Bulan: Februari 2022

Cara Membuat Donat yang Disukai Segala Usia

Aflah Indonesia – Meskipun donat sudah menjadi makanan keseharian orang Indonesia, tetap saja resep donat empuk selalu dicari-cari para penggemarnya. Dari yang berjualan di kompleks perumahan, hingga yang berjualan dengan gaya dan topping donat kekinian, kudapan enak ini selalu saja menggiurkan untuk disantap. Kalau bisa membuatnya sendiri, tentu pengalaman memasakmu akan semakin kaya! Inilah cara membuat donat yang disukai segala usia.

Cara Membuat Donat

Donat selalu tampil sederhana dan cara membuatnya juga bisa diikuti siapa saja. Hanya saja, mungkin yang paling menantang adalah trik atau cara membuat donat empuk dan mengembang hingga proses menggorengnya. Setelah mulai percaya diri, akhirnya aku coba saja membuat donat sendiri di rumah dan hasilnya meyakinkan! Cara membuat donat yang satu ini rupanya menambah pengalamanku dalam mengolah adonan tepung dan juga kemampuan deep frying. Dua elemen penting kalau kamu ingin semakin menguasai dunia masak memasak.

Bahan

  • 450g tepung terigu protein tinggi, ayak
  • 50g susu bubuk
  • 1bungkus ragi (11g)
  • 1sdt Royco Kaldu Ayam
  • 150ml air
  • 75g gula pasir
  • ½sdt garam
  • 1sdt baking powder
  • 75g mentega tawar
  • 4butir telur ayam, ambil kuningnya
  • 500ml minyak, untuk menggoreng

Topping

  • gula halus
  • keju cheddar

Baca juga : Cara Membuat Prekedel Kentang

Cara membuat

  • Adonan donat: Aduk air hangat, gula pasir, dan garam hingga gula larut. Sisihkan.
  • Campur rata tepung, susu, ragi, Royco Kaldu Ayam, dan baking powder. Masukkan mentega, uleni dengan ujung jari hingga teksturnya berpasir.
  • Lubangi bagian tengah adonan, tuangkan telur ke dalamnya. Aduk dengan tangan dan uleni ke satu arah sambil tuangkan larutan gula-garam sedikit demi sedikit. Uleni terus hingga adonan kalis.
  • Bulatkan adonan, taruh dalam wadah, tutup dengan kain lembap. Diamkan sekitar 1 jam hingga adonan mengembang dua kali lipat.
  • Kempiskan adonan lalu uleni kembali adonan. Ambil adonan sekitar 40 g, bulatkan. Ulangi proses serupa hingga adonan habis.
  • Tutup adonan donat dengan kain dan biarkan selama 30 menit hingga mengembang.
  • Goreng dalam minyak panas hingga matang dan kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
  • Taburi dengan topping sesuai selera (gula halus dan keju cheddar parut). Sajikan.

Bagaimana hasil membuat donatnya hari ini? Tentunya akan semakin seru dari waktu ke waktu, terutama karena kita bisa mencoba dengan berbagai topping yang tentunya akan membuat seluruh keluarga semakin senang!

Cara Membuat Perkedel Kentang

Aflah Indonesia – Perkedel kentang, satu hidangan pendamping yang tidak hanya terkenal di Indonesia, namun juga di berbagai negara di dunia. Disajikan begitu saja sudah begitu nikmat, apalagi ketika tergabung dengan berbagai lauk pauk lainnya. Perkedel ini juga bisa jadi pilihan menu makan siang hingga malam. Siapapun yang menciptakannya berhak mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya, inilah resep perkedel kentang sederhana dan lezat dari Masak Apa Hari Ini.

Terlepas dari tampilannya yang sederhana, perkedel kentang memiliki kedalaman rasa yang tidak dimiliki hidangan pendamping lainnya. Terkadang diisikan daging cincang, ikan giling, ataupun polos, sudah cukup ia sendiri saja mendampingi sebuah hidangan lengkap yang menggunakan nasi ataupun karbohidrat lainnya. Tidak hanya itu, perkedel kentang juga cocok dipadukan dengan ragam protein. Dari daging ayam, sapi, hingga seafood pasti cocok.

Cara Membuat Perkedel Kentang

Untung cara membuat perkedel kentang agar tidak hancur ini begitu mudah dan cepat, juga berkat bantuan dari Royco. Meski kita harus sedikit belepotan dengan telur dan tepung, namun dipastikan hasilnya akan dinanti-nanti seluruh keluarga di rumah. Yuk, langsung ikuti cara membuat perkedel berikut ini!

Bahan utama

  • 500g kentang, kupas dan potong 4 bagian
  • 2batang daun seledri, iris tipis
  • 3sdm tepung terigu serba guna
  • 1butir kuning telur ayam
  • 1butir putih telur ayam
  • air
  • 350ml minyak sayur

Baca juga : Inilah Cara Membuat Boba Tea

Bumbu halus

  • 5butir bawang merah
  • 2siung bawang putih
  • ½sdt lada putih bubuk
  • 2sdt Royco Kaldu Ayam

Cara membuat

  • Kukus potongan kentang hingga matang dan lunak. Angkat dan sisihkan.
  • Haluskan bumbu-bumbu halus dengan cobek dan ulekan — termasuk Royco Kaldu Ayam.
  • Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Angkat dan masukkan ke dalam mangkuk sedang.
  • Dalam wadah tersebut, campur kentang dan bumbu halus.
  • Tambahkan seledri, kuning telur, dan tepung. Haluskan kentang dan aduk adonan perkedel hingga rata.
  • Ambil sedikit adonan, kemudian bentuk adonan menjadi satu bulatan pipih. Sisihkan. Ulangi langkah ini hingga adonan habis.
  • Panaskan minyak dengan api sedang. Celup perkedel ke dalam putih telur, lalu goreng dalam minyak panas. Goreng hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

Inilah Cara Membuat Boba Tea

Aflah Indonesia – Buat kamu yang ingin tahu cara membuat boba tea, wajib hukumnya mengintip video proses meracik minuman yang bikin heboh ini. Hanya dalam hitungan menit menonton saja, kamu bisa mendalami cara membuatnya dan menunjukkan kebolehan kamu di depan keluarga tercinta!

Sebagai informasi, boba diperkenalkan pertama kali tahun 1980-an di Taiwan sebagai isian dalam minuman bubble tea atau boba milk tea. Bola-bola mini bertekstur kenyal ini dibuat dari tepung tapioka dan tekstur kenyalnya disukai banyak pencinta minuman manis. Bukan hanya di Asia, minuman ini juga populer di Eropa, Amerika, dan Australia. Selain dikenal dengan nama boba tea atau boba milk tea, sebutan pearl milk tea sebelumnya sudah lebih populer dikenal di Indonesia.

Inilah Cara Membuat Boba Tea

Sebelum jadi topping, bola-bola ini dimasak bersama air dan gula hingga matang dan bertekstur chewy. Bahan bakunya yang sangat mudah didapat dengan cara membuatnya yang tidak sulit menjadikan kamu bisa menghasilkan tapioca pearl ini sendiri. Ternyata cara bikin es boba menarik banget, kan?

Memang sih, tidak serapih seperti cara membuat boba yang diproduksi oleh mesin, tapi kamu pasti lebih puas jika bisa meracik bubble di rumah untuk keluarga. Jangan lupa memasaknya dalam panci atau alat masak antilengket agar boba tak menempel di dasar alat masak. Karena memasak bola tapioka ini biasanya menggunakan api kecil, maka tapioca pearl juga bisa dimasak menggunakan rice cooker. Yuk, belajar cara bikin boba simple ini!

Bahan boba

  • 250ml air
  • 200g gula aren
  • 300g tepung tapioka
  • 250ml air dingin, untuk mendinginkan boba

Bahan milk tea

  • 4sachet SariWangi Milk Tea Teh Tarik
  • 250ml air panas
  • es batu

Cara membuat

  • Panaskan air dan gula aren sambil diaduk hingga gula larut. ​
  • Masukkan tepung tapioka, aduk terus hingga menjadi adonan.​
  • Uleni adonan sambil memberi sedikit tambahan tepung tapioka hingga kalis dan licin.​
  • Pilin adonan dengan bentuk memanjang berdiameter 1 cm.​ Potong-potong sepanjang 1 cm. Bulatkan hingga menyerupai kelereng.​
  • Taburi adonan boba dengan tepung tapioka sebelum direbus agar tak saling menempel.
  • Panaskan air di dalam panci, masukkan boba. Rebus hingga kenyal dan mengilap. Angkat.
  • Saring boba, masukkan ke dalam air dingin. Aduk sebentar dan sisihkan.​
  • Tuang 4 bungkus SariWangi Teh Tarik ke gelas, tambahkan air panas, aduk rata.​
  • Ambil gelas saji. Masukkan 2 sendok makan boba, tambahkan es batu. Tuangkan SariWangi Teh Tarik perlahan ke gelas. Sajikan.​

PENGARUH pH TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN

Aflah Indonesia – Tanah adalah media alam yang menjadi salah satu aspek penunjang kehidupan seluruh makhluk hidup, termasuk pula tanaman. Subur atau tidaknya tanah dipengaruhi oleh kandungan unsur hara yang berbeda-beda pada setiap jenis tanah.

Unsur hara yang terkandung dalam tanah secara langsung berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman disamping faktor kemampuan tanaman dalam menyerap zat hara dari dalam tanah. Kemampuan tanaman untuk melakukan proses penyerapan unsur hara juga dipengaruhi oleh faktor utama, yakni tingkat keasaman tanah atau pH.

pH merupakan kependekan dari potensial of hydrogen, sedangkan pH tanah adalah suatu standar pengukuran tingkat keasaman atau kebasaan pada suatu lahan. Dengan mengetahui kadar pH dalam tanah, maka para petani dapat menentukan tanaman apa yang cocok ditanam atau di budidayakan karena setiap tanaman memiliki karakteristik kebutuhan kadar pH yang berbeda-beda.

PENGARUH pH TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN

Ada tiga jenis pH yang mendasarai karakteristik tanah dan biasanya menjadi acuan utama dalam bidang pertanian antara lain :

pH Netral

Tanah dengan pH netral berada pada angka 6,5 hingga 7,8. Tingat keasam-basaan ini merupakan pH ideal kandungan senyawa organik, mikroorganisme, unsur hara dan mineral-mineral dalam kondisi yang optimal.

Biasanya tanah ber- pH netral cocok digunakan untuk bercocok tanam. Beberapa tanaman seperti ubi kayu optimal ditanam pada tanah ber-pH 4,5 hingga 8 dan cabai memerlukan ph tanah antara 5,6 hingga 7,2.

pH Asam

Kadar pH dalam tanah asam  biasanya dimiliki  oleh tanah gambut yang cenderung mempunyai kandungan hydrogen, aluminium dan belerang tinggi. Pada kondisi asam biasanya tanaman tidak mampu tumbuh dengan baik karena zat hara tidak dapat diserap oleh tumbuhan secara optimal. Untuk mengurangi kadar keasaman tanah kita dapat melakukan dengan pemberian dolomit atau kapur pertanian.

pH Basa

Tanah dengan pH basa lebih banyak mengandung zat kapur dan umumnya terdapat didaerah pesisir pantai. Selain itu tanah basa juga memliki kandungan ion magnesium, kalsium, kalium, dan natrium lebih tinggi. Kondisi kebasaan yang tinggi tidak baik untuk tanaman. Pengolahan tanah basa agar pH menjadi netral dapat dilakukan dengan pemberian kapur gypsum.

Klik juga : TIPS BUDIDAYA KELENGKENG AGAR CEPAT BERBUAH

Mengukur pH Tanah

Pengukuran kadar pH dalam tanah hendaknya dilakukan sebelum melakukan cocok tanam, baik tanaman pertanian maupun tanaman perkebunan .

pH Meter

Cara paling mudah untuk mengukur kadar pH dalam tanah adalah menggunakan pH meter

tanah adalah media alam yang diperlukan untuk kegiatan bercocok tanam, pada setiap tanah memiliki kandungan unsur hara yang berbeda-beda . banyak sedikitnya kandungan unsur hara pada tanah merupakan indikator tingkat kesuburan tanah tersebut.

kandungan unsur hara dan tingkat kesuburan tanah sangat berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

tingkat kesuburan tanaman tergantung pada kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara yang tersedia di dalam tanah.

faktor penting yang mempengaruhi proses penyerapan unsur hara oleh akar tanaman adalah derajat keasaman tanah (ph tanah)

pH tanah adalah tingkat keasaman atau kebasaan suatu benda yang diukur dengan skala pH antara 0 hingga 14 .

suatu benda dikatakan bersifat asam jika angka skala pH kurang dari 7 dan disebut basa jika skala ph lebih dari 7. jika skala ph adalah 7 maka benda tersebut bersifat netral.

kondisi tanah yang paling ideal untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman adalah tanah yang bersifat netral, namun demikian ada beberapa jenis tanaman yang masih toleran terhadap tanah dengan ph yang sedikit asam yaitu tanah yang ber ph maksimal 5

           cara mengetahui ph tanah yang paling akurat adalah menggunakan alat pengukur ph yaitu pH meter.  pengetahuan tentang derajat keasaman tanah (pH tanah ) sangat berperan dalam keberhasilan suatu budidaya tanaman. dengan mengetahui pH tanah, maka petani bisa menentukan skala yang ideal untuk pertumbuhan dan berkembangnya tanaman sehingga kerugian dapat diminimalisir. Selain menggunakan ph meter, mengukur ph tanah bisa juga menggunakan kertas lakmus, namun pengukuran menggunakan kertas lakmus memiliki keterbatasan karena angka skala pH tidak dapat diketahui. pengukuran dengan kertas lakmus hanya bisa menentukan apakah tanah tersebut asam, netral atau basa. walaupun  demikian kertas lakmus cukup membantu dalam mengetahui kondisi dan sifat tanah.

           Apabila tanah atau media tanam memiliki tingkat keasaman tinggi, maka unsur magnesium, kalsium dan fosfor akan terikat  secara kimiawi sehingga tidak dapat diserap oleh tanaman. pada kondisi seperti itu unsur aluminiun dan mangan akan bersifat racun dan merugikan tanaman. pemberian pupuk tidak akan efektif dan tidak efisien karena unsur hara tidak diserap tanaman. akibatnya tanaman akan tumbuh tidak normal dan produktivitas rendah dengan kualitas yang buruk. Untuk mengurangi tingkat keasaman dapat dilakukan pemberian dolomit (kapur pertanian). pemberian dolomit dengan dosis sesuai kebutuhan dapat dilakukan untuk menyesuaikan nilai ph tanah. Untuk penambahan jumlah kapur pertanian (dolomit) dapat dilakukan dengan perhitungan sbb:

Bila diketahui pH tanah 4,5, sedangkan kita menginginkan ph 6 maka  6 – 4,5 = 1,5 dengan demikian  kebutuhan kapur pertanian (dolomit) yang diberikan adalah : 5,23 ton / ha.  penambahan selanjutnya dapat dilakukan lagi setelah 3 – 5 th.

          Apabila tanah atau media tanam memiliki tingkat alkalin tinggi (basa) unsur hara micro seperti tembaga, mangan, seng dan besi akan terikat secara kimiawi dan tidak dapat diserap oleh tanaman . seperti halnya tanaman pada tanah asam, pada tanah basa tanaman juga tidak akan tumbuh dan berproduksi secara maksimal.     Pemberian kapur gypsum dapat dilakukan untuk menetralkan sifat basa tanah, ph tanah akan turun setelah kelebihan unsur sodium habis, walau hanya pada angka 7,5 saja. pemberian unsur asam atau belerang untuk menurunkan sifat basa tanah biasanya tidak efektif pada tanah yang mengandung mineral kalsium karbonat (unsur kapur).

TIPS BUDIDAYA KELENGKENG AGAR CEPAT BERBUAH

Aflah Indonesia – Lengkeng merupakan salah satu jenis buah yang banyak dijumpai di Indoensia. Meskipun harganya lebih mahal dibandingkan dengan jenis buah yang lain, namun penggemar buah yang satu ini tidak pernah surut.

Oleh karena itu, memulai bisnis budidaya lengkeng tentu bisa memberikan prospek yang menjanjikan dimasa mendatang. Menanam lengkeng tidaklah sesulit yang dibayangkan.

Buah dengan nama latin Dinocarpus longan ini dapat tumbuh dengan baik di suhu tropis Indonesia. Selain ditanam di lahan, lengkeng juga bisa ditanam didalam pot, atau juga dikenal dengan sistem tanam tabulampot.

Untuk bisa menghasilkan buah yang berkualitas, maka ada beberapa tips budidaya lengkeng yang bisa Anda praktekkan, yaitu sebagai berikut:

Pilih Bibit Lengkeng Berkualitas

TIPS BUDIDAYA KELENGKENG AGAR CEPAT BERBUAH

Langkah pertama yang harus dilakukan jika ingin mendapatkan hasil lengkeng berkualitas adalah dengan memilih bibit terbaik.

Percuma jika proses perawatan maksimal namun bibit yang digunakan berkualitas buruk. Ada berbagai jenis bibit lengkeng yang bisa dipilih baik berupa bibit stek, cangkok, ataupun biji.

1. Biji

Ketika akan memilih bibit dalam bentuk biji, maka pilih biji yang berasal dari buah lengkeng yang sudah tua. Bibit dari biji lengkeng lebih mudah didapatkan namun kelemahannya bibit dari biji memiliki pertumbuhan yang tergolong lambat.

2. Cangkok dan Stek

Bibit yang berasal dari stek dan juga cangkok biasanya lebih banyak diminati dibandingkan dengan bibit biji. Jika ingin menggunakan bibit cangkok, pilihlah bibit yang berasal dari indukan yang produktif.

Hal yang sama juga harus dilakukan ketika akan memilih bibit stek. Batang yang baik untuk bibit stek adalah yang berukuran 15-20 cm.

Persiapan Lahan Untuk Tumbuh

Agar proses pertumbuhan dan perkembangan selama budidaya lengkeng berjalan dengan maksimal, maka harus dipersiapkan media tanam yang sesuai.

  • Lengkeng akan berbuah lebat jika ditanam di lahan yang terkena sinar matahari penuh. Untuk mencukupi kebutuhan haranya jangan lupa untuk menambahkan pupuk dasar pada lahan sebelum penanaman bibit.
  • Pengairan dan Pemupukan Sesuai Kebutuhan
  • Proses penyiraman lengkeng dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari apalagi ketika memasuki musim kemarau. Namun, ketika musim hujan tidak perlu melakukan penyiraman dua kali sehari namun cukup pastikan bahwa tanah tidak tergenang air.
  • Untuk pemupukan, lakukan pemberian pupuk dasar di awal-awal masa penanaman. Setelah tanaman cukup besar, maka bisa diberikan pupuk susulan.

Jenis pupuk yang bisa diberikan yaitu pupuk kandang dengan jangka waktu pemberian sekitar 1 bulan sekali.

Baca juga : MENGENAL BUAH BIT SERTA MANFATNYA UNTUK KESEHATAN

Perawatan Selama Proses Pertumbuhan

Setelah memberi nutrisi dan air yang cukup, Anda tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Agar lengkeng dapat berbuah lebat ketika panen, maka perhatikan juga perawatan rutin yang harus dilakukan.

Beberapa perawatan rutin yang harus dilakukan antara lain penggemburan tanah, pemangkasan, penyiangan, serta pemberantasan hama.

1. Penggemburan tanah

Ketika tanaman sudah cukup besar, tanah yang berada di sekitar lengkeng cenderung mengeras. Oleh karena itu, Anda harus melakukan penggemburan tanah secara rutin di area sekitar lengkeng, agar akarnya dapat bergerak lebih leluasa dan dapat menyerap nutrisi dengan lebih mudah.

2. Pemangkasan

Pemangkasan daun dan ranting juga harus dilakukan secara rutin agar tanaman lebih produktif. Dengan melakukan pemangkasan secara rutin, maka nutrisi yang diserap oleh akar akan sepenuhnya mengalir ke bagian buah sehingga buah dapat berbuah dengan lebat.

3. Penyiangan gulma

Untuk penyiangan gulma dilakukan kondisional. Ketika gulma sudah banyak tumbuh di sekitar tanaman lengkeng, maka Anda harus segera melakukan penyiangan. Jika dibiarkan terlalu lama, maka gulma akan mengambil banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.

4. Pemberantasan hama

Hama embun jelaga merupakan jenis hama yang berbentuk symbiosis antara semut dan juga cendawan. Untuk mengatasi serangan hama ini, Anda harus langsung memangikas atau memotong ranting yang terinfeksi agar tidak menyebar ke bagian tanaman lain.

Lakukan Pemanenan dengan Cara yang Tepat

Agar tidak rusak, maka proses pemanenan dilakukan ketika matahari tidak terik. Anda bisa melakukannya di pagi ataupun sore hari.

Selain itu, proses pemanen lengkeng juga harus dilakukan satu kali untuk satu pohon. Sebelum melakukan proses pemanenan, Anda harus tahu dulu apa saja ciri-ciri lengkeng yang sudah bisa dipanen. Beberapa ciri-cirinya yaitu:

  • Berumur sekitar 4-6 bulan setelah berbunga
  • Buah berwarna coklat tua
  • Memiliki rasa yang manis

Itulah beberapa tips budidaya lengkeng yang bisa Anda coba di rumah. Jika proses penanaman dan perawatan lengkeng dilakukan dengan benar dan sungguh-sungguh, maka memiliki pohon lengkeng yang berbuah lebat sudah bukan impian lagi.

MENGENAL BUAH BIT SERTA MANFATNYA UNTUK KESEHATAN

Aflah Indonesia – Buah bit adalah tanaman yang berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae. Artinya, buah bit masih satu keluarga dengan sayuran lobak dan sayuran berakar lainnya. Umumnya, buah ini hanya digunakan akarnya saja yang terasa manis untuk obat kesehatan. Namun lama kelamaan, daging buah dan daunnya juga dikonsumsi.Buah bit pertama kali dikonsumsi oleh masyarakat di Afrika ribuan tahun yang lalu.

Akar buahnya yang begitu populer kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Eropa. Lalu, orang-orang tersebut membudidayakan dan mengonsumsinya di daerah mereka.Dari abad ke 16 hingga abad ke-19, buah bit digunakan untuk mendapatkan beberapa manfaat. Misalnya, jus daging buahnya digunakan sebagai pewarna makanan. Sementara kandungan gula pada buahnya digunakan sebagai pemanis campuran dalam makanan dan minuman. Terlebih, di sekitar abad ke-19, buah ini mulai digunakan sebagai salah satu campuran bahan untuk mengekstraksi dan memurnikan gula yang terbuat dari tebu.Buah bit atau buah bit merah merupakan tanaman sejenis umbi yang berwarna ungu kemerahan. Bentuknya menyerupai kentang serta manfaat buah bit juga terdapat pada akar dan tangkainya.

MENGENAL BUAH BIT SERTA MANFATNYA UNTUK KESEHATAN

Biasanya buah bit dikonsumsi dengan cara dijus atau diolah lagi menjadi santapan dengan tekstur lembut.Meskipun daunnya bisa dimasak untuk dijadikan sayur, buah bit lebih dikenal umbinya yang mengandung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Buah bit mengandung tinggi karbohidrat namun kandungan lemak, kalori dan proteinnya sangat rendah.Jadi sangat bagus dikonsumsi bagi yang sedang menjalani program diet. Kandungan betasianin (pigmen ungu) dan betasantin (pigmen kuning) yang terdapat pada buah bit inilah yang membuat warnanya menjadi merah gelap keunguan. Karena warnanya yang pekat ini, buah bit juga sering dipakai sebagai pewarna makanan alami.Buah ini sering ditemukan di Amerika dan Inggris, tetapi jika Anda ingin membelinya bisa diperoleh di pasar swalayan. Yuk, simak segudang manfaat buah bit untuk tubuh pada penjelasan di bawah ini.
Gizi yang terkandung dalam buah bit
Di dalam buah bit dapat ditemukan sejumlah nutrisi berikut ini:Asam folat,Kaliumen,Serat
,Vitamin C ,Magnesium, Zatbesi,Fosfor ,Triptofan,Caumarin, Betasianin

Manfaat buah bit untuk kesehatan jus buah bit :

1. Mengandung banyak antioksidan di dalamnya

Antioksidan adalah senyawa yang membantu menetralkan masuknya radikal bebas yang berbahaya di dalam tubuh. Antioksidan juga bisa mencegah terjadinya stres oksidatif dan merusak sel-sel baik di dalam tubuh Anda.
Selain itu beberapa penelitian telah menemukan bahwa antioksidan dapat melindungi tubuh terhadap banyak jenis penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker dan diabetes.
Manfaat buah bit secara alami juga terdapat pada tingginya kandungan fitonutrien untuk melawan penyakit, antioksidan, vitamin dan mineral. Bahkan, buah bit dianggap menjadi salah satu sumber buah yang mengandung jenis fitonutrien, yakni, betalain. Betalain baik untuk mencerahkan warna kulit. Ia juga mampu membantu melindungi beberapa perkembangan jenis kanker dan penyakit lainnya di tubuh Anda.

2. Detoks alami untuk tubuh (ginjal dan hati)

Tubuh sebenarnya dapat mengeluarkan racun (detoks) sendiri, hal ini terjadi secara alamiah untuk mencegah Anda keracunan. Pertama, ada organ detoks ginjal yang berfungsi menyaring darah dan menghasilkan air seni.Lalu ada paru-paru yang berfungsi mengeluarkan karbon dioksida dari oksigen yang telah dihirup. Ada kulit yang berfungsi mendorong racun dan partikel berbahaya lainnya keluar melalui pori-pori. Selanjutnya ada hati juga yang memainkan peran penting dalam detoksifikasi, yakni dengan membuang racun dan zat berbahaya lainnya dari darah.

Untuk mendorong tubuh mengeluarkan racun, buah bit mampu membantu beberapa organ tersebut, terutama ginjal dan hati, untuk tetap bekerja secara maksimal. Hal ini ditemukan dari penelitian di Polandia.
Penelitian ini menguji seekor tikus yang diberi buah bit, tikus tersebut sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan pada sel-sel di tubuhnya. Setelah diberikan buah bit secara rutin, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Phytotherapy Research menemukan bahwa tikus tersebut menjadi lebih sehat.
Hasil ini ditemukan pada tubuh tikus yang menunjukkan bahwa kadar enzimnya menjadi baik dan organ detoks di tubuhnya jadi maksimal bekerja membuang racun di tubuh karena konsumsi buah bit. Jangan lupa juga konsumsi kombinasi jus bit, wortel dan ketimun, adalah salah satu cara terbaik untuk membersihkan ginjal dan hati dari racun yang tertimbun di kedua organ tersebut.

3. Dapat mencegah hipertensi
Telah terbukti secara nyata, minum jus dari umbi bit ini menurunkan tekanan darah tinggi. Kandungan nitratnya yang juga terdapat pada sayur berdaun hijau, menurunkan tekanan darah.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Barts and London School of Medicine dan juga Peninsula Medical School menyarankan cara murah ini untuk menurunkan hipertensi. Menurut Prof. Amrita Ahluwalia dari Barts & London School of Medicine, minum jus bit serta sayuran lain yang kaya akan kandungan nitrat akan memelihara kesehatan jantung.

4. Meningkatkan stamina, makanan idaman para atlet
Penelitian dari Universitas Exter di Inggris menyatakan, minum jus bit bisa membantu orang yang berolahraga, biasanya untuk atlet, menjadi 16 persen lebih kuat dan berstamina karena kandungan nitratnya dapat mengurangi pembakaran oksigen dalam olahraga, sehingga rasa capek dapat berkurang.Buah bit telah terbukti memiliki manfaat dari salah satu makanan atlet. Ini karena kandungan nitratnya telah terbukti membuat sel-sel lebih baik dalam menghasilkan energi dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan performa.Selain itu, sebuah studi percobaan pada tahun 2011 menemukan bahwa mengonsumsi jus bit secara rutin dapat meningkatkan tenaga dan stamina seseorang menjadi 2,8 persen lebih banyak tenaganya.Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa suplemen nitrat, dapat mengurangi rasa lelah saat berolahraga serta bisa memperkuat latihan dengan intensitas tinggi, cocok untuk para atlet.

5. Mencegah anemia
Buah yang berwarna kemerahan ini sering dihubungkan dengan warna darah, sehingga dipakai untuk mengatasi masalah anemia. Sebenarnya yang mengatasi anemia adalah kandungan zat besinya yang cukup tinggi, yang mengaktifkan kembali dan meregenerasi sel darah merah serta menyuplai oksigen yang berguna bagi kesehatan sel-sel darah merah.

Baca juga : Bioteknologi Pertanian

6. Mengurangi masalah pencernaan
Buah bit merupakan buah kaya kandungan serat yang menyediakan 3,8 gram pada satu porsi cangkir buah bit. Kandungan serat berfungsi untuk membantu makanan bergerak melalui usus cerna. Serat juga bisa membantu melunakkan tinja, sehingga bisa membuat buang air besar atau BAB Anda nyaman, sehat, dan teratur.
Sebuah penelitian menemukan, bahwa asupan serat dalam buah bisa membuat tingkat BAB orang yang punya kondisi sembelit, atau susah buang air besar, jadi lancar. Namun, tidak hanya itu, penelitian lain juga menunjukkan bahwa asupan serat dari manfaat buah bit juga bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dengan cara lain juga dan dapat melindungi kondisi seperti infeksi pada usus, wasir dan GERD atau asam lambung.

7. Pas untuk yang ingin menurunkan berat badan.Selain mengandung banyak gizi, bit mengandung banyak kandungan serat namun rendah kalorinya. Ini merupakan sumber makanan yang bagus, jika Anda sedang menjalani program diet atau ingin menurunkan berat badan. Bahkan, setiap cangkir bit mengandung sebanyak 59 kalori dan 3,8 gram serat, atau setara dengan h 15 persen serat yang Anda butuhkan sepanjang hari.

8. Mengatasi masalah ketombe
Untuk mengatasi masalah ketombe pada rambut indah Anda, coba rebus buat bit dengan diberi sedikit, lalu dioleskan dan dipijat lembut ke kulit kepala. Biarkan semalaman dibungkus dengan handuk. Keesokan harinya, bilaslah dan keramasla.

9. Pewarna makanan alami
Kandungan betaninnya yang menghasilkan warna merah terang dapat dipakai untuk pewarna alami makanan, misalnya es krim, kue basah atau kue kering, dan jelly.

10. Pewarna rambut alami
Bila Anda akan mewarnai rambut dengan bubuk henna, coba pilih warna hitam dan kemudian dicampur dengan jus akar bit merah. Hasilnya, rambut Anda akan hitam dengan gradasi burgundy dan alami. Lebih sehat dan tetap cantik alami.

Daun buah bit juga bermanfaat

Selain akar dan daging buahnya, ternyata daun buah bit juga bermanfaat dan bisa dikonsumsi, lho. Daun buah yang berwarna ungu kemerahan ini mengandung nutrisi penting seperti protein, fosfor, seng, serat, vitamin B6, magnesium, potasium, tembaga. Selain itu, daunnya juga sejumlah besar vitamin A, vitamin C, kalsium, dan zat besi.
Daun buah bit sebenarnya memiliki lebih banyak zat besi daripada kandungan zat besi di bayam (hijau berdaun lainnya dalam keluarga botani yang sama). Lalu, nilai gizinya juga lebih tinggi dibanding gizi di dalam akar ataupun di dalam daging buahnya itu sendiri. Berikut merupakan beberapa manfaat daunnya:
Bantu menangkal osteoporosis dengan meningkatkan kekuatan tulang
Melawan penyakit Alzheimer
Memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dengan merangsang produksi antibodi dan sel darah putih.

