adalah sebuah praktik yang sangat ditentang oleh sebagian besar Muslim dan dianggap merupakan kesalahpahaman sebagian kalangan tentang konsep perceraian dalam hukum Islam.

Tapi dalam investigasi BBC ditemukan sejumlah biro jasa online yang menawarkan jasa halala, menarik dana ribuan poundsterling atau puluhan juta rupiah dari para perempuan yang terpaksa menempuh pernikahan temporer itu.

Putus asa

Kisah perempuan Muslim di Inggris yang tidur dengan pria lain agar bisa rujuk

Seorang pria yang mengiklankan layanan halala di Facebook, mengatakan kepada wartawan BBC yang menyamar sebagai seorang perempuan Muslim yang sudah bercerai, bahwa wartawan BBC itu harus membayar £2.500 (atau sekitar Rp41 juta) dan berhubungan seks dengannya agar pernikahan itu ‘lengkap,’ dan kemudian ia bisa menceraikannya.

Pria itu juga mengatakan ada beberapa laki-laki yang bekerja dengannya, yang menurutnya pernah sempat menolak untuk menceraikan seorang perempuan setelah layanan halala berakhir.

Tak ada hal yang menunjukkan bahwa pria itu melakukan hal ilegal. BBC menghubunginya setelah pertemuan itu – namun kemudian ia menyangkal semua tuduhan yang diarahkan terhadapnya.

Menurutnya, ia tidak pernah melakukan atau terlibat dalam pernikahan halala dan akun Facebook yang ia buat semata-mata sekadar untuk lucu-lucuan, dan sebagai bagian dari eksperimen sosial.

Dalam keadaan putus asa untuk bisa bersatu kembali dengan suaminya, Farah mulai mencoba untuk menemukan lelaki yang bersedia untuk melaksanakan pernikahan halala dengannya.

“Saya tahu sejumlah perempuan yang sudah melakukannya tanpa sepengetahuan keluarganya dan disalahgunakan oleh pria-pria itu selama berbulan-bulan,” katanya.

“Mereka pergi ke masjid, ada sebuah ruangan yang dirancang sebagai tempat melakukan pernikahan, dan imam atau siapapun yang menawarkan layanan ini, tidur dengan perempuan itu dan mengizinkan pria lain untuk tidur dengan dia juga.”

Baca juga : Mekah 1979: Pengepungan Masjidil Haram yang mengubah sejarah Arab Saudi

Tapi Dewan Syariah Islam di London Timur, yang menangani berbagai permasalahan perempuan terkait perceraian, mengutuk keras pernikahan halala ini.

“Ini merupakan pernikahan palsu, ini adalah cara meraup keuntungan dan memanfaatkan perempuan yang rapuh,” kata Khola Hasan dari organisasi Dewan Syariah.

“Hal ini haram dan dilarang. Rasanya tidak ada lagi kata-kata yang paling tegas yang bisa saya katakan. Ada berbagai pilihan lain, seperti mendapatkan bantuan atau konseling. Kami tidak akan membiarkan siapa pun melakukan hal itu. Anda tidak perlu halala, apapun situasinya,” tambahnya .

Farah akhirnya memutuskan untuk tidak rujuk dengan suaminya – dan menghindari risiko yang dihadapi dalam perkawinan halala ini. Tapi ia memperingatkan ada perempuan lain di luar sana, yang bernasib sama, dan menginginkan jalan keluar.

“Kecuali jika Anda berada dalam situasi diceraikan dan merasakan sakit hati yang saya rasakan, tak ada seorang pun yang akan bisa memahami putus asa yang dirasakan oleh para perempuan itu.”

“Jika Anda bertanya kepada saya sekarang, dalam keadaan waras, saya tidak akan pernah melakukannya. Saya tidak akan tidur dengan seseorang lelaki asing agar bisa kembali pada seorang pria. Tapi pada waktu itu, saya begitu putus asa ingin bersatu kembali dengan mantan pasangan saya, dan siap melakukan cara atau langkah apapun.”

Mekah 1979: Pengepungan Masjidil Haram yang mengubah sejarah Arab Saudi

Sudah empat dekade sejak seorang pengkhotbah dan para pengikutnya mengambil alih Masjidil Haram di Mekah – tempat paling suci dalam agama Islam – dan dijadikan ladang pembantaian.

Aflah Indonesia – Pengepungan itu, tulis Wartawan BBC Eli Melki, mengguncang dunia Muslim ke dasar-dasarnya dan mengubah arah sejarah Saudi.

Pada 20 November 1979, sekitar 50.000 umat Islam dari seluruh dunia berkumpul untuk salat subuh di halaman besar yang mengelilingi Ka’bah di Mekah.

Di antara mereka berbaur 200 pria yang dipimpin oleh seorang pengkhotbah kharismatik berusia 40 tahun bernama Juhayman al-Utaybi.

Ketika imam selesai memimpin salat, Juhayman dan para pengikutnya mendorongnya ke samping dan mengambil mikrofon.

Mereka telah menempatkan peti mati tertutup di tengah halaman, suatu tradisi mencari berkah untuk orang yang baru meninggal.

Tetapi ketika peti mati dibuka, mereka mengeluarkan pistol dan senapan, yang dengan cepat didistribusikan di antara para pria.

Salah satu dari mereka mulai membaca pidato yang sudah dipersiapkan: “Rekan-rekan Muslim, kami mengumumkan hari ini kedatangan Mahdi… yang akan memerintah dengan keadilan dan keadilan di bumi setelah dipenuhi dengan ketidakadilan dan penindasan.”

Bagi para peziarah yang berada halaman, ini adalah pengumuman yang luar biasa.

Dalam hadits – tentang apa yang dikatakan atau disetujui Nabi Muhammad – kedatangan Mahdi telah diramalkan.