Bioteknologi Pertanian

Aflah Indonesia – Bioteknologi adalah pemanfaatan  dan/atau perekayasaan proses biologi dari suatu agen biologi untuk menghasilkan produk dan jasa yang bermanfaat bagi manusia, lebih dikenal sebagai bioteknologi modern, karena di dalamnya terdapat perekayaan proses, termasuk rekayasa genetika. Bioteknologi sebenarnya sudah dikerjakan manusia sejak ratusan tahun yang lalu, dengan menggunakan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur  ragi untuk membuat makanan bermanfaat seperti tempe, roti, anggur, keju, dan yoghurt. Namun istilah bioteknologi baru berkembang setelah Pasteur menemukan proses fermentasi dalam pembuatan anggur. Di bidang pertanian, mikroorganime digunakan sejak abad ke-19 untuk mengendalikan hama serangga dan menambah kesuburan tanah. Mikroorganisme juga sudah digunakan secara luas didalam mengolah limbah industri dalam dasawarsa ini.

Bioteknologi konvensional/tradisional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan, seperti tempe, tape, oncom, dan kecap. Mikroorganisme sebagai tenaga kerja gratis hanya perlu diberi stater agar ia bekerja optimal. Mikroorganisme itu dapat mengubah bahan pangan atau lainnya menjadi bahan yang lebih baik dari yang sebelumnya yang bisa dimanfaatkan. Produk bioteknologi yang dibantu mikroorganisme, misalnya pada proses fermentasi, kedelai singkong yang begitu saja bisa disulap atau dirubah bentuk dan performance menjadi tempe, kecap, tape dan sebagainya termasuk susu segar yang mudah basi dirubah menjadi keju dan yoghurt. Proses bioteknologi di atas tersebut, sekarang sudah dianggap sebagai bioteknologi masa lalu atau kemudian ada orang yang menyebutkan program bioteknologi konvensional. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional, yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahuadanya penggunaan enzim.Meskipun bioteknologi konvensional itu produk kuno, Ia yang mendasari munculnya ilmu variasi bioteknologi.

Sedangkan Bioteknologi Bidang Pertanian contohnya :  Penanaman secara Hidroponik (berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja) Jadi, hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode, tergantung media yang digunakan. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik, antara lain metode kultur air (menggunakan media air), metode kultur pasir (menggunakan media pasir), dan metode porus (menggunakan media kerikil, pecahan batu bata, dan lain-lain). Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir.

Bioteknologi Pertanian

Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Namun, dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah, hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagitanaman. Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air, mineral, cahaya, dan CO2. Cahaya telah terpenuhi oleh cahaya matahari. Demikian pula CO2 sudah cukup melimpah di udara. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik, artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik, antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat; risiko kerusakan tanaman karena banjir, kurang air, dan erosi tidak ada; tidak perlu lahan yang terlalu luas; pertumbuhan tanaman lebihcepat; bebas dari hama; hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi; hemat biaya perawatan. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan darigolongan tanaman hias antara lain Philodendron, Dracaena, Aglonema,dan Spatyphilum. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan,antara lain tomat, paprika, mentimun, selada, sawi, kangkung, dan bayam.  Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan, antara lain jambu air, melon, kedondong bangkok, dan belimbing. Pada penanaman secara Aeroponik (berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya).  Aeroponik adalah pemberdayaan udara. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air), karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan haratersebut.  Prinsip dari aeroponik adalah helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool, anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler(pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar.

Baca juga : JENIS DAN TINGKAT KESUBURAN TANAH

Bioteknologi Modern dalam Bidang Pertanian digunakan dalam mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang, seperti rekayasa genetika, penanganan polusi, penciptaan sumber energi,dan sebagainya. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. Seperti contohnya : (1.)Pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen dimana Nitrogen (N2) merupakan unsur esensial dari protein DNAdan RNA. Pada tumbuhan polong-polongan sering ditemukan nodul pada akarnya. Di dalam nodul tersebut terdapat bakteri Rhizobium yang dapat mengikat nitrogen bebas dari udara, sehingga tumbuhan polong-polongan dapat mencukupi kebutuhan nitrogennya sendiri. Dengan bioteknologi, para peneliti mencoba mengembangkan agar bakteri Rhizobiumdapat hidup di dalam akar selain tumbuhan polong-polongan. Di samping, itu juga berupaya meningkatkan kemampuan bakteri dalam mengikat nitrogen dengan teknik rekombinasi gen.  Kedua upaya di atas dilakukan untuk mengurangi atau meniadakan penggunaan pupuk nitrogen yang dewasa ini banyak digunakan di lahan pertanian dan menimbulkan efek samping yang merugikan. (2.)Pembuatan tumbuhan tahan hama, dibuat melalui rekayasa genetika dengan rekombinasi gen dan kultur sel. Contohnya, untuk mendapatkan tanaman kentang yang kebal penyakit maka diperlukangen yang menentukan sifat kebal penyakit. Gen tersebut, kemudian disisipkan pada sel tanaman kentang. Sel tanaman kentang tersebut,kemudian ditumbuhkan menjadi tanaman kentang yang tahan penyakit. Selanjutnya tanaman kentang tersebut dapat diperbanyak dan disebarluaskan. (3.)Bioteknologi bahan bakar masa depan, telah ditemukan dua jenis bahan bakar yang diproduksi dari fermentasi limbah, yaitu gasbio (metana) dan gasahol(alkohol). Alternatif bahan bakar masa depan untuk menggantikan minyak, antara lain adalah biogas dan gasohol. Biogas dibuat dalam fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran makhluk hidup. Pada fase anaerob akan dihasilkan gas metana yang dibakar dan digunakan untuk bahan bakar.

(4.)Teknologi Tanaman Transgenik merupakan tanaman yang telah disusupi DNA asing sebagai pembawa sifat yang diinginkan. DNA tersebut dapat berasal dari tumbuhan yang beda jenis. Untuk menghasilkan tanaman transgenik dibutuhkan teknik rekayasa genetika dan vector sebagai pembawa gen sifat yang diinginkan. Sebagai vector digunakanlah DNA yang berasal dari bakteri Agrobacterium tumefaciens yang lebih dikenal dengan nama Ti plasmid (tumor-inducing plasmid). Ti plasmid memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sel tumbuhan selama proses infeksi. Teknologi transgenik telah dilakukan pada beberapa tanaman pertanian seperti jagung, kapas, tomat, padi, kedelai, dan papaya. Pada kedelai telah dimasukkan beberapa gen yang menyebabkan variasi pada tanaman kedelai. Pada tanaman jagung telah dimasukkan gen cry dari Bacillus thuringiensis disebut dengan jagung Bt, yang menyebabkan jagung menghasilkan protein yang dapat membunuh serangga, seperti kupu-kupu. Tanaman transgenik ini tidak perlu disemprot dengan pestisida untuk menyingkirkan hama dan penyakit, sebab dengan sisipan gen tersebut akan menghasilkan senyawa endotoksin ( senyawa racun) sehingga tanaman transgenik dapat membrantas hama dengan senyawa racun yang dikandungnya. (5.)Bioteknologi dalam Pembentukan Varietas Tanaman Unggul Baru.  Hal ini diperlukan untuk mencukupi kebutuhan pangan yang terus meningkat, sedangkan luas lahan pertanian cenderung menurun. Tanaman unggul ini diharapkan mempunyai produktivitas yang lebih baik. Selain itu, peningkatan hasil, juga dilakukan upaya perbaikan pada kandungan nutrisi, kelestarian lingkungan, usia panen, dan berbagai nilai tambah yang lain, contohnya peningkatan kandungan nutrisi pada tanaman pisang, cabe, stroberi, dan ubi jalar; Peningkatan rasa, misalnya pada tanaman tomat, cabe, buncis, dan kedelai; Peningkatan kualitas produk, misalnya pada pisang, cabe, stroberi dengan tingkat kesegaran dan tekstur yang lebih baik; Mengurangi reaksi alergi, misalnya pada tanaman polong-polongan dengan kandungan protein penyebab alergi yang lebih rendah; Kandungan bahan berkhasiat obat, misalnya pada tomat dengan kandungan lycopene yang tinggi yang berguna sebagai antioksidan untuk mengurangi kanker, bawang dengan kandungan allicin untuk menurunkan kolesterol, serta pada padi dengan kandungan vitamin A dan zat besi untuk mengatasi anemia dan kebutaan; Tanaman yang mampu memproduksi vaksin dan obatobatan untuk mengobati penyakit manusia, misalnya pada tanaman tembakau yang telah direkayasa sehingga dapat menghasilkan vaksin untuk penyakit kanker; Tanaman dengan kandungan nutrisi yang lebih baik untuk pakan ternak

Penerapan bioteknologi pertanian pada tanaman juga dapat memudahkan petani dalam proses budidaya tanaman. Misalkan dalam pengendalian gulma yaitu dengan menghasilkan tanaman yang memiliki ketahanan terhadap jenis herbisida tertentu. Sebagai contoh adalah tanaman berlabel Roundup Ready yang terdiri dari kedelai, canola (sejenis tanaman penghasil minyak), dan jagung yang tahan terhadap herbisida Roundup. Di dunia saat ini telahbanyak dilepas berbagai tanaman jenis baru hasil penerapan bioteknologi. Misalnya di China pada tahun 2006 telah telah dikembangkan sekitar 30 spesies tanaman transgenik, antaralain padi, jagung, kapas, kentang, kedelai, tomat tahan virus, petunia dengan warna bunga bary, paprika tahan virus, dan kapas tahan hama) yang telah dilepas untuk produksi, contohnya : Padi Golden Rice,  Penerapan bioteknologi pada tanaman padi sebenarnya telah lama dilakukan. Salah satu produknya adalah pari jenis golden rice yang dikenalkan pada tahun 2001. Diharapkan padi jenis ini dapat membantu jutaan orang yang mengalami kebutaan dan kematian dikarenakan kekurangan vitamin A dan besi. Vitamin A sangat penting untuk penglihatan, respon kekebalan, perbaikan sel, pertumbuhan tulang, reproduksi, hingga penting untuk pertumbuhan embrionik.  Nama Golden Rice diberikan karena butiran yang dihasilkan berwarna kuning menyerupai emas karena mengandung karotenoid. Rekayasa genetika merupakan metode yang digunakan untuk produksi Golden Rice. Hal ini disebabkan karena tidak ada plasma nutfah padi yang mampu untuk mensintesis karotenoid.

JENIS DAN TINGKAT KESUBURAN TANAH

Aflah Indonesia – Tanah merupakan komponen utama dan penting bagi daya dukung suatu kemampuan lahan terhadap pemanfaatannya oleh manusia. Tanah adalah lapisan permukaan bumi yang secara fisik berfungsi sebagai tempat tumbuh & berkembangnya perakaran penopang tegak tumbuhnya tanaman dan menyuplai kebutuhan air dan udara; secara kimiawi berfungsi sebagai gudang dan penyuplai hara atau nutrisi (senyawa organik dan anorganik sederhana dan unsur-unsur).

Berdasarkan tingkat kesuburannya, tanah dibedakan menjadi 3 macam atau jenis yakni dapat dijelaskan antara lain sebagai berikut : (1. )Tanah Subur yang terdiri atas tanah vulkanik, podzolik dan aluvial. Jenis tanah subur ini terdapat di wilayah pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Kalimantan; (2.) Tanah Kurang Subur terdiri atas pasir, tanah gambut dan tanah kapur. Jenis tanah kurang subur ini terdapat di wilayah pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi; (3.) Tanah Tidak Subur adalah jenis tanah yang tandus, karena mengalami proses pencucian oleh air hujan. Contoh jenis tanah tidak subur adalah seperti tanah laterit. Jenis tanah tidak subur ini terdapat di wilayah pulau Jawa bagian barat dan bagian selatan, serta pulau Kalimantan bagian barat.

Sifat-sifat tanah :

(1.) Ketebalan lapisan tanah (solum tanah);

(2.) Tekstur tanah;

(3.) Permeabilitas tanah;

(4.)Drainase tanah;

(5.) Kandungan bahan dasar tanah;

(6.) Salinitas tanah. Ke #6 sifat-sifat tanah tersebut adalah faktor yang dapat mempengaruhi potensi tanah untuk penggunaan tertentu. Misalnya adalah seperti sifat ketebalan lapisan (kedalaman/solum) dikelompokkan menjadi 4 kelas yakni antara lain sebagai berikut : (1.) K-0- = Kedalaman lebih dari 90 cm (dalam); (2.) K-1- = Kedalaman antara dari 90-50 cm (sedang); (3.) K-2- = Kedalaman antara dari 50-25 cm (dangkal); (4.) K-3- = Kedalaman kurang dari 90 cm (sangat dangkal).

JENIS DAN TINGKAT KESUBURAN TANAH

Tanah dengan kategori ketebalan lebih dari 90 cm (K-0-), jika digunakan sebagai lahan usaha pertanian maka memiliki tingkat sangat baik meskipun perlu dipertimbangkan juga beberapa faktor lainnya, yakni seperti lerang, singkapan batuan dan erosi. Di Indonesia terdapat #11 jenis tanah dan persebarannya adalah antara lain :

(1.)Tanah Alluvial adalah jenis tanah yang dianggap masih muda (baru) yang diakibatkan oleh proses pengendapan aliran sungai didaratan rendah atau lembah. Tanah alluvial pada umumnya memberi hasil seperti : (a.)Produksi padi (misalnya di daerah Karawang, Indramayu dan Delta Brantas);(b.)Produksi palawija dan tebu (Surabaya) yang tergolong cukup baik; (c.)Digunakan untuk usaha budidaya tambak perikanan bandeng dan gurami (daerah Gresik, Tegal dan Indramayu) menghasilkan produksi yang tergolong cukup.

Klik juga : MENGENAL HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI

(2.)Tanah Andosol adalah jenis tanah yang berasal dari gunung api dan biasanya terdapat didaerah lereng-lereng gunung api seperti pada pegunungan di pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok dan Minahasa;

(3.)Tanah Regosol adalah jenis tanah yang berbutir kasar sebagai hasil dari pengendapan. Jenis tanah regosol ini cocok untuk ditanami tanaman seperti padi, tebu, palawija, tembakau dan sayuran. Tanah regosol tersebar di wilayah Bengkulu, Pantai Sumatera Barat, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat;

(4.)Tanah Kapur adalah jenis tanah yang berasal dari batuan induk batu kapur yang mengalami proses pelapukan. Jenis tanah kapur ini cocok untuk ditanami palawija, stepa, sabana dan tanaman jati. Tanah kapur tersebar diperbukitan kapur Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan;

(5.)Tanah Litosol adalah jenis tanah yang berasal dari proses pelapukan batuan yang belum sempurna. Jenis tanah litosol ini cocok ditanami dengan rumput ternak, palawija dan tanaman keras; (6.)Tanah Argosol (Gambut) atau disebut juga dengan tanah gambut adalah jenis tanah yang berasal dan terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan jenis rawa yang mengalami proses pembusukan. Jenis tanah ini terdapat di rawa pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua;

(7.)Tanah Gramusol ini terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara dan Sulawesi Selatan; (8.)Tanah Latosol adalah jenis tanah yang memiliki tingkat kesuburan yang rendah. Jenis tanah latosol ini cocok ditanami dengan jenis tanaman seperti padi, palawija, sayuran, karet, cengkeh dan kakao. Jenis tanah latosol tersebar di wilayah Sumatera Barat, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua;

(9.)Tanah Podzolik adalah jenis tanah yang berasal dari batuan pasir kuarsa. Jenis tanah podzolik ini tersebar didaerah yang beriklim basah tanpa bulan kering dan curah hujan lebih dari 2.500 mm/tahun;

(10.)Tanah Mediteran Merah Kuning adalah jenis tanah yang berasal dari batuan kapur keras (limestone). Jenis tanah mediteran merah kuning ini tersebar di daerah dengan iklim subhumid dengan topografi karts, Lereng vulkanik dengan ketinggian di bawah 400 M;

(11.)Tanah Hidromorf Kelabu adalah jenis tanah yang berkembang pada topografi dataran rendah atau cekungan, yang mana hampir selalu tergenang oleh air dengan ciri-ciri warna kelabu hingga kekuningan-kuningan.

Kesuburan Tanah merupakan suatu kondisi atau keadaan dimana tanah mampu mendukung pertumbuhan tanman dengan berbagai komponen di dalamnya seperti kimia, biologi dan fisika. Humus merupakan tanah yang sabar terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropos. Humus dikenal sebagai sisa-sia tumbuhan dan hewan yang mengalami perombakan oleh organisme dalam tanah, berada dalam keadaan stabil, berwarna coklat kehitaman (wikipedia). Secara umum banyak yang menduga kesuburan tanah sama dengan kesehatan tanah, pada dasarnya berbeda, karena kesehatan tanah lebih diartikan sebagai kondisi tanah yang mendukung dan menjamin tanaman dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa adanya gangguan berbagai aspek. Kesuburan Tanah ditandai dengan :

(1.)Kadar pH netral dimana kondisi tanah yang baik harus memiliki kadar pH yang netral atau normal berkisar antara 6 sampai 8 dan pada kondisi terbaik pH 6.5 sampai 7.5 hal ini akan berdampak pada ketersediaannya berbagai unsur di dalam tanah supaya seimbang. Apabila tanah terlalu asam (<pH7) maka perlu dilakukannya proses pengapuran supaya pH nya mendekati kondisi normal. Namun ketika tanah memliki kadar pH terlalu basa (>pH 8) makan perlu pemberian sulfur atau belerang yang terdapat pada pupuk ZA. Pada kondisi tanah dengan pH netral maka tumbuhan akan lebih mudah menyerap unsur hara dan menjaga keseimbangan mikroorganisme yang terdapat dalam tanah;

(2.)Memiliki tekstur lempung yang berfungsi untuk mengikat berbagai mineral sehingga tidak mudah terbawa oleh air. Sehingga tanah yang subur seharusnya bertekstur lempung namun tingkat tekstur lempung jangan terlalu tinggi karena akan berakibat menggenangnya air yang akan merusak perakaran. Selain itu juga kadar tanah harus memiliki kandungan pasir yang mencukupi guna untuk proses drainase dan proses penyerapan ari dalam tanah;

(3.)Cocok untuk berbagai tanaman, kondisi untuk mendeteksi tanah subur atau tidak secara mudah dapat dilihat secara langsung dari vegetasi tanaman di atas tanah tersebut. Tanah yang subur akan mudah untuk ditanami berbagai jenis tanaman normal. Semakin banyak jenis tanaman yang tumbuh maka mengindikasi tanah semakin subur;

(4.)Warna tanah cokelat kehitaman, untuk melihat tanah subur atau tidak secara cepat dapat dilihat dari warna tanah namun ini bukan patokan utama untuk mengatakan tanah subur atauh tidak. Tanah yang subur memiliki warna yang khas yaitu cokelat kehitaman, karena kandungan unsur hara yang lengkap di dalamnya;

(5.)Mengandung unsur mineral, dimana tanah yang subur memiliki kandungan mineral yang lengkap, mineral yang lengkap digunakan untuk bahan baku makanan bagi tanaman. Unsur mineral seperti boron, klorin, kobalt, besi, mangan, magnesium, molibdenum, zink dan sulfur. Untuk menguji unsur mineral yang terdapat dalam tanah dapat di uji di Laboratorium dengan membawa sampel tanahnya.

Tanah adalah akumulasi tubuh alam bebas, yang menduduki sebagian besar permukaan planet bumi selain air, yang mampu menumbuhkan berbagai jenis tanaman guna menghidupi mahluk hidup lainnya yang membentuk ekosistem, dan sekaligus tempat manusia mendirikan rumah, bertani dan aktifitas lain sebagainya, maka sudah seharusnya kita tetap menjaga kesuburan tanah, dan tetap memperhatikan kesuburan tanah sebelum kita bercocok tanam di atas tanah.

MENGENAL HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI

Aflah Indonesia – Budidaya tanaman cabe merupakan kegiatan usaha tani yang menjanjikan keuntungan menarik. Di Indonesia, permintaan akan cabe cukup tinggi. Cabe seakan-akan sudah menjadi bahan kebutuhan pokok masyarakat. Di masa-masa tertentu, seperti menjelang hari raya harga cabe bisa meningkat hingga puluhan kali lipat.Usaha tani tanaman cabe (Capsicum annuum L.) memerlukan modal besar dan keterampilan yang cukup. Tidak jarang petani cabe merugi karena abai memperhitungkan faktor cuaca, fluktuasi harga atau serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, segala resiko dalam budidaya tanaman cabe harus dipertimbangkan secara matang.Serangan hama dan penyakit merupakan salah satu faktor resiko yang cukup besar dalam budidaya cabe. Agar sukses menjalankan usaha tani cabe, ada baiknya kita mengenal jenis-jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman cabe.
Hama tanaman cabe

Hampir semua hama yang menyerang tanaman terung-terungan bisa menyerang tanaman cabe. Serangan hama ini bisa menurunkan produktivitas tanaman, bahkan pada tingkat tertentu mengakibatkan gagal panen. Berikut ini beberapa jenis hama utama yang sering menyerang tanaman cabe di Indonesia.

a. Hama ulat
Ulat yang sering menyarang tanaman cabe diantaranya ulat grayak (Spodoptera litura). Ulat jenis ini memakan daun sampai bolong-bolong sehingga menganggu kemampuan fotosintesis tanaman. Pada tingkat yang parah ulat grayak memakan habis seluruh daun dan hanya menyisakan tulang-tulang daun.

Selain itu ada juga jenis ulat yang menyerang buah cabai, yaitu jenis Helicoverpa sp. dan Spodoptera exigua. Ulat jenis ini membuat lubang pada buah cabe baik yang masih hijau maupun merah.

Ulat biasanya menyerang pada malam hari atau saat matahari teduh. Pada siang yang terik, ulat bersembunyi di pangkal tanaman atau berlindung di balik mulsa sehingga ulat-ulat ini bisa lolos dari penyemprotan.

MENGENAL HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI

Pengendalian teknis. Ulat diambil saat malam hari ketika mereka mulai berkeliaran. Pengambilan ulat sebaiknya dilakukan secara menyeluruh dan serempak. Bisa juga dipasang perangkap imago hama. Pencegahannya adalah dengan menjaga kebersihan kebun. Siangi gulma pada selasar bedengan, parit atau lubang-lubang mulsa.
Pengendalian kimiawi. Penyemprotan dilakukan apabila serangan sudah parah. Jenis obat yang digunakan adalah insektisida. Penyemprotan sebaiknya dilakukan saat malam hari.

Baca juga : Kultur Jaringan pada Tumbuhan

b. Hama tungau
Tungau yang biasa menyerang tanaman cabe ialah tungau kuning (Polyphagotarsonemus latus) dan tungau merah (Tetranycus sp.). Tungau dijumpai juga menyerang tanaman tanaman singkong.

Pada tanaman cabe, serangan tungau membuat daun keriting menggulung ke bagian kebawah seperti sendok terbalik. Daun menjadi tebal dan kaku sehingga pembentukan pucuk terhambat. Lama kelamaan daun akan menjadi coklat dan mati.

Pengendalian teknis. Tanaman yang terserang parah dicabut sedangkan yang belum parah dipotong pucuk-pucuknya. Sisa tanaman yang terserang dibakar agar tidak menjangkiti yang lain. Untuk mencegahnya, usahakan areal penanaman cabe tidak berdekatan dengan tanaman singkong. Menjaga kebersihan kebun efektif mengurangi serangan tungau.
Pengendalian kimiawi. Tungau hanya bisa diberantas dengan racun tungau seperti akarisida, bukan dengan insektisida. Dilihat dari fisiknya, tungau berkaki delapan berbeda dengan serangga (insek) yang berkaki empat.

c. Hama kutu daun
Kutu daun yang menyerang tanaman cabe biasanya berasal dari jenis Myzus persicae. Kutu daun menyerang dengan menghisap cairan pada daun. Daun menjadi kering dan permukaan daun keriting.

Selain itu, kutu daun bisa mengundang berbagai penyakit secara tidak langsung. Kutu ini bisa menjadi vektor pembawa virus, menghasilkan cairan berwarna kuning kehijaun yang mengundang semut dan mengundang datangnya cendawan yang menimbulkan jelaga hitam pada permukaan daun.

Pengendalian teknis. Petik daun-daun yang terserang kemudian musnahkan. Hindari juga penanaman cabe berdekatan dengan semangka, melon dan kacang panjang. Menjaga kebersihan kebun dan penggunaan plastik mulsa perak efektif menekan perkembangan kutu daun.
Pengendalian kimiawi. Gunakan jenis insektisida yang mengandung fipronil atau diafenthiuron. Penyempotan paling efektif dilakukan pada sore hari.

d. Hama lalat buah
Serangan lalat buah (Bactrocera dorsalis) pada tanaman cabe menyebabkan kerontokan buah. Buah cabe tidak sempat dipanen karena keburu rontok ke tanah. Pada buah yang terserang apabila di belah terdapat larva lalat. Bila tidak dibersihkan, larva pada buah cabe yang rontok akan menjadi pupa di dalam tanah, sehingga siklus serangan akan terus berulang.

Pengendalian teknis. Pungut dan kumpulkan buah cabe yang rontok, kemudian musnahkan dengan cara membakarnya. Hal tersebut penting, agar lalat tidak menjadi pupa yang bisa bersemayam di dalam tanah. Lalat buah biasa juga menyerang jenis buah-buahan lain seperti belimbing, pisang, jeruk, dll. Jadi hindari membudidayakan tanaman cabe berdekatan dengan kebun buah.
Pengendalian kimiawi. Bisa menggunakan perangkap lalat dengan menggunakan atraktan yang mengandung methyl eugenol. Teteskan obat tersebut pada kapas dan masukkan pada botol bekas air mineral. Pemasangan perangkap bisa dilakukan setelah umur tanaman cabe satu bulan. Bila serangan parah, semprot dengan insektisida pada pagi hari, ketika daun masih berembun dan lalat belum berkeliaran.

e. Hama trips (Thrips)
Tanaman cabe yang terserang trips daunnya akan terlihat garis-garis keperakan, terdapat bercak-bercak kuning hingga kecoklatan dan pertumbuhannya kerdil. Bila dibiarkan daun akan kering dan mati. Serangan trips biasanya menghebat pada musim kemarau. Hama ini juga berperan sebagai pembawa virus dan mudah sekali menyebar.

Pengendalian teknis. Bisa memanfaatkan predator alami hama ini, seperti kumbang dan kepik. Pemakaian mulsa dan menjaga kebersihan kebun efektif menekan perkembangannya. Selain itu, rotasi tanaman membantu mengendalikan hama jenis ini.
Pengendalian kimiawi. Penyemprotan dilakukan bila serangan meluas. Gunakan insektisida yang berbahan aktif fipronil dan lakukan pada sore hari.
Penyakit tanaman cabe
Penyakit yang menyerang tanaman cabe bisa disebabkan virus, bakteri, cendawan maupun jamur. Setidaknya ada enam macam penyakit yang biasa menyerang tanaman cabe, diantranya:

a. Bercak daun
Penyakit bercak daun yang menyerang tanaman cabe disebabkan oleh jamur Cercospora capsici. Gejalanya terdapat bercak-bercak bundar berwarna abu-abu dengan pinggiran coklat pada daun. Bila serangan menghebat daun akan berwarna kuning dan akhirnya berguguran. Penyakit ini biasanya menyerang pada musim hujan dimana kondisi kelembaban cukup tinggi.

Penyakit ini menyebar saat jamur masih berupa spora dan bisa dibawa oleh angin, air hujan, hama vektor, dan alat pertanian. Spora jamur juga bisa terikut pada benih atau biji cabe.

Pencegahan terhadap penyakit ini dengan memilih benih yang sehat bebas patogen. Merenggangkan jarak tanam berguna meminimalkan serangan agar lingkungan tidak terlalu lembab. Pengendalian teknis bisa dilakukan dengan memusnahkan tanaman yang terinfeksi dengan cara dibakar. Bila serangan menghebat bisa diberikan fungisida.

b. Patek atau antraknosa
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Colletotrichum capsici dan Colletotrichum gloeosporioides. Pada fase pembibitan penyakit ini menyebabkan kecambah layu saat disemaikan. Sedangkan pada fase dewasa menyebabkan mati pucuk, serangan pada daun dan batang menyebabkan busuk kering. Sementara itu, pada buah akan menjadi busuk seperti terbakar.

Penyakit ini bisa terbawa dari benih atau biji cabe. Pencegahan bisa dilakukan dengan memilih benih yang sehat dan bebas patogen. Pengendalian bisa dilakukan dengan memusnahkan tanaman yang terserang dan penyemprotan fungisida.

c. Busuk
Terdapat dua macam penyakit busuk yang biasa menyerang tanaman cabe, yakni busuk cabang dan busuk kuncup. Busuk cabang pada tanaman cabe disebabkan oleh Phytophthora capsici. Menyerang saat musim hujan dan penyebarannya sangat cepat.

Busuk kuncup disebabkan oleh cendawan Choanosearum sp. Penyakit ini masih jarang dijumpai di Indonesia. Gejalanya, kuncup tanaman berwarna hitam dan lama kelamaan mati.

Penyakit ini bisa dikendalikan dengan mengurangi dosis pemupukan nitrogen seperti urea dan ZA. Kemudian mengatur jarak tanam agar sirkulasi udara berjalan lancar. Tanaman yang terinfeksi sebaiknya dicabut dan dibakar. Penyemprotan bisa dilakukan dengan fungisida, bila dilakukan saat musim hujan pilih fungisida yang memiliki perekat.

d. Layu
Penyakit layu merupakan penyakit yang cukup sulit dikendalikan pada budidaya tanaman cabe. Penyakit layu bisa ditumbulkan oleh beragam jasad penganggu tanaman seperti berbagai jenis cendawan dan bakteri.
Layu yang disebabkan cendawan disebut layu fusarium. Jenis cendawannya adalah Fusarium sp., Verticilium sp. dan Pellicularia sp. Cendawan ini hidup di lingkungan yang masam.

Sedangkan layu bakteri disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Bakteri ini hidup di jaringan batang. Pengendalian penyakit layu harus diamati dengan lebih spesifik agar penanganannya bisa lebih tepat.

e. Bule atau virus kuning
Tanaman cabe yang terserang virus kuning, daun dan batangnya akan terlihat menguning. Penyakit ini disebut juga penyakit bule atau bulai. Penyebabnya adalah virus gemini, penyakit ini bisa dibawa dari benih atau biji dan ditularkan oleh kutu.

Penyakit yang disebabkan virus tidak akan mempan dengan penyemprotan racun-racun kimia. Pengendalian harus dilakukan semenjak dini, dengan memilih benih unggul dan tahan serangan virus. Selain itu bisa juga dengan membasmi hama yang menjadi vektornya, seperti kutu.

Untuk menaikan daya tahan tanaman cabe terhadap serangan virus kuning, bisa dengan mengintensifkan pemupukan, misalnya penggunaan pupuk organik cair yang mengandung zat hara makro dan mikro lengkap. Tujuannya agar tanaman cabe tumbuh subur sehingga lebih tahan terhadap patogen.

f. Keriting daun atau mosaik
Penyebab serangan penyakit mosaik adalah Cucumber Mosaic Virus (CMV). Gejalanya, pertumbuhan menjadi kerdil, warna daun belang-belang hijau tua dan hijau muda, ukuran daun lebih kecil, tulang daun akan berubah menguning.