Pengepungan Masjidil Haram yang mengubah sejarah Arab Saudi

Dia digambarkan sebagai seorang yang diberkahi dengan kekuatan luar biasa oleh Tuhan, dan sejumlah kalangan Muslim percaya dia akan mengantar era keadilan dan keyakinan sejati.

Pengkhotbah, Khaled al-Yami, seorang pengikut Juhayman, mengklaim bahwa “banyak yang telah menyaksikan kedatangan Mahdi”.

Ratusan Muslim telah melihatnya dalam mimpi mereka, kata Yami, dan sekarang dia ada di tengah-tengah mereka.

Nama Mahdi sang penyelamat adalah Mohammed bin Abdullah al-Qahtani.

Dalam rekaman audio pidato, Juhayman terdengar menginterupsi pembicara dari waktu ke waktu untuk mengarahkan orang-orangnya menutup gerbang masjid dan mengambil posisi sebagai penembak jitu di menara tinggi, yang kala itu mendominasi kota Mekah.

”Perhatian saudara-saudara! Ahmad al-Lehebi, naik ke atap. Jika Anda melihat seseorang menolak di gerbang, tembak mereka!”

Menurut saksi yang tak disebutkan namanya, Juhayman adalah orang pertama yang memberi penghormatan kepada Mahdi, dan segera orang lain mulai mengikuti teladannya. Teriakan “Tuhan itu luar biasa!” terdengar.

Tapi ada juga kebingungan. Abdel Moneim Sultan, seorang mahasiswa Mesir yang telah mengenal beberapa pengikut Juhayman, ingat bahwa Masjid Agung penuh dengan pengunjung asing yang berbicara sedikit bahasa Arab dan tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Melihat orang-orang bersenjata di ruang di mana Alquran dengan tegas melarang kekerasan, dan beberapa tembakan, mengejutkan banyak jamaah, yang bergegas untuk mencapai pintu keluar yang masih dibiarkan terbuka.

“Orang-orang terkejut melihat orang-orang bersenjata… Ini adalah sesuatu yang tidak biasa mereka lakukan. Tidak ada keraguan ini membuat mereka ngeri. Ini sesuatu yang keterlaluan,” kata Abdel Moneim Sultan.

Tetapi hanya dalam satu jam pengambilalihan yang berani itu selesai.

Kelompok bersenjata tersebut saat itu memegang kendali penuh atas Masjid al-Haram, memunculkan tantangan langsung kepada otoritas keluarga kerajaan Saudi.

Orang-orang yang menduduki Masjidil Haram itu adalah kelompok ultra-konservatif Muslim Sunni bernama al-Jamaa al-Salafiya al Muhtasiba (JSM) yang mengutuk apa yang mereka sebut degenerasi nilai sosial dan agama di Arab Saudi.

Dibanjiri dengan uang dari bisnis minyak, negara ini secara perlahan berubah menjadi masyarakat konsumerisme.

Mobil-mobil dan alat elektronik menjadi hal yang biasa, negara ini mulai mengenal urbanisasi dan beberapa pria dan perempuan religius mulai bercampur di publik.

Namun anggota JSM terus hidup dengan berdakwah, mempelajari Alquran dan Hadits dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam sebagaimana didefinisikan oleh lembaga keagamaan Saudi.

Juhayman, salah satu pendiri JSM – yang berasal dari Sajir, sebuah pemukiman sukui Badui di pusat Saudi – mengakui kepada pengikutnya bahwa masa lalunya jauh dari sempurna.

Pada malam yang panjang di sekitar perapian di padang pasir, atau pertemuan di rumah salah satu pendukungnya, ia akan menceritakan kisah pribadinya tentang kejatuhan dan penebusan kepada hadirin yang terpesona.

Pengepungan Masjidil Haram yang mengubah sejarah Arab Saudi

Usama al-Qusi, seorang siswa yang sering menghadiri pertemuan kelompok itu, mendengar Juhauman mengatakan bahwa ia pernah terlibat dalam “perdagangan ilegal, termasuk penyelundupan narkoba”.

Namun, dia telah bertobat, mempelajari agama dan menjadi pemimpin yang bersemangat dan berbakti – dan banyak anggota JSM, terutama mereka yang berusia muda, jatuh dibawah mantranya.

Kebanyakan dari mereka yang mengenalnya, seperti mahasiswa agama Mutwali Saleh, membuktikan kekuatan kepribadiannya dan juga pengabdiannya: “Tidak ada yang melihat pria ini dan tidak menyukainya. Dia aneh. Dia memiliki apa yang disebut kharisma. Dia setia pada misinya dan dia menyerahkan seluruh hidupnya kepada Allah, siang dan malam.”

Namun, bagi seorang pemimpin agama, dia berpendidikan rendah.

“Juhayman ingin pergi ke daerah-daerah terpencil dan pedesaan tempat tinggal orang Badui,” kenang Nasser al-Hozeimi, seorang pengikut dekat.

“Karena bahasa Arab klasiknya [bahasa yang dikuasai oleh semua cendekiawan Islam] lemah dan dia memiliki aksen Badui yang kuat, dia menghindari berbicara kepada audiens yang berpendidikan untuk menghindari ekspos.”

Di sisi lain, Juhayman pernah bertugas sebagai tentara di Garda Nasional dan pelatihan militernya -meski belum sempurna- terbukti penting ketika harus mengatur pengambilalihan.

Akhirnya, JSM mulai berbenturan dengan beberapa ulama Saudi dan tindakan keras dilakukan oleh pihak berwenang.

Juhayman melarikan diri ke padang pasir, di mana dia menulis serangkaian pamflet yang mengkritik keluarga kerajaan saudi atas apa yang dia anggap sebagai dekadensi, dan menuduh ulama berkolusi untuk keuntungan duniawi.

Dia meyakini bahwa Arab Saudi telah rusak dan bahwa hanya intervensi surgawi yang dapat membawa keselamatan.

Pada titik inilah ia mengidentifikasi Mahdi sebagai Mohammad Bin Abdullah al-Qahtani, seorang pengkhotbah muda yang bersuara lembut yang dikenal karena tata krama, pengabdian, dan puisi yang baik.