Penyakit ini bisa menyebar dan menular ke tanaman lain oleh aktivitas serangga. Penyemprotan kimia bertujuan untuk menghilangkan serangga bukan penyakitnya. Untuk mengurangi penyakit, musnahkan tanaman cabe yang telah parah terserang.

Pemilhan benih tahan virus membantu menghindari resiko serangan penyakit ini. Hal lain yang bisa membantu mengurangi resiko serangan adalah pemupukan yang baik dan tepat.

Kultur Jaringan pada Tumbuhan

Aflah Indonesia – Kultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture, weefcel cultuus atau gewebe kultur. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Maka, kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya (Suryowinoto, 1991 dalam Hendaryono dan Wijayani, 1994).

Manfaat perbanyakan tanaman secara kultur jaringan adalah untuk perbanyakan vegetatif tanaman yang permintaannya tinggi tetapi pasokannya rendah, karena laju perbanyakan secara konvensional dianggap lambat. Di samping itu, perbanyakan tanaman secara kultur jaringan sangat bermanfaat untuk memperbanyak tanaman introduksi, tanaman klon unggul baru, dan tanaman bebas patogen yang perlu diperbanyak dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat (Yusnita, 2003, hlm. 9).

Metode kultur jaringan merupakan suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali. Secara singkat kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.  Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbanyakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril.

Kultur Jaringan pada Tumbuhan

Perbanyakan bibit secara cepat adalah salah satu dari penerapan teknik kultur jaringan yang telah dilakukan terutama untuk beberapa jenis tanaman yang diperbanyak secara klonal. Tujuan utamanya adalah memproduksi bibit secara massal dalam waktu singkat. Hal ini terutama  dilakukan pada tanaman-tanaman yang persentase perkecambahan bijinya rendah. Tanaman hibrida yang berasal dari tetua yang menunjukkan sifat male sterility, hibrida-hibrida yang unik, perbanyakan pohon elite dan/atau pohon untuk batang bawah dan tanaman yang selalu diperbanyak secara vegetatif seperti kentang, pisang dan strawberry  juga diperbanyak secara kultur jaringan (Gunawan, 1987 dalam Mattjik, 2005).

Tujuan lain dari kultur jaringan adalah untuk membiakkan bagian tanaman dalam ukuran yang sekecil-kecilnya sehingga menjadi beratus-ratus ribu tanaman kecil (klon), dan untuk menghasilkan kalus sebanyak-banyaknya agar Dapat menghasilkan metabolit sekunder, misalnya untuk keperluan obat-obatan.  Perbanyakan secara kultur jaringan dilakukan dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti organ, jaringan, kumpulan sel, sel tunggal, protoplasma, dan kemudian menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan aseptik yang kaya nutrisi dan mengandung zat pengatur tumbuh. Proses ini berlangsung di dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian-bagain tersebut memperbanyak diri dan beregenerasi kembali menjadi tanaman lengkap (Saptarini, dkk, 2001).

Baca juga : Hormon Tumbuhan

Tahapan Kultur Jaringan diantaranya :  a. Pembuatan Media, dimana media merupakan faktor penentu dalam perbanyakan dengan kultur jaringan. Menyiapkan media tumbuh yang terdiri atas campuran garam mineral berisi unsur makro dan mikro asam amino, vitamin, gula serta hormon tumbuhan dengan perban dingan tertentu. Zat pengatur tumbuh (hormon) yang ditambahkan juga bervariasi, baik jenisnya maupun jumlahnya, tergantung dengan tujuan dari kultur jaringan yang dilakukan. Media yang sudah jadi ditempatkan pada tabung reaksi atau botol-botol kaca. Media yang digunakan juga harus disterilkan dengan cara memanaskannya dengan  autoklaf;  b. Inisiasi, merupakan kegiatanpengambilan eksplan dari bagian tanaman yang akan dikulturkan. Bagian tanaman yang sering digunakan untuk kegiatan kultur jaringan adalah tunas;  c. Sterilisasi, adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga steril. Sterilisasi juga dilakukan terhadap peralatan, yaitu menggunakan etanol yang disemprotkan secara merata pada peralatan yang digunakan.  Teknisi yang melakukan kultur jaringan juga harus steril; d.      Multiplikasi, merupakan kegiatan memperbanyak calon tanaman dengan menanam eksplan pada media. Kegiatan ini dilakukan di laminar flow  untuk menghindari adanya kontaminasi yang menyebabkan gagalnya pertumbuhan eksplan.  Tabung reaksi yang telah ditanami ekplan diletakkan pada rak-rak dan ditempatkan di tempat yang steril dengan suhu kamar;  e. Aklimatisasi adalah kegiatan memindahkan eksplan keluar dari ruangan aseptic ke bedeng. Pemindahan dilakukan secara hati-hati dan bertahap.

Kini telah dikembangkan kultur jaringan untuk perbanyakan secara cepat,  melalui ujung pucuk yang bebas-penyakit. Cara ini telah dilaksanakan dalam skala komersial, tetapi adanya mutasi yang tidak dikehendaki menimbulkan kekhawatiran.

Bibit hasil kultur jaringan memiliki keunggulan antara lain : 1. Penyediaan bibit dapat diprogram sesuai dengan jadwal kebutuhan dan jumlah yang diperlukan pekebun; 2. Sifat unggul tanaman induk tetap dimiliki oleh tanaman hasil perbanyakan dengan kultur jaringan: 3. Bibit dalam keadaan bebas hama dan penyakit karena diperbanyak dalam keadaan aseptik dari tanaman yang sehat; 4. Tingkat keseragaman bahan tanaman yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan kebun.

Hormon Tumbuhan

Aflah Indonesia – Hormon tumbuhan merupakan sekumpulan senyawa organik bukan hara (nutrien), baik yang terbentuk secara alami maupun buatan, yang dalam kadar sangat kecil mampu menimbulkan tanggapan secara biokimia, fisiologis dan morfologis untuk mendorong, menghambat, atau mengubah pertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan (taksis) tumbuhan. Penggunaan istilah “hormon” sendiri menggunakan analogi fungsi hormon pada hewan. Namun demikian, hormon tumbuhan tidak dihasilkan dari suatu jaringan khusus berupa kelenjar buntu (endokrin) sebagaimana hewan, tetapi dihasilkan dari jaringan non-spesifik (biasanya meristematik) yang menghasilkan zat ini apabila mendapat rangsang. Penyebaran hormon tumbuhan tidak harus melalui sistem pembuluh karena hormon tumbuhan dapat ditranslokasi melalui sitoplasma atau ruang antarsel. Hormon tumbuhan dihasilkan sendiri oleh individu yang bersangkutan (endogen).

Rangsangan lingkungan memicu terbentuknya hormon tumbuhan. Bila konsentrasi hormon telah mencapai tingkat tertentu, sejumlah gen yang semula tidak aktif akan mulai ekspresi. Dari sudut pandang evolusi hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses adaptasi dan pertahanan diri tumbuh-tumbuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya. Pemberian hormon dari luar sistem individu (eksogen) dapat dilakukan dengan menggunakan bahan kimia non-organik (sintetik, tidak dibuat dari ekstraksi tumbuhan) atau organik (ekstraksi dari tumbuhan contohnya rumput laut atau ganggang coklat) yang menimbulkan rangsangan yang serupa dengan fitohormon yang diproduksi oleh tanaman itu sendiri. Hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses pengaturan genetik dan berfungsi sebagai prekursor. Oleh karena itu, untuk mengakomodasi perbedaan dari hormon hewan, dipakai pula istilah zat pengatur tumbuh tumbuhan (bahasa Inggris: plant growth regulator/substances) bagi hormon tumbuhan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Zat Pengatur Tumbuh banyak digunakan dalam pertanian modern untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produk. Aplikasi zat pengatur tumbuh dalam pertanian modern mencakup pengamanan hasil (seperti penggunaan cycocel untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap lingkungan yang kurang mendukung), memperbesar ukuran dan meningkatkan kualitas produk (misalnya dalam teknologi semangka tanpa biji), atau menyeragamkan waktu berbunga (misalnya dalam aplikasi etilena untuk penyeragaman pembungaan tanaman buah musiman. Dengan kata lain, hormon tumbuhan adalah suatu zat yang dalam jumlah sangat kecil tapi mampu mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan hormon tersebut tidak ikut di dalam proses metabolisme.  Berbeda dengan unsur hara atau zat makanan bagi tumbuhan adalah suatu zat yang mempengaruhi pertumbuhan dan ikut/menjadi bagian/komponen produk yang dihasilkan.  Oleh sebab itulah hormon dapat berpengaruh walaupun dalam jumlah yang sedikit.  Secara alamiah setiap tumbuhan mempunyai kandungan hormon dalam komposisi dan konsentrasi yang berbeda-beda sesuai dengan karakter gen dari masing-masing jenis. Secara garis besar hormon dikelompokkan menjadi 3 kelompok hormon yaitu : (1). Sitokinin, adalah kelompok hormon yang mempunyai fungsi utama mensupport pertumbuhan tunas. Sumber dihasilkan hormon sitokinin adalah diujung akar. (2). Auksin, adalah kelompok hormon yang mempunyai fungsi utama mensupport pertumbuhan akar. Sumber dihasilkannya auksin adalah diujung tunas. (3). Giberelin, adalah kelompok hormon yang mempunyai fungsi pembungaan dan pembuahan. Sumber dihasilkannya adalah di daun dan buah.  Dikatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai hormon yaitu hormon mempunyai dua fungsi yang berbeda (mensupport dan menghambat) pada konsentrasi yang berbeda. Satu hormon yang sama, dengan konsentrasi yang sama, akan mempunyai pengaruh yang berbeda pada bagian tanaman yang berbeda.

Hormon Tumbuhan
Hormon auksin menunjang pertumbuhan akar tapi menghambat pertumbuhan tunas dan juga menghambat pembungaan dan pembuahan.    Hormon sitokinin menunjang pertumbuhan tunas tapi menghambat pertumbuhan akar dan menghambat pembungaan dan pembuahan.     Hormon giberelin menunjang pembungaan dan pembuahan dan menunjang pembelahan sel akar dan tunas. Hormon dalam kelompok hormon yang sama akan bersifat sinergis atau saling menguatkan.    Hormon dalam kelompok hormon yang berbeda akan bersifat saling melemahkan atau saling meniadakan. Hal-hal tersebut harus selalu diingat karena sangat penting di dalam penerapannya.

Baca juga : Mengenal Tanaman Porang: Manfaat, Harga, Budidaya, & Nilai Bisnis

Ketika membuat ramuan hormon, maka acuannya adalah bukan sebanyak-banyaknya kandungan hormon, tapi lebih kepada ketepatan komposisi dan konsentrasinya, karena semakin tinggi konsentrasinya justru akan menghambat pertumbuhan tanaman. Untuk memberikan dorongan yang kuat dalam pertumbuhan suatu organ perlu diingat bahwa hormon tersebut akan menghambat  organ yang lain. Contoh : Kita bisa memacu pertumbuhan tunas dengan optimal dengan memberikan hormon sitokinin, akan tetapi harus diingat bahwa sitokinin akan menghambat akar. Demikian pula sebaliknya bila kita memberikan hormon akar di dalam merangsang pertumbuhan akar harus diingat bahwa hormon akar tersebut akan menghambat tunas.  Sedangkan dalam hal mendorong pertumbuhan suatu organ terdapat konsentrasi optimal, yaitu konsentrasi yang optimal di dalam memberikan pengaruh yang terbesar  dan setelah itu bila konsentrasi ditambah justru akan menghambat pertumbuhan.  Harus diingat pula bahwa bila kita ingin mendorong pertumbuhan akar dan tunas secara bersamaan, maka hal tersebut justru menyebabkan pengaruh yang saling melemahkan dan meniadakan dan bila suatu tanaman sedang berbunga atau berbuah, maka jangan sekali-kali memberikan hormon akar karena akan menyebabkan gugur bunga atau buah. Pada perkembangan pertanian saat ini, pemanfaatan Hormon Organik di sekitar kita banyak, contohnya : (a). Air seni (kencing) kambing,  kelinci dll secara umum mengandung hormon auksin. (b). Kecambah (toge) mengandung auksin, (c). bawang merah mengandung auksin, (d).        buncis mengandung sitokinin, (e). air kelapa mengandung auksin, sitokinin, giberelin, (f). sirih mengandung sitokinin, (g). kacang hijau mengandung giberelin, (g). enceng gondok mengandung giberelin, (h).    pisang mengandung auksin dll.  Pemanfaatan bahan-bahan alam/organik sangat penting karena dapat mengefisienkan biaya produksi dan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.  Hormon organik adalah hormon yang asli/alamiah dihasilkan oleh tumbuhan atau mahluk hidup.  Hormon organik/alami tersebut bisa diproses secara modern (diisolasi) atau bisa juga dimanfaatkan secara langsung dalam bentuk pupuk organik.

Hormon sebaiknya diberikan langsung pada target kerjanya misalnya : hormon akar langsung pada media tanam, hormon tunas disemprotkan pada tajuk.  Hal yang perlu diingat adalah bahwa konsentrasi optimal hormon adalah konsentrasi optimal yang terjadi pada daerah target. Daerah target yang dimaksud adalah daerah perakaran dan daerah pertunasan. Tercapainya tujuan pemberian hormon tidak hanya tergantung  pada tercapainya konsentrasi optimal pada daerah target/sel target, tapi juga ditentukan oleh kandungan hormon endogen dari tumbuhan. Misalnya : bila kita ingin membungakan suatu tanaman, lalu kita memberikan hormon bunga dengan dosis tertentu, walaupun konsentrasi hormon giberelin sudah mencukupi tapi karena kandungan hormon endogen dari tanaman didominasi oleh hormon vetetatif yaitu hormon auksin dan sitokinin, maka konsentrasi hormon bunga tersebut akan menjadi lemah dan tidak mampu mendorong terbentuknya bunga atau buah.  Dengan mengacu bahwa hormon tunas diproduksi diujung akar dan hormon bunga diproduksi diujung tunas, maka kita dapat mengevaluasi kandungan dan dominasi hormon dalam suatu tanaman dengan melihat bentuk/morfologi tanaman.  Tanaman Adenium dengan bonggol yang besar dan tunas yang sedikit dan kecil menggambarkan dominasi hormon auksin.  Jenis tanaman yang merambat dengan tunas yang tumbuh dengan baik dan cepat menandakan dominasi hormon sitokinin. Hal terpenting yang harus diingat adalah bahwa hormon bukanlah makanan, hormon bukanlah zat pembangun, tapi hormon itu hanyalah “provokator”. Jadi dampak dari hormon tidak akan nyata bila ternyata makanan atau energi untuk pertumbuhan tidak disediakan.  Energi untuk tumbuh bisa berupa bahan baku makanan, makanan setengah jadi atau makanan siap pakai.  Makanan dalam hal ini adalah pupuk.  Sebaiknya pemberian pupuk dalam ramuan hormon harus mempertimbangkan duplikasi perlakuan pemupukan yang akan berdampak negative bagi tanaman. Agar tidak terjadi duplikasi pada perlakuan pemupukan maka pada ramuan hormon dapat diberikan makanan instant seperti : sorbitol, gula, madu, sari kurma dll  Jadi sebaiknya untuk ramuan hormon dapat dicampurkan komponen lain yang diperlukan oleh tanaman.  Komponen lain yang dapat dicampurkan dalam ramuan hormon adalah vitamin, mineral, asam amino, asam lemak, bahan organic lain, enzim.  Bila kita ingin menggabungkan produk ramuan hormon ini dengan mikroba maka kita harus hati-hati dengan karakter mikroba, yang disatu sisi dapat membantu tapi disisi lain dapat mengkonsumsi bahan organik yang ada dalam ramuan hormon tersebut.  Sebenarnya kita dapat memberikan enzimnya secara langsung.  Hal lain yang harus diperhatikan dalam meramu hormon adalah bahwa sebagian besar ramuan ini adalah bahan organik, sehingga harus difikirkan benar jangan sampai terjadinya proses degradasi bahan organik karena faktor lingkungan ekstrim atau rusaknya ramuan karena kontaminasi mikroba yang tidak diharapkan.

RAMUAN PENAMBAH NAFSU MAKAN PADA TERNAK KAMBING/DOMBA

Aflah Indonesia – Hasil-hasil penelitian menunjukkan, bahwa produktivitas ternak Kambing/domba, terutama pertumbuhan dan kemampuan produksinya dipengaruhi oleh faktor genetik (30%) dan lingkungan (70%). Pengaruh faktor lingkungan antara lain terdiri dari pakan, teknik pemelihraan, kesehatan, dan iklim. Di antara faktor lingkungan tersebut, pakan mempunyai pengaruh paling besar, yakni 60%. Besarnya pemgaruh pakan ini menunjukkan bahwa produktivitas domba yang tinggi tidak bisa tercapai tanpa pemberian pakan yang memenuhi persyaratan kuantitas dan kualitas.

Pakan yang dikonsumsi oleh ternak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan perawatan tubuh (pokok hidup), yakni mempertahankan suhu tubuh, kerja tubuh yang normal (jantung berdenyut, bernafas), bergerak, dan memperbaiki jaringan yang aus. Kelebihan pakan di atas kebutuhan hidup pokok tersebut digunakan untuk produksi, yakni pertumbuhan, penggemukan, produksi susu, refroduksi, dan bekerja (tenaga).

RAMUAN PENAMBAH NAFSU MAKAN PADA TERNAK KAMBING/DOMBA

Kebutuhan pakan pada kambing/domba bervariasi, tergantung pada umur , ukuran ternak, lingkungan, keturunan, penyakit, aktivitas ternak, kondisi tubuh ternak, spesies, dan lain-lain. Kambing/domba akan dapat berproduksi tinggi apabila diberi pakan yang memenuhi kebutuhannya, baik kualitas maupun kuantitas.

Pakan supaya bisa dikonsumsi maksimal perlu adanya penambah nafsu makan karena sangat dibutuhkan agar kambing/domba dapat mencapai bobot ternak yang maksimal.  Faktor yang penting di dalam keberhasilan suatu peternakan adalah pemilihan pakan. Jika ternak diberikan atau disediakan  pakan dengan nutrisi yang bagus akan cepat meningkatkan bobot badan dalam waktu yang lebih singkat dibandingkann dengan  ternak yang diberikan pakan dengan asal-asalan saja.

Dalam menggeluti usaha peternakan, para peternak harus menyiapkan sumber bahan pakan yang bagus serta harus diberikan suplemen maupun ramuan agar bisa merangsang atau penambah nafsu makan kambing/domba sehingga dapat mempercepat pertumbuhan. Salah satu ramuan yang banyak digunakan di beberapa peternakan besar dengan hasil yang memuaskan seperti Sumplemen Organik Cair (SOC).

SOC atau suplemen lainnya yang mudah dijumpai dipasaran merupakan  sejenis suplemen ataupun ramuan yang terbuat dari jenis bahan organik cair. Dimana pemberian suplemen ini bisa memicu pertumbuhan secara cepat pada hewan ternak seperti kambing/domba. Beberapa kasus yang sering terjadi adalah ditemukan adanya ketidakcocokan antara pakan yang diberikan untuk hewan ternak kita.

Untuk mendapatkan hasil ternak yang dipelihara bisa gemuk, sehat, berkualitas dengan modal seminim mungkin agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar.  Kendala juga ditemukan para peternak dilapangan dalam menentukan jenis pakan yang lebih sesuai standar serta mengandung nutrisi yang lengkap.

Saat kita menemukan suatu kondisi kambing/domba tidak doyan ataupun tidak nafsu makan berarti kita wajib menemukan penyebabnya, dan harus bisa segera kita atasi. Nafsu makan pada hewan ternak tidak stabil kadang bisa naik dan turun. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi nafsu makan kambing/domba seperti : 1) Kondisi pakan yang jelek, kurang mengandung nutrisi dan juga tingkat palatabilitas rendah; 2) Kurang air minum; 3) Adanya penyakit pada kambing/domba; 4) Kambing/domba mengalami stress akibat manajemen kandang yang buruk; 5) Kondisi cuaca yang ekstrim seperti terlalu panas, Hal ini membuat kambing/domba akan terus minum, sehingga mengkonsumsi pakan akan berkurang.

Apabila semua masalah tersebut bisa diatasi, tapi kambing/domba masih tetap tidak nafsu makan, diperlukan adanya ramuan atau suplemen ataupun jamu. Ramuan penambah nafsu makan bisa berupa vitamin, dll. Apabila mengetahui ramuan ataupun obat penambah nafsu makan terbuat dari bahan herbal atau jamu yang ada disekitar rumah untuk bisa di manfaatkan.

Penambah nafsu makan kambing/domba karena adanya gangguan penyakit pada hewan ternak akan membuat para peternak menjadi resah. Peternak menyadari akan dampak negatif yang bisa ditimbulkan yaitu kerugian dalam usaha ternaknya. Dalam usaha menghindari resiko tersebut maka banyak upaya untuk menyembuhkan maupun memyelamatkan dengan mancari obat penangkat penyakit.

Baca juga : Formulasi Ransum Berbasis Bahan Pakan Lokal

Ramuan ataupun jamu memang sudah sejak lama dikenal karena manfaatnya yang sudah diterapkan dari jaman nenek moyang. Ramuan selain digunakan untuk pengobatan, juga bisa diberikan sebagai tindakan pencegahan. Obat nanti bisa digunakan walaupun kondisi ternak sehat, bisa sebagai obat luar maupun untuk obat dalam tubuh.

Ramuan bisa berasal dari hewan, tumbuhan, mineral maupun campuran dari bahan – bahan tersebut. Hakikat pemberian ramuan itu sendiri berdasarkan pengamalan yang sdah dipraktikan dari waktu ke waktu. Beberapa ramuan dapat kita bedakan seperti : 1) Dari tumbuhan Bisa berasal dari akar, kulit, batang, bunga, daun, biju, maupun umbi. Contohnya temulawak, kunyit, sirih, kencur, bawang putih, minyak tanak, gula merah, lada; 2) Dari hewan bisa dari kuning telur ayam dan juga madu.

Penambah nafsu makan kambing/domba  atau sapi sangat mempengaruhi pertumbuhan bobot ternak dengan cepat.  Para peternak biasanya memberikan campuran penambah napsu makan agar lahap memakann pakan yang disediakan dengan harapan supaya ternak hidup sehat dann cepat gemuk sehingga harga jualnya bagus.

Pemilihan pakan yang tepat menjadi perhatian terpenting bagi para peternak. Kebanyakan peternak pada umumnya merawat ternaknya dengan ala kadarnya, termasuk memberikan pakan ala kadarnya saja dengan pakan yang ada disekitarnya. Hasilnya tentu saja tidak akan pernah maksimal, masa penggemukan lebih panjang dan tentu saja rugi waktunya.

Kondisi tersebut diatas adalah kondisi yang sering kita temui, sehingga hasil dari peternakan tidak akan maksimal.  Membuat pakan yang nutrisinya sangat lengkap dimana peternak sudah tidak pusing lagi untuk memberikan suplemen, vitamin, jamu jamuan, kalsium, nutrisi pakan lainnya. membuat komposisi pakan komplit atau bisa dibilang pakan ternak instan karena  pakan dari berbagai sumber pakan sudah dicampur jadi satu dalam satu pakan. Pemilihan atau komposisi pakan tidak begitu saja dicampur asal asalan namun sudah dilakukan penelitian secara komprehensif di Laboratorium IPB oleh ahli Nutrisi Pakan.

Pakan ini sangat cocok untuk peternakan modern dimana sudah tidak perlu pakan dengan hijauan maupun rumput serta dan bisa untuk dimanfaatkan dilahan yang sangat sempit. Hasilnya sangat cepat  membuat penambahan bobot badan dengan cepat.

Pemilihan jenis pakan dan suplemen yang tepat sangat mempengaruhi keberhasilan usaha peternakan. Dengan memilih pakan yang tepat maka dapat meningkatkan pertambahan bobot ternak secara cepat dan signifikan. Biasa peternak membuat paduan  dan komposisi pakan tersendiri dengan memadukan bahan pakan dengan suplemen dengan harapan adanya peningkatan produktifitas dan kenaikan bobot dan produksi susu.

Formulasi Ransum Berbasis Bahan Pakan Lokal

Aflah Indonesia – Pakan merupakan unsur utama kebutuhan ternak.  Pakan bisa dikatakan faktor penentu keberhasilan usaha ternak.  Melalui pakan inilah, harapan terhadap produksi dapat ditambatkan.   Apabila pakan baik maka produksi akan baik begitu pula sebaliknya.  Mengapa demikian?  Karena dalam pakan tersebut mengandung nutrisi yang dibutuhkan ternak.  Beberapa nutrisi penting/umum terkandung dalam bahan pakan adalah sebagai berikut:

  1. Energi, diperlukan untuk memenuhui kebutuhna hidup pokok dan beraktifitas.  Energi biasa dinyatakan dalam NE, ME, GE, DE,
  2. Protein, diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok, pertumbuhan, produksi, dan reproduksi,
  3. Mineral, diperlukan ternak untuk pertumbuhan tulang dan perbaikan jaringan, kofaktor enzim/hormon, menjaga keseimbangan pH/cairan tubuh, dan pembentukan mineral susu,
  4. Vitamin, sebagai katalisator dalam proses metablisme.

Ada beberapa pengertian yang harus kita pahami sebelum kita membicakan tentang formulasi ransum.  Di dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 119/Permentan/OT.140/10/2014 disebutkan, bahwa pengertian bahan pakan adalah: bahan hasil pertanian, perikanan, peternakan, atau bahan lain yang layak dipergunakan sebagai bahan pakan, baik yang telah diolah maupun yang belum diolah
ransum, sedangkan pakan adalah: makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun tidak, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, berkembangbiak.  Selain itu kita juga harus memahami pengertian ransum, yaitu: pakan yang diberikan kepada  ternak selama 24 jam, pemberiannya   dapat  satu kali atau  beberapa kali.  Ransum seimbang, yaitu  ransum yang diberikan selama 24 jam yang mengandung   semua   zat   makanan  dalam kuantitas,   kualitas  serta   perbandingan yang   cukup   untuk  memenuhi  kebutuhan zat     makanan   yang   diperlukan    ternak sesuai  dengan tujuan pemeliharaan.

Formulasi Ransum Berbasis Bahan Pakan Lokal

Formulasi ransum adalah susunan/formula bahan pakan yang akan diberikan kepada ternak selama 24 jam.  Dalam menyusun formulasi pakan haruslah seimbang antara semua unsur nutrisi di atas.  Seimbang di sini dalam pengertian sesuai dengan kebutuhan ternak.

Langkah dalam membuat formulasi ransum adalah:

  1. Mengetahui status fisiologis ternak.  Sebelum kita akan membuat formulasi ransum, kita harus mengetahui ternak yang akan kita buatkan ransumnya sedang dalam fase apa, sebagai contoh apabila untuk ternak ruminansia : pedet, pedet lepas sapih, dara, bunting, laktasi, produksi (susu/penggemukan).
  2. Menentukan data kebutuhan nutrisi.  Kebutuhan nutrisi berkaitan erat dengan fase fisiologis ternak.  Setiap fase fisiologis berbeda kebutuhan nutrisi, oleh karena itu informasi status fisiologi ternak ini menjadi penting agar formulasi ransum yang kita buat menjadi tepat dan sesuai dengan kebutuhan.  Data kebutuhan nutrisi pada setiap fase dapat menggunakan standar yang sudah ada dan biasa digunakan, seperti NRC dan AEC.  Sebagai contoh dalam NRC disebutkan untuk sapi potong
  3. Menentukan bahan pakan dan kandungan nutrisinya.  Dalam menyusun ransum, kita harus menentukan bahan pakan apa saja yang akan digunakan dan apa saja kandungan nutrisi yang dimilikinya.  Sebuah ransum sederhana biasanya berpatokan pada energi dan protein kasar.  Pengetahuan bahan pakan sebagai sumber nutrisi tertentu, terutama pada bahan pakan lokal menjadi penting.  Karena dalam membuat formulasi ransum yang diinginkan adalah dengan harga yang murah namun memiliki kualitas yang baik.  Ransum yang seperti itu harus menggunakan bahan pakan lokal.  Hal penting lain dalam menentukan bahan pakan adalah informasi terkait dengan batasan penggunakan pakan tersebut dalam pakan/ransum, kandungan anti nutrisi, dan kualitas bahan pakan yang digunakan.
  4. Menentukan metode penyusunan ransum.  Ada beberapa metode penyusunan ransum, yaitu: pearson square, trial n error, yang paling paling praktis adalah menggunakan aplikasi.  Saat kita menyusun ransum bisa memilih salah satu metode tersebut sesuai dengan yang kita pahami dan butuhkan.
  5. Mulai membuat formulasi ransum sesuai dengan data yg sudah disiapkan
  6. Meneliti kembali formulasi yang telah dibuat

Baca juga : Manajemen Pemeliharaan Dan Pakan Pembesaran Sapi Perah

Dengan mahalnya harga pakan di pasaran, seharusnya pakan lokallah yang dapat menggantikan.  Sehingga dengan demikian peternak selalu mendapatkan pakan dengan harga murah dan berkualitas.  Penggalian sumber bahan pakan lokal perlu terus dilakukan dan dikembangkan sesuai dengan potensi daerah. Apabila menilik dari bahan pakan lokal yang sudah diketahui, ternyata banyak diantaranya yang memiliki kandungan nutrisi yang baik, baik itu sebagai sumber energi maupun sebagai sumber protein.

Sumber bahan pakan lokal itu dapat berupa hijauan (rumput dan legum), limbah pertanian, dan pakan alternatif.  Beberapa contoh berupa hijauan seperti : anggrass, rumput rawa, legum pohon (daun kaliandra, daun bauhemia, daun lamtoro, daun turi, dll), kayambang, eceng gondok.  Beberapa contoh berupa limbah pertanian adalah: jerami jagung, jerami kacang tanah, jerami kedelai, pangkal umbi singkong, singkong bagian batang dan daun.  Beberapa contoh berupa pakan alternatif: kulit kopi (yang keras), kulit ari kopi, kulit pisang, ampas maizena, keong mas, kopra, kulit kakao, bungkil inti sawit, ampas kecap, kulit ari kedelai, kulit ari kacang hijau.

Dengan adanya informasi terkait dengan sumber bahan pakan lokal yang terus menerus di diseminasikan kepada para peternak, maka peternak yang melakukan self mixing (mencapur pakan sendiri) tidak perlu mendatangkan bahan baku pakan dari luar daerah.  Dengan demikian setiap daerah dapat membuat formula pakan atau formulasi ransum sesuai dengan potensi yang ada di wilayah tersebut, sehingga peternak mendapatkan pakan/ransum dengan harga yang murah dan berkualitas.

Manajemen Pemeliharaan Dan Pakan Pembesaran Sapi Perah

Aflah Indonesia – Perawatan pada periode pertumbuhan sangat penting dalam manajemen sapi perah karena dengan perawatan sedini mungkin mulai pada periode pertumbuhan, maka produksi susu yang baik dan optimal akan tercapai saat periode sapi laktasi. Produksi yang baik dan optimal akan tercapai bilamana sapi tersebut memiliki kondisi tubuh yang sehat, kaki kuat, perkembangan ambing yang baik dan kemampuan makan sapi yang baik juga. Kondisi prima yang diharapkan ini akan tercapai bilamana sapi mempunyai alat pencernaan yang besar dan kuat, dari fakta-fakta tersebut diatas kita perlu membuat program bagaimana caranya agar memiliki kaki yang kuat, ambing yang baik dan alat pencernaan yang berkembang sesuai dengan pertumbuhannya dengan cara memelihara sapi perah sejak lahir secra terprogram.