Hadits menyebut tentang seorang Mahdi dengan nama depan dan nama ayah mirip dengan nabi, dan penampilan yang digambarkan memiliki dahi besar dan hidung tipis dan bengkok,

Juhayman melihat semua fitur ini dalam diri al-Qahtani, tetapi orang yang diduga sebagai penyelamat itu terkejut dengan gagasan Juhayman. Karena kewalahan, dia akhirnya hidup menyepi.

Namun, akhirnya, ia keluar dari isolasi dan yakin bahwa Juhayman benar. Dia mengambil peran sebagai Mahdi, dan persekutuan dengan Juhayman semakin erat ketika kakak perempuan Qahtani menjadi istri kedua Juhaiman.

Beberapa bulan sebelum pengepungan, desas-desus aneh menyebar bahwa ratusan orang Mekah dan peziarah telah melihat al-Qahtani dalam mimpi mereka, berdiri tegak di Masjidil Haram dan memegang spanduk Islam.

Pengikut Juhaiman yakin. Mutwali Saleh, seorang anggota JSM, mengenang: “Saya ingat pertemuan terakhir ketika seorang saudara bertanya kepada saya, ‘Saudara Mutwali, bagaimana pendapat Anda tentang Mahdi?’

Saya berkata kepadanya, “Maaf, tolong, jangan bicarakan hal ini.” Kemudian seseorang berkata kepada saya, ‘Anda adalah setan yang pendiam. Saudaraku, Mahdi itu nyata dan dia adalah Muhammad bin Abdullah al-Qahtani.”

Di daerah-daerah terpencil tempat ia mencari perlindungan, Juhayman dan para pengikutnya mulai bersiap-siap menghadapi konflik kekerasan yang akan datang.

Kepemimpinan Saudi bereaksi lamban terhadap perebutan Masjid al-Haram.

Putra Mahkota Fahd bin Abdulaziz al-Saud berada di Tunisia untuk menghadiri KTT Liga Arab dan Pangeran Abdullah, kepala Garda Nasional – pasukan keamanan elit yang bertugas melindungi para pemimpin kerajaan – berada di Maroko.

Insiden itu kemudian diserahkan kepada Raja Khaled dan Menteri Pertahanan Pangeran Sultan yang sedang sakit untuk mengoordinasi tanggapan.

Polisi Saudi pada awalnya gagal memahami skala masalah dan mengirim beberapa mobil patroli untuk menyelidiki, tetapi ketika mereka pergi ke Masjid al-Haram mereka disambut oleh hujan peluru.

Setelah gravitasi situasi menjadi jelas, unit Garda Nasional meluncurkan upaya tergesa-gesa untuk merebut kembali kendali masjid.

Mark Hambley, seorang pejabat politik di kedutaan besar AS di Jeddah dan salah satu dari sedikit orang Barat yang mengetahui situasi tersebut, mengatakan serangan ini berani tetapi naif.

“Mereka langsung ditembak jatuh,” katanya. “Penembak dengan peluru tajam memiliki senjata yang sangat bagus, senapan Belgia yang sangat bagus.”

Menjadi jelas bahwa para pemberontak telah merencanakan serangan mereka secara rinci dan tidak akan mudah untuk diusir.

Sebuah barisan keamanan didirikan di sekitar Masjidil Haram, dan pasukan khusus, pasukan terjun payung dan satuan lapis baja dipanggil.

Seorang pelajar, Abdel Moneim Sultan, yang terperangkap di dalam, mengatakan bentrokan meningkat sejak tengah hari pada hari kedua.

”Saya melihat tembakan artileri diarahkan ke menara, dan saya melihat helikopter melayang-layang di udara, dan saya juga melihat pesawat militer,” kenangnya.

Masjidil Haram adalah sebuah bangunan luas yang terdiri dari galeri dan koridor, dengan panjang ratusan meter, mengelilingi halaman Ka’bah, dan dibangun di dua lantai.

Selama dua hari berikutnya, Saudi meluncurkan serangan frontal dalam upaya untuk mendapatkan pintu masuk. Namun pemberontak memukul mundur gelombang demi gelombang serangan, meskipun mereka kalah dalam sisi jumlah dan senjata.

Abdel Moneim Sultan ingat bahwa Juhayman tampak sangat percaya diri dan santai ketika mereka bertemu di dekat Ka’bah hari itu.

“Dia tidur selama setengah jam atau 45 menit dengan meletakkan kepalanya di atas kaki saya, sementara istrinya berdiri. Dia tidak pernah meninggalkan sisinya,” ujarnya.

Pemberontak kemudian menyalakan api menggunakan karpet dan ban karet untuk menghasilkan asap tebal, mereka kemudian bersembunyi di balik tiang sebelum menyerbu pasukan Saudi dalam kegelapan.

Bangunan suci itu berubah menjadi ladang pembantaian dan korban jiwa terus meningkat menjadi ratusan.

“Ini adalah konfontrasi satu lawan satu, dalam ruang terbatas,” kata Mayor Mohammad al-Nufai, komandan pasukan khusus Kementerian Dalam Negeri.

“Situasi pertempuran dengan peluru melesat lewat, kiri dan kanan – itu adalah sesuatu yang sulit dipercaya.”

Sebuah fatwa yang dikeluarkan oleh ulama utama Kerajaan, yang dikumpulkan oleh Raja Khaled, memperbolehkan militer Saudi untuk menggunakan kekuatan apa pun untuk mengusir pemberontak.

Rudal yang dipandu anti-tank dan senjata berat kemudian digunakan untuk mengusir para pemberontak dari menara, dan pengangkut personel lapis baja dikirim untuk menembus gerbang.

Para pemberontak dilindungi oleh Mahdi. “Saya melihatnya dengan dua luka kecil di bawah matanya dan thowb (baju)-nya penuh dengan lubang-lubang akibat tembakan,” kata Abdel Moneim Sultan.

“Dia percaya bahwa dia bisa mengekspos dirinya sendiri di mana saja dari keyakinan bahwa dia abadi – dia adalah Mahdi, bagaimanapun juga.”

Tapi keyakinan Qahtani pada kekebalannya sendiri tidak berdasar dan dia segera diserang oleh tembakan.

“Ketika dia diserang, orang-orang mulai berteriak: ‘Mahdi terluka, Mahdi terluka!’ Beberapa mencoba berlari ke arahnya untuk menyelamatkannya, tetapi api yang tebal mencegah mereka untuk melakukan hal itu, dan mereka harus mundur,” kata saksi anonim.

Mereka memberitahu Juhayman bahwa Mahdi terluka, namun dia menyatakan ini kepada pengikutnya: “Jangan percaya mereka. Mereka adalah desertir!”

Baru pada hari keenam, pasukan keamanan Saudi berhasil menguasai halaman masjid dan bangunan sekitarnya.

Baca juga : Apa yang terjadi pada orgasme perempuan? Inilah penjelasan dokter

Namun pemberontak yang tersisa mundur ke labirin yang berisi kamar-kamar dan sel di bawah tanah, diyakinkan oleh Juhayman bahwa Mahdi masih hidup, di suatu tempat dalam bangunan itu.

Situasi mereka kini mengerikan. “Bau kematian dan luka-luka yang membusuk mengepung kami,” kata saksi anonim itu.

“Pada awalnya air tersedia, tetapi kemudian mereka mulai menjarah persediaan. Kemudian mereka kehabisan waktu dan mulai memakan bola-bola adonan mentah… Suasana yang menakutkan. Rasanya seperti Anda berada di film horor.”

Meskipun pemerintah Saudi mengeluarkan satu komunike demi komunike mengumumkan kemenangan mereka, ketiadaan doa yang disiarkan ke dunia dunia Islam menceritakan kisah lain.

“Saudi mencoba taktik demi taktik, dan itu tidak berhasil,” kata Hambley.

“Itu mendorong para pemberontak lebih dalam dan lebih dalam ke katakombe.”

Jelas pemerintah Saudi membutuhkan bantuan untuk menangkap para pemimpin hidup-hidup dan mengakhiri pengepungan. Mereka kemudian meminta bantuan Presiden Prancis kala itu, Valéry Giscard d’Estaing.

“Duta besar kami mengatakan bahwa sangat jelas pasukan Saudi tidak terorganisir dengan baik dan tidak tahu bagaimana bereaksi,” ujar Giscard d’Estaing kepada BBC, yang untuk pertama kalinya mengkonfirmasi peran Prancis dalam krisis ini.

“Bagi saya itu berbahaya, karena kelemahan sistem, ketidaksiapannya, dan dampaknya pada pasar minyak global.”

Presiden Prancis diam-diam mengirim tiga penasihat dari unit kontra-teror yang baru dibentuk, GIGN. Operasi harus tetap rahasia, untuk menghindari kritik terhadap intervensi Barat di tempat kelahiran Islam.

Tim Prancis berkantor pusat di sebuah hotel di kota terdekat Taif, tempat tim itu menyusun rencana untuk mengusir para pemberontak – ruang bawah tanah akan diisi dengan gas, untuk membuat udara tidak dapat dihirup.

“Lubang-lubang digali setiap 50 meter untuk mencapai ruang bawah tanah,” kata Kapten Paul barril, yang bertugas melaksanakan operasi.

“Gas disuntikkan melalui lubang-lubang ini. Gas disebar dengan bantuan ledakan granat ke setiap sudut tempat para pemberontak bersembunyi.”

Bagi saksi anonim, bersembunyi di ruang bawah tanah dengan pemberontak terakhir yang masih bertahan, dunia tampaknya akan segera berakhir.

“Perasaan itu seolah-olah kematian telah datang kepada kami, karena Anda tidak tahu apakah ini suara menggali atau senapan, itu adalah situasi yang menakutkan. ”

Rencana Prancis terbukti berhasil.

“Juhayman kehabisan amunisi dan makanan dalam dua hari terakhir,” kata Nasser al-Hozeimi, salah satu pengikutnya.

“Mereka berkumpul di sebuah ruangan kecil dan para prajurit melemparkan bom asap ke arah mereka melalui lubang yang mereka buat di langit-langit… Itu sebabnya mereka menyerah. Juhayman pergi dan mereka semua mengikuti.”

Maj Nufai menyaksikan pertemuan berikutnya antara para pangeran Saudi dan Juhayman yang tertegun tetapi tidak menyesali peruatannya: “Pangeran Saud al-Faisal bertanya kepadanya: ‘Mengapa Juhayman?’ Dia menjawab: ‘Ini hanya takdir.’ ‘Apakah kamu membutuhkan sesuatu?’ Dia hanya mengatakan: ‘Saya ingin air’.

Juhayman diarak di depan kamera dan sebulan kemudian, 63 pemberontak dieksekusi di delapan kota di Arab Saudi. Juhayman adalah yang pertama mati.

Sementara kepercayaan Juhayman akan Mahdi mungkin telah membedakannya, dia adalah bagian dari gerakan konservatisme sosial dan agama yang bereaksi terhadap modernitas, di mana ulama garis keras memperoleh kendali atas kendali keluarga kerajaan.

Salah satu orang yang beraksi adalah Osama Bin Laden. Dalam salah satu pamfletnya terhadap keluarga yang berkuasa di Saudi, dia mengatakan mereka telah “menodai Haram, ketika krisis ini bisa diselesaikan secara damai”.

Dia melanjutkan: “Saya masih ingat sampai hari ini jejak jejak mereka di lantai Haram.”

“Aksi Juhayman menghentikan semua modernisasi,” ujar Nasser al-Huzaimi.