Pedet yang baik, memiliki bobot lahir 31,5 sampai 51,5 kg, dengan bulu yang mengkilat, dan kondisinya sehat. Selain kelahiran yang baik, manajemen penanganan setelah lahir juga sangat penting, diantaranya :

  • Memeriksa alat pernafasannya sesegera mungkin
  • Memotong tali pusar dengan menyisakan 2 cm dari pangkal pusar dan diberikan desinfektan tali pusar dengan menggunakan yodium tintur 10% untuk mencegah peradangan.
  • Segera memberikan kolostrum secepat mungkin dalam 1 jam setelah melahirkan
  • Pisahkan pedet dari induknya dan tempatkan di kandang khusus untuk pedet.

Kolostrum adalah susu yang keluar setelah melahirkan, adapun kewajiban memeberkan kolstrum sesegera mungkin pada pedet karena kolostrum menyediakan zat antibodi bagi pedet, sehingga melindungi pedet yang baru lahir terhadap infeksi, zat antibodi pada kolostrum ini sangat mudah diserap oleh tubuh pedet yang baru lahir.  Jumlah pemberian kolostrum adalah sebanyak 10% bobot lahir dan minimum 2 liter, walaupun kolostrummemiliki nilai gizi yang tinggi dan manfaat untuk kekebalan bila diberikan pada waktu yang salah(misalnya diberikan kepada pedet setelah 24 jam dari lahir) maka tidak akan banyak memberikan manfaat bagi pedet tersebut. Cara pemberian kolostrum pertama kali kepada pedet adalah diajari menggunakan ember yang bersih dengan bantuan jari tangan kita sebagai pengganti puting susu. Bila sulit, dapat dibantu dengan menggunakan dot susu. Pemberian kolostrum sebaiknya 3 kali dalam sehari dengan interval waktu yang sama sampai pedet berumur 5 hari.

Perkembangan rumen pada sapi perah merupakan hal penting dalam manejemen pemberian pakan pada masa pembesaran. Cara yang efektif adalah dengan sedapat mungkin secepatnya memberikan pakan padat pada pedet, Abomasum pedet yang baru lahur berukuran lebih besar yaitu sekitar 70% dari total alat pencernaan, pada saat ini pakan yang dikonsumsi beruapa cairan yang akan masuk ke esophagus dan selajutnya masuk ke abomasum dan diserap disitu. Dengan perlakuan pemberian pakan padatan dalam hal ini formula calf starter yang lebih cepat maka perkembangan daya ruminasi akan lebih cepat pula, karena pakan padat terlebih dahulu akan masuk ke rumen dan merangsang perkembangan rumen. Setelah umur 2-3,5 bulan, volume rumen diharapkan 70% dari total volume alt pencernaan pedet tersebut, Pada sapi dewasa volume rumen mencapain 80% dan abomasum hanya7%.

Pengetahuan tentang perkembangan rumen pada ternak sapi perah sangat penting agar manajemen pemeliharaan terutama manajemen pakan didalamnya bisa lebih optimal. Adapun perkembangan rumen pada sapi perah sebagai berikut:

  • Mulai lahir sampai dengan umur 3 minggu : rumen tetap, tidak berkembang (fungsi perut sama dengan hewan monogastrik)
  • Umur 4 minggu sampai dengan 5 minggu : Fungsi rumen berkembang dengan makan-makanan padat
  • Umur 5 minggu sampai dengan 6 minggu : Kemampuan rumen dalam mencerna makanan telah seimbang
  • Umur 6 minggu sampai dengan 6 bulan : kapasitas rumen berkembang
  • Umur lebih dari 6 bulan : kapasitas rumen telah seimbang.

            Untuk lebih merangsang perkembangan rumen, maka pedet perlu segera diberikan makanan padatan yaitu, Calf Starter (pakan pemula pedet) serta rumput kering (hay). Pakan yang berkulaitas baik dan sangat disukai oleh pedet perlu diberikan serta mulai diperkenalkan kepada pedet umur 5 hari, Pakan pemula yang baik bagi pedet adalah pakan pemula atau konsentrat yang mempunyai kadar energi (gizi) yang tinggi dengan kadar protein kasa (PK) minimal 18%. Selain pakan, ketersediaan atau pemberian air minum yang bersih dan segar sangat dibutuhkan pada saat pedet usia 5 hari ini karena jika diberikan air makan kecenderungan jumlah konsumsi pakan akan lebih banyak sehingga akan menunjukan pertumbuhan yang baik.

            Adapun Standar Program Pemberian Pakan Pedet umur 0-9 minggu dapat dilihat pada bagan dibawah ini :

Umur (Minggu) Bobot badan (kg) Pemberian pakan
air susu (kg) Pakan formula (kg) Rumput kering/hay (kg)
Lahir 35 Kolostrum 0 0
1 35 4 0,1 0,1
2 39 4 0,2 0,1
3 43 4 0,2 0,1
4 47 4 0,4 0,2
5 51 4 0,4 0,3
6 55 4 0,5 0,4
7 59 4 0,8 0,6
8 63 4 1 0,8
9 67 1-0 1,0-1,2 0,8-1,0

            Dengan adanya hasil kaji terap di BPT SP & HPT Cikole Lembang maka target lepas sapih (pedet tidak diberikan susu lagi) sebaiknya pada saat umur 2 bulan. Namun itupun harus sudah bisa mengkonsumsi pakan konsentrat (makanan formula) dengan kualitas baik sebanyak 1,2 kg per hari selama 3 hari berturut-turut. Selain itu kondisi pedet tersebut juga menentukan kapan saat yang tepat pedet tersenbut disapih. Setelah pedet disapih, selanjutnya jangan mencampur konsentrat dengan air, karena dengan adanya air akan menghambat perkembangan rumen dan nafsu makan terhadap hijauan menjadi rendah. Dengan memakan konsentrat maka pedet akan haus, sehingga harus disediakan air minu yang bersih secara Adlibitum (tersedia sepanjang waktu).

Baca juga : Mengenal Jenis Potongan Daging Sapi

Standar Program Pemberian Pakan Pedet umur 2-3 Bulan dapat dilihat pada bagan dibawah ini :

Umur (Bulan) Bobot badan (kg) Pemberian Pakan
Pakan formula (kg) Rumput kering/hay (kg)
2 67 2,0 1,0-1,5
3 83 2,0 1,5-2,0
     

Pedet sampai umur 3 Bulan sebaiknya diberikan hijaun kering (hay), dan jangan diberikan pakan basah sepeti, rumput basah, ampas tahu, ampas ubi dan lain-lain.

Standar Program Pemberian Pakan Pedet umur 4-6 Bulan dapat dilihat pada bagan dibawah ini :

Umur (Bulan) Bobot badan (kg) Pemberian Pakan
Makan formula (kg) Rumput kering/hay (kg)
4 103 2,0 2,0-3,0
5 127 2,0 3,0-4,0
6 151 2,0 4,0-5,0

Dari umur 3 bulan sudah harus mulai diganti pakan formula ke konsentrat dengan protein kasar (PK) ≥ 16% dan TDN ≥ 70%. Pergantian pakan formula harus dilakukan secara bertahap dalam 1 minggu agar pedet tidak stress.

Standar Program Pemberian Pakan Pedet umur 7-12 Bulan dapat dilihat pada bagan dibawah ini :

Umur (Bulan) Bobot badan (kg) Pemberian Pakan
Makan formula (kg) Rumput kering/hay (kg)
7 175 1,5 10,0-12,0
8 198 1,5 12,0-14,0
9 224 1,5 14,0-15,0
10 250 1,5 15,0-18,0
11 274 1,5 18,0-20,0
12 297 1,5 ≥ 20,0

Setelah 7 bulan, pedet akan semakin tinggi nafsu makan rumputnya, tetapi fungsi organ pencernaan masih belum mencukupi. Jadi masih perlu diberikan konsentrtat sekitar 1,5 kg. Umur 12 bulan, pedet sudah cukup pertumbuhannya. Untuk membuat alat pencernaan yang sehat dan kuat, yang penting harus diberi hijauan. Bilamana kualitas dari hijauan kurang baik maka akan menyebabkan sapi kekuangan energi, bila hal ini terjadi makan pemberian konsentrat harus ditingkatkan namun jangan sampai sapi tersebut kegemukan karena akan berakibat pada siklus reproduksinya.

Mengenal Jenis Potongan Daging Sapi

Aflah Indonesia – Kita kerap masih bingung mengenali nama-nama potongan daging yang ada di pasaran. Kalau di supermarket tiap potongan tertulis namanya, tetapi seringkali tertulis dalam istilah asing, bukan dalam istilah Indonesia. secara umum Indonesia telah mengadaptasi cara pemotongan daging ala US seperti berikut ini:

 

Mengenal Jenis Potongan Daging Sapi
•    Neck (punuk)
Potongan daging sapi bagian ini diambil dari leher yang menyambung dengan bagian paha depan. Pada bagian tengahnya terdapat serat-serat kasar yang mengarah ke bagian bawah. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat makanan khas Nusa tenggara Timur yaitu Se’i (sejenis daging asap).

•    Brisket (sandung lamur)
Sandung lamur terdapat pada bagian dada bawah sekitar ketiak. Potongan sandung lamur ini agak berlemak, dan sangat cocok diolah menjadi hidangan berkuah seperti soto, rawon atau asem-asem sandung lamur. Bagian lemaknya akan membuat kuah kaldu menjadi lebih nikmat.

•    Chuck (sampil)
Merupakan bagian daging yang diambil dari leher hingga bahu sapi. Warna dagingnya merah pekat, memiliki banyak serabut otot yang melintang namun sedikit lemak. Biasa digunakan untuk membuat sup, semur, adonan bakso atau rendang.

•    Fore shank (paha depan)
Diambil dari bagian atas paha depan sapi. Bentuk potongannya biasanya segi empat dengan ketebalan 2-3 cm. Bagian ini biasa digunakan untuk membuat adonan bakso.

Klik juga : MENGENAL BUDIDAYA RUMPUT PAKCHONG, TREND RUMPUT 2021

•    Rib (iga)
Bagian yang berasal dari sekitar tulang iga. Memiliki rasa yang khas karena daging ini dimasak bersama dengan tulang iganya sehingga kaldu yang dihasilkan memiliki aroma yang lezat. Biasa digunakan untuk membuat sup iga atau konro ala Makassar.

•    Short loin
Dikenal juga dengan sebutan striploin. Potongan ini menempel dengan bagian iga dan bagian tenderloin serta sirloin. Merupakan bagian sisi berdaging dari bagian T-Bone, yaitu salah satu potongan steak yang khas dengan tulang berbentuk T pada bagian tengahnya.

•    Tenderloin (has dalam)
Merupakan potongan daging yang memiliki tekstur paling empuk dan sedikit lemak. Dalam bahasa Prancis bagian ini dikenal dengan nama Filet Mignon. Harganya relatif mahal. Diambil dari bagian tengah sapi dan bentuknya seperti silinder panjang. Paling favorit diolah menjadi steak tenderloinkarena tidak memerlukan waktu yang lama untuk menjadi matang dan lunak.

•    Sirloin (has luar)
Seperti has dalam, potongan daging bagian sirloin juga favorit diolah menjadi steak sirloin, yakiniku, sukiyaki atau shabu-shabu. Daging ini memiliki lapisan otot pada sisi luarnya, seratnya lebih kasar dari tenderloin, sehingga tesksturnya agak lebih keras. Oleh karena itu, meskipun masuk dalam kategori potongan daging premium, namun harganya tidak semahal tenderloin.

•    Top Sirloin (has atas)
Merupakan bagian sirloin yang lebih disuka karena dianggap lebih enak dan lembut daripada bagian sirloin. Merupakan potongan daging yang biasa diolah dalam sajian steak.

•    Flank (samcan)
Merupakan bagian dari potongan otot perut, kurang lunak karena mengandung banyak otot namun rasanya sangat kuat akibat memiliki banyak lemak. Cocok digunakan untuk membuat sup atau semur yang membutuhkan daging berlemak yang dimasak dalam waktu cukup lama.

•    Short plate
Sama dengan bagian flank, short plate merupakan potongan daging dari bagian otot perut, bentuknya panjang dan datar, tetapi tekstur dagingnya kurang lunak. Dalam potongan daging ala Inggris, short plate dikategorikan sebagai bagian dari brisket. Daging bagian short plate biasanya digunakan untuk menjadi daging giling, kornet, semur atau diolah menjadi beef bacon.

•    Rump Cap (tanjung)
Bagian ini memiliki tekstur yang cukup lunak sehingga biasa digunakan untuk dipanggang, digoreng atau ditumis/oseng. Bagian inilah yang paling sering dipilih untuk membuat sate.

•    Round (gandik)
Tekstur daging bagian gandik ini padat, minim lemak, seratnya terlihat panjang-panjang dan warna merahnya lebih muda. Cocok digunakan untuk membuat empal, dendeng dan rendang.

•    Shank (sengkel)
Konon nama shank, diadaptasi dari bahasa Belanda, shenkel. Merupakan potongan sapi dari bagian betis sehingga memiliki banyak otot dan membutuhkan waktu cukup lama untuk dimasak hingga empuk. Banyak digunakan untuk membuat sup, soto atau menjadi adonan bakso urat

7 Situs Translate Bahasa Inggris yang Akurat

Aflah Indonesia – Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang acap kali digunakan untuk segala kebutuhan komunikasi. Hal tersebut membuat hampir seluruh warga dari seluruh bagian dunia mempelajari bahasa ini. Termasuk dengan para pelajar Indonesia, yang mungkin saja tinggal di kost Jakarta atau kota lainnya. Karena itu website translate bahasa Inggris banyak sekali dibutuhkan untuk bantu tugas atau proses terjemah. Untuk itu, cek ulasan berikut.

Terjemah Indonesia Inggris dan Sebaliknya

Menggunakan bantuan situs atau website untuk terjemahan memang sudah banyak dilakukan oleh semua kalangan. Baik untuk pelajar ataupun kalangan umum, situs tersebut dianggap sangat membantu karena bisa deteksi dan berikan terjemahan dengan cepat. Tapi, perlu kamu tahu kalau tidak semua mesin terjemahan itu selalu akurat. Bahkan tidak sedikit orang yang mengatakan untuk berusaha melakukan translasi secara manual.

Salah satu contohnya adalah google translate bahasa Inggris yang mengartikan kata raining cats and dogs, yang ternyata diartikan secara harfiah yakni hujan kucing dan anjing. Padahal kalimat itu adalah pepatah yang jelaskan hujan yang sangat deras. Dari situ kamu bisa simpulkan bahwa harus pertimbangkan cara translate bahasa yang tepat, baik secara manual atau gunakan situs bantuan. Berikut adalah beberapa cara yang perlu kamu tahu.

Cara Melakukan Terjemahan Bahasa Inggris

1. Melakukan Secara Manual

Jika kamu merasa memiliki ilmu yang cukup dalam bidang bahasa Inggris dan Indonesia, maka tidak ada salahnya untuk terjemahkan suatu teks dengan kemampuanmu. Anggap saja kamu sudah cukup lakukan riset, belajar bahasa Inggris bertahun tahun, tahu siapa tujuan pembaca, mengerti konteks, dan glosarium, maka kamu bisa coba sendiri. Cara terjemah secara manual ini dianggap sebagai yang paling baik dari yang terbaik.

Hal tersebut bergantung dengan kemampuan penerjemah. Lalu bagaimana kalau kamu tidak yakin dengan ilmu bahasa Inggris yang dimiliki? Maka salah satu solusi cara translate Indonesia ke Inggris dengan baik adalah gunakan jasa penerjemah. Biasanya jasa ini akan menarik tarif menurut beban konten, jumlah kata, paragraf, atau grammar. Kalau untuk anak kos atau kuliah, mungkin bisa gunakan jasa teman yang pintar bahasa Inggris agar lebih hemat.

2. Menggunakan Aplikasi

Kalau kamu tipe anak yang tidak mau ribet, biasanya aplikasi smartphone atau situs bakal jadi pilihan pertama. Jelas saja, hal ini dikarenakan opsi ini dianggap lebih ekonomis bahkan cukup akurat. Pada dasarnya, aplikasi terjemah bahasa Inggris masih satu rumpun dengan situs penerjemah. Hal tersebut dikarenakan aplikasi akan butuh koneksi daring untuk lakukan terjemahan. Seperti contohnya adalah Google Translate yang pasti sudah tidak asing.

Aplikasi besutan Google itu berikan kemudahan untuk terjemahan tanpa harus buka situs resminya. Kamu hanya perlu install software di smartphone dan gunakan kapanpun kamu mau, meski dalam keadaan offline. Bahkan aplikasi ini juga bisa deteksi gambar yang diambil kamera. Fitur ini juga bisa ditemukan di aplikasi bernama Camera Translator. Kamu hanya perlu bidikan kamera pada bahasa yang tidak dimengerti, niscaya aplikasi akan terjemahkan.

3. Menggunakan Situs Penerjemah

Meski banyak tips cara translate bahasa Inggris yang mengatakan terjemahan harus dilakukan oleh manusia, namun ternyata cukup banyak jasa yang masih gunakan bantuan situs atau aplikasi terjemahan. Meski demikian, kamu juga harus mengerti bahwa robot penerjemah dari situs tersebut tidak akan bisa 100% akurat. Karena itu, ada baiknya kamu lakukan kombinasi terjemahan dari website dan juga secara manual.

Sembari situs lakukan sebagian besar terjemahan, kamu wajib baca dan pahami hasil translate bahasa Inggris yang dihasilkan. Jika kamu merasa ada beberapa kata yang mengganjal, atau artinya tidak sesuai dengan harapan bahkan konteks, maka gunakan inferensi, generalisasi arti dan juga simpulkan arti yang benar. Dengan cara ini, kamu juga bisa ikut belajar tentang bahasa Inggris dan melakukan terjemahan yang tepat.

Deretan Situs Translate Bahasa Inggris

Ingin gunakan situs penerjemah? Silakan. Cara ini pastinya akan sangat membantu jika kamu tidak ada pilihan lain seperti gunakan jasa atau minta bantuan teman. Selain itu, sudah cukup banyak website translasi yang dikenal karena keakuratan dan juga kecepatan dalam melakukan terjemahan. Untuk bantu kamu dapat hasil terjemah terbaik, coba sejumlah website translate bahasa Inggris yang bagus berikut ini.

1. Imtranslator

Imtranslator.net adalah webiste translasi yang dibesut oleh perpaduan Microsoft dan juga Google. Dengan adanya kerja sama mutakhir tersebut, tidak heran jika Imtranslator dianggap sebagai pilihan yang paling baik untuk lakukan terjemahan akurat. Situs ini sudah mendukung input 100 bahasa yang disediakan oleh Google, Microsoft Bing dan juga berbagai penerjemah lainnya. Bahkan, kamu bisa akses situs ini melalui peramban atau aplikasi.

Sebenarnya, Microsoft sendiri sudah cukup dikenal akan fitur terjemahan yang bisa langsung diakses dari aplikasi Microsoft Word. Sayangnya, masih banyak pelajar atau kalangan yang tidak sadar akan adanya layanan cepat ini. Jika kamu tertarik, cara translate bahasa Inggris di word bisa kamu lakukan dengan klik kanan pada dokumen (sudah terbuka) yang ingin diterjemahkan. Kemudian pilih opsi translate atau terjemahkan.

Di kotak dialog yang muncul, pilih tombol yes. Kemudian, akan segera muncul jendela research pada sebelah kanan layar. Pilih bahasa Indonesia ke Inggris atau sebaliknya. Lalu, tekan tombol panah hijau untuk proses. Nantinya hasil translasi akan muncul di peramban yang digunakan. Seluruh file tersebut akan diterjemahkan dengan mesin Microsoft translator yang juga digunakan untuk Imtranslator.

2. Translate.Com

Kalau website yang satu ini biasanya dipilih untuk pengguna PC. Pasalnya, kamu harus akses situs melalui peramban komputer untuk bisa lihat semua pilihan bahasa yang tersedia dan unggah data yang ingin diterjemahkan. Data yang bisa dimasukkan sendiri terdiri dari 3 jenis input, dokumen atau teks, suara atau musik, dan juga gambar. Meski punya sistem input yang cukup rumit, situs translasi dengan 90 bahasa ini dianggap punya keakuratan bahasa yang tinggi.

3. Sederet.Com

Tidak salah jika banyak orang yang beranggapan bahwa suatu terjemahan harus didasari dengan ilmu dari penutur bahasa asli. Kalau kamu juga beranggapan sama, maka ada baiknya pilih situs terpercaya buatan asli Indonesia, Sederet. Dari namanya saja sudah jelas bahwa website ini pasti akan punya masukan bahasa Indonesia yang lebih baik dari situs lain. Karena itu, kamu bisa gunakan sederet sebagai cara translate bahasa Inggris ke Indonesia.

Selain memiliki input bahasa lokal yang pastinya lebih baik, ternyata website ini juga bisa jadi tempat untuk melatih kemampuan bahasa Inggris. Mengapa demikian? Coba saja kamu datangi sederet.com. Di halaman itu, kamu tidak hanya disuguhkan dengan kolom untuk terjemahan tapi ada juga beberapa materi untuk mengasah ilmu bahasa. Contohnya adalah materi vocabulary atau kosa kata, grammar atau tata bahasa, dan pronunciation atau pengucapan.

Bahkan, di situs buatan Indonesia untuk translate bahasa Inggris ini juga kerap dipenuhi dengan artikel menarik. Mulai dari tips mengerjakan tes TOEFL, IELTS, contoh penulisan teks, dokumen pidato, puisi, idiom, dan masih banyak lainnya. Jika ditelaah lebih dalam, situs ini hanya menyediakan dua bahasa saja yakni Indonesia dan juga Inggris. Jadi, jangan coba coba untuk lakukan terjemahan bahasa cina atau korea dari situs ini.

4. Oxford Dictionaries

Kalau mendengar kata Oxford, biasanya ide yang terlintas di dalam benak adalah bahasa Inggris. Jika kamu mencari sebuah situs atau website bahkan software translate bahasa Inggris yang bagus, maka Oxford dictionaries tidak akan bisa ditinggalkan. Kamus Oxford sendiri biasanya bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, mulai dari kamus fisik, akses melalui website, aplikasi smartphone ataupun software untuk PC.

Berbeda dengan beberapa situs terjemahan lainnya, oxfordlearnersdictionaries.com hanya bisa digunakan untuk mencari terjemahan per kata saja. Jadi kamu harus padukan pemahaman dan kemampuan kamu untuk merangkai hasil translasi sebuah dokumen. Situs ini juga bisa jadi tempat yang tepat buat kamu yang sedang belajar bahasa Inggris. Pasalnya banyak sekali informasi, fitur, perbahasa, tips penulisan, dll. yang bisa menambah ilmu.

5. Bing Translator

Bing translator disebut sebut lebih unggul dari kompetitornya, Google translate. Secara garis besar, kedua rival ini memiliki sistem dan sekmen yang cukup mirip. Mulai dari sistem pencarian, text to speech (teks ke audio), deteksi gambar, hingga audio. Tidak hanya itu, pengguna pun bisa memberikan jempol naik atau turun untuk memberikan nilai pada hasil terjemahan. Hal ini tentunya bisa membantu mesin untuk seleksi kata yang tepat.

Anggap saja seperti kalimat “she plants rice”, arti yang tepat tentunya bukan dia menanam nasi. Namun seharusnya dia menanam padi. Jika kamu merasa terjemahan yang digunakan sedikit menyimpang, maka ada baiknya kamu beri thumb down atau dislike. Dengan begitu Bing translate yang disokong oleh Microsoft Translator pasti akan terbantu dalam tentukan input yang tepat. Situs ini juga sanggup translate jumlah kata yang banyak sekaligus.

6. Itranslate

Situs Itranslate memang hanya memiliki 80 input bahasa asing yang mana jelas inferior jika dibanding dengan website lainnya. Namun situs terjemahan dari Austria ini punya tampilan situs sederhana dan juga aplikasi translate bahasa Inggris yang cukup akurat. Tidak hanya sampai di situ saja, iTranslate.com juga sudah dilengkapi fitur dan inovasi menarik, seperti deteksi suara atau audio yang kemudian akan diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

7. Yandex Translate

Website translate bahasa Inggris terbaik terakhir adalah Yandex Translate yang bisa diakses melalui translate.yandex.com. Situs yang satu ini dianggap akurat karena sudah memiliki 94 bahasa dan juga memiliki kemampuan untuk melakukan terjemahan dengan total kata mencapai 10.000. Pastinya kelebihan itu akan sangat berguna buat kamu anak kuliahan yang perlu terjemahkan dokumen. Bahkan, kamu juga bisa input audio suara untuk ditranslate.

Dari informasi tersebut bisa digaris bawahi, bahwa kamu tidak harus bersusah payah untuk melakukan terjemahan sendiri. Pasalnya sudah cukup banyak situs translate bahasa Inggris yang bisa digunakan secara gratis. Bahkan tidak sedikit yang sudah dianggap memiliki akurasi yang cukup tinggi. Namun jika kamu ingin hasil yang lebih baik, tidak ada salahnya untuk gunakan jasa atau lakukan sendiri sembari belajar bahasa Inggris.

Rekomendasi Kost di Jakarta Barat

Kost Renafa

Kost eksklusif yang ada di jalan Tanjung Gedong No.2 Rt.05/Rw.08 Tomang, kec. Grogol. Jakarta Barat ini punya fasilitas lengkap seperti kasur, lemari pakaian, meja kerja, kamar mandi dalam, ruangan ber-AC, Televisi, wifi gratis dan juga keamanan yang terjamin.

Brondy Kost Lantai 1

Kosan yang mirip apartemen ini punya fasilitas lengkap seperti kasur, ruangan ber-AC, lemari pakaian, meja kerja, kamar mandi dalam, dan juga wifi gratis. Lokasinya berada di Jalan Alpukat VII No.21 Rt.009/Rw.002 Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kost Alpukat 58

Tidak jauh dari Brondy Kost, kosan ini juga ada di jalan Alpukat 5 No.8, Tanjung Duren, Jakarta Barat. untuk fasilitasnya sendiri sudah tersedia, kasur, lemari, meja, ruangan ber-AC dan wifi gratis, buat kamu yang suka nonton streaming sangat menarik ini.

30 Rumus di Excel yang Harus Kamu Tahu

Aflah Indonesia – Apakah kamu masih ingat rumus Excel yang pernah diajarkan di bangku sekolah? Hayo, jangan-jangan sudah mulai lupa, nih. Tahukah kamu bahwa dalam dunia kerja, Microsoft Excel adalah salah satu dari sekian banyak software yang sering digunakan? Maka dari itu, belajar Excel merupakan salah satu kemampuan dasar yang diminta oleh beberapa perusahaan.

Mulai dari cara membuat rumus di Excel, rumus tambah di Excel, dan menghitung angka-angka di Excel. Apakah kamu masih mengingatnya? Nah, untuk dapat menggunakan Excel, tentunya kamu harus paham betul mengenai rumus-rumus yang sering digunakan. Ayo, kita refresh lagi ingatan kamu tentang rumus-rumus Excel yang pernah diajarkan di bangku sekolah dulu.

Apa Sih Microsoft Excel?

Sebelum kita mulai membahas rumus-rumus di Excel, apakah kamu mengetahui apa itu software Microsoft Excel? Seperti yang kita tahu, Microsoft Excel merupakan sebuah software spreadsheet yang memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik.

Hampir seluruh orang di dunia menggunakan software ini setiap harinya. Pada umumnya, software Microsoft Excel digunakan untuk beberapa profesi tertentu, seperti akuntansi, finance, bidang industri, bidang statistik dan penelitian, dan bidang-bidang lainnya yang membutuhkan perhitungan.

Fungsi Microsoft Excel

Microsoft Excel

Belajar Excel, berarti kamu harus paham mengenai fungsi dari software ini. Fungsi utamanya adalah sebagai aplikasi pengolah angka. Tapi di dalam dunia kerja, fungsi Excel tidak hanya itu saja. Berikut fungsi Microsoft Excel di dunia kerja:

  1. Membuat, mengedit, mengurutkan, menganalisis, dan meringkas data
  2. Melakukan perhitungan aritmatika dan statistika
  3. Membntu menyelesaikan soal-soal logika dan matematika
  4. Melakukan visualisasi data seperti dalam pembuatan berbagai macam grafik dan diagram
  5. Membuat catatan keuangan, anggaran keuangan dan menyusun laporannya
  6. Bisa untuk menghitung dan mengelola investasi, pinjaman, penjualan, inventaris, dan hal-hal lainnya
  7. Melakukan analisa dan riset harga
  8. Mempersingkat proses pengolahan data
  9. Merapihkan data dalam jumlah skala yang besar
  10. Melakukan penrhitungan dari hasil sebuah penelitian

Dan tentunya masih banyak lagi fungsi dari Microsoft Excel yang bisa membantu dan mempermudah urusan angka dan perhitungan. Namun, meskipun bisa membantu dan mempermudah pekerjaan kamu, ternyata Microsoft Excel tidak mudah untuk digunakan.

Ada beberapa rumus-rumus yang harus kamu pahami agar bisa menguasai program ini. Simak penjelasan berikut ini, ya!

Rumus-rumus Excel

Dalam menggunakan Excel, diperlukan rumus-rumus tertentu untuk menjalankan perintah di spreadsheet. Setiap rumus wajib diawal dengan tanda ‘sama dengan’ (=). Lalu, diikuti dengan rumus yang akan digunakan, seperti ‘formula’ dan ‘function’.

Lalu, bagaimana cara membuat rumus di Excel dengan menggunakan kedua rumus tersebut? Sebelumnya, kamu harus tahu bahwa kedua rumus tersebut memiliki pola perintah yang berbeda walaupun fungsinya sama.

  • Formula adalah rumus Excel yang diketik manual oleh penggunanya. Contohnya seperti ‘=A1+A2+A3’ atau ‘B4-B5-B6’.
  • Function adalah template rumus yang sudah disediakan oleh program Excel. Contohnya seperti ‘=SUM(A1:A3)’ atau ‘=AVERAGE(B4:B6)’.

Kedua rumus tersebut sama-sama penting. Pada umumnya, rumus ‘formula’ digunakan untuk menghitung data/angka yang sederhana, sementara rumus ‘function’ dipakan untuk mengolah data/angka dengan skala lebih besar atau banyak.

Cara Membuat Rumus Excel

Ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan dalam cara membuat rumus Excel. Tiga komponen penting yang perlu kamu ketikkan saat ingin menggunakan rumus ‘function’, yaitu ‘sama dengan’ (=), ‘nama funtion’ (SUM, AVERAGE, dan lainnya), dan ‘sel yang akan diambil datanya’ (A1:A3).

Jika kamu ingin menggunakan rumus ‘function’, maka kamu harus mengingat beberapa nama function untuk mengolah data. Merasa terlalu ribet? Tenang, ada cara gampangnya, kok! Ikuti langkah-langkah berikut ini, ya!

1.        Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah input data/angka yang akan diolah. Lalu, klik pada sel dimana hasil kalkulasi datanya akan keluar

2.       Lalu, pada Toolbar, klik di tab ‘Formulas’. Klik tombol drop-down pada AutoSum dan pilih rumus yang akan digunakan. Misal, pada contoh kali ini angka yang sudah di-input ingin dicari rata-ratanya. Maka rumus yang digunakan adalah AVERAGE.

3.       Kemudian, pilih sel data yang akan dihitung rata-ratanya

4.      Terakhir, tekan tombol Enter dan hasilnya akan muncul!

Mudah bukan? Gimana? Apakah kamu semakin penasaran dengan function excel lainnya yang bisa dipelajari? Berikut cara membuat rumus excel beserta dengan function rumus yang perlu kamu ketahui!