“Izinkan saya memberi Anda sebuah contoh sederhana. Salah satu hal yang dia minta dari pemerintah Saudi adalah penghapusan presenter perempuan dari TV. Setelah insiden Masjidil Haram, tidak ada presenter perempuan muncul di TV lagi.”

Arab Saudi tetap berada di jalur ultra-konservatif ini selama hampir empat dekade. Baru-baru ini ada tanda mencair dan terjadi perubahan.

Dalam wawancara pada Maret 2018, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman, mengatakan bahwa sebelum 1979, “Kami menjalani kehidupan normal seperti negara-negara Teluk lainnya, perempuan mengendarai mobil, ada bioskop di Arab Saudi.”

Apa yang terjadi pada orgasme perempuan? Inilah penjelasan dokter

Anda mungkin pernah membaca topik orgasme perempuan di majalah wanita bukannya dari ilmuwan, tetapi para peneliti dengan perlahan-lahan mulai mengkajinya dan seringkali pandangan mereka berbeda dengan tulisan di media.

Aflah Indonesia – Sebagian penyebabnya karena tubuh perempuan tidak dikaji sebanyak badan pria sehingga lebih sedikit dipahami.

“Saya menyebutnya lingkaran api. Rasanya seperti api di lingkaran di antara paha dan itu adalah perasaan yang selalu ada, agak terbakar dan gatal jika berhubungan seksual atau memakai tampon, rasanya sangat sakit seperti diiris pisau.”

Callista Wilson, seorang penata gaya fashion di San Fransisco, pertama kali mengalami hal ini ketika berusaha memakai tampon di usia 12 tahun. Baru pada usia 20-an dia akhirnya menemui dokter.

“Dia sepertinya sangat kebingungan karena masalah seperti ini bisa terjadi,” kata Callista. “Dia mengatakan, ‘Anda kelihatan normal jadi saya akan mengusulkan Anda bertemu terapis untuk membicarakan penyebab penyakit ini, pastinya hanya di kepala Anda.”

Baru 10 tahun kemudian Callista mendapatkan diagnosa yang tepat.

Padahal masalah seksual yang dialaminya saat itu mempengaruhi semua bagian kehidupannya, katanya, menyebabkan depresi dan sulit dalam menjalin hubungan.

Akhirnya, setelah bertemu 20 dokter, dia menemui Dr Andrew Goldstein, direktur Center for Vulvovaginal Disorders di Washington DC, Amerika Serikat.

Jumlah syaraf lebih banyak di permukaan vagina

Apa yang terjadi pada orgasme perempuan

Dia mengatakan dirinya dilahirkan dengan jumlah syaraf yang 30 kali lebih banyak dari normal di bagian depan vagina, yang berarti jika alat kelaminnya disentuh, rasanya seperti terbakar.

Jalan keluarnya, pengangkatan lingkaran kulit di permukaan vaginanya. Setelah hal tersebut dilakukan, untuk pertama kalinya dia dapat melakukan hubungan seksual tanpa rasa sakit.

Masalah yang dihadapi Callista, congenital neuroproliferative vestibulodynia, bukan hal umum. Tetapi satu hal yang baru dipahami para peneliti adalah sangat beragamnya sistem syaraf pelvis.

Ketika Dr Deborah Coady, seorang ginekolog di New York, mulai mengkajinya dia menemukan syaraf di alat kelamin pria telah terpetakan, tetapi tidak terdapat informasi terkait perempuan. Coady kemudian bekerja sama dengan ahli bedah dan mendapatkan hasil yang menarik.

“Kami mengetahui kemungkinan tidak ada orang yang mirip terkait dengan percabangan syaraf pudendal,” kata Coady.

“Cara percabangan (syaraf) menyebar di tubuh menyebabkan perubahan seksualitas, bagian yang peka pada satu orang kemungkinan berbeda di perempuan lain.”

Syaraf pudendal adalah syaraf paling penting bagi terjadinya orgasme, yang mengaitkan alat kelamin dengan pesan ke otak terkait sentuhan, tekanan dan kegiatan seksual.

Coady juga menemukan bahwa setiap perempuan memiliki jumlah ujung syaraf yang berbeda pada setiap lima daerah erogenous di alat kelamin, klitoris, permukaan vagina, serviks, anus dan perineum.

“Hal ini penyebab mengapa sejumlah perempuan kemungkinan lebih peka di daerah klitoris, sebagian kemungkinan lebih peka hanya di bagian depan vagina,” katanya.

Dan ini adalah alasan mengapa nasehat seksual secara umum di majalah perempuan sering kali tidak membantu.

“Lima puluh persen orang kemungkinan akan bereaksi seperti yang dilaporkan di majalah,” kata Coady. “Tetapi ada juga hal-hal lain, terkait dengan anatomi mereka karena keragaman syaraf kita, kemungkinan tidak bereaksi seperti disebut majalah.”

Mitos besar lainnya diungkapkan laboratorium orgasme Dr Cindy Meston di University of Texas, Austin, Amerika Serikat.

Ketika Anda memikirkan laboratorium, Anda kemungkinan membayangkan permukaan putih dan keras, cahaya terang dan mikroskop, tetapi yang ini berbeda. Orang-orang yang terlibat dalam kajian Meston duduk di sofa kulit ungu di samping TV layar lebar, menonton video seks.

Berendam sebelum berhubungan seks

Dari kamar sebelah, Meston mengamati denyut jantung dan aliran darah ke alat kelamin mereka, dengan menggunakan vaginal photoplathysmograph. Panjangnya lima cm, ukuran dan bentuknya mirip tampon. Alat ini dimasukkan ke vagina.

Dengan menghidupkan lampu, Anda bisa mengukur seberapa besar cahaya yang memantul dan para ilmuwan dapat mengetahui seberapa besar aliran darah ke lapisan vagina, sehingga dapat mengetahui seberapa terangsang tubuh perempuan itu.

Hasil penelitian Meston berbeda dengan pandangan sebelumnya.