30 Rumus Wajib Excel yang Perlu Kamu Tahu

Dalam Microsoft Excel, ada banyak rumus yang wajib kamu hafal dan tahu. Mulai dari rumus dasar sampai rumus yang ribet. Apa saja itu? Yuk, kita belajar Excel!

(Catatan: Semua rumus Excel di artikel ini adalah rumus Excel yang kompatibel dengan Microsoft Excel 2013)

1.   SUM

Dalam belajar Excel, rumus dasar ini digunakan untuk melakukan penjumlahan angka yang sudah di-input di dalam sel tertentu. SUM juga dikenal sebagai rumus tambah Excel. Misalkan, kamu ingin menjumlahkan angka dari sel A2 sampai A5, maka rumusnya adalah:

=SUM(A2:A4)

2.  COUNT

COUNT berfungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka. Misalkan. Dari sel A1 sampai D1 kamu isikan data angka, sementara dari sel E1 sampai H1 berisikan data huruf. Maka rumusnya adalah:

=COUNT(A1:D1)

3.  COUNTA

Dalam belajar Excel, COUNTA memiliki fungsi yang sama dengan COUNT. Hanya saja, pada rumus COUNTA, sel yang dihitung adalah keseluruhan sel. Jadi sel yang berisikan data apapun bisa dihitung menggunakan rumus ini. Sehingga kamu bisa mengetahui berapa jumlah sel yang tidak kosong. Misalkan, pada sel A1 sampai D1 berisikan data angka, lalu sel G1 sampai J1 berisikan data huruf, dan sel E1 sampai F1 kosong. Maka rumusnya adalah:

=COUNTA(A1:J1)

4.  AVERAGE

Rumus yang satu ini berfungsi untuk menghitung rata-rata angka pada range sel tertentu. Misalkan, kamu ingin menilai rata hasil UTS minggu lalu, maka kamu bisa langsung input data angka di sel dan gunakan rumus:

=AVERAGE(A2:A7)

5.  IF

Rumus IF memiliki peran penting untuk membantu kamu dalam mengidentifikasi data berdasarkan logika tertentu. Biasanya untuk jawaban ‘benar/salah’. Misalkan, kamu ingin mengecek apakah angka yang data di sel A1 lebih besar dibandingkan dengan angka yang di sel B1. Jika memang angkanya lebih besar, maka jawabannya adalah ‘BENAR’. Dan sebaliknya, jika lebih kecil, maka jawabannya adalah ‘SALAH’. Cara membuat rumus di Excel seperti:

=IF(A1>B1; “BENAR”,”SALAH”)

6.  MAX

MAX berfungsi untuk mencari angka tertinggi di dalam suatu deretan data. Misalkan kamu ingin mencari nilai tertinggi hasil UTS, maka kamu bisa input data angka di sel yang ditentukan (A2 sampai A7). Cara membuat rumus di Excel seperti:

=MAX(A2:A7)

7.  MIN

Memiliki fungsi yang sama seperti MAX, hanya saja MIN bertugas untuk mencari nilai terendah dalam suatu deretan data. Misalkan kamu ingin mencari nilai terendah hasil UTS, maka kamu bisa input data angka di sel yang ditentukan (A2 sampai A7). Rumusnya seperti:

=MIN(A2:A7)

8.  TRIM

Dalam belajar Excel, rumus TRIM bisa membantumu dalam merapikan data dalam suatu sel. Biasanya tanpa disadari kita mengetik spasi sebanyak dua kali. Hal ini bisa menimbulkan hasil ‘EROR’ pada saat kalkulasi data. Dengan menggunakan TRIM, spasi yang diketik sebanyak dua kali tersebut bisa langsung dirapihkan secara otomatis.

Perlu diperhatikan, bahwa rumus ini hanya berlaku dalam satu sel saja. Jadi kamu harus menggunakannya satu per satu. Cara membuat rumus di Excel seperti:

=TRIM(A2)

9.  AND

Rumus AND merupakan fungsi logika. Kamu bisa menggunakan rumus ini jika ingin mencari tahu apakah isi dari suatu sel benar (TRUE) atau salah (FALSE). Misalkan kamu ingin mengetahui apakah angka di sel A1 lebih besar dari 50 DAN kurang dari 100.

Jika jawabannya benar, maka kata TRUE akan muncul, dan sebaliknya jika salah, maka kata FALSE akan muncul. Cara membuat rumus di Excel seperti:

=AND(A1>50,A1<100)

10.   OR

Belajar Excel kegunaan dari rumus OR sama dengan fungsi dari rumus AND. Hanya saja, jika rumus AND harus memiliki dua kriteria untuk menemukan jawabannya, maka rumus OR bisa hanya salah satu kriteria. Misalkan kamu ingin mengetahui apakah angka di sel A1 lebih besar dari 50 ATAU kurang dari 100.

Jika jawabannya benar, maka kata TRUE akan muncul, dan sebaliknya jika salah, maka kata FALSE akan muncul. Maka rumusnya seperti:

=OR(A1>50,A1<100)

11. NOT

Fungsi dari rumus NOT adalah kebalikannya dari rumus AND dan OR. Misalkan, kamu ingin mengetahui apakah angka di sel A1 tidak lebih besar dari 100. Jika jawabannya benar dan memenuhi kriteria maka yang akan muncul adalah TRUE, dan sebaliknya jika salah dan tidak memenuhi kriteria maka FALSE yang akan muncul. Maka rumusnya adalah:

=NOT(A1>50)

12.   LEN

Rumus LEN bisa membantu kamu untuk menghitung jumlah karakter yang ada di dalam satu sel. Karakter yang dihitung tidak hanya huruf dan angka saja, tapi juga tanda baca seperti spasi, tanda tanya, tanda seru, titik, koma, dan lainnya. Maka cara membuat rumus di Excel seperti:

=LEN(A1)

13.   AREAS

Di belajar Excel Fungsi rumus AREAS adalah untuk menghitung jumlah area yang diseleksi. Misalkan kamu menyeleksi satu range sel dari A1 sampai C6, maka rumusnya adalah:

=AREAS(A1:C6)

14.   VLOOKUP

Banyak yang mengira bahwa rumus VLOOKUP sulit untuk diaplikasikan. Tapi nyatanya rumus ini bisa mempermudah pekerjaanmu untuk mengambil data yang disusun secara vertikal. Misalkan, kamu mengelompokkan beberapa barang yang ingin kamu beli berdasarkan harga barang (C2 sampai C5) dan ongkos kirimnya (D2 sampai D5) Maka rincian tabelnya seperti ini:

Lalu untuk mengisi rincian tabel barang yang mau dibeli, maka rincian tabelnya seperti:

Cara membuat rumus di Excel: =VLOOKUP(C2;C2:D5;1,0)

C2 adalah sel yang berisikan harga dari barang yang akan dibeli. Lalu C2 sampai D5 merupakan range sel keselurahan yang diseleksi. Angka 1 menunjukkan bahwa harga barang ada di kolom pertama (dihitung dari kolom C), dan angka 0 untuk biasanya merujuk kepada TRUE dan FALSE.

Gunakan rumus yang sama untuk mengisi tabel ongkos kirim. Angka yang perlu diganti adalah 1, karena tabel ongkos kirim berada di kolom kedua (kolom D). Jangan lupa tekan F4 untuk mendapatkan angka yang absolut.

15.   HLOOKUP

Memiliki fungsi dan kegunaan yang sama dengan rumus VLOOKUP, hanya saja data yang dihitung secara horizontal. Jadi rincian tabelnya akan terlihat seperti ini:

Rumus yang digunakan pun sama dengan VLOOKUP. Hanya saja menggantinya menjadi HLOOKUP, seperti:

Cara membuat rumus di Excel: =HLOOKUP(C2;C2:D5;1,0)

16.   CHOOSE

Di belajar Excel, rumus CHOOSE bisa membantu kamu untuk mengambil nilai dari suatu tabel data. Misalkan kamu ingin mengelompokan barang-barang yang ingin dibeli (B2 sampai B5), maka kamu akan membuat tabel seperti:

Lalu buat kolom baru untuk nomor barang dan jenis barang. Maka tabelnya akan terlihat seperti:

Sel pertama yang kamu masukkan adalah E2, yaitu nomor barang. Lalu masukkan sel B2, B3, dan B4, yang berisikan nama barang yang ingin kamu beli. Setelah kamu masukkan rumus: =CHOOSE(E2,B2,B3,B4,B5) dan tekan Enter, maka tabelnya akan terlihat seperti:

17.   MATCH

Rumus ini sebenarnya memiliki banyak fungsi. Tapi pada dasarnya MATCH digunakan untuk menemukan data pada baris tertentu. Misalkan, kamu masukkan nama-nama buah (A2 sampai A6) di tabel seperti di bawah ini:

Lalu kamu ingin mencari buah apel ada di baris ke berapa, maka rumus yang kamu gunakan adalah:

=MATCH(C1,A2:A6,0)

C1 merupakan sel kata “Apel” berada. Lalu A2 sampai A6 adalah range sel yang sudah diisi data nama-nama buah. 0 adalah sebagai pembulat dalam mencari baris yang dimaksud.

18.   CEILING

Rumus ini berfungsi untuk membulatkan angka dengan kelipatan sepuluh ke angka atas terdekat. Misalnya, kamu ingin membulatkan daftar harga belanja bulanan maka tabel yang akan dibuat terlihat seperti ini:

Seperti yang kamu lihat, pada sel B2 berisikan harga yang belum dibulatkan. Sementara itu angka 10 merupakan batas yang kamu tetapkan. Jadi pembulatan angka maksimal mencapai angka 10 yang lebih tinggi dari angka aslinya. Masukkan rumus =CEILING(B2,10), lalu tekan Enter. Maka pada sel C2 akan terlihat hasil dari pembulatannya.

19.   FLOOR

Jika rumus CEILING membulatkan angka kelipatan 10 ke atas, maka rumus FLOOR digunakan untuk membulatkan angka kelipatan 10 ke bawah. Seperti yang bisa kamu lihat di tabel bawah ini:

Cara menggunakannya pun sama dengan rumus CEILING, yaitu dengan memasukkan rumus =FLOOR(B2,10). Lalu tekan enter dan kalian akan melihat hasil pembulatannya.

20. COUNTIF

Dalam belajar Excel, rumus COUNTIF digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memiliki kriteria sama. Sehingga sangat memudahkan kamu dalam hal menyortir data. Misalkan, kamu melakukan survey kepada 10 orang responden. Lalu kamu ingin tahu ada berapa orang yang bekerja sebagai petani. Maka cara membuat rumus di Excel adalah:

=COUNTIF(B2:B11;”PETANI”)

21.   SUMIF

Rumus ini berfungsi untuk menghitung keseluruhan jumlah angka yang ada pada sel-sel dengan kriteria tertentu. Misalkan, dari 10 responden yang sudah disurvey, kamu ingin mengetahui berapa biaya hidup yang dikeluarkan oleh petani. Maka kamu dapat menggunakan rumus:

=SUMIF(B2:A11,’”PETANI”,C2:C11)

22. CONCATENATE

Rumus yang satu ini sangat membantu kamu jika ingin menggabungkan teks kata pada Excel. Misalkan kamu memasukkan sejumlah nama orang di Excel dan membedakannya berdasarkan nama depan dan nama belakang (A2:B2).

Maka untuk mendapatkan nama lengkap atau gabungan dari kedua sel tersebut, kamu bisa menggunakan rumus:

=CONCATENATE(A2,” “,B2)

Jangan lupa masukkan karakter spasi dengan mengetik (“ “) agar hasil di sel nama lengkap ada spasinya.

23.  LEFT

Fungsi dari rumus LEFT adalah jika kamu ingin mengambil beberapa karakter dalam sebuah kata atau angka dari bagian sisi kiri. Misalkan kamu ingin mengambil tiga karakter dari kata “MEMBUKA” di bagian kiri, maka rumus yang digunakan adalah:

=LEFT(A1,3)

Hal yang harus kamu perhatikan adalah jumlah karakter dalam satu sel tersebut. Misalkan, “MEMBUKA” memiliki tujuh karakter, tapi karena kamu hanya ingin mengambil tiga karakter dari bagian kiri, maka angka yang dimasukkan adalah 3. A1 merupakan sel dimana kata “MEMBUKA” berada.

24. RIGHT

RIGHT memiliki fungsi dan kegunaan yang sama dengan LEFT. Hanya saja jumlah karakter yang diambil dari bagian sisi kanan. Maka rumus yang kamu masukkan adalah:

=RIGHT(A1,3)

25.  MID

Jika ada LEFT dan RIGHT, maka ada MID. Rumus ini berfungsi untuk mengambil sejumlah karakter dari bagian tengah. Maka rumus yang digunakan adalah:

=MID(A1,4,2)

A1 merupakan sel kata “MEMBUKA” berada. Lalu 4 adalah jumlah karakter dari sisi kiri yang mau diambil. Dan 2 adalah jumlah karakter yang ada di tengah dari kata “MEMBUKA”.

26.  DATE

Rumus Excel yang paling sering kita gunakan dalam kegiatan sehari-hari adalah DATE. Seperti namanya, rumus ini berfungsi untuk menambahkan tanggal pada file Excel yang kamu buat. Maka rumus yang digunakan adalah:

=DATE(2021,11,3)

Hasilnya akan keluar seperti referensi waktu pada perangkat yang kalian gunakan.

27.  YEAR

Rumus ini berfungsi jika kamu ingin mengambil angka tahunnya saja pada suatu sel.

 Maka rumusnya adalah:

=YEAR(B1)

28.  MONTH

Rumus ini berfungsi jika kamu ingin mengambil data bulannya saja dari sel tertentu. Misalkan kamu hanya ingin mengambil tahun yang ada di sel B1 (05-09-93), maka rumusnya adalah:

=MONTH(B1)

29. DAY/DAYS

Rumus ini berfungsi jika kamu ingin mengambil data harinya saja dari sel tertentu. Misalkan kamu hanya ingin mengambil tahun yang ada di sel B1 (05-09-93), maka rumusnya adalah:

=DAY(B1)

Rumus ini juga kamu gunakan untuk menghitung jumlah hari di antara dua tanggal. Contohnya, jika kamu ingin menghitung ada berapa jumlah hari di antara tanggal 5 September 1993 (A1) sampai 3 November 2021 (B1), maka rumusnya adalah:

=DAYS(B1,A1)

Pastikan kamu memasukkan sel yang berisikan data tanggal paling terakhir, yaitu 3 November di dalam rumus function terlebih dahulu baru kemudian tanggal awal, yaitu 5 September. Rumus ini juga bisa kamu gunakan untuk melakukan hitung mundur (count down) sebuah acara.

30.  FIND/SEARCH

Fungsi rumus ini adalah untuk menemukan karakter/kata pada sebuah sel tertentu di Excel. Misalkan kamu ingin mencari huruf “e” dalam kata “Belajar Excel”, maka rumus yang bisa kamu gunakan adalah:

=FIND(B2;A2)

Nah, itulah gambaran singkat mengenai cara membuat rumus di Excel. Mudah, bukan?

Perlu diperhatikan bahwa setiap versi Microsoft Excel memiliki input rumus yang berbeda-beda. Misalnya, pada Excel 2000 rumus yang digunakan bisa menggunakan titik dua (:) atau titik koma (;). Sementara pada Excel 2013, fungsi rumusnya menggunakan tanda koma (,) dan titik dua (:).

Bagaimana? Apakah kamu sudah siap untuk menggunakan Excel dan tunjukkan kemampuan terbaikmu? Selamat mencoba, ya!

Macam-Macam Microsoft Office Serta Kegunaannya

Aflah Indonesia – Microsoft Office merupakan software atau perangkat lunak yang paling sering digunakan, baik pelajar, juga pekerja profesional untuk membantu dalam menyelesaikan pekerjaannya dan juga tugas.

Microsoft office terbagi menjadi beberapa jenis yang juga memiliki kemampuan berbeda untuk memudahkan tugas-tugas setiap penggunanya.

Microsoft Word

Microsoft Word merupakan salah satu software Ms.Office yang paling sering digunakan. Boleh jadi setiap laptop dan perangkat komputer setiap orang pasti memiliki aplikasi ini.

Aplikasi ini diterbitkan pada tahun 1983 dengan berbagai versi, saat ini Ms.Word sudah ada versi terbaru yaitu Ms.Word 2016.

Ms.word merupakan aplikasi pengolah kata, dalam artian semua pekerjaan yang berhubungan dengan pengolahan kata dapat dilakukan dengan menggunakan Ms.Word.

Contoh nya, membuat surat, membuat tabel, input gambar, membuat desain sederhana, membuat dokumen, dan berbagai macam pengolahan data lainnya.

Saat ini Ms. Word juga sudah dikenal dari anak sekolah tingkat dasar hingga anak kuliahan untuk menyelesaikan skripsinya.

Microsoft Excel

Microsoft Excel

Microsoft Excel merupakan aplikasi microsoft office yang berfungsi sebagai pengolah data berupa perhitungan angka maupun grafik.

Dengan Ms.Excel pengguna dapat membuat lembar kerja spreadsheet dengan berbagai fitur kalkulasi akurat dan mudah dioperasikan.

Ms. Excel dapat membantu pengguna dalam membuat laporan keuangan seperti laporan akuntansi, baik berupa laporan angka maupun grafik.

Namun untuk melakukan perhitungan secara otomatis pengguna harus menggunakan rumus dan logika. Microsoft Excel sebagai program populer memiliki kelebihan dibandingkan dengan aplikasi sejenis antara lain:

  •  Antarmuka pengguna yang user friendly.
  •  Tersedianya fitur untuk membuat grafik data.
  •  Adanya fitur pemrograman VBA.
  •  Kemampuan menyimpan data dalam jumlah besar.
  •  Mudah dioperasikan jika paham rumus dan logika dalam Excel.

Microsoft Powerpoint

Ms.Power point merupakan aplikasi dari Microsoft Office yang berfungsi sebagai media presentasi dengan menggunakan slide.

Dengan menggunakan aplikasi ini pengguna dimudahkan untuk melakukan presentasi, selain itu dalam Power Point juga terdapat fitur-fitur yang dapat digunakan untuk membuat slide presentasi menjadi lebih menarik.

Kehadiran powerpoint membuat sebuah presentasi berjalan lebih mudah dan menggantikan cara presentasi kuno yaitu dengan transparansi proyektor atau biasa disebut OHP (Over Head Projector).

Dengan menggunakan Microsoft Power Point berbagai macam tools dan template yang memberikan efek tertentu pada sebuah presentasi. Kelebihan Microsoft Power Point antara lain:

  •  Mudah untuk dioperasikan
  •  Tersedia berbagai macam desain dan animasi
  •  Tersedia berbagai macam template menarik
  •  Dapat dibuat dalam berbagai format

Microsoft Office Outlook

Microsoft Office Outlook adalah sebuah program personal information manager dari Microsoft, dan bagian dari suite Microsoft Office.

Aplikasi ini mengelola informasi pribadi yang digunakan untuk mengirim dan membaca surat elektronik (email).

Selain itu, juga memiliki fungsi seperti membuat catatan, jurnal, jadwal kerja dan kalender.

Microsoft Outlook ini bisa digunakan di semua perangkat windows, bukan hanya di komputer saja.

Misalnya saja program Outlook Mobile yang memungkinkan penggunanya untuk saling berbagi data Outlook ke gawai.

Microsoft Outlook mempunyai berbagai kelebihan, diantaranya yaitu :

  • Interface ( tampilan ) sederhana namun tetap elegan.
  • Memungkinkan pengguna untuk melakukan video call dengan Skype.
  • Memiliki fitur undo untuk mengembalikan perintah yang baru saja dilaksanakan.
  • Bisa dengan mudah terhubung ke sosmed ( social media ).
  • Memiliki kapasitas SkyDrive sebesar 7 GigaByte.
  • Dapat secara langsung mengedit dokumen office di SkyDrive
  • Dapat memilah email masuk sesuai kategori yang dikehendaki.
  • Dapat terhubung ke perangkat mobile seperti smartphone.

Microsoft Office OneNote

Microsoft OneNote adalah aplikasi office yang berfungsi seperti kertas catatan. Bukan hanya bisa menulis, namun juga menggambar, memasukkan objek, mencorat-coret, menampilkan screenshot, memberi komentar, serta membagikannya dengan rekan sekerja.

Berbeda dari Microsoft Word, di OneNote kamu bisa menulis dan meletakkan apapun di tempat manapun yang kamu suka.

Hampir sama seperti saat mencoret-coret di kertas, di OneNote kamu juga bebas untuk meletakkan elemen catatan.

OneNote sangat mungkin digunakan untuk mencatat ide, membuat daftar To Do List, rencana proyek, dan catata cepat.

Selain itu, OneNote juga memiliki beberapa kelebihan lain, seperti:

  •  Terintegrasi dengan microsoft office
  •  Sinkronisasi dengan SkyDrive (Cloud Storage milik Microsoft)
  •  Bisa memasukan apa saja layaknya buku catatan
  •  Mudah dibagikan

Microsoft Office Access

Program aplikasi komputer dari Office lainnya adalah Acces. Program ini digunakan untuk perusahaan kecil dan juga rumahan untuk mengolah data dengan Microsoft Jet Database Engine.

Program ini juga bisa menampilkan grafis yang sempurna sehingga mudah dipahami pengguna dan mengelola basis data atau lebih dikenal dengan database.

Microsoft Access mempunyai banyak sekali fungsi yang membantu kinerja seseorang dalam mengolah data sehingga lebih mudah dan mengefektifkan waktu.

Apalagi aplikasi ini juga mudah digunakan dan praktis. Sayangnya, banyak fitur yang masih berbayar. Biasanya program ini sudah di-bundling dengan program besutan Microsoft Office lainnya.

Microsoft Office Front Page

Microsoft FrontPage adalah sebuah program aplikasi editor html dan sebagai alat bantu administrasi situs web.

Dalam FrontPage salah satu fitur yang terkenal adalah Template Web yang otomatis.

Template yang dibuat oleh FrontPage mencakup sistem navigasi otomatis dan mampu menciptakan tombol-tombol yang dapat dianimasikan untuk beberapa halaman yang telah di tambahkan oleh pengguna FrontPage dan juga dapat merancang suatu halaman yang ingin di tampilkan di web.

Front Page mampu menampilkan struktur data dan memudahkan navigasi situs web, serta mudah digunakan.

Selain itu, aplikasi ini juga mampu menampilkan data yang dibuat oleh Microsoft office yang lainnya.

Microsoft Office Visio

Microsoft Office Visio merupakan aplikasi yang digunakan untuk membuat diagram Flowchart dan berbagai macam diagram, brainstorm dan beberapa skema jaringan.

Aplikasi ini juga menggunakan fitur grafik vektor sehingga pengguna lebih dimudahkan untuk menggunakannya.

Kelebihan Visio adalah perangkatnya mudah dipahami dan mudah digunakan. Apalagi pilihan gambarnya pun banyak.

Hanya saja, instalasi Office ini cukup rumit dan salah satu software yang berbayar.

Microsoft Office InfoPath

Microsoft Office InfoPath merupakan aplikasi Office yang berfungsi untuk pengembangan formulir data berbasis XML, seperti merancang, mendistribusikan, mengisi dan mengirimkan formulir elektronik yang berisi data terstruktur.

Ms.Infopath dikeluarkan pada tahun 2003 dengan menyediakan beberapa fitur menarik.

Ketika dikembangkan, InfoPath memiliki nama kode XDocs dan menawarkan fitur-fitur seperti kemampuannya untuk membuat dan menampilkan dokumen XML dengan dukungan terhadap skema XML yang didefinisikan sendiri.

InfoPath sendiri sudah menyediakan template-template yang langsung bisa digunakan untuk keperluan kita seperti : Absence Request, Invoice, Meeting Agenda, Resume, Service Request, Time Card, Sales Report, Travel Request, dan masih banyak lagi.

Microsoft Office Publisher

Microsoft Office Publisher

Aplikasi ini digunakan untuk kegiatan desktop publishing, seperti koran,majalah, poster, mading ,kalender dan lain-lain.

Publisher juga sangat membantu dan praktis dalam bermain gambar. Aplikasi ini juga memiliki banyak efek untuk menunjang bentuk, teks, dan gambar publikasi menjadi tampak lebih profesional.

Baca juga : Beginilah Cara Penulisan Gelar Yang Benar Dan Sesuai EYD

Microsoft Publisher juga hadir dengan mengusung tools canggih untuk menunjang publikasi. Melalui aplikasi ini, bisa melakukan personalisasi dengan lebih mudah. Memanfaatkan fitur mail merge, sehingga bisa memasukkan foto dan link serta meningkatkan personalisasi kartu, email, dan buletin. Menggunakan aplikasi Publisher, juga akan lebih mudah berkolaborasi bersama tim karena adanya fitur kolaborasi yang memungkinkan adanya perubahan dari file dari beberapa orang sekaligus.

Apache OpenOffice

Meski menjadi yang terbanyak digunakan, bukan berarti Microsoft Office tidak punya pesaing. Salah satunya adalah OpenOffice yang dikenal sebagai software produktivitas gratis dan terbaik yang pernah ada.

Hal ini tentu saja tidak berlebihan mengingat software besutan Apache Software Foundation ini memang menawarkan tool yang tak kalah lengkap.

Ya, OpenOffice dilengkapi dengan tool serupa layaknya Word, Excel, PowerPoint di Microsoft Office. Menariknya, OpenOffice juga dapat membaca dan mengedit dokumen berformat Microsoft Office sekaligus kembali menyimpan dengan format yang sama.

LibreOffice

Tak jauh berbeda dengan pesaingnya, LibreOffice menawarkan fitur serupa yakni teks editor, spreadsheets, presentasi, grafis dan database.

Yang membuat LibreOffice lebih menarik, software yang dikembangkan oleh Document Foundation ini menawarkan fitur yang lebih bervariasi.

Sebut saja salah satunya seperti PDF import, presentation minimizer, dan Wiki publisher.

NeoOffice

NeoOffice sebenarnya juga merupakan produk ‘satu atap’ dengan OpenOffice.

Bahkan, software produktivitas alternatif ketiga ini diciptakan terlebih dahulu sebelum kedua saudaranya lahir.

Di atas kertas, OpenOffice dan LibreOffice memang lebih friendly karena mendukung platform Windows, Mac OS X, dan Linux.

NeoOffice boleh dikatakan lebih unggul jika untuk platform Mac OS X.

Beginilah Cara Penulisan Gelar Yang Benar Dan Sesuai EYD

Aflah Indonesia – Penulisan gelar saat ini kerap kali menjadi sebuah ukuran atau standar dan status sosial dalam masyarakat. Dengan adanya gelar maka dapat dilihat bagaimana latar belakang pendidikan yang telah ditempuhnya.

Tak jarang di undangan pernikahan, atau dalam daftar hadir suatu acara, seseorang menuliskan nama dan gelarnya dengan lengkap, namun ada juga yang memiliki gelar panjang tapi tak menuliskannya.

Hal ini secara tak langsung menunjukkan bahwa seseorang memang butuh pengakuan dan eksistensi akan apa yang sudah dimilikinya.

Seperti Halnya dalam poster pemilu, baik itu pemilu kades, legislatif, dll. Banyak dari peserta calon yang memajang foto mereka, lengkap dengan nama dan gelar yang panjang panjang.

Seolah ingin menunjukkan bahwa kemampuan mereka di bidang itu cukup kompeten dengan dukungan pendidikan yang lengkap.

Meski pada kenyataannya masih banyak juga dari calon calon itu yang membeli gelar atau memperolehnya dengan kualitas pendidikan abal-abal.

Makanya, tak jarang juga kita menemui pejabat pejabat tinggi yang akhirnya dicopot gelarnya, atau bahkan dipolisikan karena pemalsuan gelar.

Jadi sebagai masyarakat kita harus tahu betul betul ya mengenai penulisan gelar, dan juga jangan sampai menilai kualitas diri seseorang hanya dari gelar yang mereka miliki saja.

Bahkan karena adanya gelar tersebut banyak orang yang akhirnya memandang sebelah mata orang-orang yang tidak mempunyai gelar.

Untuk menuliskan gelar diperlukan pemahaman seperti menuliskan sebuah singkatan. Singkatan itu dituliskan dengan berupa huruf atau beberapa huruf.

Bagi masyarakat seharusnya mengetahui bagaimana cara penulisan gelar yang benar dan sesuai dengan EYD adalah hal yang penting.

Namun ternyata juga tidak banyak yang mengetahui tentang hal ini.

Aturan Menulis Gelar Yang Tepat

Beginilah Cara Penulisan Gelar Yang Benar Dan Sesuai EYD

Padahal dalam penulisan gelar haruslah tepat, karena ini mengandung informasi tentang satu orang yang bisa saja diperlukan oleh orang lain.

Untuk menuliskan gelar ini jika ada kesalahan maka itu bisa dimaknai berbeda juga oleh orang lain.

Maka dari itu kamu perlu tahu bahwa untuk menulis gelar ternyata ada aturan, serta cara yang benar dan sesuai dengan EYD.

Pemerintah telah mengeluarkan tata cara dan aturan tentang penulisan gelar seseorang agar tidak ada kesalahan dalam penulisannya.

Tata cara dan aturan menulis gelar yang harus kamu tahu antara lain:

  • Gelar yang diperoleh dituliskan sebelum atau setelah nama lengkap seseorang
  • Setiap gelar yang dituliskan diharuskan memakai tanda titik (.) untuk menghubungkan huruf yang satu dengan satu huruf lainnya
  • Jika gelar ditulis setelah nama maka setelah nama harus ada tanda koma (,) untuk memisahkannya
  • Jika seseorang mempunyai gelar lebih dari satu maka cara penulisannya adalah masing-masing gelar yang ditulis dipisahkan dengan tanda koma (,). Untuk contoh sebagai berikut Sari Nasution, S.Pd.,S.H.

Karena di Indonesia ada banyak jenjang sekolah atau perguruan tinggi maka cara penulisan gelar yang benar akan kita informasikan berdasarkan tingkat pendidikannya beserta singkatannya yang banyak digunakan di Indonesia seperti:

Gelar untuk Diploma Satu (D1)

  • Ahli Pratama : A.P.

Gelar untuk Diploma Dua (D2)

  • Ahli Muda : A.Ma.

Gelar untuk Diploma Tiga (D3)

  • Ahli Madya : A.Md.

Singkatan lain berdasarkan jenis jurusannya antara lain:

  • Ahli Madya Pariwisata = A.Md.Par.
  • Ahli Madya Pendidikan = A.Md.Pd.,
  • Ahli Madya Kebidanan = A.Md.Bid.
  • Ahli Madya Keperawatan = A.Md.Per.
  • Ahli Madya Kesehatan = A.Md.Kes.

Contoh penulisan gelar untuk Diploma yang benar adalah :

  • Indah Pertiwi A.P.Par. = Ahli Pratama Pariwisata
  • Indah Pertiwi A.P.Kom. = Ahli Pratama Komputer
  • Indah Pertiwi A.Ma.Pust. = Ahli Muda Perpustakaan
  • Indah Pertiwi A.Ma.Pd. = Ahli Muda Pendidikan
  • Indah Pertiwi A.Md.Ak. = Ahli Madya Akuntansi
  • Indah Pertiwi A.Md.Kom. = Ahli Madya Komputer
  • Indah Pertiwi A.Md.Far. = Ahli Muda Farmasi
  • Indah Pertiwi A.Md.Keb. = Ahli Muda Kebidanan
  • Indah Pertiwi A.Md.Kep. = Ahli Madya Keperawatan
  • Indah Pertiwi A.Md.K.G. = Ahli Madya Kesehatan Gigi

Cara penulisan gelar Sarjana

Untuk gelar Sarjana ada dua macam yaitu gelar Sarjana dari universitas dalam negeri dan yang kedua yaitu dari universitas luar negeri.

Untuk adalah contoh penulisan gelar Sarjana dari universitas dalam negeri yang umum dipakai di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • S.Ag. (Sarjana Agama)
  • S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
  • S.Si. (Sarjana Sains)
  • S.Psi. (Sarjana Psikologi)
  • S.Hum. (Sarjana Humaniora)
  • S.Kom. (Sarjana Komputer)
  • S.Sn. (Sarjana Seni)
  • S.Pt. (Sarjana Peternakan)
  • S.Ked. (Sarjana Kedokteran)
  • S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)
  • S.Kes. (Sarjana Kesehatan)
  • S.Sos. (Sarjana Sosial)
  • S.Kar. (Sarjana Karawitan)
  • S.Fhil. (Sarjana Filsafat)
  • S.T. (Sarjana Teknik)
  • S.P. (Sarjana Pertanian)
  • S.S. (Sarjana Sastra)
  • S.H. (Sarjana Hukum)
  • S.E. (Sarjana Ekonomi)
  • S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)
  • S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)
  • S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)
  • S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)
  • S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)
  • S.Fil.I. (Sarjana Filsafat Islam)
  • S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)

Sedangkan untuk contoh penulisan gelar Sarjana yang benar adalah sebagai berikut:

  • Abdul Iksan, S.Pd.I. = Sarjana Pendidikan Islam
  • Abdul Iksan, S.H.I. = Sarjana Hukum Islam
  • Abdul Iksan, S.Kom. = Sarjana Komputer
  • Abdul Iksan, S.Sos. = Sarjana Sosial
  • Abdul Iksan, S.H. = Sarjana Hukum
  • Abdul Iksan, S.E. = Sarjana Ekonomi
  • Abdul Iksan, S.Kes. = Sarjana Kesehatan
  • Abdul Iksan, S.Pd. = Sarjana Pendidikan
  • Abdul Iksan, S.Ked. = Sarjana Kedokteran
  • Abdul Iksan, S.T. = Sarjana Teknik

Baca juga : Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi Terlengkap

Cara penulisan gelar Magister

Cara penulisan gelar yang benar untuk seseorang yang telah menyelesaikan studinya di tingkat S2 atau Magister biasanya ditulis dengan huruf M besar kemudian baru bidang studinya. Berikut ini berbagai gelar magister yang ada di Indonesia yaitu:

  • Magister Administrasi Bisnis (M.A.B.)
  • Magister Administrasi Pendidikan (M.A.Pd.)
  • Magister Administrasi Publik (M.A.P.)
  • Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.)
  • Magister Agama (M.A./M.Ag., sekarang M.Ag.)
  • Magister Agama bidang Hukum (M.A.Hk.)
  • Magister Agama bidang Humaniora (M.A.Hum.)
  • Magister Agama bidang Kedokteran (M.A.Ked.)
  • Magister Agama bidang Pendidikan (M.A.Pd.)
  • Magister Agama bidang Sains (M.A.Si.)
  • Magister Agrikultur (M.Agri.)
  • Magister Akuntansi (M.Ak.)
  • Magister Arsitektur (M.Ars.)
  • Magister Biomedik (M.Biomed)
  • Magister Desain (M.Ds.)
  • Magister Divinitas (M.Div.)
  • Magister Ekonomi (M.E.)
  • Magister Ekonomi Islam (M.E.I.)
  • Magister Ekonomi Syariah (M.E.Sy.)
  • Magister Epidemiologi (M.Epid.)
  • Magister Farmasi (M.Farm.)
  • Magister Farmasi Klinik (M.Farm.Klin.)
  • Magister Filsafat (M.Fil.)
  • Magister Filsafat Islam (M.Fil.I.)
  • Magister Hukum (M.H.)
  • Magister Hukum Islam (M.H.I.)
  • Magister Hukum Kesehatan (M.H.Kes.)
  • Magister Humaniora (M.Hum.)
  • Magister Ilmu Administrasi (M.A.)
  • Magister Ilmu Biomedik (M.Si.Biomed.)
  • Magister Ilmu Kepolisian (M.I.K.)
  • Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial (M.Kesos.)
  • Magister Ilmu Komputer (M.Kom.)
  • Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom.)
  • Magister Ilmu Pertahanan (M.Han.)
  • Magister Ilmu Politik (M.I.Pol.)
  • Magister Ilmu Syariah (M.Sy.)
  • Magister Ilmu Ushuluddin (M.Ud.)
  • Magister Kebidanan (M.Keb.)
  • Magister Kedokteran Kerja (M.K.K.)
  • Magister Kedokteran Tropis (M.Ked.Trop.)
  • Magister Kehutanan (M.Hut.)
  • Magister Kenotariatan (M.Kn.)
  • Magister Keolahragaan (M.Kor.)
  • Magister Keperawatan (M.Kep.)
  • Magister Kesehatan (M.Kes.).
  • Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M.)
  • Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.K.K.K.)
  • Magister Komputer (M.Kom.)
  • Magister Manajemen (M.M.)
  • Magister Manajemen Agribisnis (M.M.A.)
  • Magister Manajemen Pariwisata (M.Par.)
  • Magister Manajemen Pendidikan (M.M.Pd.)
  • Magister Manajemen Rumah Sakit (M.M.R.)
  • Magister Manajemen Sistem Informasi (M.M.S.I.)
  • Magister Manajemen Teknik (M.M.T.)
  • Magister Marine (M.Mar.)
  • Magister Linguistik (M.Li.)
  • Magister Pemikiran Islam (M.P.I.)
  • Magister Pendidikan (M.Pd.)
  • Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I.)
  • Magister Pendidikan Sains (M.Pd.Si.)
  • Magister Pengajaran Fisika (M.P.Fis.)
  • Magister Pengajaran Kimia (M.P.Kim.)
  • Magister Pengajaran Matematika (M.P.Mat.)
  • Magister Pertanian (M.P.)
  • Magister Psikologi (M.Psi.)
  • Magister Sains (M.Si.)
  • Magister Sains Akuntansi (M.S.Ak.)
  • Magister Sains bidang Ilmu Pertahanan (M.Si.(Han))
  • Magister Sains Ekonomi (M.S.E.)
  • Magister Sains Manajemen (M.S.M.)
  • Magister Seni (M.Sn.)
  • Magister Sosial Islam (M.Sos.I.)
  • Magister Statistik (M.Stat.)
  • Magister Studi Islam (M.S.I.)
  • Magister Teknik (M.T.)
  • Magister Teknologi Agroindustri (M.T.A.)
  • Magister Teknologi Informasi (M.TI.)
  • Magister Teknologi Pertanian (M.T.P.)
  • Magister Teologi Divinity (M.Div.)
  • Magister Teologi Islam (M.Th.I.)
  • Magister Teologi Ministri (M.Min.)
  • Magister Teologia (M.Th.)
  • Magister Terapan (M.Tr.)
  • Magister Terapan Pertahanan (M.Tr. (Han).)
  • Magister Terapan Pertahanan Laut (M.Tr.Hanla.)
  • Magister Veteriner (M.Vet.)
  • Master of Accounting (M.Acc.)
  • Master of Arts (M.A.)
  • Master of Arts Education (M.A.Ed.)
  • Master of Business Administration (M.B.A.)
  • Master of Computer (M.Com.)
  • Master of Computer Science (M.Cs.)
  • Master of Economic (M.Ec.)
  • Master of Education (M.Ed.)
  • Master of Engineering (M.Eng.)
  • Master of Laws (LL.M.)
  • Master of Medical Education (M.Med.Ed.)
  • Master of Philosophy (M.Phil.)
  • Master of Public Administration (M.P.A.)
  • Master of Public Health (M.P.H.)
  • Master of Science (M.Sc.)
  • Master of Science and Social (M.Sc.Soc.)
  • Master of Science Engineering (M.S.E.)

Selain menerapkan cara penulisan gelar yang benar dari universitas dalam negeri ternyata pemerintah juga mengatur cara penulisan gelar dari universitas luar negeri.

Untuk setingkat Sarjana maka akan dituliskan huruf B yang memiliki arti Bachelor atau Sarjana dan kemudian bidang studi yang telah ditempuh mengikuti di belakangnya.

Beberapa contoh gelar sarjana dari luar negeri seperti:

  • B.A.: Bachelor of Arts
  • B.Ag.: Bachelor of Agriculture
  • B.M.: Bachelor of Medicine
  • B.E.: Bachelor of Education
  • B.Sc.: Bachelor of Science

Untuk gelar Master atau setingkat S2 juga telah diatur dan contoh penulisannya adalah dengan menuliskan huruf M. Hampir mirip dengan penulisan gelar Magister dari Indonesia.

Contohnya M.A. (Master of Arts), M.Sc. (Master of Science), M.Ed. (Master of Education), M.Litt. (Master of Literature), dan M.Lib. (Master of Library).

Sedangkan untuk gelar doktor atau setingkat S3 dari dalam negeri hanya dituliskan Dr didepan nama. Sedangkan S3 dari luar negeri sering ditulis dengan Bahasa Inggris, berikut contohnya:

  • Ph.D. (Doctor of Philosophy);
  • Ed.D. (Doctor of Education);
  • Sc.D. (Doctor of Science);
  • Th.D. (Doctor of Theology);
  • Pharm.D. (Doctor of Pharmacy);
  • D.P.H. (Doctor of Public Health);
  • D.L.S. (Doctor of Library Science);
  • D.M.D. (Doctor of Dental Medicine);
  • J.S.D. (Doctor of Science of Jurisprudence)

Itulah dia cara penulisan gelar yang benar dan sesuai dengan EYD yang mungkin perlu kamu tahu. Semoga wawasan ini bisa bermanfaat bagi kamu dan sekitarmu.

Dan selalu ingat, jangan menuliskan nama gelar hanya untuk menaikkan gengsimu, karena hal itu akan membuat pendidikanmu sia-sia saja.

Melainkan tuliskan gelarmu untuk kepentingan akademik dan formal, agar orang juga lebih menghargaimu.

Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi Terlengkap

Dari banyaknya lagu daerah Indonesia, kamu mungkin hanya mengetahui sebagian kecilnya, seperti Ampar-Ampar Pisang, Yamko Rambe Yamko dan Ondel Ondel. Hal itu dikarenakan tiga lagu tersebut merupakan lagu terkenal yang paling sering diputar. Namun sebenarnya, masih banyak lagu daerah Indonesia lainnya yang belum diketahui. Untuk itu, pada kesempatan kali ini Aflah Indonesia akan mengulas secara lengkap lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Sekilas tentang Lagu Daerah

Sebelum mengulas lebih jauh tentang lagu daerah Indonesia, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu sekilas informasi dasar tentang lagu daerah itu sendiri. Sesuai dengan namanya, lagu daerah merupakan sebuah lagu yang berasal dari suatu daerah, dan biasanya memiliki tema kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Pengambilan tema tersebut ditujukan, agar lagu ini dapat dengan mudah dipahami oleh para pendengarnya dan diterima di berbagai kegiatan masyarakat.

Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi Terlengkap

Di samping itu, lagu daerah Indonesia umumnya juga memiliki lirik yang sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing, contohnya seperti lagu Rasa Sayange dari Maluku dan Manuk Dadali dari Jawa Barat.

Selain itu, pencipta dari lagu daerah Indonesia pun umumnya anonim atau tidak diketahui. Meski begitu, lagu daerah tetap populer karena sering dinyanyikan oleh masyarakat daerah setempat, maupun masyarakat lainnya yang tinggal diluar daerah asal terciptanya lagu tersebut.

Fungsi Lagu Daerah

Jika berbicara soal fungsi atau manfaat, lagu daerah Indonesia sejatinya memiliki banyak sekali fungsi, di antaranya yaitu:

  • Sebagai identitas negara
  • Sebagai lagu pengiring untuk sebuah tarian dan pertunjukan
  • Sebagai lagu pengiring untuk upacara adat atau tradisi
  • Sebagai media untuk berkomunikasi
  • Sebagai media untuk bermain
  • Sebagai sarana ekonomi atau mata pencaharian
  • Meningkatkan rasa cinta kebudayaan.

Ciri-ciri Lagu Daerah

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui sekilas informasi tentang lagu daerah Indonesia beserta fungsinya, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui ciri-ciri dari lagu daerah itu sendiri.

Adapun beberapa ciri dari lagu daerah, di antaranya yaitu:

  • Penciptanya tidak diketahui atau anonim
  • Menggunakan bahasa daerah setempat untuk lirik lagu
  • Lagu daerah umumnya diwariskan atau hasil turun-temurun
  • Lagu daerah umumnya memiliki beberapa versi yang disesuaikan dengan daerah lainnya dalam suatu etnis
  • Lagu daerah biasanya terdiri dari dua hingga delapan bait syair.

Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi

Seperti yang sudah disinggung di pembahasan sebelumnya, bahwa lagu daerah Indonesia sangat banyak.

Jika dihitung, mungkin ada ratusan bahkan ribuan lagu daerah yang sudah tercipta hingga saat ini.

Pasalnya, Indonesia sendiri memiliki 34 provinsi, yang setiap provinsinya terdiri dari banyak daerah dengan aneka ragam bahasa daerah dan kebudayan.

Maka dari itu, tidak heran apabila Indonesia memiliki lagu daerah yang sangat beragam. Lantas, apa saja lagu daerah tersebut? Yuk simak ulasan lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi berikut ini.

Baca juga : 34 Tari Tradisional Asal Indonesia

1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

  • Bungong Jeumpa
  • Piso Surit
  • Lembah Alas

2. Provinsi Sumatera Barat

  • Ayam Den Lapeh
  • Badindin
  • Gelang Sipaku Gelang
  • Kampuang Nan Jauh Di Mato
  • Malam Baiko
  • Tak Tong-Tong
  • Dayung Palinggam
  • Anak Daro

3. Provinsi Sumatera Utara

  • Sinanggar Tulo
  • Sing Sing So
  • Sengko-sengko
  • Anju Ahu
  • Butet
  • Dago Inang Sarge
  • Madekdek Magambiri

4. Provinsi Riau

  • Soleram
  • Laksmana Raja di Laut
  • Lancang Kuning
  • Kutang Barendo

5. Provinsi Kepulauan Riau

  • Segantang Lada
  • Pak Ngah Balek

6. Provinsi Jambi

  • Selendang Mayang
  • Timang Timang Anakku Sayang
  • Batanghari
  • Dodoi Si Dodoi
  • Injit Injit Semut
  • Pinang Muda

7. Provinsi Sumatera Selatan

  • Kebile Bile
  • Dek Sangke
  • Cuk Mak Ilang

8. Provinsi Bengkulu

  • Lalan Belek
  • Sungai Suci
  • Umang-umang

9. Provinsi Bangka Belitung

  • Yok Miak

10. Provinsi Lampung

  • Anak Tupai
  • Adi-adi Laun Lambar
  • Cangget Agung
  • Tanoh Lado
  • Muloh Tungga
  • Teluk Lampung
  • Penyandangan
  • Bumi Lampung
  • Lipang Lipandang

11. Provinsi DKI Jakarta

  • Kicir-Kicir
  • Jali-Jali
  • Ondel Ondel
  • Keroncong Kemayoran
  • Lenggang Kangkung
  • Sirih Kuning
  • Ronggeng
  • Surilang

12. Provinsi Jawa Barat

  • Manuk Dadali
  • Bajing Luncat
  • Tokecang
  • Warung Pojok
  • Pileuleuyan
  • Sapu Nyere Pegat Simpay
  • Es Lilin
  • Cing Cangkeling
  • Bubuy Bulan
  • Neng Geulis
  • Panon Hideung

13. Provinsi Jawa Timur

  • Cublak-cublak Suweng
  • Gai Bintang
  • Kembang Malathe
  • Rek Ayo Rek
  • Keraban Sape
  • Tanduk Majeng

14. Provinsi Jawa Tengah

  • Jaranan
  • Gundul Pacul
  • Lir Ilir
  • Jamuran
  • Gambang Suling
  • Bapak Pucung

15. Provinsi Banten

  • Tong Sarakah
  • Jereh Bu Guru
  • Dayung Sampan

16. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Suwe Ora Jamu
  • Sinom
  • Pitik Tukung
  • Te Kate Dipanah

17. Provinsi Bali

  • Janger
  • Macepet Cepetan
  • Meyong-Meyong
  • Dewa Ayu
  • Mejangeran
  • Ngusak Asik

18. Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Anak Kambing Saya
  • Potong Bebek Angsa
  • Orere
  • O Nina Noi
  • Dsaku
  • Lerang Wutun
  • Bolelebo

19. Provinsi Nusa Tenggara Barat

  • Tutu Koda
  • Pai Mura Rame
  • Orlen-orlen
  • Helele U Ala De Teang
  • Moree
  • Tebe Onana

20. Provinsi Kalimantan Tengah

  • Manasai
  • Nuluya
  • Tumpi Wayu
  • Oh Indang Oh Apang
  • Palu Lempong Popi

21. Provinsi Kalimantan Barat

  • Cik Cik Periuk
  • Alon-alon
  • Kapal Belon
  • Aek Kapuas
  • Masjid Jami

22. Provinsi Kalimantan Timur

  • Oh Adingkoh
  • Indung-Indung

23. Provinsi Kalimantan Selatan

  • Ampar-Ampar Pisang
  • Saputangan Bapuncu Ampat
  • Paris Barantai

24. Provinsi Kalimantan Utara

  • Tuyang
  • Bebalon
  • Pinang Sendawar

25. Provinsi Sulawesi Utara

  • Si Patokaan
  • Ea Mokan
  • O Ina Ni Keke
  • Sitara Tillo
  • Tahanusangkara
  • Gadis Taruna
  • Tan Mahurang

26. Provinsi Sulawesi Tengah

  • Topi Gugu
  • Tondok Kadadiangku

27. Provinsi Sulawesi Barat

  • Tenggang Tenggang Lopi

28. Provinsi Sulawesi Selatan

  • Anging Mammiri
  • Pakarena
  • Ammac Ciang
  • Anak Kukang
  • Marencong-rencong
  • Ati Raja
  • Ganrang Pakarena

29. Provinsi Sulawesi Tenggara

  • Tana Wolio
  • Peia Tawa Tawa

30. Provinsi Gorontalo

  • Tahuli Li Mama
  • Moholunga
  • Dabu-Dabu
  • Binde Biluhuta

31. Provinsi Maluku

  • Ayo Mama
  • Ambon Manise
  • Burung Kakatua
  • Naik-Naik Ke Puncak Gunung
  • Mande-mande
  • Nona Manis Siapa Yang Punya
  • Rasa Sayange
  • Saule
  • Sayang Kene
  • O Ulate
  • Ole Sioh
  • Sarinande
  • Kole-Kole
  • Gunung Salahutu
  • Burung Tantina

32. Provinsi Maluku Utara

  • Una Kapita

33. Provinsi Papua

  • Sajojo
  • E Mambo Simbo

34. Provinsi Papua Barat

  • Yamko Rambe Yamko
  • Apuse

Itulah sederet lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi beserta fungsi dan ciri-cirinya. Buat kamu yang tertarik dan ingin belajar lebih jauh tentang kebudayaan Indonesia, khususnya lagu daerah, kamu bisa banyak membaca buku, mendengarkan lagu bahkan melanjutkan pendidikan ke kesenian musik daerah.

MENGENAL BUDIDAYA RUMPUT PAKCHONG, TREND RUMPUT 2021

Aflah Indonesia – Dalam dunia peternakan khususnya budidaya ternak ruminansia akan tidak lepas dengan jenis rumput satu ini. Bagi ternak ruminansia hijauan pakan ternak memiliki persentase tertinggi dalam biaya produksi yaitu sekitar 70%. Rumput ini begitu nge trend dikalangan peternak dengan segala keunggulannya, salah satunya adalah sangat disukai oleh sapi dan kambing karena pada bagian batang dan daunya tidak memiliki bulu-bulu halus.

budidaya rumput pakchong

Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) adalah jenis rumput yang berasal dari Thailand sering disebut rumput Pakchong. Awalnya para peternak mengenal jenis rumput ini dari mulut ke mulut. Rumput Pakchong diteliti dan dikembangkan oleh Prof. Dr. Krailas Kiyothong selama 6 tahun dan penanamannya dilakukan di daerah Pak Chong, Thailand. Rumput Pakchong merupakan salah satu jenis rumput unggul. Rumput Pakchong merupakan hasil persilangan antara rumput gajah (Pennisetum purpureum Schumach) dengan Pearl millet (Pennisetum glaucum). Menurut Suherman dan Herdiawan (2021) rumput Pakchong dapat tumbuh dengan baik diberbagai lokasi, tetapi akan berkembang sangat baik pada tanah yang kaya akan bahan organik.

Klik juga : PENTINGNYA PENERAPAN BIOSECURITY DI SEBUAH PETERNAKAN

Banyak jenis rumput Gajah yang sudah dibudidaya di Indonesia, tapi jenis rumput ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan jenis rumput yang lain. Menurut pembibitan CV. Cahaya Baru perbedaan rumput Pakchong dan rumput Kolonjono terletak pada ukuran tinggi, tinggi rumput Pakchong bisa mencapai sekitar 5 m namun batangnya relatif tidak keras sehingga bisa dikonsumsi oleh ternak. Itulah mengapa rumput Pakchong lebih disukai oleh hewan ternak seperti Sapi dan Kambing. Menurut Suherman dan Herdiawan (2021), produksi rumput Pakchong per tahun berkisar 250-275 ton/ha dan kandungan protein kasar 16-18%.  Berikut ini hasil penelitian Sarker et al. (2019) tentang produktifitas rumput Pakchong yang dipanen pada umur 70, 80 dan 90 hari (Tabel 1). Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa rumput yang dipanen pada umur 90 hari menghasilkan lebih tinggi biomassa dan parameter lain.
Komposisi nutrisi dari rumput Pakchong dapat dilihat pada Tabel 2. Kelebihan lain yang dimiliki rumput Pakchong dibandingkan dengan jenis rumput yang lain rumput Pakchong memiliki usia tanam dan panennya cukup panjang yaitu hingga 9 tahun. Dalam setahun rumput Pakchong bisa dipanen sampai 3 kali. Selain memiliki kelebihan dari rumput Pakchong terdapat pula kelemahan salah satunya pemanenan terlambat maka rumput akan mulai mengeras yang menyebabkan kandungan gizinya menurun.
Dengan mengenal lebih jauh karakteritik tentang rumput Pakchong dapat menambah pengetahuan tentang jenis hijauan pakan ternak (HPT) yang unggul. Namun demikian pengembangan HPT harus diikuti pengembangan inovasi dan teknologi baik untuk usaha budidaya rumputnya juga upaya untuk mengolah rumput tersebut sebagai cadangan pakan ternak di musim kemarau.

PENTINGNYA PENERAPAN BIOSECURITY DI SEBUAH PETERNAKAN

Aflah Indonesia – Kesehatan ternak merupakan aspek yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya ternak. Biosekuriti dan manajemen kesehatan ternak merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam rangka mencapai tujuan peningkatan produksi ternak dan status kesehatan ternak. Sasaran akhir tiap usaha peternakan adalah pencapaian keuntungan. Keuntungan maksimal hanya akan dicapai bila semua ternak berada dalam keadaan sehat, karena ternak mampu berproduksi dengan optimal jika dalam kondisi yang sehat.

PENTINGNYA PENERAPAN BIOSECURITY DI SEBUAH PETERNAKAN

Biosekuriti adalah semua tindakan yang merupakan pertahanan pertama untuk pengendalian wabah dan dilakukan untuk mencegah semua kemungkinan penularan/kontak dengan ternak tertular sehingga rantai penyebaran penyakit dapat diminimalkan. Dalam budidaya ternak, biosekuriti merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mencegah penyakit masuk ke dalam peternakan ataupun menyebar keluar peternakan.

Klik juga : Kotoran Ayam Sebagai Pakan Alternatif

Tujuan dari biosekuriti adalah mencegah semua kemungkinan penularan dan penyebaran penyakit. Penerapan biosekuriti pada seluruh sektor peternakan, akan mengurangi risiko penyebaran mikroorganisme penyebab penyakit yang mengancam sektor tersebut. Penerapan biosekuriti yang ketat dan berkelanjutan sangat menentukan keberhasilan pengendalian penyakit selama budidaya. Meskipun biosekuriti bukan satu-satunya upaya pencegahan terhadap serangan penyakit, namun biosekuriti merupakan garis pertahanan pertama terhadap penyakit.

Komponen utama biosekuriti adalah isolasi, kontrol lalu lintas dan sanitasi.

  1.  Isolasi merupakan suatu tindakan untuk mencegah kontak diantara hewan pada suatu area atau lingkungan. Tindakan yang paling penting dalam pengendalian penyakit adalah meminimalkan pergerakan hewan dan kontak dengan hewan yang baru datang. Tindakan lain yaitu memisahkan ternak berdasarkan kelompok umur atau kelompok produksi. Fasilitas yang digunakan untuk tindakan isolasi harus dalam keadaan bersih dan didisinfeksi.
  2. Kontrol lalu lintas merupakan tindakan pencegahan penularan penyakit yang dibawa oleh alat angkut, hewan selain ternak (anjing, kucing, hewan liar, rodensia, dan burung), dan pengunjung. Hewan yang baru datang sebaiknya diketahui status vaksinasinya, hal ini merupakan tindakan untuk memaksimalkan biosekuriti. Oleh sebab itu, mengetahui status kesehatan hewan yang baru datang sangat penting. Kontrol lalu lintas di peternakan harus dibuat dengan baik untuk menghentikan atau meminimalkan kontaminasi pada hewan, pakan, dan peralatan yang digunakan. Alat angkut dan petugas tidak boleh keluar dari area penanganan hewan yang mati tanpa melakukan pembersihan (cleaning) dan desinfeksi terlebih dahulu.
  3. Sanitasi merupakan tindakan pencegahan terhadap kontaminasi yang disebabkan oleh feses. Kontaminasi feses dapat masuk melalui oral pada hewan (fecal-oral cross contamination). Kontaminasi ini dapat terjadi pada peralatan yang digunakan seperti tempat pakan dan minum. Langkah pertama tindakan sanitasi adalah untuk menghilangkan bahan organik terutama feses. Bahan organik lain yaitu darah, saliva, sekresi dari saluran pernafasan, dan urin dari hewan yang sakit atau hewan yang mati. Semua peralatan yang digunakan khususnya tempat pakan dan minum harus di- bersihkan dan didesinfeksi untuk mencegah kontaminasi.

Kotoran Ayam Sebagai Pakan Alternatif

Aflah Indonesia – Pakan merupakan faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu usaha peternakan selain bibit dan manajemen budidaya. Tetapi biaya produksi terutama dari segi pakan masih terlalu tinggi bila dibandingkan hasil yang diperoleh dari usaha peternakan. Oleh karena itu perlu adanya usaha untuk mencari pakan alternatif sebagai suatu usaha untuk menggunakan sumber bahan pakan baru yang belum dimanfaatkan oleh manusia, tersedia dalam jumlah banyak, mudah diperoleh, mempunyai nilai nutrisi bagi ternak dan harganya murah. Salah satu upayanya adalah dengan pemanfaatan limbah peternakan. Limbah peternakan dimanfaatkan oleh peternak sebagai pakan alternatif salah satunya kotoran ayam kering. Peternak biasanya kotoran ayam digunakan sebagai pengganti bekatul.

Kotoran Ayam Sebagai Pakan Alternatif

Kotoran ayam (manur) yang baru diambil dari kandang sebaiknya tidak langsung diberikan sebagai bahan pakan atau campuran pakan. Hal ini disebabkan kotoran ayam yang masih baru dan basah, banyak mengandung gas ammonia dan mikroorganisme patogen misalnya Steptococcus spSalmonella spMycobacterium sp yang dapat membahayakan kesehatan ternak. oleh karena itu kandungan gas ammonia dan mikroorganisme harus dihilangkan terlebih dahulu dengan cara pengeringan. Selain itu untuk meningkatkan kualitas pakan dengan campuran kotoran ayam ini, perlu mendapat perlakuan lebih dahulu misalnya dengan fermentasi dengan EM-4 dan molases. Berikut ini kandungan nutrisi dari kotoran ayam kering.

Tabel 1. Kandungan Nutrisi Kotoran Ayam Kering di Kelompok DTSM Tahun 2018.

No. Kandungan Nutrisi Hasil Analisa
1 Kadar Air (%) 16,86
2 Protein Kasar (%) 18,93
3 Lemak Kasar (%) 0,93
4 Serat Kasar (%) 17,25
5 Abu (%) 20,32
6 Ca (%) 2,31
7 P (%) 1,23

Kandungan protein kasarnya masih relatif tinggi, namun kandungan serat kasarnya juga relatif tinggi. Karena kandungan serat kasarnya relatif tinggi perlu diturunkan dengan cara difermentasi. Dikalangan peternak kotoran ayam diberikan secara langsung dan ada juga yang diproses fermentasi terlebih dahulu. Fermentasi adalah suatu proses aktivitas mikroorganisme untuk memperoleh energi yang diperlukan dalam proses metabolisme melalui pemecahan terhadap senyawa organik secara aerobik atau anaerobik dan terjadi perubahan pada substrat yang dilakukan fermentasi.

Baca juga : Penyakit IBR (Infectious Bovine Rhinotracheitis ) pada Sapi dan Pengendaliannya

Dalam proses fermentasi perlu adanya keseimbangan media C dan N. Kotoran ayam mengandung protein kasar yang cukup tinggi dengan kandungan NPN yang tinggi pula, tetapi memiliki kandungan energi yang rendah. Untuk mengatasi kendala tersebut maka ditambahkan molases dimana molases merupakan sumber energi yang mengandung karbohidrat dimana didalamnya terdapat unsur carbon (C), sedangkan pada kotoran ayam mengandung unsur nitrogen (N). Unsur C pada molases digunakan oleh mikroorganisme sebagai sumber energi untuk memecah substrat yaitu NPN dan mengikat nitrogen (N) sehingga dapat meningkatkan kualitas kotoran ayam. Menurut penelitian dari Fakultas Hasanudin hasil analisa kotoran ayam yang sudah difermentasi, sebagai berikut ini:

Tabel 2. Hasil Analisa Nutrisi Kotoran Ayam Sebelum Difermentasi dan Sesudah Difermentasi.

No. Kandungan Nutrisi Tanpa Fermentasi Fermentasi 7 Hari
1 Protein Kasar (%) 9,97% 12,67%
2 Serat Kasar (%) 30,63% 32,65%

         Dari hasil analisa tersebut menunjukan bahwa dengan proses fermentasi dapat meningkatkan kandungan protein, namun tidak dapat menurunkan kandungan serat kasar. Dengan hasil tersebut mungkin perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kelayakan kotoran ayam kering digunakan sebagai pakan alternatif. Selain itu penggunaan kotoran ayam untuk pakan alternatif ternak ruminansia perlu diperhatikan, terkait dengan kontaminasi tepung daging/ tepung tulang/ tepung darah/ tepung daging/ tepung tulang serta bahan lain asal ruminansia yang dapat menularkan penyakit Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE).  Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi peternak.