“Selama bertahun-tahun kita diberitahu untuk berendam di air busa, menenangkan diri, mendengarkan musik santai, melakukan latihan pernafasan dalam-dalam, santai sebelum berhubungan seksual,” katanya.

“Tetapi penelitian menunjukkan hal yang bertentangan, bahwa hal ini membuat perempuan menjadi aktif.”

“Anda bisa lari dengan pasangan Anda, berkejaran atau menonton film menakutkan bersama, naik rollercoaster, bahkan menonton komedi. Jika Anda tertawa, respon simpatik akan terjadi.”

Meston membicarakan sistem syaraf simpatik yang berhubungan dengan kontraksi otot bawah sadar yang membuat kita siap terbang atau berkelahi, terkait dengan detak jantung dan tekanan darah. Dia menemukan jika sistem ini diaktifkan sebelum berhubungan seksual akan membuat perempuan bereaksi lebih cepat dan mendalam.

Hal yang berbeda terjadi pada pria.

Selama bertahun-tahun perempuan dipandang berfungsi sama dengan pria tetapi kajian Meston menunjukkan ini suatu kesalahan.

Andrew Goldstein juga sudah mengetahui sejak masih di universitas bahwa tubuh dan seksualitas perempuan sangat kurang dipahami.

Kajian seksualitas perempuan yang salah

“Saya selesai mengkaji kebidanan dan ginekologi selama 20.000 jam,” katanya. “Saya mengikuti satu ceramah 45 menit tentang fungsi seksual perempuan dan saya mengatakan kepada Anda bahwa yang mereka katakan selama 45 menit hampir semuanya salah.”

Dia menambahkan, “Masalah seksual apapun yang dialami perempuan tidak dianggap sepenting persoalan seksual pria. Saya pikir jelas terdapat standar ganda. Sayangnya, masalah seksual pria jelas terlihat, jika mereka mengalami masalah ereksi, Anda bisa melihatnya, (sementara) perempuan dicap jika bermasalah. Mereka dipandang hanya mengada-ada.”

Meston mengatakan sulit mendapatkan pendanaan penelitian kenikmatan seksual perempuan, orgasme perempuan tidak dipandang “masalah sosial yang cukup penting”, katanya. Dia juga melihat kalangan kedokteran tidak terlalu mendukung kajian ini.

“Banyak terdapat pihak konservatif yang tidak ingin dana federal dipakai untuk penelitian seks, sehingga peneliti seks harus lebih kreatif,” katanya. “Saya langsung diperintahkan unutk mengeluarkan “seks” dari usulan. Mereka mengatakan kepada saya, “Anda bisa membicarakan kepuasan dan kesehatan perkawinan, tetapi membicarakan gairah seks atau orgasme pada akhirnya akan menghapus kemungkinan mendapatkan dana.”

Dia pernah diundang untuk berbicara di depan sekelompok pensiunan akademisi, tetapi kemudian “dicabut undangannya” ketika topik Seksualitas Perempuan disebut-sebut.

“Terdapat penolakan dan ketakutan bahwa kami akan membicarakan kenikmatan seksual perempuan,” katanya. “Saya takut dan tersinggung. Hal ini sejujurnya membuat saya depresi. Saya kira kita sudah tidak mempermasalahkan hal itu.”

Bagaimana perasaan Callista ketika dia mendengar kesulitan dalam melakukan penelitian yang mengakhiri rasa sakit yang dialaminya selama bertahun-tahun?

“Semua orang dilahirkan melalui dari vagina, mengapa kita tidak mengetahui lebih banyak tentang hal ini?” katanya.

“Mengapa kita tidak lebih memperhatikannya? Mengapa kita tidak lebih memberikan pendanaan? Ini akan menguntungkan pria dan perempuan jika hal ini lebih banyak diteliti, didanai dan dibicarakan. Ini akan menguntungkan semua orang.”

#NoBra – Mengapa perempuan Korea Selatan memilih tak pakai BH

Sejumlah perempuan di Korea Selatan mengunggah foto mereka di internet saat berbusana tanpa memakai BH.

Aflah Indonesia – Menggunakan tagar #NoBra, gerakan perempuan tanpa BH itu kian populer di media sosial. Gagasan membangun gerakan tersebut muncul setelah aktris Korsel, Sulli, mengunggah foto dirinya yang tidak memakai BH ke akun Instagramnya yang diikuti jutaan warganet.

Sejak itu Sulli menjadi simbol gerakan tanpa bra di Korsel. Dia mengirim pesan jelas bahwa memakai atau tidak memakai BH adalah urusan “kebebasan pribadi”.

Gerakan tanpa bra

Mengapa perempuan Korea Selatan memilih tak pakai BH

Walau mendapat banyak pesan berisi dukungan, Sulli menerima cercaan dari perempuan dan pria di media sosial. Sulli disebut “pencari perhatian” dan dituduh sengaja bersikap provokatif.

Beberapa orang meyakini dia mendompleng gerakan perempuan untuk ketenaran pribadi.

“Saya paham memakai bra adalah pilihanmu, tapi dia selalu mengabadikan foto dirinya memakai celana ketat atau membuat payudaranya terlihat. Dia tidak perlu melakukan itu,” tulis seorang pengguna Instagram.

“Kami tidak menyalahkanmu karena tidak memakai bra. Kami memberitahumu bahwa kamu harus menyembunyikan putingmu,” tulis pengguna lain.

“Kamu memalukan. Bisakah kamu pergi ke gereja seperti itu? Bisakah kamu bertemu adik iparmu atau mertuamu seperti itu? Tidak hanya pria, perempuan juga merasa tidak nyaman,” cetus seorang warganet.

Baru-baru ini foto seorang penyanyi sohor lainnya, Hwasa, membuat gerakan #nobra kembali menjadi sorotan.

Kebebasan memilih

Foto-foto dan video yang menampilkan Hwasa pulang ke Seoul dari konser di Hong Kong dengan mengenakan kaus oblong tanpa bra menjadi viral.