Penyakit IBR (Infectious Bovine Rhinotracheitis ) pada Sapi dan Pengendaliannya

Aflah Indonesia – Penyakit IBR (Infectious Bovine Rhinotracheitis ) adalah penyakit hewan yang bersifat menular dan mengganggu sistem reproduksi ternak. Terganggunya sistem reproduksi ternak akibat infeksi penyakit menular sangat merugikan karena dapat mengakibatkan keguguran, penurunan fertilitas, bahkan kemajiran ternak. IBR merupakan penyakit yang sangat infeksius disebabkan oleh Bovine herpesvirus-1 (BHV-1). Gejala klinis akibat penyakit ini seperti infeksi pustular vulvovaginithis pada sapi betina atau balanoposthitis pada sapi jantan, konjungtivitis, ensefalitis dan gejala sistemik lainnya seperti demam dan kelesuan (STRAUB, 1990). Infeksi pada sapi betina dewasa dapat menyebabkan penurunan produksi susu, menurunnya tingkat fertilitas, dan keguguran (MILLER et al., 1991)
Penyakit IBR (Infectious Bovine Rhinotracheitis ) pada Sapi dan Pengendaliannya
Gejala klinis
Berdasarkan gejala klinisnya, agen penyebab penyakit IBR yaitu virus BHV-1, terbagi menjadi 2 subtipe, yaitu subtipe 1 dan subtipe 2. Virus BHV-1 subtipe 1 berhubungan dengan galur yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, sedangkan subtype 2 adalah galur yang dapat menyebabkan gangguan genital seperti Infectious Pustular Vulvovaginalis (IPV) dan Infectious Pustular Balanoposthitis (IPB) (RADOSTIT et al., 2000).
a. Gangguan pernapasan
IBR merupakan penyakit pernapasan pada sapi yang secara signifikan merugikan, khususnya bagi usaha perbibitan ternak sapi. Virus masuk ke dalam saluran pernapasan umumnya melalui udara (mengandung partikel air) yang mengandung virus IBR berasal dari hewan penderita. Utamanya, infeksi terjadi pada saluran pernapasan bagian atas, tetapi kadangkadang juga terjadi pada bagian bawah paru-paru. Setelah berinkubasi selama 2 – 3 hari, ternak akan demam yang diikuti dengan peningkatan frekuensi pernapasan, anoreksia, penurunan produksi susu (pada sapi perah), serta menjadi kurus. Dalam jangka waktu satu atau dua hari, terbentuk leleran hidung encer dan hidung tampak kemerahan (GIBBS dan RWEYEMAMU, 1977). Pada tahap berikutnya, leleran hidung yang encer menjadi mukopurulen. Tahap akut ini terjadi sekitar 5 – 10 hari setelah ternak sembuh dari demam. Kejadian klinis yang berat tergantung kepada jenis galur virus yang menginfeksi, status imunologik hewan, keadaan lingkungan, infeksi sekunder dan umur hewan. Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan sindrom pernapasan kompleks yang disebut sebagai “demam pengapalan” (shipping fever). Sindrom ini merupakan ciri khas infeksi BHV-1 yang diikuti dengan infeksi sekunder (biasanya bakteri Pasteurella haemolytica) yang mungkin dapat berpotensi menghasilkan pneumonia yang fatal (BABIUK et al., 1988). Meskipun jarang, IBR dapat terjadi pada pedetdan menyebabkan penyakit pernapasan yang ganas atau penyakit sistemik yang fatal dan cepat menimbulkan kematian. Infeksi IBR pada sapi yang baru lahir mungkin disebabkan oleh kekurangan antibody maternal dan komplikasi dengan faktor manajemen (MECHOR et al., 1987). Bila gejala klinis pernapasan pada sapi bunting terus berlanjut, sudah dapat dipastikan sekitar 25% ternak bunting akan mengalami keguguran. Lamanya masa inkubasi pada sapi bunting terjadi keguguran antara 3 – 6 minggu dan paling sering terjadi pada usia kebuntingan 5 dan 8 bulan (MUYLKENS et al., 2007).
b. Gangguan reproduksi
IPV merupakan infeksi vagina dan vulva yang ditandai dengan ekor tidak kembali ke posisi biasa. Kemudian timbul pustula (berdiameter 1 – 2 mm) yang menyebar melalui permukaan mukosa dan kadangkadang disertai oleh leleran mukopurulen. Pustula yang lama, pecah meninggalkan bercak berwarna merah muda yang mengikis lokasi infeksi. Pada IPV, leleran hidung tidak tampak jelas. Penyakit pada tahap akut terjadi antara 2 – 4 hari, dan lesi hilang dengan sendirinya setelah 10 – 14 hari dari saat terjadinya penyakit. Jika infeksi sistemik terjadi pada sapi bunting, maka akan terjadi keguguran (MUYLKENS etal., 2007). Pada ternak jantan, penyakit IPB berkembang setelah masa inkubasi 1 – 3 hari yang ditandai dengan lesi pustula yang menyebar pada penis, timbulnya eksudat kecil dan demam. Infeksi pada pejantan dapat menularkan IPB ke sapi lain walaupun tidak terdapat adanya lesi (MUYLKENS et al., 2007). Hal inilah yang menjadi alasan bahwa pejantan pada pusat inseminasi buatan (IB) harus memiliki seronegatif terhadap BHV-1.
c. Gangguan syaraf (ensefalitis)
Meskipun BHV-1 dapat menyebabkan gangguan pada organ syaraf, ensefalitis jarang sekali terjadi pada sapi. Ensefalitis diperkirakan terjadi sebagai suatuproses lanjutan yang berhubungan dengan pernapasanakut atau pengaktifan kembali virus laten dari gangliatrigeminal dan cenderung mendekati penyebarannya kepusat otak. Berbagai gejala klinis yang dapatditimbulkan setelah terjadinya infeksi olehalphahervesvirus yaitu terjadinya gangguan syaraf dan mengakibatkan infeksi laten yang menetap pada sistemsyaraf tepi inang (PRESTON, 2000).  Gejala klinis syaraf ditandai dengan tidak terkoordinasi, berputar-putar,otot gemetar, berbaring, kehilangan keseimbangan, kebutaan, selalu menjilat panggul dan akhirnya mati(ENQUIST et al., 2002). Kasus sporadis BHV-1 yang berhubungan dengan ensefalitis sudah umum terjadi diAustralia dan Argentina. Galur BHV-1 yang  menunjukkan neuropatogenik yang berpotensi mewakili bvarian antigenik dan dikelompokkan sebagai BHV-5. Gejala klinis lain yang berkaitan dengan BHV-1termasuk kekeruhan pada kornea mata, mastitis, enteritis, dan dermatitis (WYLER et al., 1989).
Cara penularan
a. Melalui saluran pernafasan
Penularan langsung melalui pernafasan dari virus BHV-1 sangat mudah dari satu ternak ke ternak lain atau dari kelompok satu ke kelompok lainnya. Hal ini disebabkan virus shedding dalam jumlah yang sangat banyak pada saluran pernapasan, mata, dan saluran reproduksi sapi yang terinfeksi. Virus dapat menyebar melalui sekresi hidung atau percikan yang mengandung virus (MARS et al., 2000). Dikarenakan mekanisme penyebaran virus yang demikian, maka kontak langsung antar hewan merupakan risiko transmisi yang sangat tinggi. Pada penggemukan sapi yang penuh sesak, dan bercampurnya ternak satu dengan yang lain mengakibatkan penyebaran virus akan lebih efektif (VAN DONKERSGOED dan BABIUK, 1991).
b. Melalui semen
Pada hewan jantan yang memperlihatkan balanopostitis atau pada kondisi laten (virus terdedah tanpa ada gejala klinis), maka semen menjadi sumber penularan virus yang sangat potensial. Virus IBR dapat menyebar melalui kawin alam atau kawin buatan melalui IB (WYLER et al., 1989). Penularan penyakit melalui semen sapi pejantan terjadi sebagai berikut, yaitu sapi pejantan akan mulai terinfeksi BHV-1 pada preputium antara 2 dan 7 hari setelah infeksi pertama. Setelah infeksi pertama, virus seringkali sulit untuk diisolasi (HUCK et al., 1971). Namun, sekali-sekali (intermitten) secara spontan dan seringkali terjadi virus shedding. Infeksi laten pada sapi akan mengakibatkan pengeluaran kembali virus apabila ternak tersebut mengalami cekaman, seperti saat transportasi, atau diberi perlakuan kortikosteroid (misalnya: dexamethazone). Dengan cara spontan atau perlakuan buatan akan memicu virus shedding dan seringkali tidak menunjukkan klinis dan virus tersebut dapat terdeteksi untuk waktu yang lama, bahkan dapat mencapai satu tahun setelah infeksi pertama MUYLKENS et al., 2007).
Pada umumnya, BHV-1 diekskresikan lebih banyak konsentrasinya pada tahap infeksi pertama dari pada infeksi kedua atau berikutnya yang hanya bersifat putus-sambung. Titer antara 105 – 108,5 Tissue Culture Infective Dose (TCID50) per ml dari bilasan preputium atau semen telah terdeteksi selama fase akut pada kasus infeksi alami maupun buatan (SPILKI et al., 2004). Selama masa pengeluaran kembali virus baik secara spontan maupun melalui rangsangan alami atau perlakuan dengan rangsangan buatan, titer virus sangat bervariasi yaitu titer virus antara 101 dan 105,2 TCID50 per ml asal bilasan praeputium atau semen telah pula dilaporkan (MEDINA et al., 2009). Akan tetapi virus tidak terdeteksi lagi setelah 14 pasca infeksi (SPILKI et al., 2004). Dosis yang diperlukan untuk menginfeksi sapi setelah inokulasi intra-nasal atau intra-vagina dengan menggunakan BHV-1 galur lapang yaitu 3,2 TCID50 (VAN OIRSCHOT, 1995). Virus IBR dalam semen beku (extended semen) yang disimpan pada suhu 4°C akan tahan selama 7 hari, sementara bila semen tersebut disimpan pada suhu ruang akan tahan selama 5 hari. Selanjutnya, DREW et al. (1987) juga melaporkan bahwa virus IBR dalam semen beku tidak akan kehilangan sifat infektivitas setelah dilakukan 5 kali proses pembeku-cairan (freezing-thawing). Penerapan IB yang menggunakan semen terinfeksi BHV-1 akan menyebabkan penurunan angka kelahiran, memperpendek siklus estrus, dan memicu endometritis (VAN ENGELENBURG et al., 1995).
DIAGNOSIS PENYAKIT IBR
Diagnosis penyakit IBR dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan isolasi dan identifikasi virus dari sampel, uji serologi, pemeriksaan immunoassay, serta pendeteksian genetik material melalui teknik molekuler biologi.
a. Isolasi virus
Bovine herpesvirus-1 seringkali ditemukan pada mukosa hidung, mata dan preputium pada kasus balanopostitis. Pada kasus balanopostitis, semen BHV-1 selama proses ejakulasi. Hal ini terjadi karena pada sapi yang terinfeksi BHV-1, maka virus akan bereplikasi pada bagian mukosa preputium sapi tersebut. Teknik yang sering digunakan di laboratorium untuk mendiagnosis atau mendeteksi antigen BHV-1 diantaranya yaitu dengan isolasi virus yang ada dalam sampel mukosa hidung, mata atau semen pada kultur sel (DEKA et al., 2005). Sel kultur yang sering digunakan adalah sel MDBK atau sel lain yang rentan terhadap BHV-1. Keberadaan BHV-1 pada kultur sel ditandai dengan efek sitofatik (Cytopathic effect = CPE), virusnya kemudian diidentifikasi/ dikonfirmasikan dengan menggunakan immunofluorescence (KEUSER et al., 2004) atau dengan uji virus neutralisasi (VN) (LEMAIRE et al., 2000). Selanjutnya elektron mikroskop digunakan untuk mendeteksi virus secara morfologi.
b. Uji serologi
Uji serologi dilakukan untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap virus IBR dalam darah/serum hewan. Uji serologi meliputi uji netralisasi serum dan ELISA. Pada uji netralisasi serum, uji ini menggunakan media kultur sel dimana reaksi netralisasi antibodi oleh virus IBR dapat diketahui, yaitu pada sel tidak terjadi efek sitofatik (OIE, 2008). Sementara uji ELISA menggunakan reaksi enzimatik dengan indicator perubahan warna substrat (OIE, 2008). Bila hewan mengandung antibodi terhadap virus IBR sementara hewan tidak pernah divaksin, maka dapat disimpulkan bahwa hewan tersebut telah terinfeksi oleh virus IBR. Namun bila hewan pernah divaksinasi, maka uji ini dapat membedakan antibodi akibat vaksin atau infeksi alam.
c. Teknik immunoassay
Teknik immunofluorescence telah digunakan untuk mendeteksi BHV-1 dalam sediaan usapan mukosa nasal, bilasan preputium, paru, dan trachea (SILIM dan ELAZHARY, 1983). Kelebihan teknik ini yaitu dapat mendeteksi BHV-1 dengan cepat. Kemudian, teknik imuno elektron mikroskop seringkali digunakan dan merupakan metode yang cepat, akan tetapi diperlukan konsentrasi virus yang tinggi. Sementara, ELISA dengan menggunakan antibody monoklonal telah banyak digunakan untuk mendeteksi BHV-1 (SPILKI et al., 2005; OKAZAKI et al., 2006).
Selanjutnya, SMITS et al. (2000) telah membandingkan beberapa metode hibridisasi dengan imuno-elektron mikroskop dan berbagai jenis kultur sel. Hasilnya menunjukkan bahwa isolasi virus ternyata paling sensitif bila dibandingkan dengan metode di atas yaitu dapat mendeteksi 5 TCID50 virus pada semen.
d. Teknik molekuler biologi
Akhir-akhir ini, diagnostik virologi telah mengalami kemajuan pesat dengan dikembangkan teknik asam nukleat untuk mendeteksi keberadaan virus dalam sampel yang berasal dari hewan, baik yang menunjukkan klinis maupun normal. Hibridisasi asam nukleat dan reaksi berantai polimerase (polymerase chain reaction = PCR) telah dikembangkan sebagai perangkat uji yang sangat ideal dan handal untuk mendeteksi BHV-1 pada sampel karena uji tersebut sangat cepat, sensitif dan spesifik. Teknik PCR telah digunakan untuk mendeteksi secara langsung BHV-1 pada sampel klinis. Pendeteksian DNA BHV-1 gB, gC, dilaporkan (ROLLA et al., 2003; 2005; AFONSO et al., 007; LATA, 2009; MEDINA et al., 2009; MOORE et al., 2000). Pengembangan teknik PCR untuk mendeteksi BHV-1 pertama kali diperkenalkan oleh VILCEK (1993) dengan menggunakan primer berasal dari gen yang menggunakan gB BHV-1. Sementara itu, nested PCR untuk mendeteksi BHV-1 dalam sampel semen cair dan semen beku yang menggunakan target gen gD pertama kali diperkenalkan oleh WIEDMANN et al. (1993), kemudian nested PCR lainnya dikembangkan oleh ROLLA et al. (2003).
STRATEGI  PENGENDALIAN PENYAKIT  IBR 
Berdasarkan informasi dan bukti yang ada, termasuk sifat penyakit dan perkembangan situasi penyakit IBR di Indonesia, maka secara hipotetik strategi pengendalian penyakit IBR pada ternak sapi di Indonesia disarankan untuk dilakukan secara bertahap dan dimulai dari hulu (sumber bibit/benih) yang kemudian sampai ke hilir (peternakan rakyat) serta dengan beberapa prasyarat sebagai berikut:
1. Untuk pengendalian penyakit diperlukan perangkat pendukung, berupa teknik diagnosis (deteksi virus, deteksi antibodi) yang telah dikuasai oleh laboratorium veteriner.
2. Tersedia vaksin IBR tidak aktif dalam jumlah yang cukup sebagai pencegah infeksi pada populasi yang dinamis dan sulit dikendalikan melalui tindakan biosekuriti.
3. Tersedia perangkat lunak berupa peraturan/kebijakan dan petunjuk operasional pengendalian penyakit yang jelas, tegas, aplikatif di lapangan, serta para peternak telah menerima informasi yang cukup tentang penyakit IBR.
4. Tersedia dana yang cukup untuk pelaksanaan program pengendalian penyakit.
5. Strategi pengendalian penyakit dilakukan dari hulu ke hilir secara tuntas dan bertahap sesuai kemampuan pendanaan.
Strategi pelaksanaan pengendalian penyakit IBR dilakukan dengan tahapan prioritas sebagai berikut:
1. Prioritas pertama adalah pembebasan penyakit IBR pada sapi di pusat-pusat perbibitan dan inseminasi buatan (IB).
Upaya yang dilakukan adalah menerapkan persyaratan bahwa seluruh ternak yang ada di lokasi tersebut harus bebas dari penyakit IBR. Ternak bibit tidak divaksinasi untuk memudahkan pemantauan bila ternak kemudian berubah menjadi reaktor. Penerapan surveilans serologis/pendeteksian agen yang ketat untuk mengetahui sedini mungkin terhadap adanya hewan menjadi reaktor. Hewan yang dinyatakan sebagai maka hewan dikeluarkan dari kawasan dan tidak digunakan lagi sebagai bibit/sumber benih. Penerapan biosekuriti peternakan yang ketat mutlak dilaksanakan terhadap calon sapi bibit yang akan memasuki kawasan. Hanya ternak yang bebas IBR yang diperbolehkan memasuki kawasan dan kemudian menjadi bibit/sumber benih. Biosekuriti juga diterapkan bagi petugas pengelola hewan yang dan yang akan masuk kawasan melalui desinfeksi, penggunaan pakaian kandang, kebersihan diri, dll. Biosekurit juga diterapkan untuk pakan hijauan. Sumber hijauan pakan tidak berasal dari padang rumput dimana digembalakan ternak sapi/kerbau. Biosekuriti termasuk mencegah kontak ternak rakyat dengan kawasan dan ternak di dalamnya. Dengan demikian, lokasi kawasan telah didesain memiliki jarak yang cukup jauh dengan peternakan rakyat.
2. Prioritas kedua adalah pembebasan penyakit IBR
Pada sapi bibit di peternakan rakyat/VBC. Upaya yang dilakukan adalah menerapkan persyaratan bahwa semen yang digunakan untuk inseminasi buatan (IB) adalah semen berasal dari pusat pusat IB yang bebas dari IBR. Jika menggunakan pejantan unggul, maka pejantan unggul berasal dari pusat-pusat perbibitan yang bebas dari IBR atau bila pejantan berasal dari VBC maka pejantan tersebut telah dibuktikan secara laboratorium bebas dari penyakit IBR. Semua sapi betina bibit telah dibuktikan bebas dari penyakit IBR, atau bibit sapi betina berasal dari pusat-pusat perbibitan yang bebas dari penyakit IBR. Monitoring penyakit dilakukan secara berkala untuk mengetahui adanya dan ternak reaktor dikeluarkan dari kawasan dan tidak digunakan lagi sebagai bibit. perlakuan vaksinasi pada sapi betina bibit dapat dipertimbangkan tergantung pada situasi apakah pergerakan sapi bibit atau pencegahan kontak dengan sapi lainnya milik rakyat dapat dikendalikan. Sapi pejantan tetap tidak divaksin, bila menjadi reaktor maka pejantan dikeluarkan dari kawasan dan tidak digunakan sebagai pemacek. Lalu lintas ternak melewati kawasan diperketat sebagai upaya biosekuriti agen penyakit.
3. Prioritas terakhir adalah pengendalian penyakit IBR
pada ternak milik rakyat. Secara umum adalahbdengan penggunaan semen untuk inseminasi buatan (IB) berasal dari pusat-pusat IB yang bebas dari IBR, atau pejantan bebas penyakit IBR, serta melakukan vaksinasi rutin. Tahap ini dilaksanakan setelah dilakukan analisis peluang keberhasilan dan nilai ekonomi. Hal ini karena untuk kegiatan ini dana yang tidak sedikit, waktu yang panjang serta tingkat kesulitan yang tinggi terkait situasi dan kondisi sistem peternakan yang ada, aspek sosial dan budaya masyarakat yang kompleks.

WASPADA PENYAKIT CACING HATI PADA TERNAK

Aflah Indonesia – Penyakit kecacingan (helminthiasis) seringkali dianggap remeh oleh peternak karena resiko kematian yang ditimbulkan relatif kecil. Akan tetapi kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh penyakit kecacingan cukup besar, antara lain penurunan berat badan, penurunan kualitas daging, kulit, dan jerohan, penurunan produktivitas ternak sebagai tenaga kerja pada ternak potong dan kerja, penurunan produksi susu pada ternak perah dan bahaya penularan pada manusia serta kematian ternak pada infestasi yang parah.
WASPADA PENYAKIT CACING HATI PADA TERNAK
Apa itu Fasciolosis?
Fasciolosis adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing Fasciola sp. Spesies yang umum ditemukan pada ternak di Indonesia adalah Fasciola gigantica. 
Etiologi
Penyakit ini disebabkan oleh cacing hati Fasciola sp. yang hidup di dalam hati dan saluran empedu serta memakan jaringan hati dan darah.
Ternak Rentan
sapi, kerbau, kambing dan ruminansia lain. Ternak berumur muda lebih rentan daripada ternak dewasa.
Gejala Klinis
Pada Sapi penderita akan mengalami gangguan pencernaan berupa konstipasi atau sulit defekasi dengan tinja yang kering. Pada keadaan infeksi yang berat sering kali terjadi mencret, ternak terhambat pertumbuhannya dan terjadi penurunan produktivitas.
Pada Domba dan kambing, infeksi bersifat akut, menyebabkan kematian  mendadak dengan darah keluar dari hidung dan anus seperti pada penyakit anthrax. Pada infeksi yang  bersifat kronis, gejala yang terlihat antara lain  ternak malas, tidak gesit, napsu makan menurun, selaput lendir pucat, terjadi busung (edema) di antara rahang bawah yang disebut “bottle jaw”, bulu kering dan rontok, perut membesar dan terasa sakit serta ternak kurus dan lemah.
Diagnosis
Diagnosis didasarkan pada gejala klinis dan diteguhkan dengan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel kotoran (feses) untuk mengidentifikasi adanya telur cacing. Pemeriksaan pasca mati juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi cacing dewasa pada organ yang terserang.
Pencegahan   
Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan memberantas vektor penyakit yaitu memberantas siput secara biologik, misalnya dengan pemeliharaan itik/bebek, ternak jangan digembalakan di dekat selokan (genangan air), rumput jangan diambil dari daerah sekitar selokan.
Pengobatan
Pengobatan secara efektif dapat dilakukan dengan pemberian per oral  albendazole, dosis pemberian sebesar  10 – 20 mg/kg berat badan, namun perlu perhatian bahwa obat ini dilarang digunakan pada 1/3 pertama kebuntingan, karena menyebabkan abortus. Fenbendazole 10 mg/kg berat badan atau lebih aman pada ternak bunting. Pengobatan dengan Dovenix yang berisi zat aktif Nitroxinil dirasakan cukup efektif juga untuk trematoda. Dosis pemberian Dovenix adalah 0,4 ml/kg berat badan dan diberikan secara subkutan. Pengobatan dilakukan tiga kali setahun.

Mengenali Tanda-Tanda Birahi Pada Ternak Sapi

Aflah – Indonesia – Bagi seorang peternak sapi terutama breeder, mendapatkan keuntungan dari lahirnya anakan pedet merupakan suatu tujuan. Dalam prakteknya tujuan tersebut dapat dicapai dengan melakukan dan memastikan optimalisasi fertilitas ternak yang dimiliki yakni dengan melakukan deteksi birahi secara akurat, sebab deteksi birahi yang jelek merupakan alasan utama tertundanya kebuntingan pada sapi. Bagi peternak yang sudah lama bergelut di dunia ternak sapi, pasti sudah hafal dengan karakteristik dan perubahan tingkah laku pada sapi birahi, namun untuk peternak pemula sering kali mengalami kesulitan untuk mengenali tanda-tanda birahi pada ternak sapinya. Berikut kami coba rangkum dalam artikel ini.

Tanda-tanda birahi biasanya dapat bervariasi antar individu sapi dalam satu kelompok. Manifestasinya cenderung lebih tampak pada sapi dara daripada sapi indukan. Namun tanda birahi yang paling bisa diandalkan pada sapi dara maupun indukan adalah sapi betina diam/tidak bergerak saat dinaiki oleh sapi yang lain. Betina yang tidak sedang megalami kondisi estrus biasanya cenderung tidak mau untuk dinaiki.

Mengenali Tanda-Tanda Birahi Pada Ternak Sapi

Pada saat memasuki masa estrus, sapi akan cenderung gelisah dan terlihat menjilati dan mengendus bagian belakang sapi lain. Kadang-kadang juga terdapat tanda-tanda discharge (leleran) dari vulva yang berupa mucus transparant yang sangat elastis sehingga terlihat menggantung pada vulva. Pada vulva juga bisa terlihat bengkak dan memerah, serta suhunya juga mengalami kenaikan. Ekor sapi biasanya sedikit ditegakkan dan bulu di pangkal ekor terlihat lebih kusut dan kotor karena sapi pada satu kandang umbaran biasanya saling menaiki satu sama lain.

Klik juga : CARA MEMILIH SAPI BAKALAN YANG BAIK

Pada hari kedua dari dimulainya estrus, sering kali terdapat leleran vulva berupa mucus berwarna putih kekuningan yang mengandung banyak sel leukosit neutrophil dari uterus, kadang-kadang namun tidak selalu, leleran juga disertai warna sedikit kemerahan yang berasal daerah karunkula di dalam uterus. Selama masa estrus, bagian epitel dari vagina mengalami penebalan akibat dari pertumbuhan dan pembelahan sel-sel yang berbentuk kubus di bagian permukaannya.

Pada saat estrus, di saluran reproduksi betina terdapat beberapa perubahan sesuai dengan periode estrus yang dibagi menjadi beberapa tahapan yakni:

1. Proestrus
Pada periode proestrus maka uterus mengalami peningkatan suplai darah dan cairan mucus mulai terakumulasi di dalam lumen uterus 3 hari menjelang ovulasi.

2. Estrus
Pada kondisi ini sel sel endometrium mengalami penebalan hingga 2,5 kali dari volume normalnya akibat dari pengaruh hormon estrogen. Di bagian ovarium terdapat folikel yang sudah matang yang akan bertahan selama 12 jam setelah tanda tanda perubahan perilaku sapi (menaiki sapi lain).

3. Metestrus
Periode ini dimulai setelah terjadinya ovulasi, dan ovarium mulai membentuk Corpus Luteum (CL) yang masih berukuran kecil namun berisi cairan.

4. Diestrus
Selama masa diestrus, uterus berubah menjadi homogenous. Cairan di dalam uterus menjadi sedikit bahkan tidak ada. Korpus luteun juga menjadi lebih besar dan tidak mengandung cairan, dan hal ini juga menandakan berakhirnya satu siklus birahi pada saluran reproduksi betina.

CARA MEMILIH SAPI BAKALAN YANG BAIK

Aflah – Indonesia – Usaha penggemukan sapi memang diminati banyak peternak dan pengusaha. Periode cash flow yang cepat, keuntungan tinggi, pasar yang terbuka menjadikan usaha penggemukan ini bisnis yang menggiurkan. Namun banyak yang ingin memulai bisnis ini belum mengetahui bagaimana memulainya, salah satunya adalah bagaimana cara memilih bakalan.

Memilih bakalan yang tepat, sangat berpengaruh dalam kesuksesan usaha penggemukan, karena perdampak langung terhadap produktifitas ternak dan efisiensi pakan yang digunakan. Salah memilih bakalan, bisa membuat biaya pakan membengkak, namun pertambahan bobot badan tidak seberapa. Tetapi jangan khawatir, memilih bakalan tidak terlalu sulit, para pengusaha yang baru memulai usahanya di penggemukan sapi, bisa menerapkan tips-tips dibawah ini.

Memilih Bangsa Ternak

CARA MEMILIH SAPI BAKALAN YANG BAIK

Salah satu yang sering menjadi perhatian di usaha penggemukan sapi adalah PBB alias pertambahan bobot badan, karena PBB ini yang menentukan berapa banyak selisih bobot badan sapi yang bisa dikonversi menjadi keuntungan bagi pengusaha. Setiap bangsa memiliki keunggulan tersendiri, ras impor (Simental, Limousin) memang memiliki keungulan PBB harian yang bisa mencapai 1,2 kg. Namun pakannya harus berkualitas tinggi. Sementara sapi lokal (PO, Bali, Madura) biasanya memiliki PBB harian sekitar 0,6-0,8 kg, tetapi biaya dan kualitas pakanyang digunakan lebih rendah dibandingkan dengan yang impor. Jadi, untuk pemilihan bangsa ternak ini, sangat tergantung pada ketersediaan pakan didaerah/lokasi penggemukan dan juga biaya yang tersedia. Nah, silahkan dipilih bangsa mana yang cocok dengan lokasi penggemukan anda.

Menentukan Umur Ternak

Nah ini dia faktor yang seringkali peternak atau pengusaha terkecoh. Peternak atau pengusaha biasanya lebih fokus terhadap performa ternak, besar, bagus, dan sehat, tetapi melupakan umur ternak yang akan dijadikan bakalan, seringkali yang dipilih adalah umur tua atau lebih dari 3 tahunan. Alhasil, PBB harian tak seberapa, biaya pakan membengkak, dan keuntungan mengempis.
Perlu diketahui sapi dengan umur diatas 2,5 tahun memiliki pertumbuhan bobot badan yang lambat dibandingkan umur dibawahnya. Pembentukan/ sintesis daging minimal, sementara pembentukan lemak subkutan maksimal.

Baca juga : Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kambing Dengan Mudah

Secara ekonomis, memelihara sapi umur tua sudah jelas merugi. Sebenarnya, berapa ya umur sapi yang ideal sebagai bakalan? yang ideal untuk bakalan adalah pada umur 1,5 sampai dengan 2,5 tahun. Pada umur tersebut pembentukan/sintesis daging sedang bagus-bagusnya, efesiensi saluran cerna juga optimal, sehingga pakan yang diberikan, diserap secara optimal untuk pertumbuhan. Alhasil, PBB optimal, biaya pakan minimal, sementara keuntungan maksimal. Jadi, untuk bakalan pilihlah umur 1,5-2,5 tahun jangan coba-coba pilih yang tua. Lalu bagaimana cara pilih sapi umur 1,5-2,5 tahun? Caranya gampang, lihat saja giginya. Pilihlah sapi dengan poel satu seperti gambar.

Jenis Kelamin

Pemilihan sapi sebaiknya berjenis kelamin jantan. Hal ini disebabkan sapi jantan pertumbuhannya lebih cepat dibanding sapi betina. Disamping itu juga untuk mencegah pemotongan ternak betina produktif.

Performa Baik dan Sehat

Performa bakalan bisa dilihat dari Body Condition Score (BCS). BCS yang baik untuk bakalan yaitu 3. Sapi dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • · Tidak ada legokan sekitar pangkal ekor
  • · Jaringan lemak dapat diraba dengan mudah pada seluruh bagian
  • · Pelvis dapat diraba dengan sentuhan
  • · Jaringan lemak yang melingkupi bagian permukaan tulang iga masih dapat diraba dengan sedikit tekanan sekitar daerah ini.

Kesehatan menjadi faktor penting dalam pemilihan bakalan. Kesehatan ternak bisa dilihat dari fisik ternak yang lengkap dan normal, seperti kaki tidak pincang, tidak terdapat luka pada kulit, rambut mengkilat, mata dan telinga lengkap, hidung berlendir, serta nafsu makan yang tinggi.

Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kambing Dengan Mudah

Aflah Indonesia – Salah satu keunggulan yang dimiliki pupuk organik cair adalah konsentratnya lebih mudah diserap oleh tanaman, pupuk organik cair juga lebih efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Bahan yang tidak boleh dilupakan untuk pupuk ini adalah kotoran kambing, ya, cara membuat pupuk cair dari kotoran kambing dapat kita pelajari dengan mudah dari beberapa sumber. Seperti halnya pupuk kandang yang memiliki kandungan sama, pupuk cair dari kotoran kambing ini dapat pula kita aplikasikan secara langsung pada tanaman.

Namun meskipun unggul dalam beberapa hal, pupuk cair mempunyai sejumlah kekurangan, diantaranya nutrisi yang terkandung dalam pupuk cair lebih rentan hilang oleh sebab terbawa erosi.

Cara Pembuatan Pupuk Cair ada 2 Jenis

Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kambing Dengan Mudah

Menurut cara pembuatannya, pupuk cair dibedakan menjadi dua jenis. Yang pertama yaitu pupuk organik yang dilarutkan ke dalam air sebelum pengaplikasiannya, pupuk organik yang dilarutkan atau diencerkan dapat berupa pupuk apa saja seperti pupuk kompos, pupuk kandang, atau campuran antar keduanya.

Meskipun lebih instan serta praktis dalam mendapatkannya, namun banyak keluhan seputar penggunaan dan penerapnnya dalam tanaman. Pupuk ini memiliki suspensi yang kurang stabil dan mudah mengendap, dalam hal penyimpanannya pun tidak bertahan lama.

Sedangkan yang kedua adalah pupuk yang dibuat dengan cara memfermentasikan bahan-bahan organik dengan bantuan organisme hidup. Pupuk ini tentu saja memiliki suspensi yang lebih stabil karena unsur hara di dalamnya telah bersifat cair sepenuhnya. Nah, pada kesempatan ini, kita akan belajar membuat jenis pupuk cair yang kedua ini, bahan utamanya tidak lain adalah dari kotoran kambing.

Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kambing

Yang pertama kita persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu, berikut diantaranya:

  • Kotoran kambing
  • Gula merah / gula pasir
  • Bioaktivator
  • Karung bekas
  • Urine kelinci (bisa pakai urine kambing)
  • Dedaunan
  • Air
  • Tong plastik

Cara Pembuatan:

Setelah bahan-bahan tersebut terkumpul, kini kita akan mulai proses pembuatan pupuk cair dari kotoran kambing, ikutilah tahapan berikut ini:

1. Campurkan kotoran kambing bersama dengan gula merah / gula pasir secukupnya ke dalam tong plastik

2. Kemudian masukkan secara perlahan dedaunan yang telah dirajang ke dalam tong plastik

3. Beri air bersih dan aduk semua bahan hingga tercampur rata. Takaran air yang dipakai adalah sebanyak setengah dari bahan organik yang telah dimasukkan terlebih dahulu

4. Langkah selanjutnya, kita persiapkan beberapa bahan tambahan seperti gula, urine kelinci, dan bioaktivator

5. Gula dan bioaktivator tersebut harus dicampur atau dilarutkan dengan 5 L air bersih terlebih dahulu

6. Masukkan bahan tambahan yang telah terkarut ke dalam tong plastik yang telah terisi bahan utama. Presentase ideal untuk mencampur bahan-bahan ini adalah 70 % bahan cair, 30 % bahan padat.

7. Proses pembuatan pupuk cair dari kotoran kambing telah memasuki tahap akhir, setelah semua bahan tercampur dalam tong plastik, kini saatnya menyimpan adonan pupuk setengah jadi tersebut. Tutup rapat tong plastik, dan beri lubang untuk selang pada bagian samping atasnya. Anda dapat melihatnya pada gambar yang telah kami berikan.

8. Hubungkan selang dengan botol berisi air, tujuannya adalah untuk menjaga suhu di dalam tong tetap stabil meskipun tanpa ada bantuan oksigen dari luar

9. Penyimpanan tersebut akan berlangsung selama kurang lebih 10 – 20 hari lamanya sebelum bisa dibuka. Tanda yang dapat kita pakai sebagai patokan adalah apabila dari dalam tong telah tercium bau seperti tape, maka itu artinya tong telah siap dibuka.

10. Proses selanjutnya adalah melakukan penyaringan adonan pupuk untuk memisahkan bagian yang cair dengan bagian ampas, yang akan kita gunakan nantinya adalah bagian cair.

11. Pupuk cair dari kotoran kambing sudah bisa diaplikasikan pada tanaman, simpan pupuk tersebut ke dalam jirigen atau botol plastik. Dapat langsung di siramkan ke media tanah, atau disemprotkan ke bagian tanaman.

Baca juga : MENGENAL BEBERAPA PENYAKIT PADA TERNAK DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Keunggulan pupuk cair dari kotoran kambing adalah dapat membantu memperbaiki struktur tanah yang telah hilang, karena di dalam pupuk cair ini terkandung banyak unsur hara mikro yang jumlahnya lebih besar dari pada pupuk kimia. Dampaknya tentu saja pertumbuhan tanaman lebih optimal, kekurangan unsur hara seperti Nitrogen (N), Phospor (P), serta Kalium (K) dapat diatasi dengan pengayaan unsur tersebut di dalam tanah.

Aplikasi pupuk cair dari kotoran kambing ini dapat dilakukan 1 minggu sekali, dengan dosis 1 gelas per tanaman. Untuk penerapan pada tanaman holtikultura, gunakan 15 cc pupuk cair lalu dicampur dengan 1 L air.

Kandungan Hara pada Pupuk Cair dari Kotoran Kambing

Berdasar penelitian, kadar unsur hara pada pupuk cair dari kotoran kambing meliputi:

Unsur N, K, serta C-organik pad abiourine atau pun biokulture lebih tinggi jika dibanding urine atau feses yang belum difermentasi
Meskipun beberapa unsur hara seperti yang kami sebutkan di atas meningkat, namun unsur P justeru menurun jika dibanding dengan urine atau feses yang tidak difermentasi
Meningkatnya unsur N dipengaruhi oleh kehadiran mikroba Azotobacter yang mampu mengikat N dari udara, sedangkan peningkatan unsur K dan C-organik dipengaruhi oleh R. bacillus

Untuk meningkatkan jumlah unsur P, maka perlu ditambahkan mikroba yang mampu mengikat unsur P, agar nutrisi yang terkandung dalam pupuk cair dari kotoran kambing menjadi lengkap.

Dengan membuat sendiri pupuk organik cair, Anda tentu akan banyak menghemat pengeluaran dari sisi produksi. Bahan yang digunakan pun adalah bahan alami yang tidak mencemari lingkungan serta membawa residu yang berdampak negatif bagi konsumen.

Semoga informasi ini bermanfaat, dan selamat mencoba. Itulah cara membuat pupuk cair dari kotoran kambing.

MENGENAL BEBERAPA PENYAKIT PADA TERNAK DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Aflah Indonesia – Keberhasilan Program NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB BSS) 2009-2013 dalam meningkatkan populasi khususnya ternak Sapi yang sampai tahun 2013 telah mencapai lebih dari 1 Juta ekor populasi sapi, hal ini berdampak pada tingginya permintaan terhadap ternak sapi oleh provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan ternak bibit maupun ternak potong. Selain keberhasilan meningkatkan populasi NTB mampu bebas terhadap beberapa penyakit hewan menular strategis (bebas Brucellosis di Pulau Lombok dan Sumbawa, dan Bebas Anthrax dan SE untuk Pulau Lombok), sementara untuk penyakit-penyakit lainnya kasusnya masih mampu dikendalikan.

Pembangunan Peternakan khususnya Kesehatan Hewan di Provinsi NTB bertujuan untuk menjamin masyarakat terbebas dari penyakt zoonosis, menjaga dan mengamankan potensi NTB sebagai sentra ternak sapi bali nasional dengan melindungi ternak dari ancaman penyakit untuk terciptanya lingkungan budidaya yang aman, ternak yang sehat dan produktif sehingga tercapainya Program NTB Bumi Sejuta Sapi dan mendukung Program Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Peningkatan Penyediaan Pangan Hewani yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal.

Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian, dari 43 jenis penyakit yang bersifat ekonomis, 14 jenis penyakit diantaranya bersifat strategis karena masih sering muncul dan mewabah diantaranya adalah Avian Influenza/Flu Burung, BEF, Rabies, SE, Anthrax, Brucellosis, Gumboro, Jembrana, Anaplasmosis, Surra, Babesiosis, ND, BVD, MCF dan IBR. Sementara di Provinsi NTB sendiri kasus Penyakit-penyakit tersebut masih terjadi di Tahun 2015 seperti Penyakit Anthrax sebanyak 2 kasus yaitu di Kabupaten Sumbawa, Penyakit Avian Influenza/Flu Burung sebanyak 28 kasus di Kabupaten Lombok Tengah, Kasus SE di Pulau Sumbawa sebanyak 82 kasus, kasus Penyakit Scabies sebanyak 8.074 kasus yang menyebar di 10 Kabupaten/kota se NTB, dan kasus-kasus penyakit lainnya ( Penyakit MCF : 132 Kasus, BEF : 2.776 Kasus, Helmintiasis : 8.338 kasus,Surra 38 Kasus dan Stangles : 227 kasus).
Menggingat masih tingginya kasus penyakit khususnya penyakit hewan menular strategis di NTB, maka perlu mengenal beberapa jenis penyakit tersebut sebagai berikut :

  1. ANTRAKS / RADANG LIMPA

ANTRAKS

Penyakit antraks (Anthrax) atau radang limpa merupakan salah satu penyakit yang bersifat zoonosis, endemi di beberapa wilayah di Indonesia, bersifat sporadis dan perlu diwaspadai cukup. Penyebaran penyakit ini cukup luas di dunia sedangkan di Indonesia tercatat 15 propinsi yang pernah terdapat kejadian penyakit antraks termasuk salah satunya NTB. Catatan kejadian antraks pertama kali di Indonesia adalah tahun 1885.

Antraks yang sering disebut dengan radang limpa menyerang hewan khususnya ruminansia (sapi, kerbau, domba, kambing, babi), burung unta dan hewan menyusui lainnya. Antraks relatif membahayakan manusia dan berdampak pada kerugian ekonomi. Antraks juga banyak mendapat perhatian karena di masa lalu sering digunakan dalam perang biologi, dengan cara menyebarkan spora melalui udara dan menyebabkan penyakit.

Penyebab penyakit ini adalah Bacillus anthracis. Kuman Anthrax dapat membentuk spora yang tahan hidup berpuluh-puluh tahun di tanah, tahan terhadap kondisi lingkungan yang panas, dan bahan kimia atau desinfektan. Oleh sebab itu, hewan yang mati karena menderita Anthrax dilarang melakukan pembedahan pada bangkainya agar tidak membuka peluang bagi organisme untuk membentuk spora. Penyakit ini tersebar di seluruh dunia terutama daerah tropis.

 Penularan Penyakit
Infeksi pada hewan dapat berasal dari tanah yang tercemar organisme/ kuman Anthrax. Kuman masuk tubuh hewan melalui luka, terhirup bersama udara atau tertelan. Pada manusia infeksi biasanya terjadi dengan perantaraan luka, dapat pula melalui pernafasan para pekerja penyeleksi bulu domba atau melalui saluran pencernaan bagi orang yang memakan daging hewan penderita Anthrax yang dimasak tidak sempurna.

 Tanda tanda penyakit
Tanda tanda penderita Anthrax adalah : Kematian mendadak dan adanya perdarahan di lubang-lubang kumlah (lubang hidung, lubang anus, pori pori kulit). Hewan mengalami kesulitan bernapas, demam tinggi, gemetar, berjalan sempoyongan, kondisi lemah, ambruk dan kematian secara cepat. Pada babi dan kuda gejalanya biasanya kronis dan menyebabkan kebengkakan pada tenggorokan. Sedangkan pada manusia dapat terjadi tukak/ luka pada kulit dan kematian mendadak.

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit
Program yang paling baik untuk mencegah antraks adalah vaksinasi secara teratur setiap tahun terutama pada daerah-daerah endemi antraks. Beberapa vaksin sudah dihasilkan dan dikenal secara luas namun pemakaiannya harus dikontrol dan mengikuti prosedur Good Veterinary Practices. Program vaksinasi dilakukan satu kali dalam setahun dengan menggunakan vaksin spora antraks (hidup) galur 34 F2 (sterne strain) yang tidak berkapsul produksi Pusat Veterineria Surabaya. Dosis yang dianjurkan, untuk sapi dan kerbau adalah 1 ml/ekor sedangkan untuk kambing dan domba adalah 0.5 ml/ekor

Pengobatan penyakit antraks pada ternak sebetulnya tidak menguntungkan untuk strategi pengendalian jangka panjang. Ternak terserang antraks jika ditangani dengan cepat akan tertolong dengan antibiotika seperti penisilin, tetrasiklin, streptomisin dan antibiotika lainnya. Antibiotika tersebut juga sering digunakan pada orang yang secara klinis terkontaminasi antraks.

Walaupun demikian spora yang ada mungkin sulit dimusnahkan. Daerah terserang antraks sebaiknya dibebaskan untuk sementara dari ternak berdarah panas dan lakukan sanitasi dan fumigasi secara besar-besaran. Hewan yang mati tersangka antraks sangat dilarang untuk dibuka bangkainya. Bangkai harus dibakar atau dikubur dalam lubang sedalam 2 meter kemudian diberi desinfektan misalnya dengan formalin 10% dan ditimbun tanah. Tidak diperkenankan untuk membawa ternak keluar dari daerah terserang antrak. Begitu pula produk-produk hasil ternak seperti air susu dan lain-lainnya tidak diperkenankan untuk dibawa keluar dari daerah tersebut.

Mengingat penyakit Anthrax merupakan penyakit zoonosis (suatu penyakit yang dapat ditularkan antara hewan dan manusia) yang sangat berbahaya, oleh karena itu hewan yang menderita Anthrax dilarang keras untuk dipotong dan dikonsumsi.

  1. SEPTICHAEMIA EPIZOOTICA ( SE )/ NGOROK

SEPTICHAEMIA EPIZOOTICA

Penyakit SE merupakan penyakit menular terutama menyerang sapi dan kerbau. Penyakit biasanya berjalan akut. Angka kematian tinggi terutama pada penderita yang telah memperlihatkan penyakit dengan jelas.

 Penyebab Penyakit
Penyakit SE disebabkan oleh kuman Pasteurella multocida. Pasteurella multocida adalah kuman bersifat Gram-negative, non-motile coccobacillusyang sensitive terhadap penicillin. Dengan pewarnaan Giemsa atau methylene blue kelihatan bahwa kuman tersebut berbentuk kokoid bipolar. Penyakit bersifat zoonosis pada manusia. Pasteurella multocidapertama diketemukan pada 1878 bersamaan dengan infeksi fowl cholera pada unggas. Orang yang pertama kali mengisolasi kuman tersebut yaitu Louis Pasteurmendapat kehormatan untuk diabadikan sebagai nama genus Pasteurella

 Penularan
Infeksi berlangsung melalui saluran pencernaan dan pernapasan. Cekaman pada ternak merupakan predisposisi untuk terjangkitnya penyakit. Sapi atau kerbau yang terlalu bayak dipekerjakan, pemberian pakan yang berkualitas rendah, kandang yang penuh dan berdesakan, kondisi pengangkutan yang melelahkan, kedinginan dan keadaan anemia dapat memicu terjadinya infeksi.

 Tanda tanda penyakit
Penderita penyakit SE ditandai antara lain :

  • Kondisi tubuh lesu dan lemah.
  • Suhu tubuh meningkat dengan cepat diatas 41 º C.
  • Tubuh gemetar, mata sayu dan berair.
  • Selaput lendir mata hiperemik.
  • Nafsu makan, memamah biak, gerak rumen dan usus menurun sampai hilang disertai konstipasi.
  • Pada bentuk busung, terjadi busung pada kepala, tenggorokan, leher bagian bawah, gelambir dan kadang kadang pada kaki muka. Derajad kematian bentuk ini dapat mencapai 90 % dan berlangsung cepat (3 hari – 1 minggu). Sebelum mati, hewan terlihat mengalami gangguan pernapasan, sesak napas (dyspneu), suara ngorok dengan gigi gemeretak.
  • Pada bentuk pektoral, tanda tanda brhoncopnemoni lebih menonjol. Mula mula bentuk kering dan nyeri diikuti keluarnya ingus, pernapasan cepat dan susah. Pada bentuk ini proses penyakit berlangsung lebih lama (1 – 3 minggu).
  • Penyakit yang berjalan kronis, hewan menjadi kurus dan sering batuk, nafsu makan terganggu dan terus menerus mengeluarkan air mata, suhu badan normal tetapi terjadi mencret bercampur darah.

Baca juga : Jenis Usaha Peternakan, Ciri & Pengertiannya

Pencegahan Penyakit
Pada daerah bebas SE perlu peraturan yang ketat terhadap pemasukan ternak kedaerah tersebut. Bagi daerah tertular, dilakukan vaksinasi terhadap ternak yang sehat dengan vaksin oil adjuvant. Sedikitnya setahun sekali dengan dosis 3 ml secara intramuskuler. Vaksinasi dilakukan pada saat tidak ada kejadian penyakit.

Pengobatan Penyakit
Pengobatan dapat dilakukan dengan antibiotika Streptomisin, khloramfenikol, teramisin dan sejenisnya. Preparat sulfa juga cukup baik untuk digunakan. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi

Ternak yang terserang penyakit dapat dipotong dan dagingnya dapat dikonsumsi dibawah pengawasan Dokter Hewan/ petugas kesehatan hewan. Jaringan yang terserang terutama paru paru dimusnahkan dengan dibakar atau dikubur. Semua pakan dan minuman yang tercemar harus dimusnahkan dan wadahnya disucihamakan.

  1. PENYAKIT INGUSAN (MALIGNANT CATRRAHAL FEVER = MCF )/ PENYAKIT MAKAN TANAH

 Penyakit ingusan merupakan penyakit menular yang bersifat akut dan fatal pada sapi dan kerbau. Gejala yang sangat menyolok adalah keluarnya ingus yang hebat dari hidung disertai demam yang tinggi, radang mukopurelen pada selaput epitel pernapasan maupun selaput mata dan encephalitis. Penyakit ini tersebar luas diberbagai negara di dunia.

Di Indonesia, kejadian yang terbanyak adalah pada sapi Bali dan kerbau. Penyakit ingusan ini dapat menyerang ternak segala umur, namun kebanyakan yang terserang berumur 4 – 6 tahun. Jenis kelamin dan musim tidak mempengaruhi kejadian penyakit. Angka kematian akibat penyakit ingusan sangat tinggi ( 95 % )

 Penyebab Penyakit
Agen penyebab penyakit ini digolongkan menjadi dua macam, yaitu; ACV-1 adalah herpes virus, merupakan anggota dari sub family Gamma herpesviridae, famili herpesviridae. Dan SAA adalah agen yang belum diketahui secara jelas klasifikasinya dan diperkirakan ditularkan oleh domba.

 Penularan Penyakit
Domba diduga sebagai carier atau pembawa penyakit, walaupun ternak -ternak tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Kejadian penyakit ini lebih tinggi pada daerah peternakan campuran antara sapi/ kerbau dengan domba, atau pada daerah padang penggembalaan dimana sapi, kerbau dan domba digembalakan secara bersamaan. Cara penularan virus masih belum diketahui dengan jelas, namun pada sapi telah direkam beberapa kasus infeksi transplasental ( melalui plasenta ).

Tanda tanda penyakit

  • Demam tinggi ( 40 – 41º C ).
  • Keluarnya cairan dari hidung dan mata semula encer yang akhirnya menjadi kental dan mukopurulen.
  • Peradangan mulut dan erosi permukaan lidah, sehingga air liur menetes.
  • Moncong kering dan pecah pecah terisi eksudat (nanah).
  • Hidung tersumbat kerak sehingga kesulitan bernapas.
  • Kondisi badan menurun, lemah dan lama kelamaan menjadi kurus.
  • Kornea mata keruh dan keputihan, dalam keadaan yang serius dapat terjadi kebutaan.
  • Kadang kadang dapat terjadi dermatitis (radang kulit) dengan adanya penebalan dan pengelupasan kulit.
  • Kelenjar limfe luar tubuh membengkak.
  • Kadang kadang terjadi sembelit yang diikuti diare/ mencret.
  • Gejala kelainan syaraf timbul akibat peradangan otak.
  • Otot otot menjadi gemetar, berjalan sempoyongan, torticolis dan bersifat agresif.
  • Terjadi kelumpuhan sebelum mati.
  • Kematian terjadi biasanya antara 4 – 13 hari setelah timbul tanda tanda penyakit.

Pencegahan dan PengobatanPenyakit

  • Menghindari memelihara atau menggembalakan secara bersamaan antara sapi/ kerbau dengan domba pada satu lokasi.
  • Menghindari pemasukan domba dari daerah lain, karena domba adalah sebagai carrier/ pembawa penyakit. Meningkatkan sanitasi lingkungan dan tata laksana pemeliharaan ternak.
  • Sampai saat ini tidak ada obat yang efektif, oleh karena itu dianjurkan ternak yang menderita penyakit ingusan agar dipotong.

Ternak yang menderita atau tersangka penyakit MCF/Ingusan dapat dipotong dibawah pengawasan Dokter Hewan yang berwenang/ petugas kesehatan hewan dan dagingnya dapat dikonsumsi. Seluruh jaringan yang mengalami perubahan/ menyimpang dari normal diafkir. Sisa hasil pemotongan harus dimusnahkan dengan dibakar dan dikubur.

  1. BOVINE EPHERAL FEVER (BEF)/ DEMAM TIGA HARI

BEF hanya menyerang sapi dan kerbau dan tidak dapat menulari dan menimbulkan penyakit pada hewan lain. Sapi/ kerbau yang terserang penyakit ini akan sembuh kembali beberapa hari kemudian (2 – 3 hari). Angka kematian sangat kecil sekali tidak sampai 1 % tetapi angka kesakitan tinggi. Dari segi produksi dan tenaga kerja cukup berarti karena hewan yang sedang berlaktasi turun produksi sususnya dan hewan pekerja tidak mampu bekerja selama 3 –5 hari.

Penyebab Penyakit
Penyebab penyakit ini adalah virus dari genus yang tidak ada namanya, tetapi termasuk dalam keluarga Rhabdoviridae dari virus RNA.

Penularan Penyakit
Demam Tiga Hari disebarkan oleh Cullicoides sp. (serangga pengisap darah) dan nyamuk. Cullicoides yang terinfeksi dapat menyebarkan penyakit mencapai jarak 2.000 Km. Ada dugaan penyebaran dapat pula terjadi melalui angin.

Tanda tanda penyakit.
Demam ( 39º C sampai 42º C), Lesu, Kekakuan anggota gerak, Pincang, Kelemahan anggota gerak sampai tidak sanggup berdiri, Hypersalivasi, Sesak napas, Gemetar, Keluar sedikt cairan dari mata dan hidung, Sekali kali ditemukan busung di daerah submandibularis dan kaki, Sapi yang berlaktasi produksi air susunya turun atau berhenti sama sekali.

Pencegahan
Menjaga kebersihan lingkungan, Pemakaian insektisida untuk membunuh vektor penyakit (serangga pengisap darah dan nyamuk) disekitar daerah terjangkit, dan mengisolasi hewan sakit.

Pengobatan
Sampai saat ini belum ada pengobatan yang efektif, namun demikian pemberian antibiotika berspektrum luas perlu dianjurkan untuk mencegah infeksi sekunder dan pemberian vitamin untuk menghindari stres.

Ternak penderita BEF dapat dipotong dan dagingnya boleh dikonsumsi dan diperdagangkan. Namun, mengingat angka kematian relatif sangat rendah maka pemotongan sebaiknya hanya dilakukan pada keadaan sangat terpaksa ditinjau dari segi medis dan atas anjuran seorang Dokter Hewan. Sisa pemotongan beserta sisa pakan yang masih tertinggal harus dibakar dan dikubur dalam dalam. Tempat pemotongan dibersihkan dan disucihamakan.

  1. TRYPANOSOMIASIS/ SURRA

Penyakit ini merupakan penyakit parasiter yang bersifat akut ataupun kronis. Kerugian yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah berupa penurunan berat badan, gangguan pertumbuhan, penurunan produksi susu, penurunan tenaga kerja dan berkahir dengan kematian.

Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh protozoa Trypanosoma evansi. Parasit ini hidup dalam darah induk semang dan memperoleh glukosa, sehingga dapat menurunan kadar glukosa darah induk semangnya.

Penularan
Penularan terjadi secara mekanis dengan perantaraan lalat pengisap darah genus Tabanidae. Lalat jenis lain seperti Stomoxys, Lyperosia, Chrysops dan Hematobia serta jenis Arthropoda lain seperti kutu, pinjal dan lain lain dapat bertindak sebagai vektor. Penyakit ini biasanya terjadi secara sporadis di daerah endemi, namun dapat juga mewabah yang menimbulkan banyak korban kematian dan kerugian karena pengobatan dan perawatan.

Apabila kondisi tubuh menurun atau tedapat cekaman misalnya stres, kurang pakan, kelelahan, kedinginan dan sebagainya merupakan pemicu terjadinya penyakit.

Tanda tanda penyakit

  • Gejala gejala umum meliputi: demam, lesu, lemah dan nafsu makan berkurang.
  • Di daerah endemik, ternak mungkin terkena infeksi tetapi tidak terlihat adanya gejala.
  • Keadaan penyakit berlanjut, timbul anemia, bulu rontok, kurus, busung daerah dagu dan anggota gerak akhirnya ternak akan mati.
  • Keluar getah radang dari hidung dan mata.
  • Ternak berjalan sempoyongan, kejang, berputar putar hal ini disebabkan parasit dalam cairan serebrospinal sehingga terjadi gejala gangguan syaraf.

Pencegahan

  • Pemberian 10 % Naganol dosis pencegahan : 1 gram/ekor intravena.
  • Pembasmian serangga penghisap darah dengan insektisida.
  • Pembersihan tempat yang basah dan rimbun.
  • Pemotongan hewan sakit pada malam hari untuk menghindari lalat.

Pengobatan

  • Hewan yang sakit, dipisahkan dari yang sehat.
  • Pemberian 10 % Naganol dengan dosis pengobatan 3 gram/ekor intravena.
  • Moranyl 10 mg/ Kg berat badan.
  • Antrycide/ Quinapiramine 3 –5 mg/ Kg berat badan.
  • Berenil 3,5 mg/ Kg berat badan.

Ternak yang menderita penyakit Surra dapat dipotong di bawah pengawasan Dokter Hewan berwenang dan dagingnya dapat dikonsumsi/ diperdagangkan setelah dilayukan sekurang kurangnya 10 jam setelah pemotongan.

  1. SCABIES/ KUDIS MENUAR

Penyakit Scabies adalah penyakit pada ternak yang dikenal oleh masyarakat petani peternak disebut Kudis. Penyakit Scabies bersifat zoonosa, artinya dapat menular kepada manusia. Ternak yang terserang penyakit ini akan mengalami penurunan kondisi terutama berat badan, penurunan kualitas daging/ karkas, kerusakan dan penurunan nilai kulit.

 Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh sejenis tungau, pada sapi disebabkan oleh Chorioptes bovis, sedang pada kambing disebabkan oleh Psoroptes ovis.

 Cara penularan.
Penularan penyakit ini terjadi bila kontak langsung antara ternak sakit dengan ternak sehat, atau melalui peralatan kandang yang tercemar oleh penyakit.

 Tanda tanda penyakit

  • Gatal gatal hebat yang ditandai dengan menggosok gosokkan tubuh pada dinding kandang serta menggigit gigit bagian tubuh yang terserang penyakit (moncong, telinga, leher, dada, perut, pangkal ekor dan sepanjang punggung serta kaki). Akibat gosokan dan gigitan sehingga terjadi luka-luka dan lecet.
  • Lepuh-lepuh bernanah pada kulit.
  • Pada penyakit yang agak lanjut, kulit mengeras dan menebal serta melipat-lipat sehingga pada tempat tersebut bulunya lepas dan kelihatan gundul.

 Pencegahan

  • Sanitasi/ kebersihan kandang dan pemberian makanan yang bergizi
  • Ternak yang sakit dipisahkan dari yang sehat dan diobati sampai sembuh
  • Menghindari kontak langsung dengan ternak sakit.
  • Bila ada kasus Scabies segera dilaporkan kepada Dokter Hewan berwenang/ Poskeswan/ Dinas Peternakan setempat.

 Pengobatan
Pengobatan penyakit Scabies dapat dilakukan baik secara medis maupun pengobatan secara tradisional :

Pengobatan secara Medis :

  • Kulit yang luka diolesi dengan Benzoas Bensilikus 10 %.
  • Disemprot/ direndam dengan BHC 0,05 % atau Coumaphos 0,05 sampai 1 %.
  • Ivermectin (Ivomec), diberikan secara Subcutan.
  • Salep Coumaphos 1 – 2 % (dalam vaselin)
  • Salep belerang 5 % (5 gram bubuk belerang + 100 gram vaselin).

Pengobatan secara Tradisional:

  • Mengunakan Oli bekas + sebuk belerang, caranya: Ternak dimandikan dengan sabun kemudian dijemur. Setelah kering , obati dengan campuran tersebut diatas.
  • Mengunakan Air tembakau, caranya: Rendam tembakau di air sambil diremas remas, kemudian diperas diambil airnya. Gosokkan air tembakau pada kulit yang sakit.
  • Serbuk biji kamper (kapur barus) dicampur minyak kelapa, caranya: Tumbuk biji kamper sampai halus. Kemudian campur dengan minyak kelapa. Oleskan pada kulit yang sakit.
  • Belerang (dihaluskan) + kunyit + minyak kelapa (sedikit), caranya: Campuran tersebut dipanaskan, kemudian hangat hangat digosok gosokkan pada kulit yang sakit.

Ternak yang menderita penyakit diperbolehkan dipotong dan dagingnya dapat dikonsumsi sepanjang mutunya/ kualitasnya masih baik dan dapat dipertanggung jawabkan. Keputusan ini adalah wewenang Dokter Hewan/ petugas lapangan yang ditunjuk.

Jenis Usaha Peternakan, Ciri & Pengertiannya

Jenis Usaha Peternakan, Ciri & Pengertiannya – Usaha yang ada di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis dan macamnya. Masing-masing jenis usaha memiliki peranan serta tujuan yang berbeda untuk dapat memajukan perekonomian di Indonesia.

Usaha peternakan juga cukup menjanjikan apabila pengusaha dapat memanfaatkan usaha peternakan tersebut dengan baik dan memperoleh keuntungan yang besar. Agar mengetahui lebih lanjut, artikel satu ini akan menjelaskan mengenai usaha peternakan, mulai dari pengertian, jenis hingga ciri-cirinya.

Pengertian Usaha Peternakan

Jenis Usaha Peternakan, Ciri & Pengertiannya

Ada beberapa jenis usaha yang telah diatur dengan jelas dalam undang-undang seperti usaha kelompok dan usaha peternakan. Sama halnya dengan usaha kelompok, usaha peternakan telah diatur pada Undang-Undang Pokok Kehewanan, yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1967 tentang Ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan yang tertera pada Bab 1 Pasal 1.

Usaha peternakan merupakan salah satu jenis usaha yang banyak dilakukan di Indonesia karena Indonesia memiliki lahan yang luas dan memang terkenal akan sumber daya alamnya. Selain itu, ada beberapa jenis usaha peternakan yang tidak membutuhkan banyak persyaratan maupun keahlian, seperti budidaya cacing maupun ikan yang notabene mudah untuk dikembangkan dibandingkan jenis usaha lainnya.