Namun, sejak itu gerakan #nobra populer lagi di kalangan para perempuan awam. Gerakan tersebut tidak bisa dibilang tentang perempuan yang mencari kebebasan memilih di Korsel.

Pada 2018, gerakan ‘Lolos dari Korset’ populer di negara itu. Para perempuan lantas memotong rambut panjang mereka dan pergi ke mana-mana tanpa riasan. Mereka mengunggah hasilnya di media sosial sebagai wujud pemberontakan.

Slogan ‘Lolos dari Korset’ muncul sebagai bentuk penentangan terhadap standar kecantikan tidak realistis, yang meminta perempuan menghabiskan berjam-berjam merias diri dan menerapkan perawatan kulit di Korsel.

Banyak perempuan yang diwawancarai BBC mengatakan ada keterkaitan signifikan antara kedua gerakan. Cara kedua gerakan menyebar melalui media sosial pun bisa menjadi indikasi adanya jenis baru aktivisme.

Pemerkosaan melalui tatapan

Selama beberapa tahun terakhir, para perempuan Korsel telah memprotes budaya patriarki, kekerasan seksual, dan kejahatan ‘kamera mata-mata’, yaitu aksi pria yang menempatkan kamera tersembunyi di WC dan tempat umum lainnya.

Demonstrasi perempuan Korsel yang terbesar berlangsung pada 2018, ketika puluhan ribu perempuan turun ke jalan-jalan Kota Seoul guna menyerukan pemberantasan pornografi ‘kamera mata-mata’.

Beberapa perempuan berkata kepada BBC bahwa mereka menghadapi dilema. Mereka mendukung gerakan tanpa BH, namun tidak cukup percaya diri untuk tidak mengenakan BH di tempat umum.

Baca juga : Perbedaan Gejala Demam Novel Coronavirus dengan Flu Biasa

Salah satu alasan utama kerisauan mereka adalah ‘pemerkosaan melalui tatapan’, istilah di Korsel yang merujuk pada tatapan berlebihan sehingga membuat orang merasa sangat tidak nyaman.

Jeong Seong-eun, 28, merupakan bagian tim produksi No Brablem, film dokumenter tahun 2014 mengenai pengalaman perempuan saat tidak memakai BH.

Seong-eun mengaku proyek dengan teman-teman kampusnya itu bermula dari pertanyaan, “mengapa kita berpikir bahwa memakai BH adalah sesuatu yang alami?”

Hak memilih

Walau dirinya berpikir bahwa adalah hal yang baik jika semakin banyak perempuan mendiskusikan topik ini di publik, dia juga meyakini kebanyakan perempuan “merasa malu” memakai kaus yang memperlihatkan puting mereka.

“Mereka tahu memakai bra masih dianggap normal di Korea Selatan, karena itu mereka memilih memakai bra,” ujarnya.

Park I-seul, 24, adalah model Korsel yang terlibat dengan gerakan berpikiran positif soal tubuh. Tahun lalu dia memutuskan membuat video yang mendokumentasikan dirinya tanpa bra selama tiga hari di Seoul.

Video itu populer, disaksikan 26.000 kali.

Menurutnya, beberapa pengikutnya memilih “jalan tengah” dengan memakai bra soft cup tanpa tali, alih-alih bra kawat.

“Saya salah paham bahwa jika kami tidak memakai bra kawat, payudara kita akan melorot dan tampak jelek. Namun setelah saya merekam video, saya tidak ingin pakai (bra) lagi. Kini saya mengenakan bra tanpa tali pada musim panas dan tanpa bra pada musim dingin,” tuturnya.

Gerakan ini tidak spesifik di Seoul.

Seorang pebisnis dan mahasiswi desain visual berusia 22 tahun dari Daegu, Nahyeun Lee, juga terinspirasi.

Dia memulai membentuk merek Yippee sebagai bagian dari proyek pascasarjana di Universitas Keimyung. Mulai Mei tahun ini dia menjual penutup puting dengan slogan, “Brassiere, it’s okay, if you don’t!“.

Da-kyung, perempuan berusia 28 tahun dari Provinsi Jeollanam-do, mengatakan dia terinspirasi foto-foto aktris Sulli dan kini mengenakan bra saat bekerja, namun tidak memakai BH saat bepergian bersama kekasihnya.

“Pacar saya berkata, jika saya tidak nyaman memakai BH, jangan memakainya,” ujarnya.

Pesan-pesan mereka adalah perempuan berhak memilih. Namun apa yang dipaparkan riset tentang tidak memakai BH?

Tidak pakai BH punya efek pada kesehatan?

Dr Deidre Mc Ghee adalah fisioterapis dan turut menjabat direktur Riset Payudara Australia di Universitas Wollongong.

“Saya yakin perempuan berhak memilih. Namun jika Anda punya bobot payudara yang signifikan dan tidak ada penopangnya, maka postur akan terdampak, termasuk leher dan punggung,” paparnya.

“Seiring perempuan bertambah usia, struktur anatomi mereka berubah, kulit berubah, dan taraf sokongan menurun secara alami.”

“Tatkala perempuan berolahraga tanpa penyokong, payudara akan bergerak dan bra olahraga bisa mengangkat sakit pada payudara dan membantu mencegah penyakit leher serta punggung.”

“Riset kami menemukan bahwa jika perempuan tidak punya payudara, misalnya setelah operasi mastectomy, karena payudara adalah bagian dari identitas seksual kami, banyak perempuan akan tetap melindungi area tersebut dan sekitar bahu.”

“Hal serupa, jika Anda merasa malu atau sadar tentang penampilan payudara atau pergerakan payudara, Anda akan membentuk postur yang tidak membantu itu. Bagi beberapa perempuan yang mengalami mastectomy, saya katakan kepada mereka untuk mempertimbangkan memakai bra demi postur dan kepercayaan diri mereka.”

Dr Jenny Burbage adalah dosen senior bidang biomekanik di Universitas Portsmouth dan dia mengatakan bahwa perasaan tidak nyaman atau sakit memakai bra yang dialami perempuan “terkait dengan bra yang kurang sesuai”.

“Sejauh yang diketahui kelompok riset kami, belum ada kajian sains terbitan terpercaya yang menemukan bahwa memakai bra ada kaitannya dengan kanker payudara,” ucapnya.

Namun, penyakit itu bukanlah penyebab mengapa kaum perempuan untuk pertama kalinya menentang BH.

Kalimat “kaum feminis pembakar bra” bermula dari sebuah aksi protes di luar pagelaran Miss America pada 1968.

Perempuan pengunjukrasa saat itu melemparkan benda-benda, termasuk bra, yang mereka pandang sebagai simbol penindasan perempuan. Benda-benda itu dibuang ke tempat sampah, walau mereka tidak benar-benar membakarnya.

Sejak itu istilah ‘membakar bra’ terkait dengan gerakan pembebasan perempuan.

Pada Juni 2019, ribuan perempuan di Swiss berjalan kaki ke tempat kerja, membakar BH, dan memblokade lalu lintas pada hari demonstrasi demi menuntut upah yang lebih adil, kesetaraan, serta penuntasan pelecehan dan kekerasan seksual.

Hari Tanpa Bra pada 13 Oktober menjadi hari untuk meningkatkan pemahaman soal kanker payudara di seluruh dunia. Tahun lalu, perempuan di Filipina menggunakan hari itu untuk menyerukan kesetaraan gender.

Jurnalis Vanessa Almeda mengatakan Hari Tanpa Bra “meneguhkan feminisme dan apresiasi jati diri kami sebagai perempuan”.

“BH menyimbolkan betapa perempuan ditahan dengan belenggu,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pegiat mengambil satu langkah lebih jauh dengan menyoroti standar ganda soal penyensoran terhadap puting pria dan puting perempuan.

Pada Desember 2014, Netflix merilis film drama dokumenter berjudul Free the Nippleyang mengikuti sekelompok perempuan muda di Kota New York yang memulai aksi protes menentang kriminalisasi dan penyensoran payudara perempuan.

Aksi mereka membuat kampanye ‘Bebaskan Puting’ menjadi fenomena global.

Gerakan Tanpa BH di Korsel baru-baru ini mencerminkan fokus dunia yang kian meningkat terhadap pembatasan pada tubuh perempuan. Cemoohan terhadap perempuan yang ikut ambil bagian dalam gerakan itu menunjukkan perlawanan di Korsel terhadap tantangan pada ekspektasi budaya.

Bagaimanapun, bagi banyak perempuan di negara itu, ini adalah masalah fundamental “kebebasan pribadi”.

Semakin terlihatnya gerakan ini mengindikasikan bahwa bagi banyak perempuan Korsel, tagar itu tidak akan kehilangan momentum sampai tanpa BH bukan lagi masalah.

Perbedaan Gejala Demam Novel Coronavirus dengan Flu Biasa

Aflah Indonesia – Wabah novel coronavirus kini telah menyerang lebih dari 40.000 orang serta menewaskan lebih dari 1.000 orang secara global. Rata-rata orang yang terinfeksi virus ini mengalami gejala demam. Nah, bagaimana cara membedakan gejala demam novel coronavirus dengan flu biasa?

Gejala demam coronavirus vs gejala demam biasa

Perbedaan Gejala Demam Novel Coronavirus dengan Flu Biasa

Menurut CDC, orang yang terinfeksi novel coronavirus atau 2019-nCoV biasanya mengalami  demam, batuk dan sesak napas. Khusus untuk demam, biasanya muncul dalam 2-14 hari setelah terpapar virus.

Jumlah hari dihitung tersebut berdasarkan masa inkubasi novel coronavirus. Karena itu, ada kemungkinan orang sudah terinfeksi baru mengalami gejala demam setelah beberapa hari dan lolos thermal scanner bandara, seperti yang terjadi Paris, Prancis.

Lalu, apakah demam pada novel coronavirus dan demam pada flu berbeda? Faktanya, demam keduanya ternyata bisa berbeda.

Menurut dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.P(K), dokter spesialis paru di MRCCC Siloam Semanggi, demam pada 2019-nCoV dan flu biasa terletak pada riwayat perjalanan, apakah Anda pernah mengunjungi daerah yang positif menjadi tempat penularan virus atau tidak.

Baca juga : Pernikahan dan Perceraian PNS

Jika Anda tidak memiliki riwayat bepergian ke lokasi yang terinfeksi virus, tetapi mengalami demam tinggi dan pernah berkontak langsung dengan orang yang terinfeksi coronavirus, kemungkinan gejala demam itu dipicu oleh novel coronavirus.

Nah, gejala demam terkait coronavirus biasanya diikuti dengan suhu tinggi di atas sekitar 38°C, sedangkan suhu tubuh ketika demam biasa terjadi sekitar 37.2°C.

“Selain itu, infeksi coronavirus atau jenis virus berat lainnya membuat penderitanya kesulitan melakukan aktivitas tertentu. Artinya, infeksi virus tidak sekadar flu biasa, sehingga gejala demam novel coronavirus tidak dapat disamakan dengan flu pada umumnya,” tutur dr. Sita ketika ditemui di MRCCC Siloam Semanggi.

Gejala novel coronavirus tidak hanya ditandai dengan demam biasa, melainkan juga badan terasa lemas dan sakit. Selain itu, biasanya demam terkait coronavirus tidak mudah turun suhunya hingga beberapa hari.

Dengan begitu, Anda bisa membedakan mana yang termasuk tanda-tanda gejala novel coronavirus dengan gejala flu biasa, dan menentukan langkah selanjutnya. Atau bila ragu, langsung hubungi dokter bila gejala demam sudah melanda.